Hukrim
Sorotan terbaru dari Kategori Hukrim
Catridge Pod Diduga Mengandung Etomidate Beredar di Binjai, Dua Pemuda Diamankan
Binjai, katakabar.com – Peredaran Catridge Pod yang diduga mengandung etomidate terungkap di Kota Binjai. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Binjai mengamankan dua pemuda berinisial FA (23) dan RFS (23) yang diduga terlibat dalam peredarannya.
Bidan ASN Jadi Tersangka Pembuangan Bayi, Pemko Binjai Diminta Bertindak
Binjai, katakabar.com – Status ASN melekat pada SS (55), bidan yang kini menjadi tersangka kasus dugaan pembuangan jasad bayi di Kota Binjai. Fakta ini membuat perkara tersebut tak hanya menjadi persoalan pidana, tetapi juga menyentuh tanggung jawab dan pengawasan internal Pemerintah Kota Binjai.
Unggul Enam Kategori, Polda Riau Sabet Juara Umum Ketahanan Pangan Polri
Jakarta, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau torehkan prestasi di tingkat nasional, yakni berhasil meraih Juara Umum Klaster 3 penilaian Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Polri Tahun 2026 setelah mencatatkan prestasi enam kategori penilaian. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang serahkan kepada Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan saat kegiatan Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri yang digelar di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta, Selasa (11/8) malam. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Akmadi, mengatakan predikat juara umum diraih berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh kategori yang diikuti. Polda Riau mencatatkan perolehan nilai tertinggi dibandingkan Polda lainnya yang tergabung dalam Klaster 3. “Alhamdulillah, Polda Riau meraih Juara Umum Klaster 3. Capaian ini merupakan akumulasi dari prestasi yang diraih pada berbagai kategori. Ini menjadi bukti kerja bersama seluruh jajaran dalam mendukung dan mengimplementasikan program ketahanan pangan,” ujar Akmadi, Rabu (12/8). Dalam penilaian tersebut, Polda Riau meraih Juara II Kategori Penambahan Lahan dan Produksi Jagung, Juara II Kategori Serapan Jagung Bulog, serta Juara I Kategori Manajemen Media Polda. Prestasi juga datang dari jajaran kewilayahan. Polres Indragiri Hulu meraih Juara III Kategori Manajemen Media Polres. Sedang pada kategori inovasi, Polda Riau meraih Juara II Kategori Inovasi Polda dan Polres Kuantan Singingi berhasil menjadi Juara I Kategori Inovasi Polres. “Enam capaian tersebut kemudian terakumulasi dalam penilaian akhir dan menempatkan Polda Riau sebagai peraih nilai tertinggi sekaligus Juara Umum Klaster 3,” jelas Kombes Akmadi. Secara nasional, tuturnya, penilaian Program Ketahanan Pangan Polri dibagi dalam tiga klaster. Polda Jawa Timur keluar sebagai Juara Umum Klaster 1, Polda Kalimantan Barat sebagai Juara Umum Klaster 2, sedangkan Polda Riau menjadi Juara Umum Klaster 3. Kombes Akmadi menerangkan penghargaan yang diterima langsung Kapolda Riau dari Kapolri tersebut menjadi apresiasi terhadap kerja kolektif seluruh jajaran Polda Riau, mulai dari tingkat Polda hingga Polres, bersama pemerintah daerah, Bulog, kelompok tani dan berbagai stakeholder lainnya. Menurutnya, capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk memastikan program ketahanan pangan terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penghargaan ini, lanjut Akmadi, menjadi torehan membanggakan bagi seluruh jajaran personel sekaligus menjadi tanggung jawab untuk terus meningkatkan apa yang sudah dikerjakan. "Semangatnya bukan berhenti pada penghargaan, tetapi bagaimana Polri ikut mengambil bagian dalam memperkuat ketahanan pangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” sebut Akmadi.
Tabrak Motor Becak Tapol Pengendara Motor Bebek Robek di Kepala
Mandau, katakabar.com - Seorang pengedara sepeda motor mengalami luka robek di bagian kepala akibat menabrak sepeda motor becak tapol yang diberhentikan pemilik di lajur sebelah kanan Jalan Jenderal Sudirman Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Senin (10/8) sekitar 00.30 WIB dini hari. Kasatlntas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, Selasa siang, mengatakan kejadian bermula satu unit sepeda motor becak tapol yang dikendarai G berpenumpang QR datang dari arah Simpang Garoga menuju arah Pasar Duri. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) berhenti di lajur kanan, ujar AKP Shandra, sementara pengendara dan penumpang turun dari atas becak untuk mencari barang-barang bekas di pulau (median) jalan. Bersamaan itu dari arah yang sama datang sepeda notor merk Honda Revo BM 2475 DBB yang dikendarai S dengan kecepatan sedang disebabkan jarak yang sudah sangat dekat sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas. "Akibat dari kejadian tersebut pengendara sepeda motor Honda Revo BM 2475 DBB atas nama S mengalami luka pada bagian kepala (LR), serta kendaraan mengalami kerusakan.
Polsek Mandau, Poktan dan Tomas Panen Raya Jagung di Lahan Tiga Hektare, AKP I Made: Jagung Pipil Dijual ke Bulog Dumai
Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau dan jajaran bersama Kelompok Tani (Poktan), Camat Mandau, dan Tokoh Masyarakat (Tomas) panen raya jagung mandiri Polres Bengkalis, Polsek Mandau, di Desa Bathin Betuah, Jumat (7/8) sekitar pukul 10.00 WIB lalu. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek Saragdatam Bandesa bersama Camat Mandau, Riki Rihardi, yang pimpin kegiatan panen raya jagung pipil mandiri Polres Bengkalis. Kegiatan tersebut dihadiri Kanit Binmas Polsek Mandau, AKP Indra Varenal, Sekcam Mandau, Rio Sentosa, Kanit Lantas Polsek Mandau, Iptu Ekaneda, Pj. Kades Bathin Betuah, Edi S, Kasium Polsek Mandau, Aiuptu Herman, Bhabinkantibmas Desa Pamesi, Aiptu Afsan J.Silaen, Bhabinkantibmas Kelurahan Gajah Sakti, Aipda Arian, Bhabinkantibmas Kelurahan Talang Mandi, Brigadir Amos Purba, Bhabinkamtibmas Bathin Betuah, Brigadir Maula Salsabila, Pengelola lahan Jagung/Tokoh Masyarakat Desa Bathin Betuah, Salim, Kadus Mekar Sari, Musiono, 15 orang masyarakat, dan 10 Orang siswa SMKN 5 Mandau. Menurut Kapolsek Mandau, panen raya jagung pipil mandiri Polres Bengkalis di atas lahan seluas 3 hektare berkat kerja sama dengan beberapa pihak Kecamatan Mandau, dan Pemerintah Desa (Pemdes) Bathin Betuah. "Desa Bathin Betuah selain mempunyai Poktan profesional dan mahir juga memiliki 2 alat yakni mesin pipil dan mesin pengering membuat pekerjaan lebih praktis, dan efisien," ujar AKP I Made. Setelah jagung pipil keadaan siap, kata Kapolsek Mandau, terus rencananya bakal dijual ke Bulog Kota Dumai. Kegiatan telah selesai dilaksanakan, dan selama kegiatan berjalan situasi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali.
Oknum Satpol PP Pekanbaru Dilaporkan ke Polisi, Diduga Kerap Aniaya Kekasih
Pekanbaru, katakabar.com - Seorang perempuan berinisial AMW melaporkan pacarnya yang merupakan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru berinisial NY ke polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan. Laporan tersebut diterima Polresta Pekanbaru dan tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor LP/B/643/V/2026/SPKT/Polresta Pekanbaru/Polda Riau, tertanggal 23 Mei 2026. Dalam laporannya, AMW mengaku menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh NY. Peristiwa terakhir yang dilaporkan terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB, di sebuah rumah di kawasan Perumahan Bima Puri 2, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Berdasarkan keterangan korban dalam laporan, kejadian bermula ketika AMW berada seorang diri di rumah. Terlapor kemudian datang dan berusaha masuk ke dalam rumah. Situasi pun memanas hingga berujung pada dugaan tindak kekerasan. AMW menyebut NY diduga menendang sejumlah bagian tubuhnya, termasuk perut dan pinggul. Kekerasan juga disebut mengenai bagian kepala korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami sejumlah luka lebam dan pendarahan di beberapa bagian tubuh. AMW mengatakan dugaan penganiayaan tersebut bukan kali pertama dialaminya. Ia mengaku kekerasan serupa kerap terjadi ketika mereka berada di dalam rumah. “Selama ini kejadian sering terjadi di dalam rumah. Saya tinggal sendiri, dan dia datang. Kalau saya melawan atau berteriak, justru semakin dipukul,” ungkap korban, Selasa (11/8). Selain dugaan kekerasan fisik, korban juga mengaku kerap mendapatkan ancaman dari terlapor. Menurutnya, terlapor bahkan pernah meremehkan rencana korban untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum karena merasa tidak aman dan berharap mendapatkan keadilan. AMW juga telah menjalani visum untuk mendokumentasikan luka yang dialaminya, di antaranya pada bagian pelipis, tangan, dan sejumlah bagian tubuh. “Sebenarnya penyebabnya itu tidak ada, hanya masalah-masalah biasa. Namun yang bersangkutan ini orangnya memang temperamen dan kerap memukul saya,” jelasnya. Laporan tersebut mengacu pada Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Laporan diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru pada 23 Mei 2026 sekitar pukul 05.12 WIB. AMW berharap laporan tersebut diproses sesuai ketentuan hukum sehingga memberikan efek jera dan tidak ada lagi tindakan kekerasan yang dialaminya. Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah membenarkan bahwa perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan. “Dalam pemeriksaan,” ujar Anggi singkat saat dikonfirmasi.
Polres Binjai Ungkap Kasus Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai, Dua Tersangka Diamankan
Polres Binjai mengungkap kasus penemuan mayat bayi laki-laki tanpa identitas (Mr. X) di pinggir sungai Jalan Aiptu Radiman, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan dua tersangka yang diduga terlibat dalam pembuangan bayi
Tim Opsnal Polsek Mandau Garuk Pria Pengangguran Sita 21 Paket Sabu di Jambon
Mandau, katakabar.com - Tim Opsnal Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau garuk seorang laki-laki belakangan diketahui bernama REI 47 tahun beserta barang bukti 21 paket narkotika jenis sabu, di kawasan Jalan Jambon Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Selasa (10/8) sekitar pukul 00.10 WIB dini hari. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandau, AKP I Made Pasek, diteruskan Kasih Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan, Selasa pagi, mengatakan pengungkapan kasus narkotika jenis sabu berawal Tim Opsnal Polsek Mandau mendapat informasi dari laporan masyarakat adanya penyalahgunaan jarkotika jenis sabu di kawasan Jalan Jambon Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Selasa (10/8) sekitar pukul 00.10 WIB dini hari. Setelah dapat informasi, ujar Kasi Humas Polsek Mandau, Tim Opsnal menuju ke JalanJambon. Tiba di sana, Tim Opsnal sigap mengamankan REI. Ketika dilakukan penggeledahan di temukan dua puluh satu paket diduga narkotika jenis sabu didapat didalam kotak rokok. "Dari pengakuan pelaku barang narkotika jenis sabu tersebut didapat dari Andi (DPO)," jelas Betty. Atas kejadian tersebut, lanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Mandau guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. "Sementara pelaku dijerat Pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Jo pasal 609 Tentang Penyesuaian Pidana," tegasnya.
Massa Demo Yanglim Building Dihadang OKP, Desak Polisi Usut Dugaan Narkotika
Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pengamat Lingkungan menggelar aksi unjuk rasa di depan Yanglim Building, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara.
Citra Polisi Dipertaruhkan! Keluarga Korban Sedih, Laporan Penganiayaan Stagnan Dua Tahun di Polsek Pinggir
Pinggir, katakabar.com - Citra kepolisan benar-benar dipertaruhkan lantaran laporan kasus penganiayaan dua tahun stagnan di Polsek Pinggir, Polres Bengkalis. Keluarga pun nelangsa melihat nasib malang Haris Sitorus, warga Jalan Gereja, Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Riau, merupakan korban penganiayaan yang terjadi pada 2024 silam saat dirinya terjerat kasus pencurian dan telah menjalani hukuman selama 18 bulan kurungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis. Ironisnya, jangankan mendapat keadilan setelah korban dianiaya sekelompok pemuda yang diduga dikomandai Idris Manalu. Mirisnya, penganiayaan yang dilakukan sungguh di luar nalar hingga korban dilindas dan diseret para pelaku. Kini, ia dan keluarga malah mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari penyidik Polsek Pinggir. Hal itu diceritakan kakak korban, Mesriani Sitorus yang mengaku menjadi korban kurang nyaman pelayanan dari pihak penyidik Polsek Pinggir, kepada wartawan di Duri, Sabtu (8/8) sore. Mirisnya, pelaku penganiayaan adiknya saat ini dengan bebas menghirup udara segar tanpa tersentuh hukum sesuai peraturan dan perundang-undangan di republik ini. Kata Mesriani, segenap keluarga merasa didzolimi akan penganiayaan adik kandungnya yang dilakukan orang yang berdiam tak jauh dari rumahnya. "Sudah kami laporkan sejak dua tahun lalu, persisnya pada Oktober 2024 silam atas nama pelapor Denny Krismanto Sitorus. Tetapi, hingga saat ini tidak jelas alias abu abau. Bahkan ketika saya ke Kantor Polsek Pinggir di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, saya yang dibentak salah seorang anggota di Polsek Pinggir," jelasnya Menurut Mesriani, meledaknya kisah sedih itu terjadi Kamis (6/8) malam lalu di Mapolsek Pinggir. Saat ia mendatangi penyidik bertujuan menanyakan kelanjutan kasus penganiayaan itu, pihaknya tidak mendapatkan jawaban yang semestinya didapatkan. Malahan, dirinya dibentak-bentak salah seorang personel kepolisian bernama Jaka. "Sedihnya saya Pak, jangankan dapat jawaban yang menggembirakan akan keadilan, malah saya dibentak anggota Polisi, namanya Jaka," ucapnya. "Ini sebenarnya kasus receh, tapi kenapa tidak bisa diselesaikan? Ada apa ini," terangnya rada kecewa emosional. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp mengenai laporan penganiayaan stagnan dua tahun di Polsek Pinggir, Sabtu (8/8) lebih memilih tidak memberikan keterangan. Hal tersebut sangat kontras dengan imbaun atau seruan kepada masyarakat agar segera melaporkan setiap gangguan Kamtibmas maupun dugaan tindak pidana melalui Call Center Polri 110.