Home / Lingkungan / Pakantan Diguyur Hujan Deras, Waspada Banjir Susulan
Pakantan Diguyur Hujan Deras, Waspada Banjir Susulan
Hulu Sungai Batang Gadis meluap, tanaman padi masyarakat Kecamatan Pakantan hanyut dihantam banjir. Foto Ist.
Pakantan, katakabar.com - Kecamatan Pakantan sekitarnya di lereng Gunung Kulabu Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara diguyur hujan deras pada Senin (6/4) dari pagi hingga siang.
"Kecamatan Pakantan diguyur hujan deras dari pagi hingga siang. Saat ini hujannya masih deras, suara telepon putus putus," kata seorang warga by telepon seluler kepada katakabar.com sambil menutup sambungan telepon.
Cerita Buyung, Dua Sungai salah satunya Sungai Pahantan tiba tiba, banjir besar dan meluap hingga menyapu persawahan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).
"Sawah berbukit dihantam banjir, tanaman padi hanyut dibawa deras air. Petani Kecamatan Pakantan yang sawahnya hanyut merugi lantaran tanaman padi menunggu panen beberapa Bulan ke depan hanyut."
Tak cuma itu, ruas jalan aspal dikawasan Bonjo amblas dan longsor disebabkan turab sebagai penahan badan jalan aspal dihantam derasnya air.
Kenderaan roda empat tak bisa melewati ruas jalan, cuma roda dua yang bisa melintas. Masyarakat yang berada di Desa Huta Julu, Huta Padang mau keluar terpaksa menggunakan roda dua.
Surau di pinggir Sungai Pahantan rusak lantai dan teras terbuat dari beton. Warga petani biasanya sholat selepas mengerjakan sawah tak bisa lagi menggunakan Surau atau Mushala.
Masyarakat Kecamatan Pakantan berharap Pemerintah cepat tanggap, terutama ruas jalan aspal amblas dan longsor dihantam banjir segera diperbaiki, biar kenderaan roda empat dapat melintasi dan melewati akses utama keluar masuk warga mengangkut hasil panen sawah dan kebun.
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Saat Covid-19 Mewabah
Todongkan Pistol Rakitan, Pelaku Bawa Kabur Ratusan Juta Rupiah
Hulu Sungai Batang Gadis Meluap
Sawah dan Ruas Jalan Longsor di Pakantan








Komentar Via Facebook :