Home / Kesehatan / 8 Pasien Corona Dalam Perawatan, Begini Kondisi Wali Kota Bogor
8 Pasien Corona Dalam Perawatan, Begini Kondisi Wali Kota Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya
Katakabar.com - Kasus positif corona (Covid-19) di Kota Bogor bertambah satu orang. Hingga Jumat (27/3) pukul 14.00 WIB, total sembilan orang terkonfirmasi terinfeksi corona di Kota Hujan.
Dari jumlah itu, satu di antaranya meninggal dunia. Sementara delapan orang lainnya masih dalam penanganan di rumah sakit. Termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi meninggal, kini bertambah dua orang atau menjadi tujuh orang. Data ini berdasarkan keterangan resmi Dinas Kesehatan Kota Bogor.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan, hingga Jumat (27/3), pihaknya mencatat terdapat 37 PDP dengan enam orang selesai diawasi dan 24 masih dalam pengawasan.
"Meninggal tujuh orang. Saat ini masih menunggu hasil lab swab dari Litbangkes Kementerian Kesehatan," kata Retno.
Sementara untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), mengalami kenaikan menjadi 589 orang. Di mana 45 di antaranya selesai penanganan dan 544 masih dalam pemanatauan.
Sehari sebelumnya, Kamis (26/3), PDP di Kota Bogor tecatat 33 orang, dengan enam orang selesai penanganan dan 22 dalam pengawasan serta lima lainnya meninggal.
Untuk ODP, tercatat 567 orang dengan 31 selesai dipantau dan 536 lain dalam pemantauan. Sementara kasus positif corona total ada tujuh orang. Enam di antaranya masih dalam pengawasan rumah sakit dan satu lainnya meninggal dunia.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyebut Wali Kota Bima Arya masih menjalani perawatan karena positif corona sejak Selasa (24/3).
Dedie memastikan, Bima saat ini dalam kondisi sehat. Menurutnya, orang nomor satu di Kota Hujan itu dalam keadaan baik dan stabil dan memilih mengindari media sosial.
"Pak Bima kondisinya stabil. Beliau puasa Medsos dan katanya itu membuat beliau lebih sehat," kata Dedie.
Sementara Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir menegaskan, Bima sudah tidak mengalami demam dan batuk, sehingga swab ulang akan dilakukan terhadap Bima.
"Kondisi stabil, tekanan darah, nadi, suhu, pernapasan sudah membaik. Akan diswab ulang. Kalau negatif dua kali akan kita pulangkan," kata Ilham. Merdeka.com



Komentar Via Facebook :