https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / FORTASBI Berharap Penerapan B40 Dibikin dari Sawit Tersertifikasi

FORTASBI Berharap Penerapan B40 Dibikin dari Sawit Tersertifikasi


Kamis, 02 Januari 2025 | 21:15 WIB  

Editor : Sahdan
FORTASBI Berharap Penerapan B40 Dibikin dari Sawit Tersertifikasi

Foto Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 36934 | Artikel Judul: FORTASBI Berharap Penerapan B40 Dibikin dari Sawit Tersertifikasi | Tanggal: Kamis, 02 Januari 2025 - 21:15

Jakarta, katakabar.com - Forum Petani Sawit Berkelanjutan Indonesia atau FORTASBI berharap penerapan B40 bisa dorong harga Tanda Buah Segar atau TBS di tingkat petani. Sehingga, kebijakan baru pemerintah tersebut secara nyata berdampak pada kesejahteraan petani kelapa sawit swadaya.

"Dengan implementasi B40 ini, petani kelapa sawit swadaya harus merasakan dampaknya. Bahkan, rantai pasok idealnya melibatkan TBS dari petani sawit swadaya berkelanjutan," kata Kepala Sekretariat FORTASBI, Rukaiyah Rafik, lewat rilis media, dilansir dari EMG, Kamis (2/1).

Menurutnya, FORTASBI terus mendorong penerapan good agricultural practices atau GAP, dan sertifikasi sawit berkelanjutan agar petani sawit swadaya bisa meningkatkan produktivitas kebun dan produknya diterima oleh pasar global.

Selain itu, ujarnya, FORTASBI tengah mendorong hilirisasi sawit di tingkat petani sawit swadaya. Salah satunya adanya pabrik CPO yang dimiliki kelompok petani sawit berkelanjutan atau yang telah memiliki sertifikasi ISPO atau RSPO.

"Hadirnya pabrik CPO sangat memungkinkan petani melakukan hilirisasi produk kelapa sawit berkelanjutan. Hal ini tidak terwujud kalau tidak ada dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, terutama pemerintah," jelasnya.

Ditegaskan Rukaiyah, FORTASBI pada 2025 ini bakal terus fokus membangun dampak (impact) untuk sawit berkelanjutan, dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan lainnya agar petani sawit swadaya merasakan dampak positif dari berbagai kebijakan tata kelola sawit berkelanjutan.

"B40 idealnya dihasilkan dari produk bersertifikat. Maksudnya agar B40 tidak hanya mengurangi penggunaan BBM fosil yang berdampak pada iklim, tapi juga dihasilkan dari bahan baku kelapa sawit yang berkelanjutan," bebernya.

Diketahui, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral atau ESDM terapkan Biodiesel 40 (B40) mulai awal 2025. B40 bahan bakar campuran solar sebanyak 60 persen dan bahan bakar nabati atau BBN dari kelapa sawit sebanyak 40 persen.

Ditargetkan bakal diproduksi sebanyak 15,62 juta kiloliter B40 sepanjang tahun 2025. Angka tersebut diklaim pemerintah mencakup distribusi ke seluruh Indonesia. Saat ini kesiapan dari sisi bahan baku dan rantai pasok menjadi prioritas utama pemerintah.

PT Pertamina (Persero) selaku pelaksana kebijakan pemerintah ini telah menyiapkan dua kilang utama untuk mendukung produksi B40, yakni Refinery Unit III Plaju di Palembang dan Refinery Unit VII Kasim di Papua. Sementara pencampuran bahan bakar solar dengan bahan bakar nabati akan dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga.

www.katakabar.com | Artikel ID: 36934 | Artikel Judul: FORTASBI Berharap Penerapan B40 Dibikin dari Sawit Tersertifikasi | Tanggal: Kamis, 02 Januari 2025 - 21:15

TOPIK TERKAIT

# Penerapan# B40# Berharap# Sawit# Sertifikasi# FORTASBI
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sawit

    DBH Sawit Dievaluasi Untuk Penggunaan Perlindungan Sosial Pekerja Rentan di Agam

    Rabu, 01 Jan 2025 | 20:58 WIB
  • Sawit

    Presiden RI Buka Wacana Perluasan Lahan Sawit, Petani: Rakyat Apa Perusahaan yang Kelola!

    Rabu, 01 Jan 2025 | 20:24 WIB
  • Sawit

    Wacana Kepala Negara Perluas Lahan Sawit, Ini Kata GAPKI

    Rabu, 01 Jan 2025 | 18:53 WIB
  • Sawit

    BPDP Kelapa Sawit Umumkan Hasil Seleksi Rekomendasi Penunjukan KAP

    Selasa, 31 Des 2024 | 16:38 WIB
  • Sawit

    Wow! UKMK Batik Sawit Mitra BPDP Masuk Top 10 Anugerah BBI 2024

    Selasa, 31 Des 2024 | 22:26 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 19:06 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :