Home / Olahraga / Korwil dan Panitia Cuek, SSB Duri Galaxy Protes Minta Pemain di Medical Chek
Korwil dan Panitia Cuek, SSB Duri Galaxy Protes Minta Pemain di Medical Chek
Soal Dugaan Pencurian Umur Pemain di Piala Menpora U14 Zona Riau
Pekanbaru (katakabar) - Protes yang dilakukan pelatih dan official SSB Duri Galaxy U14, finalis Piala Menpora U14 zona Provinsi Riau sepertinya, bakal terus bergulir dan berbuntut panjang.
Protes itu, rupanya tak cuma sebatas meminta informasi tentang, data data pemain lawan, Rokan United yang di duga dan di curigai umurnya tak sesuai regulasi pemain di Piala Menpora U14 zona Provinsi Riau Tahun 2019.
Lebih jauh dari itu, pelatih dan official SSB Duri Galaxy yang bermarkas di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis meminta kepada Korwil dan Panitia pelaksana agar Tiga pemain Rokan United yang bermain di posisi kiper, penyerang dan gelandang di duga umurnya tidak berdasarkan Piala Menpora U14 dilakukan tes atau medical chek ke rumah sakit.
Menurut Pelatih SSB Duri Galaxy U14, Mas Edi kepada sejumlah awak media lokal di Duri pada Minggu (28/7) malam tadi, protes yang dilakukan SSB Duri Galaxy kepada Korwil dan Panitia Pelaksana Piala Menpora U14 zona Riau, tidak hanya soal meminta data data pemain Rokan United.
"Tiga pemain yang di duga umurnya tak sesuai dengan regulasi, di bawa untuk tes atau medical chek. Hal ini perlu dilakukan biar tahu benar tidaknya umur pemain Rokan United yang berlaga di Piala Menpora U14 zona Riau."
Namun, permintaan SSB Duri Galaxy tidak di gubris dan tak diindahkan Korwil dan Panitia Pelaksana serta Pelatih dan Official Rokan United.
Ada apa dengan Korwil dan Panitia Pelaksana Piala Menpora U14 zona Riau. Setali tiga uang cuek dengan protes yang dilayangkan. Permintaan sederhana, untuk mengungkap dugaan kecurangan yang terjadi biar tahun kebenarannya.
"Kalau Tiga pemain yang di bawa ke Piala Menpora U14, umurnya sesuai regulasi mestinya tidak takut melakukan medical chek. Soal biaya, SSB Duri Galaxy yang mengurusnya. Korwil dan Panita pelaksana cukup membawa dan menghadirkan pemain ke rumah sakit."
Pihak rumah sakit Bhayangkara, Pekanbaru sudah di hubungi untuk keperluan tes atau medical chek pemain yang di duga umurnya bermasalah. Alhamdulillah...pihak rumah sakit bersedia, kini tinggal kemauan dan niat dari Korwil dan Panitia pelaksana serta pihak Rokan United mendatangkan pemain, imbuhnya.
Dilanjutkan Edi didampingi Ketua SSB Duri Galaxy, Eki Risman, sedari awal sebenarnya sudah terlihat ada kesempatan untuk berbuat curang.
Pihak Panitia saat melakukan screening pemain dilaksanakan secara bertahap dan tidak pula menggunakan fingerprint di gital. Itu sangat penting, untuk mengantisipasi terjadinya pemalsuan umur pemain yang di bawa ke perhelatan sekelas Piala Menpora U14 bukan kompetisi abal abal.
"SSB Duri Galaxy yang di percaya menjadi panitia Piala Menpora U12 zona Kabupaten Bengkalis di pekan ke Tiga Juli 2019 lalu. Saat screening pemain dilakukan serentak dan bersamaan dengan menggunakan fingerprint di gital".
Kalau ada tim coba coba membawa pemain tidak sesuai regulasi bakal ketahuan. Itu sebabnya, di perhelatan Piala Menpora U12 zona Kabupaten Bengkalis di Duri tidak ada pencurian umur pemain.
Liga berjenjang Piala Menpora Tahun 2019, merupakan media dan sarana bagi bibit pemain sepak bola usia dini untuk belajar dan menimba ilmu.
Kasihan mereka, bertahun tahun berlatih tapi saat berlaga di ajang sekaliber Piala Menpora dipertontonkan cara cara tidak sehat.
Ini bukan soal menang dan kalah dan bukan pula soal juara atau tidak juara tapi menyangkut generasi muda sebagai penerus sepak bola khususnya di Riau dan Indonesia umumnya.
Mari bersama kita hilangkan cara cara yang tidak sportif dan fair pada setiap perhelatan demi masa depan sepak bola yang cemerlang di Provinsi Riau, imbaunya.
Sekedar diketahui, persyaratan regulasi pemain yang boleh di bawa pada perhelatan Piala Menpora U14 zona Provinsi Riau Tahun Kelahiran 1 Januari 2005 hingga 31 Desember 2006.
Kalau ada tim yang membawa pemain Tahun Kelahirannya kurang atau lebih umurnya tentu melanggar aturan lantaran tidak berdasarkan regulasi yang di sepakati.



Komentar Via Facebook :