https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / Kala Perusahaan Kelapa Sawit Didorong Melantai di Bursa Saham

Kala Perusahaan Kelapa Sawit Didorong Melantai di Bursa Saham


Jumat, 26 September 2025 | 19:31 WIB  

Editor : Sahdan
Kala Perusahaan Kelapa Sawit Didorong Melantai di Bursa Saham

Foto: Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41287 | Artikel Judul: Kala Perusahaan Kelapa Sawit Didorong Melantai di Bursa Saham | Tanggal: Jumat, 26 September 2025 - 19:31

Jakarta, katakabar.com - Perusahaan perkebunan kelapa sawit banyak beroperasi di Indonesia didorong agar semakin go public, terutama dengan cara melantai di bursa saham yang dikelola PT Bursa Efek Indonesia atau BEI.

“Perlu digarisbawahi o public bukan untuk mencari dana semata,” kata Direktur Penilaian BEI, I Gede Nyoman Yetna, saat menyampaikan kata sambutan di acara penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding atau MoUntentang Peningkatan Pemahaman Pasar Modal, belum lama ini di Jakarta.

Penandatanganan MoU itu, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Jumat (26/9), adalah antara Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI bersama PT BEI, dan ditujukan untuk mendorong industri kelapa sawit nasional agar memanfaatkan pasar modal.

Penandatanganan MoU dilakukan Sunandar, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI, Risa E Rustam,  Direktur Keuangan Sumber Daya Manusia atau SDM, dan Umum BEI, dan Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono.

Lepas penandatangan MoU, dilanjutkan workshop 'Go Big With Go Public', yang dihadiri sekitar 40 peserta perusahaan anggota GAPKI dengan narasumber yang berkompeten, seperti Sofiyan Adhi KD, Head of Potential Listing Development BEI), Bernadus Sumargo, Senior Executive Director Mandiri Sekuritas.

Ada pula Kurniadi Patriawan, Direktur PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk, serta Evelyn Satyono yang saat ini diketahui dipercaya sebagai Head of Investor Relations PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk.

Menurut I Gede Nyoman, perusahaan sawit yang go public sebuah gerakan menuju pertumbuhan berkelanjutan, baik membangun kredibilitas, memperluas jaringan bisnis, serta membuka peluang baru baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kata I Gede Nyoman, kerja sama ini menjadi langkah yang sangat penting untuk mendorong anggota GAPKI memanfaatkan pasar modal sebagai sarana pengembangan bisnis berkelanjutan, memperkuat daya saing global, serta meningkatkan kredibilitas industri sawit Indonesia.

"Kerja sama ini difokuskan pada upaya peningkatan pemahaman mengenai pasar modal dan penanaman modal serta bersinergi dalam memberikan informasi kepada perusahaan, menyelenggarakan seminar, lokakarya atau workshop, dan edukasi pasar modal," ujarnya.

Menurutnya, melalui go public diharapkan pasar industri kelapa sawit semakin dapat memberikan kontribusi nyata mendukung perekonomian yang berkelanjutan.

Di acara itu, dua perusahaan sawit anggota GAPKI yang hadir memberikan testimoni mengenai manfaat dan keuntungan yang telah dirasakan langsung setelah masuk ke bursa saham. Mulai dari proses persiapan go public yang harus dilakukan, tantangan yang dihadapi, hingga hal-hal paling hectic dalam proses tersebut.
Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, berharap sharing pengalaman tersebut semakin menginspirasi perusahaan kelapa sawit anggota GAPKI lainnya untuk masuk ke bursa. Ia menyatakan, antusiasme perusahaan sawit untuk masuk ke bursa saham itu memang sangat bermanfaat.

Apalagi, jelasnga, akan banyak kontribusi positif yang dapat diperankan GAPKI bagi masyarakat, negara dan perekonomian nasional mengingat peran strategis industri sawit.

“Industri kelapa sawit merupakan salah satu pilar penting perekonomian Indonesia sekaligus penyedia lapangan kerja besar,” terang Eddy.
Saat ini, ulas Eddy, lebih dari 16 juta kepala keluarga menggantungkan hidupnya pada sektor ini. Memasuki semester I 2025, kinerja industri sawit menunjukkan trend positif.

Ia memaparkan produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil atau CPO dan minyak inti sawit atau palm kernel oil atau PKO yang meningkat dari 26,18 juta ton di tahun 2024 menjadi 27,89 juta ton di tahun 2025 atau naik 6,5 persen. Sementara, tuturnya, konsumsi dalam negeri juga tumbuh 6,2 persen, dari 11,48 juta ton menjadi 12,27 juta ton.

“Fakta tersebut menegaskan Indonesia tidak hanya sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, tetapi konsumen terbesar. Kontribusi industri ini terhadap pasar minyak nabati global sangat signifikan,” bebernya.

Ketua Umum GAPKI selanjutnya menekankan, seiring perkembangan global, industri sawit untuk semakin transparan untuk berdaya saing, dan berkelanjutan.

Diketahui, kerja sama GAPKI dengan BEI dinilai sebagai langkah penting untuk:

1. Meningkatkan literasi dan kesadaran anggota GAPKI terhadap pembiayaan melalui pasar modal.

2. Membuka akses pendanaan jangka panjang yang mendukung ekspansi perusahaan dan memperkuat kredibilitas.

3. Mendorong tata kelola perusahaan yang lebih baik sesuai standar indeks pasar.

“Kami meyakini keterlibatan pasar modal akan memperkuat posisi industri sawit Indonesia di kancah global serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang kondusif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

“Atas nama GAPKI, kami menyampaikan terima kasih kepada Bursa Efek Indonesia atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin,” timpanya.

Setelah acara penandatanganan MoU dilanjutan dengan Go Public Workshop sebagai program edukasi BEI yang bertujuan mendorong perusahaan nasional, termasuk anggota GAPKI, memahami lebih dalam proses pencatatan saham.

Program ini tidak hanya menyiapkan perusahaan secara teknis, tetapi juga menghadirkan testimoni langsung dari pelaku industri yang telah melalui proses go public. Tujuan utama program ini adalah menciptakan ekosistem industri sawit yang lebih terbuka, kredibel, dan berdaya saing global dengan dukungan pasar modal Indonesia.

www.katakabar.com | Artikel ID: 41287 | Artikel Judul: Kala Perusahaan Kelapa Sawit Didorong Melantai di Bursa Saham | Tanggal: Jumat, 26 September 2025 - 19:31

TOPIK TERKAIT

# Sawit# Dorong# Melantai# Bursa Saham
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sawit

    Harga PK Naik Ungkit Harga TBS Mitra Plasma Sumbar di Pekan Keempat September 2025

    Jumat, 26 Sep 2025 | 18:39 WIB
  • Nusantara

    'Demas' Dorong Ekonomi 'Deman' di Indramayu Lewat Hilirisasi Mangga Jadi Olahan Unik Bernilai Jual Tinggi

    Jumat, 26 Sep 2025 | 15:37 WIB
  • Sawit

    Isu UE Soal Keberlanjutan Sawit, BPDP Tangkis dengan Pemanfaatan Biochar dari Tankos

    Jumat, 26 Sep 2025 | 16:00 WIB
  • Sawit

    Genjot Produktivitas, RPN Latih Pekebun Labusel Teknis Budidaya Sawit

    Jumat, 26 Sep 2025 | 14:53 WIB
  • Nasional

    Holding PTPN Dorong Kolaborasi Global, PT RPN Gelar Rubber Week 2025 Technobiz Thailand

    Jumat, 26 Sep 2025 | 09:01 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :