https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Hukrim / Menkumham RI: TKA Tak Lagi Bisa Masuk Indonesia

Perluas Pembatasan Orang Asing

Menkumham RI: TKA Tak Lagi Bisa Masuk Indonesia


, 22 Juli 2021 | 11:08 WIB  

Penulis : Sahdan
Editor : Sahdan
Menkumham RI: TKA Tak Lagi Bisa Masuk Indonesia

Menkumham RI, Yasonna Laoly. Foto Ist.

www.katakabar.com | Artikel ID: 25170 | Artikel Judul: Menkumham RI: TKA Tak Lagi Bisa Masuk Indonesia | Tanggal: , 22 Juli 2021 - 11:08

Jakarta, katakabar.com - Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna Laoly resmi memperluas pembatasan orang asing yang diperbolehkan masuk ke wilayah Indonesia. Perluasan ini tertuang dalam Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pembatasan Orang Asing Masuk ke Wilayah Indonesia Dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat.

Dalam peraturan yang resmi berlaku dari 21 Juli 2021 ini, pekerja asing yang sebelumnya datang ke Indonesia sebagai bagian dari proyek strategis nasional tak lagi bisa masuk ke Tanah Air.

"Dalam Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021, orang asing yang boleh memasuki wilayah Indonesia hanya pemegang Visa Diplomatik dan Visa Dinas, pemegang Izin Tinggal Diplomatik dan Izin Tinggal Dinas, pemegang Izin Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Tetap, orang asing dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan, serta awak alat angkut yang datang dengan alat angkutnya," ujar Yasonna dalam keterangan persnya, pada Rabu (21/7) kemarin.

Kata Yasona, dengan demikian, tenaga kerja asing yang sebelumnya datang sebagai bagian dari proyek strategis nasional atau dengan alasan penyatuan keluarga kini tak bisa lagi masuk ke Indonesia sebagaimana diatur dalam peraturan ini. Perluasan pembatasan orang asing yang masuk ke Indonesia ini dilakukan dalam rangka menekan penyebaran Covid 19.

"Permenkumham ini sekaligus menggantikan Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Di sisi lain, Yasonna mengatakan, orang asing yang tergolong pengecualian dalam Permenkumham tersebut juga membutuhkan rekomendasi kementerian dan lembaga terkait untuk bisa masuk ke Indonesia.

"Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 ini tak lepas dari koordinasi yang baik antara saya bersama Menteri Luar Negeri Ibu Retno Marsudi. Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 tak lepas dari kesepakatan dengan Kemenlu dan perubahannya dari Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 juga melibatkan staf Kemenlu dan Kemenhub," cerita Yasonna.

"Koordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait ini bakal dilakukan soal orang asing yang masih boleh masuk ke Indonesia sesuai aturan yang baru, seperti koordinasi dengan Kemenlu bila ada diplomat yang hendak masuk ke Indonesia dalam rangka tugas. Orang asing yang masuk dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan sebagaimana dimaksud dalam Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021, mesti lebih dulu mendapatkan rekomendasi dari kementerian atau lembaga yang menyelenggarakan fungsi penanganan Covid 19," tandasnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 25170 | Artikel Judul: Menkumham RI: TKA Tak Lagi Bisa Masuk Indonesia | Tanggal: , 22 Juli 2021 - 11:08

TOPIK TERKAIT

# Jakarta# Indonesia
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukrim

    Lagi, Narapidana Kasus Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

    , 20 Jul 2021 | 22:17 WIB
  • Hukrim

    Kabareskrim Instruksikan Jajaran Tak Arogan dan Tindak Tegas Hoaks Corona

    , 20 Jul 2021 | 19:45 WIB
  • Lingkungan

    Waspada Bahaya Banjir, Simak Wilayah Berpotensi

    , 19 Jul 2021 | 12:26 WIB
  • Lingkungan

    Dikira Tinggal Mitos, Balai KSDA Buktikan Keberadaan Jenis Babirusa Maluku

    , 17 Jul 2021 | 06:57 WIB
  • Nusantara

    Amankan Pasokan Biomassa: Sinergi 3 BUMN Wujudkan Indonesia Lebih Ramah Lingkungan

    , 16 Jul 2021 | 20:44 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :