Home / Riau / Persetujuan "Abu-Abu" Waterpark Grup Hutahaean
Persetujuan "Abu-Abu" Waterpark Grup Hutahaean
suasana aksi unjuk rasa masyarakat sakai di gerbang Waterpark Haratio Nika di kawasan Air Jamban Kecamantan Mandau. foto. sahdan
Mandau (katakabar) - Aksi unjuk rasa seratusan orang masyarakat Sakai RW 08, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau di gerbang masuk Waterpark PT Haratio Nica --- anak perusahaan PT Hutahaen group --- kemarin, usai sudah persis pukul 12.05 WIB.
Mereka membubarkan diri setelah perwakilan mereka beres berunding dengan pengelola Waterpark. Perundingan itu dikawal langsung oleh personil Polsek Mandau yang dipimpin Wakapolsek Mandau, AKP Munifal.
Kepada katakabar.com kemarin, Koordinator umum aksi unjuk rasa, Frianto Saputra cerita, tuntutan mereka supaya 70 persen pekerja perusahaan musti dari masyarakat sekitar, diakomodir perusahaan. Tapi hanya 50 persen, sesuai peraturan daerah.
"Kami tidak setuju dengan kesanggupan perusahaan itu. Bisa saja kami setuju asal yang 50 persen tadi benar-benar masyarakat setempat lantaran perusahaan berdiri di wilayah RW 08 (RT 01 dan RT 02)," katanya. Lelaki ini ditemani Ketua RT 02, Ijandri dan Ketua RT 01, Antoni.
Soal tuntutan supaya memperkerjakan lagi seorang warga yang sudah sempat diberhentikan perusahaan, tidak disetujui. "Perusahaan mau menerima warga lain untuk menggantikan oknum warga yang telah diberhentikan tadi," terangnya.
Lalu, tentang janji opung Hutahaen untuk makan bersama dengan memotong 2 ekor Sapi, juga disetuju perusahaan. Makan bersama bakal digelar di rumah salah seorang pemuka masyarakat RW 08 sebelum peresmian Waterpark.
"Pengelola juga bakal menindak tegas oknum karyawannya yang dinilai melecehkan masyarakat sakai. Tapi hasil perundiang ini belum final. Sebab pengelola minta supaya pada 10 Januari 2018, digelar lagi pertemuan dengan perwakilan aksi demo, pemuka masyarakat, Dinasnakertrans dan Kepolisian di kantor Kecamatan Mandau," ujar Frianto.
Masyarakat sakai kata Frianto sangat berharap pengelola Waterpark tidak ingkar janji lagi. "Setelah beroperasi nanti, perusahan bisa menjalankan program CSR untuk kepentingan masyarakat setempat," pintanya.



Komentar Via Facebook :