https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / 2nd IPORICE 2026, Direktur PAPSI: Sawit Komoditas Statrgis Nasional Pilar Ekonomi Hijau

2nd IPORICE 2026, Direktur PAPSI: Sawit Komoditas Statrgis Nasional Pilar Ekonomi Hijau


Sabtu, 04 Oktober 2025 | 16:00 WIB  

Editor : Sahdan
2nd IPORICE 2026, Direktur PAPSI: Sawit Komoditas Statrgis Nasional Pilar Ekonomi Hijau

Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung. Foto: Ist/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41459 | Artikel Judul: 2nd IPORICE 2026, Direktur PAPSI: Sawit Komoditas Statrgis Nasional Pilar Ekonomi Hijau | Tanggal: Sabtu, 04 Oktober 2025 - 16:00

Jakarta, katakabar.com - Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung menegaskan kelapa sawit tidak hanya komoditas strategis bagi perekonomian nasional, tetapi harus menjadi pilar penting mewujudkan ekonomi hijau (green economy) berkelanjutan.

"Kelapa sawit tidak hanya komoditas strategis bagi perekonomian nasional, tetapi harus menjadi pilar penting mewujudkan ekonomi hijau (green economy) berkelanjutan," tegas Tungkot di sesi diskusi 2nd Indonesia Palm Oil Research and Innovation Conference (IPORICE) 2025, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Sabtu (4/10).

Menurut Tungkot, konsep ekonomi hijau dan keberlanjutan memiliki perbedaan tipis tapi keduanya saling melengkapi. Pada praktiknya, produksi perkebunan sawit tidak hanya berorientasi aspek ekonomi tetapi kelestarian lingkungan.

“Paradigma baru green economy sebenarnya lahir dari sektor pertanian termasuk perkebunan. Sawit kita kenal saat ini bukan hanya soal minyak, tetapi biomassa dengan produktivitas mencapai 16 ton per hektare per tahun. Selama ini kita baru memanfaatkan minyaknya saja, dan itu sudah menjadikan Indonesia sebagai raja sawit dunia. Bayangkan, jika biomassa ini kita kelola optimal,” ujarnya.

Sejak 1980 lampau, FAO telah memperkenalkan konsep multifunctionality dalam sawit. Artinya, sawit tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi mencakup aspek sosial, lingkungan, dan keanekaragaman hayati.

Dari sisi sosial, perkebunan kelapa.sawit telah menciptakan jutaan lapangan kerja baik di tingkat nasional maupun internasional. Kehadiran 'emas hijau' ini terbukti menurunkan tingkat kemiskinan di daerah sentra produksi dan membentuk pusat-pusat pertumbuhan baru di pedesaan.

Sementara, dari aspek lingkungan sawit justru memiliki kemampuan penyerapan karbon dioksida lebih baik dibanding hutan, serta tingkat kehilangan biodiversitas yang lebih rendah dibandingkan minyak nabati lain.
Diterangkan Tungkot, tantangan ke depan memperbesar peran sawit dalam ekonomi hijau melalui inovasi dan teknologi. Penurunan emisi, peningkatan produktivitas, serta model ekspansi yang lebih ramah lingkungan menjadi kunci.

“Ke depan ekspansi kelapa.sawit masih ada tetapi tidak dengan cara lama. Kita menambah sawit sekaligus menambah hutan melalui konsep reforestasi. Inilah wajah baru green economy Indonesia,” bebernya.

Selain itu, hilirisasi menjadi langkah strategis memperluas peran kelapa sawit. Substitusi energi fosil dan material berbasis sawit dinilai dapat menjadi motor penggerak baru bagi green economy lintas sektor.

Dengan potensi ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dimiliki, Tungkot optimistis kelapa sawit terus menjadi komoditas unggulan sekaligus solusi global dalam transisi menuju ekonomi hijau.

“Tugas kita ke depan memperkuat green economy berbasis sawit agar manfaatnya tidak hanya dirasakan Indonesia, tetapi dunia,” tandasnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41459 | Artikel Judul: 2nd IPORICE 2026, Direktur PAPSI: Sawit Komoditas Statrgis Nasional Pilar Ekonomi Hijau | Tanggal: Sabtu, 04 Oktober 2025 - 16:00

TOPIK TERKAIT

# Direktur PAPSI# Sawit# Komoditas# Strategis# Nasional# Pilar# Ekonomi Hijau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sawit

    Perusahaan Sawit Sabet Penghargaan Gold Program CSR dan Replanting Sawit Masyarakat

    Sabtu, 04 Okt 2025 | 15:31 WIB
  • Sawit

    Pamerkan Bagian dari Katalog 100 Produk UKMK Sawit, Ini Tujuan BPDP di Inacraft

    Sabtu, 04 Okt 2025 | 15:13 WIB
  • Riau

    Mantap! Pasar Modern BUMD Perumda RHJ Rohul Wakili Riau Ke Tingkat Nasional

    Jumat, 03 Okt 2025 | 23:00 WIB
  • Sawit

    Perusahaan Sawit Ini Teken MoU Dorong Kesejahteraan Petani Sawit Labuhanbatu

    Jumat, 03 Okt 2025 | 18:30 WIB
  • Sawit

    Di PKS Lubuk Dalam, Holding PTPN Tunjukkan Inovasi Limbah Sawit Jadi Energi ke Mahasiswa Unilak

    Jumat, 03 Okt 2025 | 17:39 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :