Pasir Pengaraian, katakabar.com - Wajah asli kebusukan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di bawah naungan PT Surya Sawit Mandiri (SSM) terbongkar, dan membikin mata publik terbelalak. Tidak hanya terbukti meracuni Sungai Bawak dengan limbah berbahaya, pihak manajemen justru bersikap arogan, sewenang-wenang, dan seolah-olah berada di atas hukum.
Sikap paling mencolok ditunjukkan Humas perusahaan, Toni Alexander, yang dikenal sangat "sok keras" dan sewenang-wenang. Ia diduga kuat mendapat "backup" atau perlindungan dari pemilik modal, sehingga berani sepelekan masyarakat, memblokir nomor wartawan, dan menutup akses informasi.
Fakta mengejutkan terungkap, perusahaan ini berkali-kali mendapat teguran resmi dari pemerintah, tetapi selalu diabaikan. Bahkan, terungkap Land Aplikasi mereka bermasalah dan tidak kantongi Surat Layak Operasional (SLO) yang sah.
Ironisnya, meski beroperasi dengan izin yang "tidak jelas" dan melanggar aturan baku mutu secara terus-menerus, perusahaan ini seolah kebal hukum. Mereka menganggap remeh peraturan yang dibuat negara, dan berbuat sesuka hati merusak lingkungan tanpa rasa takut.
Pengamat: pecat Toni Alexander dan Cabut Izin Perusahaan
Pengamat dan pemerhati lingkungan hidup, F Hasibuan, meluapkan kemarahannya. Ia mengecam keras tindakan Toni Alexander yang berprilaku tidak profesional dan merugikan citra perusahaan sendiri.
Pecat Humas PT SSM Terbukti Buang Limbah, Land Aplikasi Bermasalah Tanpa SLO dan Pemerintah Disepelekan
Diskusi pembaca untuk berita ini