Home / Lingkungan / Ditutupi Awan, Anak Bulan Tidak Terlihat
Pantau Rukyatul Hilal di Selat Baru
Ditutupi Awan, Anak Bulan Tidak Terlihat
Pemantauan Rukyatul Hilal 10 Dzulhijjah 1441 H, di Pantai Selat Baru Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Foto Ist.
Bengkalis, katakabar.com - Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Provinsi Riau dan Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, dengan menggunakan alat bantu teleskop atau teropong khusus (Theodoid Merk Ruide Disteo 23) melaksanakan Rukyatul Hilal, sore kemarin.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Bengkalis, Hambali mewakili Plh Bupati Bengkalis, Bustami turut memantau bulan baru atau Rukyatul Hilal, sebagai penetapan 10 Dzulhijjah 1441 Hijiriah di Pantai Selat Baru, Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.
Sebelum dilaksanakan pemantauan Rukyatul Hilal, lebih dulu dilaksanakan penyerahan alat Theodoid Merk Ruide Disteo 23 dari Kakanwil Provinsi Riau kepada Kemenag Kabupaten Bengkalis.
Lokasi pelaksanaan pemantauan Rukyatul dipilih pantai Selat Baru, sebab pemandangan lebih jelas langsung ke arah laut.
"Alhamdulillah, alat ini sangat membantu sekali dalam melihat Rukyatul Hilal. Apalagi alat ini cuma ada dua di Indonesia, satu di Jakarta dan satunya lagi di Kabupaten Bengkalis," ujarnya.
Diceritakan Hambali, dari pantauan tadi tidak terlihat anak bulan lantaran tertutup awan. Ke depan, bakal diusulkan untuk membangun tower khusus alat Theodoid Merk Ruide Disteo 23 di Pantai Selat Baru, biar tidak ada kendala dalam pelaksanaan pemantauan Rukyatul Hilal, jelasnya.








Komentar Via Facebook :