RevComm

Sorotan terbaru dari Tag # RevComm

RevComm Indonesia Ungkap Cara AI Ubah Percakapan Jadi Insight Bisnis Teknologi
Teknologi
Kamis, 24 September 2026 | 08:30 WIB

RevComm Indonesia Ungkap Cara AI Ubah Percakapan Jadi Insight Bisnis

Jakarta, katakabar.com - RevComm Indonesia, perusahaan teknologi AI-powered conversation intelligence asal Jepang, jadi narasumber dalam program Business Update di PAS FM Jakarta 92.4.  Di momen tersebut, Country Manager RevComm Indonesia, Hargunadi Soemantri, membahas bagaimana teknologi AI dapat membantu perusahaan memahami komunikasi bisnis secara lebih mendalam dan mengubah percakapan menjadi sumber insight untuk meningkatkan performa tim bisnis. Wawancara yang dipandu oleh jurnalis PAS FM, Robert Saputra, angkat berbagai tantangan dalam komunikasi bisnis, termasuk bagaimana perusahaan dapat memahami apa yang sebenarnya terjadi di balik setiap percakapan antara tim dan pelanggan. Membuka “Black Box” Komunikasi Bisnis RevComm didirikan di Jepang pada tahun 2017 dan mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2021. Produk unggulannya, MiiTel, menghadirkan solusi AI-powered conversation intelligence yang membantu perusahaan mentranskripsikan, merangkum, dan menganalisis percakapan bisnis. Dalam wawancara tersebut, Hargunadi menjelaskan bahwa komunikasi dengan pelanggan merupakan bagian penting dari aktivitas bisnis sehari-hari. Di dalam percakapan, terdapat berbagai informasi mengenai kebutuhan dan kekhawatiran pelanggan, alasan mereka tertarik atau tidak tertarik terhadap suatu produk, hingga bagaimana tim merespons setiap situasi. Namun, perusahaan sering kali hanya melihat hasil akhirnya, seperti jumlah leads, tingkat konversi, atau performa penjualan. Data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai apa yang terjadi, tetapi belum tentu menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi. Kesenjangan inilah yang disebut Hargunadi sebagai Black Box Problem. “Perusahaan bisa melihat hasil (dari komunikasi bisnis), tetapi belum tentu bisa melihat apa yang sebenarnya dibicarakan dan bagaimana komunikasi tersebut berlangsung. Inilah yang kami sebut sebagai Black Box Problem,” jelas Hargunadi Soemantri, Country Manager RevComm Indonesia Melalui MiiTel, percakapan telepon dan meeting dapat diubah menjadi data yang dapat ditranskripsikan, dirangkum, dan dianalisis. Dengan demikian, perusahaan dapat memahami tidak hanya apa yang dibicarakan, tetapi juga bagaimana percakapan tersebut dilakukan. Dari insight tersebut, perusahaan dapat melihat pola komunikasi, menemukan hal-hal yang sudah berjalan dengan baik, serta mengidentifikasi area yang masih dapat ditingkatkan. Secara sederhana, MiiTel membantu perusahaan tidak hanya having conversations, tetapi juga learning from conversations. Pahami Apa yang Ada di Balik Performa Sales Salah satu use case MiiTel yang dibahas dalam wawancara adalah pemanfaatannya untuk tim Sales. Dalam proses penjualan, berbagai hal penting terjadi melalui percakapan. Kebutuhan pelanggan digali, concern dan objection muncul, nilai produk disampaikan, hingga pelanggan akhirnya mengambil keputusan. Perusahaan mungkin mengetahui bahwa seorang Sales konsisten menghasilkan closing, sementara Sales lainnya masih mengalami kesulitan. Namun, jika hanya melihat angka di CRM, perusahaan belum tentu mengetahui apa yang membedakan cara kedua sales tersebut berkomunikasi dengan pelanggan. Hargunadi memberikan ilustrasi ketika dua Sales memiliki pengalaman dan pelatihan yang relatif sama, menjual produk yang sama, tetapi menghasilkan performa yang berbeda. Pertanyaan berikutnya adalah: what’s happening in their conversation? Dengan MiiTel, perusahaan dapat menganalisis percakapan untuk melihat berbagai pola komunikasi, seperti seberapa banyak Sales mendengarkan pelanggan, kecepatan berbicara, bagaimana kebutuhan pelanggan digali, hingga bagaimana objection ditangani. Insight tersebut dapat memberikan manajer bahan yang lebih konkret untuk melakukan coaching. Alih-alih hanya mengandalkan observasi atau feeling, manajer dapat melihat pola komunikasi yang benar-benar terjadi dalam percakapan. Perusahaan juga dapat mempelajari pola komunikasi dari Sales yang memiliki performa baik. Cara mereka membuka percakapan, menggali kebutuhan, maupun menyampaikan value dapat menjadi bahan pembelajaran dan coaching bagi anggota tim lainnya. “Conversation tidak berhenti sebagai aktivitas antara Sales dan customer. Conversation bisa menjadi sumber pembelajaran untuk membantu perusahaan mengembangkan tim dan proses Sales secara berkelanjutan,” tambah Hargunadi. Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana conversation intelligence dapat membantu perusahaan memahami apa yang ada di balik performa, sekaligus menyediakan dasar yang lebih konkret untuk melakukan perbaikan pada proses Sales. Terintegrasi dengan Workflow Bisnis Selain menganalisis percakapan, MiiTel juga dapat terintegrasi dengan sistem bisnis yang telah digunakan perusahaan, termasuk platform CRM seperti Salesforce dan Zoho. Integrasi tersebut membantu perusahaan menyelaraskan aktivitas komunikasi dengan workflow bisnis sehari-hari, sehingga data dan insight dari percakapan dapat lebih mudah dimanfaatkan dalam proses kerja yang sudah berjalan. Dengan pendekatan ini, percakapan tidak berdiri sendiri sebagai aktivitas antara Sales dan pelanggan, tetapi dapat menjadi bagian dari ekosistem data perusahaan. Indonesia Fokus Pengembangan RevComm RevComm mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2021 sebagai bagian dari ekspansi perusahaan di luar Jepang. Sejak saat itu, RevComm Indonesia terus mengembangkan tim dan ekosistem lokal untuk mendukung kebutuhan perusahaan di Indonesia. RevComm Indonesia memiliki kantor di Summitmas 1, Sudirman, Jakarta, serta membangun kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mendukung pengembangan bisnis dan implementasi solusi komunikasi berbasis AI di Indonesia. Dalam pengembangan pasar tersebut, Hargunadi menekankan pentingnya membangun kepercayaan, baik dari sisi produk maupun hubungan dengan pelanggan. “Di saat kita masuk ke sebuah industri, yang perlu dibangun itu adalah trust dari sisi produk dan customer,” kata Hargunadi. Sejalan dengan pengembangan ekosistem teknologi komunikasi bisnis berbasis AI, RevComm Indonesia juga membuka peluang kemitraan bagi perusahaan maupun individu yang ingin turut memperluas pemanfaatan MiiTel di Indonesia. Informasi mengenai MiiTel, program free demo, dan peluang kemitraan dapat diakses melalui miitel.id.

Mendagri dan Komunikasi Jepang Anugerahi RevComm Penghargaan Tekno
Tekno
Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:00 WIB

Mendagri dan Komunikasi Jepang Anugerahi RevComm Penghargaan

menemukan pola komunikasi yang efektif, lalu membagikannya di dalam tim. Dengan begitu, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Seiring berkembangnya teknologi Generative AI sejak 2023, RevComm memperluas layanannya untuk mengubah percakapan menjadi big data yang dapat dimanfaatkan di berbagai konteks komunikasi. Inovasi ini dinilai penting karena dibandingkan teks atau gambar, pemanfaatan data suara masih tertinggal. Visi RevComm dalam memaksimalkan potensi data suara, ditunjang keunggulan teknologinya, menjadi faktor utama keberhasilan perusahaan meraih penghargaan ini. RevComm telah hadir di Indonesia sejak 2021 dan membantu banyak bisnis meningkatkan produktivitas melalui solusi MiiTel. Saat ini, lebih dari 110.000 pengguna di lebih dari 3.000 perusahaan di Jepang dan Indonesia telah memanfaatkan MiiTel untuk mengoptimalkan komunikasi mereka. Ke depannya, RevComm terus berpegang pada misinya, yakni “Reinventing Communication to Create a Society Where People Think of Others.” Melalui inovasi berkelanjutan dari MiiTel, RevComm berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendorong peningkatan produktivitas bisnis.

Offline Meeting Diminati Lagi, RevComm Soroti Pentingnya Dokumentasi Canggih Default
Default
Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:02 WIB

Offline Meeting Diminati Lagi, RevComm Soroti Pentingnya Dokumentasi Canggih

menjelaskan, selain untuk memonitor performa komunikasi tim, mendokumentasikan offline meeting juga penting untuk mengumpulkan informasi terkait customer behavior berdasarkan interaksi nyata kita dengan calon customer. Hal ini sejalan dengan pengalaman salah satu peserta acara, yang merupakan pimpinan perusahaan otomotif ternama, setelah mencoba trial MiiTel RecPod. “Kami mencoba MiiTel RecPod saat mendapat trial, dan langsung terasa manfaatnya. Aplikasi ini praktis digunakan saat sales bertemu prospek seperti di GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show). Dari rekaman, kami bisa menganalisis cara komunikasi mereka, memahami kebutuhan calon pelanggan, hingga menilai potensi pembelian. Hasilnya membantu kami memberi panduan yang lebih tepat ke sales dan menentukan segmentasi produk yang sesuai," ujarnya. MiiTel RecPod dilengkapi dengan berbagai fitur canggih seperti: 1. Recording offline meeting otomatis 2. Transkripsi voice-to-text otomatis 3. Ringkasan percakapan otomatis 4. Analisis performa percakapan dengan AI 5. Integrasi dengan Google Calendar 6. Akses via HP atau laptop, tanpa perangkat tambahan 7. Data tersimpan dalam Cloud Storage perusahaan MiiTel telah tersertifikasi ISO 27001, memastikan keamanan data dan privasi pengguna. Selain itu, solusi ini juga dilengkapi fitur restriction yang memberikan fleksibilitas pada perusahaan untuk mengatur akses siapa saja yang dapat melihat data recording yang telah dibuat. Dengan hadirnya MiiTel RecPod, RevComm berharap dapat membantu lebih banyak perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan performa offline meeting tim sales mereka dengan pelanggan. Aplikasi ini menjawab kebutuhan akan dokumentasi yang akurat dan efisien dalam interaksi offline, sekaligus memungkinkan analisis mendalam untuk peningkatan kinerja.

RevComm Tunjuk Mantan VP Rakuten, Yasufumi Hirai, sebagai President dan COO Internasional
Internasional
Rabu, 09 Juli 2025 | 14:10 WIB

RevComm Tunjuk Mantan VP Rakuten, Yasufumi Hirai, sebagai President dan COO

Jakarta, katakabar.com - RevComm Inc. perusahaan asal Jepang yang mengembangkan solusi MiiTel, resmi menunjuk Yasufumi Hirai, mantan Vice President Rakuten sebagai President dan COO per 1 Juli 2025. RevComm melakukan restrukturisasi organisasi pada 1 Juli 2025 dengan membentuk jabatan President dan COO (Chief Operating Officer). Dalam restrukturisasi ini, Yasufumi Hirai, mantan Vice President Rakuten, ditunjuk sebagai Director of the Board, President dan COO. Sejak didirikan pada 2017 silam, RevComm berupaya mentransformasikan seluruh percakapan suara dalam bisnis menjadi big data melalui solusi AI Voice Analytics “MiiTel”. Setelah meluncurkan produk utamanya, MiiTel Phone, AI untuk analisis telepon pada Oktober 2018, RevComm terus mengembangkan solusinya dengan mempersembahkan MiiTel Meetings dan MiiTel RecPod, solusi AI untuk analisis online dan offline meeting. Tahun 2025 disebut sebagai awal era AI Agent. Dalam menghadapi perubahan besar di market yang dipengaruhi oleh Voice AI dan Generative AI, serta untuk mengantisipasi pertumbuhan bisnis yang pesat, RevComm memperkuat struktur manajemennya dengan menunjuk Yasufumi Hirai yang memiliki pengalaman manajerial yang luas di industri teknologi informasi sebagai Director of the Board, President & COO. “Saya merasa sangat terhormat dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk bergabung sebagai Director of the Board, President & COO di RevComm, di bawah kepemimpinan CEO Takeshi Aida. Di era di mana AI multimodal mulai diterapkan dalam mendorong transformasi digital (DX) perusahaan, wawasan yang tersembunyi dalam percakapan suara di berbagai situasi bisnis memiliki potensi untuk menciptakan nilai yang luar biasa. Inilah tepatnya alasan mengapa AI disebut sebagai Augmented Insights, dan saya sangat antusias terhadap solusi manajemen Voice Data Lake yang dikembangkan oleh RevComm. Sebagai bagian dari tim kepemimpinan perusahaan, saya akan berupaya sepenuh hati untuk meningkatkan nilai perusahaan dan menjadi sosok yang dipercaya serta diandalkan oleh pelanggan dalam membangun masa depan mereka,” ujar Yasufumi Hirai, lewat keterangan resmi diterima katakabar.com, Selasa siang.

RevComm Dukung Layanan Publik Program Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker dengan Solusi AI Nasional
Nasional
Rabu, 04 September 2024 | 09:12 WIB

RevComm Dukung Layanan Publik Program Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker dengan Solusi AI

Jakarta, katakabar.com - RevComm resmi bekerja sama dengan Kemnaker RI soal sediakan solusi AI "MiiTel" guna meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan publik program perluasan kesempatan kerja TKM dan Padat Karya. RevComm, perusahaan penyedia solusi teknologi analisis percakapan telepon dan meeting berbasis AI, 'MiiTel', resmi bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) upaya meningkatkan kualitas layanan publik. Kolaborasi ini dilakukan dengan mengoptimalkan MiiTel untuk aktivitas call center guna mendukung komunikasi dengan masyarakat terkait program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan Padat Karya yang digelar Kemnaker RI.

OT Group Gandeng RevComm Tingkatkan Layanan Konsumen Lifestyle
Lifestyle
Senin, 01 Juli 2024 | 21:54 WIB

OT Group Gandeng RevComm Tingkatkan Layanan Konsumen

OT Group Gandeng RevComm Tingkatkan Layanan Konsumen Jakarta, katakabar.com - RevComm, perusahaan teknologi komunikasi berbasis kecerdasan buatan atau AI yang mengembangkan solusi “MiiTel”, umumkan kemitraannya dengan OT Group guna tingkatkan layanan konsumen.

RevComm Perkenalkan ROF Strategi Transformasi Sales Bisnis Tekno
Tekno
Sabtu, 03 Februari 2024 | 13:55 WIB

RevComm Perkenalkan ROF Strategi Transformasi Sales Bisnis

katakabar.com - Revenue Optimization Flow (ROF) strategi untuk meningkatkan performa tim sales dalam bisnis dengan memaksimalkan tugas sales ke dalam empat fungsi strategis, yakni Marketing, Inside sales, Sales Representative, dan Customer success. RevComm memperkenalkan Revenue Optimization Flow atau disingkat ROF, sebagai strategi transformasi sales yang menjadi kunci perkembangan bisnis RevComm selama ini. Strategi ini cukup umum di Amerika, Eropa, dan Jepang, namun belum banyak diimplementasikan oleh perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara. Secara tradisional, sales selama ini bekerja dengan menangani berbagai alur fungsi dalam bisnis, mulai dari mencari prospek (lead generation), membuat janji dan melakukan meeting dengan calon pelanggan, hingga melakukan follow-up secara berkelanjutan. Strategi demikian membuat para Sales harus menghabiskan banyak waktu hanya untuk mendapatkan satu kontrak kerja sama. Di zaman modern saat ini, semakin variatifnya produk dan semakin umumnya sistem kontrak berlangganan, menjadikan strategi sales tradisional tersebut tidak lagi efektif. Saat ini, kunci kesuksesan sales tidak lagi pada pendapatan tinggi dari satu perusahaan besar, melainkan pada akumulasi pendapatan yang lebih kecil namun berkelanjutan dari ratusan perusahaan. Berangkat dari realitas tersebut, Revenue Optimization Flow (ROF) hadir untuk mentransformasikan alur strategi Sales dalam bisnis menjadi lebih efektif. Revenue Optimization Flow (ROF) strategi untuk meningkatkan performa tim sales dalam bisnis dengan memaksimalkan tugas sales ke dalam empat fungsi strategis. Fungsi-fungsi tersebut, meliputi Marketing untuk menghasilkan prospek (leads), Inside Sales untuk menjalin keterlibatan (engagement), Sales Representative untuk melakukan meeting dan negosiasi, dan Customer Success untuk melakukan follow-up dan pendampingan lebih lanjut. Alur ini memungkinkan adanya peningkatan kesepakatan dan penjualan secara efektif dan efisien. Setiap fungsi strategis dalam strategi Revenue Optimization Flow (ROF) berkolaborasi layaknya perlombaan lari estafet, dengan Key Performance Indicator (KPI) yang relatif mudah untuk ditetapkan dan dikelola oleh manajemen. Ini penjelasan bagaimana mengoptimalkan strategi Revenue Optimization Flow (ROF) untuk bisnis; Memaksimalkan Marketing untuk Hasilkan Prospek (Leads) Marketing menjadi fungsi bisnis yang bertanggungjawab untuk menghasilkan dan mengelola prospek potensial (leads) yang telah terkualifikasi (warm leads). Di mana tujuannya dapat diwujudkan melalui berbagai upaya, yakni melalui pemasaran berbayar (paid marketing) seperti social media ads, paid search, dan display marketing. Selain itu juga dapat mengaktifkan pemasaran organik (organic marketing) seperti Search Engine Optimizations (SEO) dan User Generated Content (UGC). Cantumkan Call to Action dan optimalkan akses agar leads atau prospek yang terpapar strategi marketing tersebut dapat melakukan tahap selanjutnya, yakni mengunjungi website untuk mengisi form konsultasi dan penawaran, atau bahkan terhubung langsung ke kontak perusahaan. Tim marketing dapat membuat berbagai event secara online atau offline untuk meningkatkan komunikasi dan keterlibatan langsung dengan calon pelanggan. Tidak lupa, berikan free demo atau penawaran menarik lainnya pada setiap peserta yang hadir. Inside Sales: Jalin Keterlibatan dengan Prospek (Leads) Saat tim Marketing berhasil mendapatkan data dan kontak prospek (leads), kini serahkan tongkat estafet bisnis ke tim Inside Sales! Tim Inside Sales meliputi dua peran kunci, yakni Sales Development Representative (SDR) dan Business Development Representative (BDR). Sales Development Representative (SDR) bertugas untuk menjalin keterlibatan dan menciptakan peluang meeting antara prospek (lead) dengan Sales Representative, agar dapat dikonversi menjadi penjualan. Selain itu, SDR juga perlu melakukan audiensi dengan prospek untuk menggali kebutuhan dan pendekatan yang tepat saat meeting. Di sisi lain, Business Development Representative (BDR), bertujuan untuk melakukan riset, menentukan target industri, kemudian juga menciptakan peluang meeting untuk Sales Representative, serta melakukan banyak audiensi melalui cold calling pada targeted leads.