https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Ekonomi / Gubernur Riau Minta Perusahaan Stop Impor Pekerja

Gubernur Riau Minta Perusahaan Stop Impor Pekerja


, 22 Juli 2020 | 12:02 WIB  

Penulis : Syahrul Hidayat
Editor : Sany Panjaitan
Gubernur Riau Minta Perusahaan Stop Impor Pekerja

Gubernur Riau Syamsuar

www.katakabar.com | Artikel ID: 20438 | Artikel Judul: Gubernur Riau Minta Perusahaan Stop Impor Pekerja | Tanggal: , 22 Juli 2020 - 12:02

Pekanbaru, Katakabar.com - Penyebaran virus corona di Riau belakangan ini merupakan klaster baru, yakni pekerja impor dari provinsi lain. Mereka datang ke Riau dengan tujuan bekerja di perusahaan akasia, vendor atau subkontraktor dari PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) group Sinarmas di Siak, lalu menjadi pasien positif Covid-19 setelah tiba di Riau.

Gubernur Riau Syamsuar menyinggung perusahaan tersebut, agar untuk menghentikan kegiatan mendatangkan tenaga kerja dari luar provinsi. Apalagi daerah asal pekerja tersebut dari zona merah Covid-19. Tak hanya perusahaan akasia, Syamsuar juga meminta perusahaan lainnya untuk mempekerjakan warga sekitaran wilayah mereka.

www.katakabar.com | Artikel ID: 20438 | Artikel Judul: Gubernur Riau Minta Perusahaan Stop Impor Pekerja | Tanggal: , 22 Juli 2020 - 12:02

"Saya sudah telfon pimpinan perusahaannya, tak perlu saya sebut nama perusahaannya. Saya minta untuk sementara tak usah mengambil tenaga kerja dari luar, dari Riau saja," kata Syamsuar Rabu (22/7).

Syamsuar mengatakan, ada beberapa perusahaan di daerah yang meminta izin akan mendapatkan tenaga kerja dari luar.  Hal itu bertentangan dengan kasus Covid-19 yang masih meningkat. Menurut Syamsuar, kasus positif Covid-19 di Riau semakin tinggi karena pekerja impor.

"Penambahan kasus di Riau banyak dari klaster baru daerah luar daerah Provinsi Riau. Makanya kasus Covid-19, penambahannya dari situ (tenaga kerja impor)," ucap Syamsuar.

Bahkan belum lama ini, Syamsuar mendapat laporan, ada perusahaan yang beroperasi di Riau membutuhkan tenaga kerja dari luar daerah. Keinginan tersebut langsung ditolak Syamsuar.

"Kemarin saya mendengar ada perusahaaan yang minta mendatangkan tenaga kerja dari luar seperti di Dumai. Ada juga di Siak.  Makanya saya minta, tolong distop dulu, penerimaan tenaga kerja untuk orang Riau dulu lah, jangan dari luar daerah. Apalagi dari daerah zona merah," tegasnya. 

Syamsuar mendapat jawaban yang memuaskan dari para pimpinan perusahaan tersebut. Menurutnya, pihak perusahaan sepakat untuk mempekerjakan warga lokal.

"Dan Alhamdulillah mereka (perusahaan) sudah mau mengikuti arahan kita, karena pekerja dari luar itu yang menyebabkan klaster Covid-19 baru di Riau," tandasnya.

 


TOPIK TERKAIT

# Gubernur Riau Minta Perusahaan Stop Impor Pekerja
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 19:06 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :