Home / Nasional / Pasukan Ahmad Fathan Stop Sepeda Motor Emak-emak Hingga Truk Bermuatan
Bakesbangpol Batang Hari Bagi-bagi Bendera Merah Putih
Pasukan Ahmad Fathan Stop Sepeda Motor Emak-emak Hingga Truk Bermuatan
Kepala Bakesbangpol Batang Hari, Ahmad Fathan memberikan bendera merah putih kepada supir truk bermuatan. Foto: Ardian Faisal
Batang Hari, katakabar.com - Pasukan Aan Abot berbaju kemeja putih, celana panjang hitam, bersepatu, sembari membawa ratusan lembar bendera merah putih, petang ini memadati Simpang Empat Tugu Tapa Malenggang, Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari.
Kehadiran mereka sontak bikin cemas pengemudi roda empat, pengendara sepeda motor serta pejalan kaki. Sebagian pengguna jalan nasional ini menduga petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) tengah menggelar razia.
Dari kejauhan tampak pengguna jalan mengurangi kecepatan kendaraan. Jantung berdebar-debar seketika berubah senyum lebar lantaran dugaan semula razia narkoba rupanya pembagian gratis bendera.
"Tak kira petugas BNNK lagi razia narkoba, ternyata kebagian bendera dari Bakesbangpol," ujar pengemudi bernama Wawan, warga Perumahan Citra Palem 3 dari balik setir mobil pribadinya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Batang Hari, Ahmad Fathan mengatakan, kegiatan bagi-bagi bendera bertujuan membangkitkan rasa kebangsaan masyarakat terhadap Ibu Pertiwi.
"Kawasan Simpang Empat Tugu Tapa Malenggang merupakan lokasi kedua. Lokasi pertama bagi-bagi bendera merah putih secara gratis berlangsung di jalanan depan Kantor Bakesbangpol," katanya.
Fathan bilang bagi-bagi bendera merah putih gratis dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia meyakini rasa nasionalisme masyarakat terhadap negara akibat kegiatan ini semakin berkobar.
"Kegiatan ini merupakan pencanangan Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih tingkat Kabupaten Batang Hari," tuturnya.
Fathan melihat antusias masyarakat menerima bendera merah putih selama kegiatan berlangsung begitu tinggi. Tak sampai 30 menit, ratusan lembar bendera beragam ukuran ludes dari genggaman tangan anak belasan anak buahnya. (***)





Komentar Via Facebook :