Home / Sawit / Penerimaan Beasiswa SDM Sawit BPDPKS Dibuka Kuota 3.000 Orang, Ini Jadwalnya
Penerimaan Beasiswa SDM Sawit BPDPKS Dibuka Kuota 3.000 Orang, Ini Jadwalnya
Foto Istimewa/katakabar.com
Jakarta, katakabar.com - Penerimaan beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) sawit Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah dibuka, di amana kuotanya 3.000 orang.
Untuk jadwalnya pendaftaran beasiswa akan dibuka mulai 5 April hingga 24 Mei 2024 nanti, dilansir dari laman BPDPKS, pada Kamis (4/4) kemarin.
Program ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) dilaksanakan pada 2024. Salah satu inisiatif utama program beasiswa sawit diumumkan melalui surat resmi dari Direktorat Jenderal Perkebunan dengan nomor B-1914/SM.120/E.5/04/2024, tanggal 1 April 2024.
Beasiswa ini ditujukan ke ragam penerima, yakni pertama, pekebun kelapa sawit, kedua, keluarga (anak, suami dan istri) dari pekebun kelapa sawit, ketiga, karyawan atau pekerja pada usaha budi daya danatau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit, keempat, keluarga (anak, suami dan istri) dari karyawan atau pekerja pada usaha budi daya dan atau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit, kelima pengurus, anggota koperasi atau lembaga yang bergerak di bidang usaha budidaya, pengolahan, danatau jasa perkebunan kelapa sawit, serta keenam, ASN yang bertugas pada bidang perkebunan kelapa sawit.
Untuk tahun 2024, kuota beasiswa yang tersedia mencapai 3.000 orang dengan jenjang pendidikan mulai dari Diploma 1, Diploma 2, Diploma 3, Diploma 4, hingga Strata 1. Program ini juga melibatkan 23 perguruan tinggi atau lembaga pendidikan yang telah ditetapkan BPDPKS sebagai pelaksana program beasiswa sawit, tersebar di berbagai provinsi di Indonesia, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat.
Program beasiswa sawit ini tidak hanya memberikan kesempatan pendidikan bagi individu-individu yang terlibat langsung dalam industri kelapa sawit, tapi mengindikasikan komitmen pemerintah dalam mengembangkan SDM yang berkualitas di sektor ini.
Harapannya, melalui investasi dalam pendidikan, industri kelapa sawit Indonesia dapat terus berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.








Komentar Via Facebook :