Jakarta, katakabar.com - Voresi, startup EdTech asal Indonesia, resmi memulai ekspansi regional ke Filipina pada awal kuartal kedua 2026. Langkah ini menandai fase pertumbuhan strategis Voresi membangun ekosistem pendidikan nonformal berbasis teknologi yang berorientasi pada penciptaan talenta produktif demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
Ekspansi ini menjadi bagian dari visi jangka panjang Voresi untuk menjawab pergeseran global menuju ekonomi berbasis keterampilan (skill-based economy), di mana jalur karier nonformal semakin mendominasi.
Voresi melihat peluang besar di negara berkembang ASEAN, di mana sistem pendidikan formal belum sepenuhnya mampu menjembatani kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Perkembangan teknologi mendorong lahirnya banyak profesi baru di sektor nonformal. Karena itu, pendidikan nonformal akan menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujar Cosmas, CEO dan Founder Voresi.
Bangun Ekosistem Talenta dari Vocation Hingga Economic Value
Berdiri pada 2024 lalu, Voresi menghadirkan pendekatan berbeda melalui hybrid ecosystem yang membantu remaja temukan dan kembangkan vocation (panggilan hidup), sebagai fondasi membangun karier berkelanjutan.
Ekspansi ke Filipina, Voresi Jadikan Pendidikan Nonformal Kunci Pertumbuhan Ekonomi ASEAN
Diskusi pembaca untuk berita ini