Teknologi

Sorotan terbaru dari Kategori Teknologi

Internet Wifi Lambat Bisa Hambat Bisnis, Begini Memilih WiFi Kantor Terbaik Teknologi
Teknologi
Kemarin

Internet Wifi Lambat Bisa Hambat Bisnis, Begini Memilih WiFi Kantor Terbaik

Jakarta, katakabar.com - Pertumbuhan bisnis tidak selalu dimulai dari gedung perkantoran besar. Banyak usaha berkembang dari kantor kecil, studio kreatif, rumah yang dialihfungsikan menjadi workspace, hingga tim online seller yang awalnya hanya terdiri dari beberapa orang. Kantor berisi lima orang mungkin memiliki lebih dari sepuluh perangkat yang tersambung ke internet. Laptop digunakan untuk mengakses aplikasi berbasis cloud, smartphone menerima pesanan pelanggan, tim marketing mengunggah konten, finance membuka sistem pembayaran, sementara meeting dengan klien berlangsung melalui video conference. Untuk bisnis online, bebannya bahkan bisa lebih besar. Seller dapat menjalankan live selling sambil memproses pesanan marketplace. Agency kreatif harus mengirim video dan file desain berukuran besar. Bisnis F&B menggunakan POS dan aplikasi delivery, sedangkan pemilik usaha tetap ingin mengakses CCTV dari luar kantor. Digitalisasi kini sudah berdampak langsung pada pertumbuhan bisnis. Bank Indonesia mencatat dari 1.655 UMKM binaannya yang telah bertransaksi melalui kanal digital pada kuartal pertama 2025, rata-rata omzet tumbuh 29,9% secara tahunan. Secara keseluruhan, 2.537 UMKM binaan BI pada periode tersebut mencatat kenaikan omzet rata-rata 13,3%. Semakin besar ketergantungan bisnis pada aktivitas digital, semakin sulit pula menganggap internet sekadar fasilitas tambahan. Masalah biasanya muncul ketika sebuah bisnis berkembang tetapi paket internetnya tidak ikut berkembang. Saat beberapa orang melakukan meeting online bersamaan, tim lain mengunggah file ke cloud dan CCTV terus mengirim data, koneksi dengan bandwidth terbatas akan lebih cepat terbebani. Dampaknya sederhana tetapi mengganggu produktivitas yang mengakibatkan file lebih lama terkirim, video conference tersendat, aplikasi cloud lambat diakses, atau live streaming kehilangan kualitas. Itu sebabnya, mencari wifi kantor terbaik sebaiknya mempertimbangkan kapasitas bandwidth, kestabilan jaringan, serta kecepatan upload, bukan hanya melihat biaya berlangganan. Upload menjadi sangat relevan bagi bisnis karena aktivitas kantor tidak hanya menerima data. Mengirim proposal berukuran besar, backup Google Drive, mengunggah materi video, live selling, video conference, dan CCTV semuanya menggunakan jalur upload. Bagi usaha yang masih beroperasi dari rumah atau area residensial, Biznet Home dapat menjadi pilihan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Secara resmi, Biznet Home merupakan layanan berbasis fiber optic untuk pengguna perumahan dan apartemen serta menawarkan kecepatan upload dan download yang simetris.  Untuk wilayah Jawa, Bali, Bangka, serta beberapa wilayah Sumatra, Biznet Home menawarkan pilihan kecepatan mulai dari 100 Mbps hingga 500 Mbps, dengan paket 300 Mbps mulai dari Rp375.000 per bulan pada wilayah yang berlaku. Harga dan kecepatan dapat berbeda berdasarkan lokasi pemasangan. Bandwidth yang lebih besar memberikan ruang bagi beberapa aktivitas untuk berjalan bersamaan. Tim bisa melakukan meeting, mengunggah file, mengakses cloud, menjalankan marketplace, dan memantau CCTV tanpa harus bergantian menggunakan koneksi. Bagi bisnis kecil, investasi pertama tidak selalu harus berupa kantor yang lebih besar. Terkadang yang lebih mendesak justru memastikan infrastruktur yang digunakan setiap hari mampu mengikuti pertumbuhan tim dan pekerjaan.

Accurate POS: Aplikasi Kasir Online Untuk Bisnis Masa Kini Teknologi
Teknologi
Rabu, 02 September 2026 | 11:25 WIB

Accurate POS: Aplikasi Kasir Online Untuk Bisnis Masa Kini

Jakarta, katakabar.com - Dalam menjalankan bisnis, kasir bukan sekadar tempat pelanggan melakukan pembayaran. Setiap transaksi juga menjadi sumber data penting untuk memantau penjualan, persediaan, dan kondisi bisnis secara keseluruhan. Ketika pencatatan masih dilakukan secara manual atau menggunakan sistem yang terpisah, pekerjaan operasional menjadi kurang efisien.  Data penjualan perlu direkap kembali, stok harus diperiksa secara berkala, dan pemilik usaha membutuhkan lebih banyak waktu untuk memantau perkembangan bisnis. Kebutuhan tersebut membuat aplikasi kasir online semakin relevan bagi bisnis. Dengan sistem yang tepat, transaksi tidak hanya tercatat lebih praktis, tetapi juga dapat terhubung dengan berbagai kebutuhan operasional dalam satu ekosistem. Mengenal Aplikasi Kasir Accurate POS Accurate POS adalah aplikasi kasir digital yang membantu pelaku usaha mencatat dan mengelola aktivitas penjualan secara lebih praktis. Solusi ini cocok digunakan oleh berbagai jenis bisnis, mulai dari toko ritel, minimarket, kafe, restoran, usaha jasa, hingga bisnis dengan banyak outlet.  Setiap transaksi dapat tercatat dalam sistem dan menjadi bagian dari data operasional bisnis. Accurate POS juga dapat terintegrasi langsung dengan aplikasi akuntansi Accurate Online sehingga aktivitas penjualan di kasir dapat terhubung dengan proses pembukuan bisnis.  Dengan dukungan antarmuka yang sederhana dan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, kasir dapat bekerja lebih praktis, sementara pemilik usaha memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi operasionalnya. Fitur Utama Accurate POS Demi Kelancaran Operasional Accurate POS dibekali fitur lengkap untuk membuat aktivitas operasional toko menjadi lebih tertata: 1. Manajemen Penjualan Kelola seluruh proses transaksi dalam satu layar, mulai dari pencatatan penjualan, pemberian diskon, hingga penyimpanan pesanan yang masih pending.  Riwayat penjualan harian juga dapat ditinjau dengan lebih mudah sehingga pemilik bisnis dapat memantau aktivitas transaksi tanpa harus melakukan pencatatan secara manual. 2. Pembayaran Fleksibel Aplikasi kasir Accurate POS mendukung berbagai metode pembayaran, baik tunai maupun nontunai, seperti QRIS, kartu debit atau kredit, hingga transfer bank.  Fleksibilitas ini membuat pelanggan dapat memilih metode pembayaran yang paling sesuai sekaligus membantu kasir memproses transaksi dengan lebih praktis. 3. Pengelolaan Stok Otomatis Pantau persediaan barang secara lebih akurat dengan pembaruan stok otomatis setiap kali terjadi transaksi.  Pemilik bisnis dapat mengetahui ketersediaan barang dengan lebih mudah, mengurangi risiko selisih stok, serta mengantisipasi barang yang mulai menipis sebelum mengganggu operasional. 4. Laporan Penjualan Otomatis Cek berbagai informasi penjualan secara terstruktur tanpa perlu melakukan rekap secara manual.  Anda dapat melihat total omzet, tren penjualan berdasarkan waktu, hingga produk paling laris (best-seller) untuk membantu mengevaluasi performa bisnis dan menentukan strategi penjualan berikutnya. 5. Pengelolaan Multi-Cabang Fitur ini memudahkan pemilik bisnis memantau penjualan, persediaan, dan kinerja setiap cabang dari satu sistem terpusat tanpa harus datang ke lokasi.  Data dari setiap outlet dapat dipantau secara real-time, sehingga pemilik usaha memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi seluruh cabang. Kemudahan ini dibuktikan oleh Amor Cakes & Bakery, brand toko roti asal Sukabumi dengan 32 cabang yang tersebar dari Sukabumi hingga Jakarta, Amor Cakes & Bakery dapat mengontrol stok bahan baku dan memantau performa penjualan seluruh outlet secara langsung tanpa harus datang ke outlet. 6. Manajemen Karyawan Kelola hak akses setiap staf berdasarkan tanggung jawab dan otoritasnya.  Fitur ini juga memungkinkan pemilik bisnis menelusuri riwayat transaksi berdasarkan kasir, sehingga aktivitas karyawan lebih mudah dipantau dan keamanan data operasional dapat tetap terjaga. Fitur Unggulan untuk Bisnis Restoran dan F&B Operasional restoran memiliki kebutuhan yang berbeda dari bisnis retail pada umumnya.  Berikut adalah berbagai fitur yang dapat memudahkan pemilik usaha restoran: 1. Manajemen Meja (Table Management) Untuk bisnis F&B, fitur ini dapat membantu Anda mengatur denah dan status meja dalam satu sistem.  Pesanan dapat dicatat berdasarkan nomor meja, sementara status meja dapat diperbarui secara real-time sehingga kasir lebih mudah mengetahui kondisi meja. 2. Kitchen Display System Dengan kitchen display system, pesanan yang dibuat oleh kasir dapat langsung diteruskan ke layar dapur secara otomatis.  Tim dapur dapat melihat antrean pesanan, detail menu, dan status pengerjaan dengan lebih jelas sehingga alur kerja menjadi lebih terorganisir dan minim risiko kesalahan. 3. Food Delivery Service Fitur food delivery service dapat mengintegrasikan pesanan dari berbagai platform layanan pesan-antar online ke dalam satu layar kasir.  Dengan fitur ini, pesanan dari platform online juga dapat tercatat dalam satu pembukuan dengan penjualan offline di resto. Dengan seluruh pesanan terpusat, staf tidak perlu berpindah-pindah aplikasi untuk memeriksa pesanan sehingga proses pesanan jadi lebih praktis serta mengurangi risiko pesanan terlewat. Keunggulan Ekosistem Accurate POS Lebih dari sekadar software kasir, Accurate POS terhubung dengan ekosistem bisnis yang membantu proses transaksi, pembukuan, hingga pengelolaan pelanggan berjalan lebih efisien. 1. Otomatisasi Antartransaksi yang Saling Terhubung Data dari aktivitas penjualan, pembayaran, dan persediaan dapat mengalir dalam satu sistem. Dengan demikian, informasi bisnis tidak berhenti di meja kasir, tetapi dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional berikutnya. 2. Terintegrasi dengan Aplikasi Akuntansi Bagi Anda yang membutuhkan laporan keuangan yang lebih kompleks dan mendalam, Accurate POS juga dapat terintegrasi dengan aplikasi akuntansi Accurate Online. Dengan integrasi ini, data transaksi dari kasir dapat tersinkronisasi ke Accurate Online sehingga Anda dapat melanjutkan pengelolaan pembukuan dan mendapatkan laporan keuangan yang lebih lengkap tanpa perlu melakukan input data secara berulang. 3. Terhubung dengan Bliss Loyalty Program Bisnis juga dapat menghubungkan aktivitas penjualan dengan Bliss Loyalty Program untuk mendukung pengelolaan loyalitas pelanggan, sehingga data transaksi dapat menjadi bagian dari strategi membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. 4. Berbasis Cloud dengan Keamanan Berlapis Sistem berbasis cloud memberikan kemudahan akses terhadap data bisnis dari berbagai perangkat/lokasi. Pengaturan hak akses juga membantu membatasi penggunaan sistem sesuai kewenangan masing-masing pengguna. 5. Tetap Bisa Digunakan Saat Offline Accurate POS tetap dapat digunakan untuk memproses transaksi meskipun perangkat sedang tidak terhubung ke internet. Ketika koneksi kembali tersedia, data transaksi akan tersinkronisasi kembali ke sistem, sehingga operasional kasir tetap dapat berjalan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada koneksi internet. Saatnya Beralih ke Sistem Kasir Digital Accurate POS Mengelola toko bukan sekadar melayani pembayaran, melainkan memastikan seluruh aktivitas bisnis tercatat rapi dan mudah dievaluasi.  Dengan dukungan Accurate POS yang terintegrasi ke Accurate Online dan Bliss Loyalty Program, Anda dapat menjalankan operasional bisnis secara lebih modern, profesional, dan efisien. Tingkatkan kualitas pelayanan bisnis Anda sekarang juga. Jadwalkan konsultasi dengan tim Accurate untuk mendapatkan solusi aplikasi kasir yang sesuai dengan bisnismu!

Barantum Hadirkan AI Agent Semua Channel, Bukan WhatsApp Saja Teknologi
Teknologi
Selasa, 01 September 2026 | 15:05 WIB

Barantum Hadirkan AI Agent Semua Channel, Bukan WhatsApp Saja

Jakarta, katakabar.com - Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center satu platform terintegrasi. Hal ini untuk kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. AI Agent mulai digunakan bisnis untuk membantu melayani pelanggan secara otomatis. Teknologi ini dapat menjawab pertanyaan, memberikan informasi, hingga menangani percakapan tertentu tanpa selalu membutuhkan bantuan tim. Tetapi, penggunaan AI Agent masih sering berfokus pada satu channel, terutama WhatsApp. Padahal, pelanggan dapat menghubungi bisnis melalui berbagai platform. Karena itu, otomatisasi customer service juga perlu berkembang agar tidak berhenti pada satu channel. AI Agent Terbatas di Satu Channel Membatasi Otomatisasi Ketika AI Agent hanya tersedia di satu channel, otomatisasi juga ikut terbatas. Pertanyaan yang masuk melalui platform lain tetap harus ditangani secara manual oleh tim customer service. Akibatnya, tim perlu memantau beberapa platform sekaligus. Mereka juga harus memastikan setiap pertanyaan mendapat respons dan tidak ada percakapan yang terlewat. Riwayat interaksi dapat tersebar di berbagai platform. Ketika pelanggan berpindah channel, tim bisa kesulitan memahami konteks percakapan tanpa sistem yang mendukung komunikasi secara terintegrasi. Masalah ini semakin terasa ketika jumlah pelanggan dan channel terus bertambah. Tim akhirnya menghabiskan lebih banyak waktu untuk menangani pertanyaan berulang, sementara kebutuhan pelanggan tetap harus dilayani dengan cepat. AI Agent Omnichannel Otomatisasi yang Lebih Luas AI Agent omnichannel memungkinkan otomatisasi digunakan di berbagai titik komunikasi pelanggan. Dengan pendekatan ini, pelanggan dapat memperoleh respons otomatis melalui channel yang mereka gunakan. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh bisnis antara lain: ● Respons lebih cepat, karena pertanyaan umum dapat dijawab secara otomatis. ● Mengurangi pekerjaan repetitif, sehingga tim customer service dapat fokus pada kebutuhan yang lebih kompleks. ● Komunikasi lebih konsisten, karena AI dapat menggunakan informasi dari knowledge base yang telah disiapkan. ● Layanan di luar jam kerja, sehingga pelanggan tetap mendapatkan respons awal ketika tim tidak tersedia. ● Pengalihan ke tim, ketika percakapan membutuhkan bantuan atau keputusan dari agent manusia. AI Agent omnichannel bukan sekadar menambahkan chatbot ke berbagai platform. Teknologi ini membantu menghubungkan otomatisasi dengan alur customer service yang sudah berjalan, sehingga pelanggan tetap mendapatkan respons tanpa menghilangkan peran tim. Barantum Hadirkan AI Agent Semua Channel Barantum adalah solusi aplikasi CRM, Omnichannel, Broadcast, AI Agent, dan Call Center berbasis cloud asal Indonesia yang membantu bisnis mengelola penjualan, komunikasi pelanggan, dan layanan pelanggan dalam satu platform. Barantum telah dipercaya oleh lebih dari 5.000 bisnis di Indonesia dari berbagai industri, mulai dari ritel, pendidikan, logistik, keuangan, kesehatan, hingga jasa profesional. Melalui AI Agent Barantum, bisnis dapat mengotomatisasi interaksi pelanggan berdasarkan informasi dan kebutuhan bisnis. AI Agent dapat dilatih menggunakan knowledge base sehingga respons yang diberikan lebih sesuai dengan konteks bisnis. AI Agent Barantum juga tidak hanya berfokus pada WhatsApp. Dukungan omnichannel memungkinkan otomatisasi digunakan pada berbagai channel komunikasi, seperti: ● WhatsApp ● Instagram ● Facebook ● Line ● Telegram ● TikTok ● Live Chat ● Marketplace (Shopee, Tokopedia, TikTok Shop) Dengan kombinasi AI dan omnichannel, bisnis tidak perlu memilih antara otomatisasi dan layanan manusia. AI dapat menangani interaksi awal serta pekerjaan berulang, sementara tim tetap dapat mengambil alih ketika percakapan membutuhkan pendekatan yang lebih personal.

Vritimes Kenalkan Pendekatan PR Modern SEO dan AI Search di IRSE 2026 Teknologi
Teknologi
Senin, 31 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Vritimes Kenalkan Pendekatan PR Modern SEO dan AI Search di IRSE 2026

Jakarta, katakabar.com - Berakhirnya gelaran Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2026 di Swissôtel Jakarta PIK Avenue pada 27 Agustus 2026 lalu menandai langkah strategis Vritimes mendukung percepatan digitalisasi industri ritel nasional. Mengangkat isu penting seputar perubahan perilaku konsumen, platform distribusi siaran pers berbasis SaaS asal Tokyo ini memanfaatkan ajang tahunan tersebut untuk menunjukkan bagaimana komunikasi publik yang terarah mampu memperkuat posisi merek di tengah persaingan pasar yang kian dinamis. Di tengah dinamika bisnis saat ini, Vririmes menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi fondasi keberadaan digital bagi para pelaku ritel. Pertama, penguatan Brand Awareness dilakukan dengan menyebarkan kabar bisnis, inovasi produk, hingga program pemasaran ke jaringan portal berita guna menjangkau pelanggan secara lebih luas. Kedua, dari sisi SEO (Search Engine Optimization), tayangnya siaran pers di portal berita memberikan keberadaan backlink yang berkontribusi pada peningkatan Domain Authority situs web serta mendongkrak posisi kata kunci di mesin pencari Google. Ketiga, untuk menghadapi tren AIO (Artificial Intelligence Optimization), Vritimes turut membantu optimasi visibilitas perusahaan agar informasi resmi merek lebih mudah terindeks serta dijadikan rujukan oleh mesin pencari AI seperti ChatGPT, Gemini, Perplexity, dan Google AI Overviews. Perwakilan manajemen Vritimes Inc. mengungkapkan bahwa kemudahan akses informasi yang sahih di internet menjadi penentu utama dalam membangun kepercayaan konsumen ritel modern. Antusiasme para pemilik brand, pelaku e-commerce, dan praktisi pemasar terlihat dari tingginya interaksi di booth VRITIMES selama dua hari acara, terutama saat berdiskusi mengenai efisiensi penyebaran berita dan menyaksikan uji coba dasbor platform. Keikutsertaan ini mempertegas komitmen Vritimes untuk terus menghadirkan infrastruktur komunikasi digital yang praktis, terukur, dan relevan bagi perkembangan ekosistem ritel di Indonesia.

Talenta Digital Dibekali Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Taja Pelatihan Python Fundamental Teknologi
Teknologi
Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Talenta Digital Dibekali Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Taja Pelatihan Python Fundamental

Denpasar, katakabar.com - Sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan talenta digital dalam bidang analisis data, salah satu program AI Connect yang diinisiasi Telkom sukses digelar pada 10 hingga13 Agustus 2026 lalu. Usung tema “AI Introductory: Pre Class Python Fundamental for Data Analysis”, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif bagi talenta digital untuk memahami dasar-dasar analisis data sekaligus mempraktikkan pengolahan data menggunakan Python. Ruang Telkom AI Center Bali dipenuhi antusiasme para talenta digital yang mengikuti kegiatan secara luring. Kegiatan pelatihan menghadirkan I Gusti Ayu Prema Santhi, Data Science Enthusiast dari Western Sydney University sebagai narasumber sekaligus mentor yang membagikan wawasan sekaligus praktik langsung mengenai dasar-dasar Python dalam analisis data. Kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan pemahaman teknologi dengan kebutuhan pengolahan data. Dalam materinya, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar Python sebagai salah satu keterampilan yang dapat digunakan dalam proses analisis data. Melalui pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoretis, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk memahami jenis-jenis data, tahapan proses pengolahan data secara lebih aplikatif dan contoh kasusnya.  Pelatihan ini diikuti oleh 7 talenta lokal dari beberapa kampus di Bali. Di hari pertama, peserta diperkenalkan dengan bahasa pemrograman Python. Dimulai dengan mempelajari dasar-dasar Python, seperti penggunaan variable, data types, operators, lists, dan dictionaries, kemudian dilanjutkan dengan conditional statements. Peserta juga melakukan praktik basic coding dan menyelesaikan mini challenge mengenai perhitungan serta klasifikasi data pelanggan. Melalui kegiatan ini, peserta mempelajari dasar pemrograman Python yang menjadi fondasi untuk melakukan pengolahan dan analisis data pada tahap berikutnya. Memasuki hari kedua, peserta mempelajari cara membuat program yang dapat melakukan pekerjaan secara berulang dan lebih terstruktur. Setelah memahami konsep tersebut, kegiatan pembelajaran diakhiri dengan latihan menganalisis data penjualan menggunakan konsep repetitif yang telah dipelajari. Materi yang telah disampaikan  membantu peserta mengotomatisasi pekerjaan yang berulang, membuat kode yang lebih efisien, serta memahami dasar pengolahan data numerik. Pada hari ketiga, peserta mulai menerapkan Python secara langsung untuk melakukan analisis terhadap dataset. Peserta mempelajari penggunaan pandas untuk membaca dataset. Peserta juga diperkenalkan dengan visualisasi sederhana untuk menyampaikan hasil analisis dalam bentuk grafik. Di akhir sesi, peserta mengerjakan mini challenge berupa analisis dataset e-commerce dan menghasilkan beberapa business insights. Materi yang diberikan membuat peserta mendapatkan gambaran mengenai workflow seorang data analyst mulai dari data mentah, proses cleaning dan analysis, hingga menghasilkan insight yang dapat mendukung pengambilan keputusan. “Penguasaan analisis data menjadi salah satu keterampilan penting bagi talenta digital. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami dasar Python, tetapi juga mampu menggunakannya untuk mengolah data dan menghasilkan insight yang dapat diterapkan,” ujar Indria Trisni Puspita, Business and Community Lead Telkom AI Connect Bali. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Telkom AI Connect dalam membuka ruang pembelajaran bagi talenta digital di Bali. Melalui kombinasi materi dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat literasi teknologi, kemampuan analisis data, serta keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia digital.

Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis Bidang Riset, Inovasi dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech Teknologi
Teknologi
Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis Bidang Riset, Inovasi dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech

Jakarta, katakabar.com - ndonesia’s Ministry of Higher Education, Science & Technology dan IIT Madras Global Research Foundation (IITM Global) tandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di pekan pertama untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, riset strategis, inovasi, teknologi deep-tech, kewirausahaan, dan pengembangan talenta, sekaligus menandai langkah baru penguatan kemitraan strategis India dan Indonesia. Perjanjian tersebut ditandatangani dalam kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, ke Indian Institute of Technology Madras (IIT Madras). Kemitraan tersebut diformalkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Indian Institute of Technology Madras (IIT Madras) dalam kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi Indonesia, Prof. Brian Yuliarto. Perjanjian ini dirancang untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi kolaboratif, mempercepat komersialisasi solusi deep-tech, serta mendukung pengembangan talenta dan perusahaan yang berdaya saing global. Kolaborasi ini mempertemukan kemampuan IIT Madras di bidang riset, teknologi deep-tech, inovasi, dan kewirausahaan dengan prioritas pembangunan nasional Indonesia. Kedua pihak bertujuan mengembangkan solusi praktis dan dapat diperluas yang dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, kemandirian teknologi, dan pembangunan berbasis pengetahuan. Dari Riset Bersama hingga Komersialisasi Salah satu fokus utama kemitraan ini adalah menciptakan jalur yang lebih kuat antara lembaga penelitian dan sektor komersial, sehingga berbagai gagasan yang dikembangkan melalui riset akademik dapat bergerak melampaui laboratorium menuju startup, industri, dan penerapan ekonomi yang lebih luas. Melalui kemitraan ini, universitas-universitas di Indonesia diharapkan memperoleh lebih banyak peluang untuk berpartisipasi dalam riset bersama, pengembangan talenta, komersialisasi teknologi, dan program inovasi bersama IIT Madras Global Research Foundation. Bagi Indonesia, kolaborasi ini ditujukan untuk mendukung ambisi yang lebih luas dalam membangun ekonomi berbasis inovasi, di mana riset dapat menghasilkan nilai ekonomi yang nyata. Kemitraan ini juga berupaya memperkuat hubungan antara universitas, peneliti, mahasiswa, pengusaha, dan industri. “Indonesia telah menetapkan visi ambisius untuk menjadi ekonomi yang kompetitif secara global dan digerakkan oleh inovasi. Untuk mencapainya, diperlukan kemitraan yang kuat yang memberdayakan universitas, peneliti, mahasiswa, dan pengusaha untuk bekerja sama dengan institusi kelas dunia,” ujar Prof. Brian Yuliarto. “Tujuan kami bukan hanya menghasilkan riset yang unggul, tetapi juga mengubah gagasan menjadi startup, membantu startup tersebut berkembang menjadi industri yang kompetitif secara global, dan menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia,” jelasnya. Membangun Model Inovasi Selatan-Selatan Di luar proyek riset individual, perjanjian ini menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk membangun ekosistem inovasi yang dapat menjadi model bagi kemitraan Selatan-Selatan di masa depan. Kemitraan ini menggabungkan kemampuan riset dan teknologi IIT Madras yang telah diakui secara global dengan agenda pembangunan Indonesia, dengan tujuan menghasilkan solusi yang dapat diterapkan dalam skala luas. Kedua negara juga melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk menunjukkan bagaimana institusi dari negara-negara berkembang dapat bekerja sama dalam membangun kapasitas teknologi dan kewirausahaan yang lebih kuat. Prof. V. Kamakoti, Chairman IIT Madras Global Research Foundation sekaligus Director IIT Madras, mengatakan kemitraan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap ekosistem riset dan inovasi IIT Madras serta kemampuannya untuk bekerja sama dengan mitra internasional dalam menghadapi berbagai tantangan dunia nyata. “Melalui IIT Madras Global Research Foundation, kami memperluas kemampuan kami melampaui batas-batas nasional untuk bersama-sama menciptakan solusi yang menjawab berbagai tantangan dunia nyata,” kata Prof. Kamakoti. Ia menambahkan bahwa kemitraan tersebut akan berkontribusi dalam membangun ekosistem riset, inovasi, dan kewirausahaan yang kompetitif secara global, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan dan memperkuat hubungan yang telah terjalin antara India dan Indonesia. MoU Diteken Pejabat Senior Kedua Negara MoU tersebut ditandatangani oleh Prof. Raghunathan Rengaswamy, Director IIT Madras Global Research Foundation, dan Madhav Narayan, CEO and Director IIT Madras Global Research Foundation, mewakili IITM Global, bersama Dr. Mohammad Fauzan Adziman, Director General of Research and Development dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi Indonesia. Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Prof. V. Kamakoti, Prof. Brian Yuliarto, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, Prof. Preeti Aghalayam, Dean of Global Engagement IIT Madras, serta para dekan dan dosen IIT Madras, pejabat senior pemerintah dari India dan Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan bilateral antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, di mana kedua pemimpin kembali menegaskan komitmen untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan tinggi, sains, teknologi, inovasi, dan kewirausahaan. IIT Madras sebagai Pusat Riset dan Inovasi Global Didirikan pada 1959 oleh Pemerintah India sebagai Institute of National Importance, IIT Madras telah mengembangkan ekosistem akademik dan riset yang luas, mencakup 18 departemen akademik dan sejumlah pusat riset interdisipliner tingkat lanjut. Institusi ini menawarkan program sarjana dan pascasarjana di berbagai bidang serta memiliki lebih dari 650 dosen dan 10.000 mahasiswa, dengan mahasiswa yang berasal dari 18 negara. Institusi tersebut juga telah membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat melalui dukungan IITM Incubation Cell. Diakui sebagai Institution of Eminence pada 2019, IIT Madras menempati peringkat pertama dalam kategori Overall selama tujuh tahun berturut-turut dalam India Rankings 2025. IIT Madras juga mempertahankan posisi pertama dalam kategori Engineering Institutions selama 10 tahun berturut-turut sejak 2016 hingga 2025. Selain itu, IIT Madras menempati peringkat pertama dalam kategori Sustainability Development Goals yang diperkenalkan pada 2025 dan juga meraih posisi pertama dalam kategori Innovations, meningkat dari peringkat kedua pada tahun sebelumnya. Pada 2023, IIT Madras menjadi IIT pertama yang mendirikan kampus internasional di Zanzibar, Tanzania, yang dikenal sebagai IIT Madras Zanzibar. Melalui kemitraan baru ini, kemampuan riset dan inovasi IIT Madras akan semakin terhubung dengan ekosistem pendidikan tinggi dan inovasi nasional Indonesia, menciptakan peluang baru bagi peneliti, mahasiswa, dan pengusaha dari kedua negara untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi dan solusi yang memiliki dampak ekonomi dan sosial lebih luas.

Smart Salary Perkuat Posisi Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara Lewat DTI-Cx 2026 Teknologi
Teknologi
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:07 WIB

Smart Salary Perkuat Posisi Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara Lewat DTI-Cx 2026

Jakarta, katakabar.com - Smart Salary memanfaatkan ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-Cx) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat posisinya sebagai Enterprise HR Technology Partner, yang siap mendukung transformasi digital organisasi berskala besar di Indonesia dan Asia Tenggara. Usung tema “Humanity and AI in HR Works”, Smart Salary membawa visi “Empowering Enterprises and Their People Across Southeast Asia” suatu keyakinan transformasi digital yang sesungguhnya tidak hanya menghadirkan teknologi yang lebih canggih, tetapi juga memberdayakan manusia yang berada di balik setiap organisasi. Seiring berkembangnya skala bisnis, kompleksitas pengelolaan sumber daya manusia juga semakin meningkat. Perusahaan kini membutuhkan lebih dari sekadar sistem yang mampu mengotomatisasi pekerjaan administratif. Mereka memerlukan platform terintegrasi yang mampu mendukung operasional multi-entitas, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta menghadirkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Smart Salary menghadirkan ekosistem solusi yang terdiri dari Enterprise Payroll, Human Resource Information System (HRIS), Earned Wage Access (EWA), dan Sally AI. Kapabilitas Smart Salary telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dengan skala operasional dan tingkat kompleksitas yang tinggi. Salah satunya adalah Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di mana Smart Salary mendukung pengelolaan payroll untuk lebih dari 100.000 karyawan, 5.000 unit organisasi, berbagai kewarganegaraan, serta beberapa rezim perpajakan dalam satu proses payroll. J&T Express juga memanfaatkan Smart Salary untuk mendukung proses onboarding, mutasi karyawan, dan pengelolaan payroll dalam skala nasional. Hingga saat ini, Smart Salary telah dipercaya oleh lebih dari 300 perusahaan dan mendukung pengelolaan lebih dari 500.000 karyawan di seluruh Indonesia. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan dalam DTI-Cx 2026 adalah Sally AI, AI coworker yang dirancang untuk mendampingi tim HR dalam menjalankan operasional sehari-hari. Sally AI membantu menyusun dokumen HR berdasarkan kebijakan perusahaan dan regulasi yang berlaku, memberikan rekomendasi untuk mendukung kepatuhan, serta menjawab berbagai pertanyaan rutin karyawan. Dalam waktu dekat, Sally AI juga akan menghadirkan fitur Natural Language Workforce Analytics, yang memungkinkan tim HR menganalisis data tenaga kerja cukup dengan menggunakan pertanyaan dalam bahasa sehari-hari. Dengan mengotomatisasi pekerjaan yang repetitif sekaligus menghadirkan insight yang lebih mudah diakses, Sally AI memungkinkan tim HR untuk lebih berfokus pada pengembangan talenta dan inisiatif strategis perusahaan. “Ini bukan sekadar tentang menghadirkan teknologi baru, tetapi mencerminkan arah yang sedang dituju Smart Salary. Seiring organisasi di Asia Tenggara terus berkembang dalam skala dan kompleksitas, kami berkomitmen membangun ekosistem teknologi HR yang dapat tumbuh bersama kebutuhan mereka," kata Simon Li, Chief Executive Officer Smart Salary. Kata Simon, dengan mengintegrasikan Enterprise Payroll, HRIS, Earned Wage Access, dan Sally AI dalam satu platform, kami membantu perusahaan beroperasi lebih efisien sekaligus memberikan ruang bagi tim HR untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi karyawannya. "Kami percaya masa depan dunia kerja akan dimiliki oleh organisasi yang mampu menggabungkan potensi manusia dengan kekuatan AI," jelasnya. Di DTI-Cx 2026, Smart Salary menghadirkan visi tersebut melalui booth bertema “Humanity and AI in HR Works” di area DTI-HR. Booth ini dirancang sebagai representasi workplace modern, yang memperlihatkan bagaimana Enterprise Payroll, HRIS, EWA, dan Sally AI saling terintegrasi dalam satu ekosistem untuk mendukung kebutuhan perusahaan berskala enterprise. Pengunjung juga dapat menikmati interactive photo experience yang merepresentasikan keyakinan Smart Salary bahwa AI hadir untuk memberdayakan manusia, bukan menggantikannya. Partisipasi dalam DTI-Cx 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Smart Salary untuk terus memperkuat kapabilitas enterprise sekaligus memperluas relevansi solusi yang dikembangkan bagi organisasi di kawasan Asia Tenggara. Seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan akan teknologi HR yang cerdas, scalable, dan compliant, Smart Salary berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang membantu organisasi membangun operasional HR yang lebih efisien, siap menghadapi masa depan, dan tetap berpusat pada manusia.

INTI 2026: Pameran B2B Teknologi dan Inovasi Terakbar di Indonesia Hadir Lagi Agustus Ini di JIE Teknologi
Teknologi
Jumat, 31 Juli 2026 | 14:01 WIB

INTI 2026: Pameran B2B Teknologi dan Inovasi Terakbar di Indonesia Hadir Lagi Agustus Ini di JIE

Jakarta, katakabar.com - Indonesia Technology dan Innovation (INTI) 2026 pameran teknologi dan inovasi B2B terbesar di Indonesia, bakal digelar pada 11 hingga 13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo. Pergelaran ini penting ini, penyelenggara telah bermitra dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sebagai official host. Acara ini mempertemukan para pemimpin industri, inovator, startup, investor, pembuat kebijakan, dan profesional teknologi dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi masa depan transformasi digital dan kemajuan teknologi di berbagai industri. Sebagai salah satu platform teknologi terkemuka di Indonesia, INTI berperan sebagai katalisator inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem digital Indonesia yang berkembang pesat. Pameran ini memberikan peluang bagi pelaku bisnis untuk menemukan teknologi baru, membangun kemitraan strategis, dan mempercepat pertumbuhan yang didorong oleh inovasi. INTI menyambut partisipasi dari startup dengan ide-ide terobosan, perusahaan yang ingin melakukan transformasi digital, investor yang mencari peluang baru, serta individu yang memiliki ketertarikan terhadap teknologi dan inovasi. INTI memiliki visi untuk menciptakan masa depan di mana teknologi terintegrasi secara seamless di setiap sektor, mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan kualitas hidup. Melalui platform ini, INTI bertujuan untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi yang berbasis inovasi dan memperkuat posisi negara dalam lanskap teknologi global. Misi acara ini adalah mempercepat pertumbuhan teknologi dan inovasi di berbagai industri dengan mendorong adopsi solusi mutakhir serta membangun kolaborasi antara pelaku bisnis, institusi pemerintah, dan komunitas teknologi. Di tengah era digital yang sangat kompetitif dan berkembang pesat saat ini, INTI terus memposisikan diri sebagai platform strategis yang membantu organisasi untuk tetap unggul melalui inovasi dan transformasi teknologi. Rekam Jejak Kesuksesan Global Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan sebelumnya, INTI mencatat partisipasi internasional yang kuat dengan lebih dari 30.000 trade buyers, lebih dari 1.200 exhibitor, lebih dari 450 speaker, partisipasi dari 18 negara, dan area pameran seluas lebih dari 13.000 meter persegi. Pencapaian ini mencerminkan momentum ekonomi digital Indonesia yang semakin meningkat serta minat yang terus berkembang dari para pemain teknologi global terhadap pasar Indonesia. Platform Imersif untuk Inovasi dan Kolaborasi INTI 2026 kembali menghadirkan pengalaman yang imersif dan interaktif melalui keynote sessions, panel discussions, workshops, business networking programs, dan technology showcases. Acara ini dirancang untuk menciptakan lingkungan di mana berbagai ide bertemu, kemitraan berkembang, dan inovasi dapat diterapkan secara nyata di berbagai industri. Peserta akan memperoleh akses ke peluang networking yang berharga dengan para pemimpin bisnis, penyedia teknologi, investor, dan pakar industri yang membentuk masa depan teknologi. Pameran ini juga akan menampilkan teknologi terobosan, solusi generasi berikutnya, dan inovasi perintis yang berpotensi mentransformasi operasional bisnis dan perkembangan industri. Selain itu, workshop interaktif dan sesi hands-on akan memungkinkan peserta untuk merasakan teknologi yang sedang berkembang secara langsung sekaligus mendapatkan wawasan praktis mengenai strategi transformasi digital. INTI juga menciptakan peluang kolaborasi dengan menghubungkan pelaku bisnis dengan calon mitra, investor, dan inovator yang memiliki visi yang sama untuk masa depan yang semakin berbasis teknologi. Seiring dengan Indonesia yang terus mempercepat agenda transformasi digitalnya, INTI 2026 diharapkan dapat memainkan peran penting dalam memperkuat inovasi, mendorong kolaborasi, dan mendukung ambisi Indonesia untuk menjadi salah satu ekonomi digital terkemuka di kawasan. Melalui perpaduan antara teknologi, bisnis, dan inovasi, INTI 2026 bertujuan untuk turut membentuk masa depan lanskap digital dan industri Indonesia.

Optimasi AI Tak Cukup dengan GEO dan AEO, Alexandro Wibowo Perkenalkan Framework AVO Teknologi
Teknologi
Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:31 WIB

Optimasi AI Tak Cukup dengan GEO dan AEO, Alexandro Wibowo Perkenalkan Framework AVO

Jakarta, katakabar.com - Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai menerapkan berbagai strategi agar brand mereka muncul dalam jawaban AI. Pendekatan seperti Generative Engine Optimization (GEO) dan Answer Engine Optimization (AEO) pun semakin dikenal sebagai cara mengoptimalkan konten untuk AI. Menurut Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq, pendekatan tersebut hanya menyentuh sebagian dari tantangan yang dihadapi perusahaan. "Sebagian besar diskusi saat ini berfokus pada bagaimana membuat konten lebih mudah ditemukan AI. Padahal, muncul dalam jawaban AI hanyalah hasil akhir. Sebelum itu terjadi, ada proses bagaimana AI mengenali, mengevaluasi, lalu memutuskan apakah sebuah brand layak direkomendasikan," ujar Alexandro. Untuk menjelaskan proses tersebut, Alexandro memperkenalkan Authority and Visibility Optimization (AVO) melalui paper Authority and Visibility in the AI Search Era. AVO sebuah framework yang membantu perusahaan memahami bagaimana AI membangun rekomendasi terhadap suatu brand, mulai dari tahap pengenalan, pembentukan kepercayaan, hingga kemunculan brand dalam jawaban AI. Berbeda dengan pendekatan GEO dan AEO yang hanya berfokus pada optimasi konten, AVO melihat bahwa keberhasilan sebuah brand di AI bergantung pada dua aspek yang saling berkaitan, yakni Authority dan Visibility. Authority menggambarkan seberapa kuat sebuah brand dipahami dan dipercaya oleh AI berdasarkan berbagai sinyal yang tersedia di ruang digital. Sementara itu, Visibility mengukur bagaimana AI benar-benar menggunakan dan merekomendasikan brand tersebut ketika menjawab pertanyaan pengguna. "Perusahaan sering hanya bertanya, 'Apakah brand kami muncul di AI?'. Padahal pertanyaan yang lebih penting adalah, 'Apakah AI memiliki alasan untuk memilih brand kami?' Itulah yang ingin dijelaskan melalui AVO," kata Alexandro. Dijelaskan Alexandro, hadirnya AI generatif menuntut perusahaan untuk mengubah cara mereka membangun kehadiran digital. Jika sebelumnya keberhasilan lebih banyak diukur dari peringkat di mesin pencari atau jumlah pengunjung website, kini perusahaan juga perlu memahami bagaimana AI membentuk persepsi terhadap sebuah brand sebelum memberikan rekomendasi kepada pengguna. Penerapan AVO dapat didukung oleh platform AI Visibility seperti AVO AI, yang membantu perusahaan memantau perkembangan Authority dan Visibility brand, membandingkannya dengan kompetitor, serta mengevaluasi berbagai sinyal yang berperan dalam proses AI menghasilkan rekomendasi. "AVO kami kembangkan bukan hanya sebagai teknik optimasi, tetapi sebagai kerangka kerja untuk memahami bagaimana AI mengambil keputusan. Ketika perusahaan memahami proses tersebut, mereka dapat membangun strategi yang lebih terukur dan berkelanjutan di era AI," tandas Alexandro.

ION Percepat Pembangunan Infrastruktur Publik Digital Generasi Baru Indonesia Didukung Google.org Teknologi
Teknologi
Selasa, 14 Juli 2026 | 17:02 WIB

ION Percepat Pembangunan Infrastruktur Publik Digital Generasi Baru Indonesia Didukung Google.org

Jakarta, katakabar.com - Indonesia mengambil langkah besar mempercepat transformasi ekonomi digital melalui Indonesia Open Network (ION), sebuah inisiatif Digital Public Infrastructure (DPI) nasional yang membangun ekosistem perdagangan digital terbuka dan interoperabel. Melalui inisiatif ini, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, koperasi, serta pelaku usaha lokal dapat berpartisipasi secara lebih kompetitif dalam ekonomi digital. Dikembangkan melalui kolaborasi erat dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM), ION memperkuat inisiatif SAPA UMKM melalui PASAR SAPA, sebuah lapisan transaksi interoperabel yang mengubah platform tersebut menjadi ekosistem perdagangan digital berskala nasional. Sistem ini menghubungkan UMKM dengan pembeli, penyedia logistik, lembaga keuangan, serta berbagai layanan pemerintah dalam satu jaringan yang saling terintegrasi. Berbeda dengan marketplace konvensional, ION tidak membangun platform perdagangan baru. Sebaliknya, ION memungkinkan berbagai marketplace, aplikasi, dan penyedia layanan yang telah ada untuk saling terhubung melalui infrastruktur digital nasional yang terbuka. Dengan demikian, pelaku usaha dapat mengakses pasar, layanan logistik, pembayaran digital, pembiayaan, hingga berbagai layanan digital lainnya tanpa bergantung pada satu platform tertentu. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengatakan inisiatif ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan transformasi digital Indonesia. "Visi kami adalah memastikan setiap UMKM Indonesia memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital, tanpa memandang skala usaha maupun lokasi. Melalui SAPA UMKM dan Indonesia Open Network, kami membangun ekosistem terbuka yang menghubungkan pelaku usaha dengan pasar, logistik, pembiayaan, layanan publik terintegrasi, hingga layanan berbasis kecerdasan buatan. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana Digital Public Infrastructure dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif," ujar Maman. ION dibangun untuk menjawab berbagai tantangan struktural yang masih dihadapi ekonomi digital Indonesia. Hingga kini, jutaan pelaku usaha mikro belum terhubung dengan perdagangan digital. Pelaku usaha di wilayah pedesaan masih menghadapi keterbatasan dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Rantai pasok sektor pertanian masih terfragmentasi, sementara pelaku UMKM yang dipimpin perempuan serta pekerja sektor informal belum memperoleh akses yang merata terhadap layanan digital dan keuangan. Banyak pelaku usaha kecil juga masih harus menggunakan berbagai platform digital yang terpisah sehingga meningkatkan biaya operasional dan mengurangi daya saing mereka. Seiring upaya Indonesia mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, penghapusan hambatan-hambatan tersebut menjadi salah satu prioritas nasional. Sebagai lapisan interoperabilitas nasional, ION menghubungkan aplikasi pembeli, aplikasi penjual, penyedia logistik, sistem pembayaran, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, serta berbagai layanan digital melalui protokol terbuka. Prinsip utamanya sederhana: Daftar Sekali. Jual ke Mana Saja. Daftar Sekali Jual ke Mana Saja Pelaku UMKM cukup mendaftar satu kali untuk kemudian dapat ditemukan melalui berbagai aplikasi pembeli yang tergabung dalam jaringan ION. Mereka juga memperoleh akses terhadap layanan logistik, pembayaran digital, pembiayaan, asuransi, dan berbagai layanan pendukung usaha lainnya yang saling terhubung. Dengan memisahkan infrastruktur dari aplikasi, ION mendorong inovasi, meningkatkan persaingan yang sehat, mengurangi hambatan transaksi, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi pelaku usaha maupun konsumen. Untuk mempercepat implementasi, Indonesia Open Network hari ini juga mengumumkan dukungan Google.org terhadap fase inkubasi pembangunan infrastruktur perdagangan digital terbuka nasional Indonesia. Dukungan ini menjadi tonggak penting dalam membangun Digital Public Infrastructure yang inklusif, interoperabel, dan berbasis kecerdasan buatan bagi ekonomi digital Indonesia. Dalam kolaborasi ini, Google Cloud mendukung implementasi teknis ION melalui pemanfaatan teknologi open source mutakhir. Sementara itu, Google.org, sebagai organisasi filantropi Google, memberikan dukungan terhadap fase inkubasi guna mempercepat inklusi perdagangan digital bagi pelaku usaha mikro dan masyarakat pedesaan di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini mempertemukan Pemerintah Indonesia, pemikir global, inovator teknologi, mitra industri, serta kapabilitas teknologi dan filantropi Google untuk membangun infrastruktur digital bersama yang memperluas peluang ekonomi tanpa mengorbankan keterbukaan, interoperabilitas, maupun kedaulatan digital nasional. Vice President of Engineering Google Cloud, Anil Bhansali, mengatakan Digital Public Infrastructure memiliki potensi transformatif bagi masyarakat. "Bagi perajin di desa, petani, maupun wirausahawan muda, Digital Public Infrastructure menjadi jalan raya digital yang mampu menekan biaya dan memperluas akses perdagangan. Pengalaman kami mendukung berbagai implementasi DPI di India hingga Afrika menunjukkan bahwa infrastruktur terbuka dapat memberdayakan pedagang kecil dan petani secara nyata. Bersama ION, Beckn Labs, dan World Bank, kami membantu membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi mereka yang paling membutuhkannya," jelasna. ION juga menggandeng Networks for Humanity (NFH) sebagai Knowledge Partner yang menghadirkan keahlian global dalam pengembangan ekosistem digital terbuka dan interoperabel. Selain itu, inisiatif ini didukung oleh koalisi Founding Ecosystem Partners yang terdiri atas Indosat Ooredoo Hutchison, Protean e-Gov Technologies, Pidge, Remiges, Bajaj-Maxride, PlaceOrder, Haqdarshak, Integra Microsystems, Moving Tech Innovations, Infinys, dan Blitz. Berbagai organisasi lain dari Indonesia maupun internasional juga tengah bergabung seiring berkembangnya ekosistem ION. ION juga menjadi salah satu implementasi konkret dari Nota Kesepahaman Kerja Sama Pengembangan Digital antara Pemerintah Indonesia dan India yang ditandatangani saat kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025. Mengadopsi pengalaman Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India, ION dirancang secara khusus sesuai karakteristik ekonomi, kondisi geografis, serta prioritas pembangunan nasional Indonesia. Anggota Dewan Penasihat ION sekaligus pendiri ONDC India, T Koshy, mengatakan bahwa kekuatan utama jaringan terbuka terletak pada kemampuannya menciptakan infrastruktur bersama yang memungkinkan inovasi berkembang di seluruh ekosistem, bukan hanya pada platform tertentu. "Dukungan Google.org dan komitmen para Founding Ecosystem Partners menunjukkan meningkatnya kepercayaan bahwa Digital Public Infrastructure yang terbuka dan interoperabel dapat menjadi katalis inovasi, daya saing, dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," tambahnya. Sebagai pelengkap lapisan perdagangan nasional, ION juga menghadirkan ION Hyperlokal, yang bertujuan membangun ekonomi digital berbasis komunitas dengan menghubungkan desa, kecamatan, pasar tradisional, petani, penyedia logistik, serta pelaku usaha lokal ke dalam ekosistem perdagangan digital yang saling terintegrasi. Tahap implementasi awal akan dimulai di sejumlah wilayah terpilih, dengan fokus memperluas partisipasi ekonomi bagi UMKM, petani, pelaku usaha perempuan, dan pekerja sektor informal, sekaligus meningkatkan akses terhadap pembayaran digital, pembiayaan, asuransi, dan berbagai layanan penting lainnya. Ketua Dewan Penasihat Indonesia Open Network sekaligus Ketua Umum APINDO, Shinta Kamdani, menegaskan sektor swasta berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur digital generasi baru Indonesia. "Indonesia memiliki peluang untuk membangun salah satu ekonomi digital paling inklusif di dunia melalui investasi pada infrastruktur digital bersama, bukan platform yang terpisah-pisah. Implementasi Indonesia menunjukkan bagaimana prinsip perdagangan digital terbuka dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasional," ucapnya. Menuju Indonesia Emas 2045, Digital Public Infrastructure akan menjadi fondasi penting bagi peningkatan daya saing nasional. Melalui pendekatan yang mengedepankan keterbukaan, interoperabilitas, dan kolaborasi, Indonesia Open Network berupaya memastikan ekonomi digital Indonesia tidak hanya tumbuh lebih besar, tetapi juga lebih adil, tangguh, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Dengan dukungan Google.org, Pemerintah Indonesia, serta semakin banyak mitra ekosistem, ION tengah membangun fondasi ekonomi digital yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Tentang Indonesia Open Network (ION) Indonesia Open Network (ION) adalah Digital Public Infrastructure (DPI) nasional Indonesia untuk perdagangan digital yang interoperabel. Dibangun di atas protokol terbuka dan dirancang untuk interoperabilitas berbasis kecerdasan buatan (AI), ION menghubungkan aplikasi pembeli, aplikasi penjual, penyedia logistik, sistem pembayaran, lembaga keuangan, serta berbagai layanan digital melalui satu infrastruktur nasional bersama. Melalui prinsip "Daftar Sekali. Jual ke Mana Saja.", ION memperluas akses pasar, memperkuat inklusi keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh Indonesia. Tentang Google.org Google.org merupakan organisasi filantropi Google yang memanfaatkan inovasi, riset, dan sumber daya Google untuk mendorong kemajuan serta memperluas kesempatan bagi semua orang. Tentang Networks for Humanity Networks for Humanity (NFH) adalah lembaga pemikir (think tank) global, jaringan laboratorium inovasi, sekaligus pengembang infrastruktur digital universal. Organisasi ini bekerja sama dengan pemerintah, industri, dan masyarakat sipil untuk mendorong pengembangan Digital Public Infrastructure (DPI) yang terbuka, interoperabel, dan inklusif guna memperluas peluang serta memperkuat ekosistem digital di berbagai negara.