https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Lingkungan / Banjir dan Longsor Terjang Bulukumba, Total 57 Hewan Ternak Terseret Arus Sungai

Banjir dan Longsor Terjang Bulukumba, Total 57 Hewan Ternak Terseret Arus Sungai


, 09 Juli 2021 | 11:20 WIB  

Penulis : Sahdan
Editor : Sahdan
Banjir dan Longsor Terjang Bulukumba, Total 57 Hewan Ternak Terseret Arus Sungai

Banjir landa Bulukumba sebabkan jembatan putus. Foto Ist.

www.katakabar.com | Artikel ID: 25101 | Artikel Judul: Banjir dan Longsor Terjang Bulukumba, Total 57 Hewan Ternak Terseret Arus Sungai | Tanggal: , 09 Juli 2021 - 11:20

Jakarta, katakabar.com - Hujan dengan intensitas tinggi dari Rabu (7/7) hingga Kamis (8/7) kemarin picu terjadinya luapan sungai sebabkan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Dampak musibah banjir total 57 hewan ternak jenis sapi terseret arus sungai, rinciannya sapi yang ditemukan dalam keadaan mati sebanyak 23 ekor dan 34 ekor sapi lainnya masih dalam pencarian.

Dari laporan dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba, bencana tersebut sebabkan dua unit rumah rusak berat terseret arus di Desa Bonto Bangun, Kecamatan Rilau Ale dan satu jembatan gantung di Desa Sopa, Kecamatan Gantarang terputus.

Selain itu, dua tembok tanggul irigasi di Kecamatan Rilau Ale alami kerusakan dan dua jembatan di Desa Taammaona, Kecamatan Kindang roboh tergerus arus sungai, sehingga sebabkan akses penghubung dua desa tidak dapat dilalui kendaraan.

Musibah banjir merendam 10 hektar sawah dan kebun seluas 40 hektar di Bantaran Sungai Bijawang dengan total kerugian mencapai Rp404 juta.

Selanjutnya, sawah seluas 60 hektar dan kebun 30 hektar di Bantaran Sungai Kirasa terdampak banjir dengan total kerugian berkisar hingga Rp1,1 miliar.

Sejauh ini, banjir telah berdampak pada lima desa dan dua kelurahan, meliputi.Desa Bontobangung, Desa Batu Karopa dan Kelurahan Palampang di Kecamatan Rilau Ale, Desa Tamaona di Kecamatan Kindang, Desa Bonto Bulaeng di Kecamatan Bulukamba, Desa Bukit Harapan di Kecamatan Gantarang dan Kelurahan Dannuang di Kecamatan Ujung Loe.

Nah, dari laporan dari BPBD Kabupaten Bulukumba tersebut total wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi basah di Provinsi Sulawesi Selatan menjadi empat kabupaten.

Sebelumnya diberitakan tiga kabupaten meliputi Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Sinjai dilanda banjir yang dipicu oleh faktor cuaca.

Badan Meteorologi Klimatologi da Geofisika (BMKG) telah merilis perkembangan prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan per 9 hingga 14 Juli 2021 yang menyebutkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi.

Selain Sulawesi Selatan, BMKG menyebut wilayah lain seperti Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara berpotensi mengalami fenomena cuaca yang sama.

Pemerintah daerah di masing-masing wilayah tersebut diharapkan dapat mempersiapkan segala kebutuhan dan segera mengambil kebijakan guna meminimalisir adanya potensi bencana hingga beberapa hari ke depan.

Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, membangun upaya mitigasi bencana dan selalui memperbarui perkembangan informasi prakiraan cuaca melalui BMKG dan InaRisk BNPB.



Sumber: Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

www.katakabar.com | Artikel ID: 25101 | Artikel Judul: Banjir dan Longsor Terjang Bulukumba, Total 57 Hewan Ternak Terseret Arus Sungai | Tanggal: , 09 Juli 2021 - 11:20

TOPIK TERKAIT

# Bulukumba# Sulawesi Selatan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukrim

    Bom Bunuh Diri Katedral, Ini Seruan Ketua Umum PGI Makassar

    , 28 Mar 2021 | 14:50 WIB
  • Nusantara

    Masjid Megah Bak Istana di Tengah Hutan Gowa, Sulawesi Selatan

    , 25 Nov 2019 | 13:00 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :