Kenerja

Sorotan terbaru dari Tag # Kenerja

Kinerja Dipandang 'Bobrok', Kapolda Riau Didesak Copot Kapolres Rohul Hukrim
Hukrim
Jumat, 25 September 2026 | 09:10 WIB

Kinerja Dipandang 'Bobrok', Kapolda Riau Didesak Copot Kapolres Rohul

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Ketika seluruh bangsa mengangkat senjata memerangi narkotika, justru dari barisan depan yang seharusnya memimpin perang itu muncul kebocoran yang mengkhawatirkan. Lima personel Polres Rokan Hulu ber isial US, GL, FK, RZ, dan RF kini dikabarkan penanganannya mandek begitu saja tanpa proses hukum yang memadai, padahal nama-nama mereka telah terjerat dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan hingga peredaran narkoba. Bahkan ironinya para oknum anggota polri di Rokan Hulu itu diduga kerap terima uang dari bandar sabu. Kabar ini bukan sekadar angin lalu. Ia menjadi bukti nyata pengawasan di lingkungan Polres Rohul seakan lenyap, tak berbekas jejak. Lebih memilukan, dugaan keterlibatan ini tak berdiri sendiri tercium kuat diduga adanya keterkaitan dengan para petinggi dan pejabat utama di kesatuan tersebut. Jika bukan ada perlindungan dari atas, bagaimana mungkin anggota yang diduga terlibat kejahatan berat seperti narkoba bisa berjalan bebas tanpa satu pun jeratan hukum yang menjerat mereka? Di bawah kepemimpinan Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, kondisi justru terlihat makin tak terkendali. Bukankah tugas utama seorang pemimpin adalah mengawasi, membimbing, dan menindak tegas setiap anggota yang menyimpang? Tetapi di sini, yang terjadi sebaliknya: peredaran narkoba di Kabupaten Rokan Hulu makin merajalela, sementara oknum yang diduga terlibat dibiarkan bebas tanpa kejelasan proses hukum. Ada pertanyaan besar yang kini menggema di setiap sudut percakapan warga: Apakah ini ketidakmampuan memimpin? Atau justru ada permainan yang sengaja dibiarkan berjalan? Kabid Humas Polda Riau telah mengarahkan konfirmasi kepada Kapolres Rohul, namun hingga kini yang muncul hanyalah kebisuan. AKBP Emil Eka Putra memilih bungkam, seolah diam bisa menutup fakta yang terlanjur terlihat jelas oleh mata seluruh masyarakat. Fenomena ini memancing kemarahan publik. F Hasibuan mewakili sejumlah aktivis dan komunitas menyuarakan kecaman tajam: "Menjadi sangat aneh anggota Polres Rohul kerap saja terlibat kasus narkoba. Apakah ini ketidakmampuan seorang Kapolres memimpin anggotanya atau sebaliknya? Kita minta Polda Riau segera menuntaskan kasus ini, bila perlu copot Kapolres Rokan Hulu!" Suara itu bukan sekadar luapan emosi. Ia adalah tuntutan keadilan yang tak bisa lagi ditunda. Di dalam tubuh institusi yang seharusnya menjadi pelindung, pengayom, dan penegak hukum, tidak boleh ada yang kebal dari aturan. Jika seorang anggota terbukti terlibat narkoba, jalannya sudah tertulis tegas: proses hukum, sanksi berat, hingga pemberhentian dari keanggotaan Polri. Tidak ada kompromi. Tidak ada ampun. Kini pandangan seluruh masyarakat Rokan Hulu tertuju lurus kepada Kapolda Riau. Jika pimpinan di tingkat lokal tak mampu atau tak berani bertindak, maka tangan kekuasaan yang lebih tinggi harus turun sendiri. Rokan Hulu tak boleh dibiarkan menjadi ladang subur narkoba apalagi yang ditanam, dan dipelihara oleh mereka yang berseragam. Kapolres Rokan Hulu tak bisa lagi bersembunyi di balik kebisuan. Pimpinan berarti tanggung jawab. Jika tak mampu mengendalikan anggotanya, dan kalau tak mampu menjaga nama baik institusi, maka langkah yang paling jujur adalah menyerahkan jabatan atau menerima keputusan agar yang lebih mampu mengambil alih kemudi. Rakyat sudah menunggu terlalu lama, dan kesabaran itu kini menipis menggerus kepercayaan kepada aparat penegak hukum.

Kinerja BRI G20 Sharia Equity Fund Dollar Tumbuh 2,45 Persen, AUM Capai 1,37 Juta USD Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 03 September 2025 | 12:00 WIB

Kinerja BRI G20 Sharia Equity Fund Dollar Tumbuh 2,45 Persen, AUM Capai 1,37 Juta USD

Jakarta, katakabar.com - PT BRI Manajemen Investasi atau BRI-MI mencatatkan kinerja positif pada salah satu produk syariah unggulannya, BRI G20 Sharia Equity Fund Dollar atau BRI G20. Menurut data per 22 Agustus 2025 lalu, produk reksa dana ini membukukan imbal hasil tahun berjalan (year-to-date/YTD) sebesar 2,45 persen dengan dana kelolaan (asset under management) mencapai sekitar 1,37 juta dollar AS. Direktur Utama BRI-MI, Tina Meilina, menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan daya tarik BRI G20 sebagai produk investasi syariah berbasis dollar yang mampu bersaing di pasar global. “Produk syariah BRI-MI, termasuk di antaranya Reksa Dana BRI G20, merupakan salah satu produk unggulan yang menawarkan potensi pendapatan investasi dalam denominasi dollar AS. Produk ini berinvestasi mayoritas pada portofolio efek syariah luar negeri bersifat ekuitas yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah,” kata Tina, lewat keterangan resmi diterima katakabar.com, Selasa (2/9) kemarin. Menurut Tina, BRI G20 hadir untuk menjawab kebutuhan investor yang menginginkan diversifikasi ke instrumen global tanpa harus meninggalkan prinsip syariah. “Produk ini memberikan solusi investasi yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi global tanpa harus meninggalkan prinsip syariah,” kupas Tina. Sejak diluncurkan pada 2019, BRI G20 konsisten menempatkan mayoritas portofolionya pada saham-saham syariah global yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang, dengan porsi investasi 80 hingga 100 persen pada ekuitas syariah, sementara sisanya ditempatkan pada instrumen berpendapatan tetap atau pasar uang syariah berjangka pendek. Portofolio BRI G20 turut mencakup saham-saham internasional terkemuka seperti Microsoft, Exxon Mobil Corporation, Johnson & Johnson, hingga Procter & Gamble, yang semuanya sesuai dengan prinsip investasi syariah. Dengan denominasi dollar AS, BRI G20 memberikan kesempatan bagi investor untuk mengakses pertumbuhan ekonomi global sekaligus memperoleh diversifikasi mata uang asing. BRI-MI meyakini kinerja positif yang dicatatkan hingga akhir Agustus 2025 ini akan semakin memperkuat kepercayaan investor terhadap produk syariah global berbasis dollar.

Semester 1 2025, Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 8 Surabaya Capai 1,3 Juta Ton Nasional
Nasional
Minggu, 27 Juli 2025 | 18:01 WIB

Semester 1 2025, Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 8 Surabaya Capai 1,3 Juta Ton

Surabaya, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia atau KAI Daerah Operasi 8 Surabaya catat capaian positif angkutan barang selama semester I tahun 2025, dengan total volume mencapai 1.365.813 ton. Capaian ini melebihi target telah diprogramkan sebesar 1.323.014 ton. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengutarakan, kinerja angkutan barang di semester I tahun 2025 telah melampaui target sebesar 3.23 persen dibandingkan dengan program. "KAI Daop 8 Surabaya berupaya terus memantapkan kinerja angkutan barang kereta api di industri logistik tanah air dengan komitmen memperkuat logistik nasional. Komitmen tersebut, direfleksikan dengan menghadirkan layanan logistik yang andal termasuk inovasi dan bebagai langkah strategis perusahaan," ujarnya. Menurut Luqman, pertumbuhan ini didukung dengan penambahan frekuensi perjalanan dan rute, peningkatan jumlah gerbong satu rangkaian kereta, serta ketepatan waktu pengiriman barang. “Hal ini sebagai dampak terus meningkatnya permintaan pelanggan atas angkutan barang menggunakan kereta api,” jelasnya. Dari sisi ketepatan waktu, kata Luqman, transportasi kereta api menjadi keunggulan yang sangat diminati pelanggan. Ketepatan waktu keunggulan transportasi kereta api yang bebas dari masalah kemacetan. Pada semester I tahun 2025, KAI Daop 8 Surabaya mencatat tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api angkutan barang mencapai 94,92 persen, sedang tingkat ketepatan waktu kedatangan mencapai 80,69 persen. Selain ketepatan waktu, ulas Luqman, angkutan barang menggunakan kereta api juga memiliki sejumlah keunggulan lain di antaranya jaminan keamanan dan keselamatan sehingga menekan risiko kehilangan barang selama perjalanan, penerapan SOP yang ketat, pengawalan, hingga pemeriksaan di titik pemberhentian. Disamping itu, ucapnya, sebagai moda transportasi, kereta api juga memiliki keunggulan dalam efisiensi pengiriman dan kapasitas angkut yang besar. Hal ini menjadikan layanan KAI ideal untuk kebutuhan pengiriman dalam jumlah besar dengan jadwal yang dapat diprediksi, tanpa terpengaruh oleh kondisi lalu lintas. Saat ini, imbuh Luqman, layanan pengiriman angkutan barang KAI Daop 8 Surabaya telah menjangkau puluhan kota dan kabupaten di Pulau Jawa. "Ekosistem logistik berbasis rel ini membantu membuka pasar lebih luas dan mendekatkan produsen dengan konsumen. Selain mendorong ekonomi kerakyatan, angkutan barang menggunakan kereta api juga berkontribusi terhadap keberlanjutan," bebernya.