Home / Sawit / Dorong Industri Minyak Sawit, Hilirisasi Produk Tambah Pendapatan Daerah Kaltara
Dorong Industri Minyak Sawit, Hilirisasi Produk Tambah Pendapatan Daerah Kaltara
Foto Istimewa/katakabar.com.
Tanjung Selor, katakabar.com - Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, M.Hum buka seminar pendahuluan studi kelayakan, industri minyak kelapa sawit, yang ditaja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), di Ruang Rapat Kantor Gubernur, Kamis (12/9) kemarin.
Kegiatan itu menjadi komitmen Gubernur Provinsi Kalimantan utara guna memaksimalkan pendapat dan kemajuan daerah dengan membangun industri dari hulu hingga ke hilir.
“Kita peroleh gambaran yang objektif dan komperhensif dari aspek teknis, kebijakan, keuangan dan finansial, investasi dan pemasaran, ekonomi, sosial dan budaya, sehingga menjadi pedoman mengambil keputusan pembangunan industri minyak kelapa sawit,” kata Zainal, dilansir dari laman fajarkaltara, Jumat (13/9).
Pesatnya penggunaan produk kelapa sawit dan turunannya di pasar global, ujar Zainal, menjadikan peluang besar bagi Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki luasan perkebunan kelapa sawit sebesar 38.061 hektar dengan produksi sebesar 73.946,30 ton.
“Kita dapat meningkatkan harga jual, dan realisasi pembangunan sektor ini sudah serap banyak tenaga kerja capai 8.333 orang. Ini menunjukkan indikator positif terkait penyerapan tenaga kerja,” jelasnya.
Untuk meningkatkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD dapat tercapai, tutur Zainal, dibutuhkan infrastruktur pendukung dengan membangun pabrik yang lebih besar agar mampu menampung lebih banyak hasil produksi sawit yang melimpah di Provinsi Kalimantan Utara.
Diketahui, lanjut Zainal, Provinsi Kalimantan Utara saat ini punya 20 pabrik minyak sawit yang tersebar di Kabupaten Bulungan, Tana Tidung, Malinau dan Nunukan belum mampu mengelola secara maksimal jumlah produksi sawit.
“Merujuk pada hal tersebut penting bagi kita agar segera merampungkan studi kelayakan dan pembangunan industri pengolahan kelapa sawit di Kaltara,” imbuhnya.
Kerja sama dengan Unhas, Ketua Tim Penyusun Dokumen Kelayakan Pembangunan Industri Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Utara Haerani S.TP., M.Eng.Sc., Ph.D, bersama tim, dan melibatkan para pelaku usaha mulai dari penentuan tempat-tempat yang layak dan tepat untuk pembangunan industri sawit.








Komentar Via Facebook :