https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Nusantara / Pohon Sawit Sudah Tua Produksi Menurun, BRIN: Petani Mesti Lakukan PSR

Pohon Sawit Sudah Tua Produksi Menurun, BRIN: Petani Mesti Lakukan PSR


Sabtu, 18 November 2023 | 12:36 WIB  

Penulis : Sahdan
Editor : Sahdan
Pohon Sawit Sudah Tua Produksi Menurun, BRIN: Petani Mesti Lakukan PSR

Tanaman kelapa sawit tua harus direplanting tingkatkan produktivitas. Foto Ist.

www.katakabar.com | Artikel ID: 31133 | Artikel Judul: Pohon Sawit Sudah Tua Produksi Menurun, BRIN: Petani Mesti Lakukan PSR | Tanggal: Sabtu, 18 November 2023 - 12:36

Jakarta, katakabar.com - Kala umur pohon tanaman kelapa sawit mulai menua, maka produktivitas kelapa sawit menurun. Lantaran itu, perlu dilakukan replanting atau Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Beranjak dari situ, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberi pesan menohok sekaligus mengingatkan para  petani untuk meremajakan kebun sawit. Apalagi kelapa sawit punya umur maksimum produktif hanya 25 tahun.

"Saat umur pohon kelapa sawit mulai tua, produktivitas sawit menurun. Untuk itu perlu dilakukan peremajaan,” ujar Periset Teknologi Pengujian dan Standar BRIN, Daryono Restu Wahono lewat  keterangan resmi di Jakarta, Jumat, dilansir dari laman ANTARA, pada Sabtu (18/11).

Catatan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menunjukkan, dari total 6,7 juta hektar luas lahan kelapa sawit petani, ada sekitar 2,4 juta hektar luasnya wajib diremajakan disebabkan umur tanaman sudah lebih dari 15 tahun.

Pemerintah menargetkan peremajaan kebun kelapa sawit milik petani seluas 540.000 hektar hingga tahun 2024 mendatang.

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menjelaskan, realisasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) baru mencapai 256.744 hektar terhitung dari tahun 2016 hingga 30 Juni 2022 lalu.

Itu sebabnya, Daryono menekankan betapa penting peremajaan menggunakan bibit unggul hasil pemuliaan tanaman. Pemuliaan itu telah melalui uji keturunan dengan metode yang telah diuji dalam SNI 8211:2023, yakni seleksi melalui pengujian progeny dengan metoda yang telah teruji secara ilmiah.

"Penelitian melalui pengujian progeny dengan metoda yang telah teruji secara ilmiah dapat menghasilkan kemurnian tidak kurang dari 98 persen kecambah kelapa sawit cangkang tipis," tuturnya.

Skema persilangan antar populasi, sebut Daryono, melalui uji keturunan dengan metode yang telah diuji memungkinkan terjadinya eksploitasi heterosis bakal meningkatkan kinerja persilangan kedua populasi tanaman.

Tapi, program pemuliaan tanaman melalui uji keturunan dengan metode yang telah diuji dilakukan untuk memperoleh bahan tanaman unggul tidak terlepas dari kegiatan persilangan tetua terpilih.

Jika intensifikasi yang dilakukan menggunakan benih yang berstandar SNI 8211:2023, lanjut Daryono, sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia, maka produksi kelapa sawit Indonesia bakal mampu mencapai 89,976 juta ton pada tahun 2025 mendatang.

www.katakabar.com | Artikel ID: 31133 | Artikel Judul: Pohon Sawit Sudah Tua Produksi Menurun, BRIN: Petani Mesti Lakukan PSR | Tanggal: Sabtu, 18 November 2023 - 12:36

TOPIK TERKAIT

# Petani# Replanting# BRIN# Produktivitas# Jakarta
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Ketua DP Apksindo Sebut Tiga Persoalan Petani 'Emas Huijau' di Indonesia

    Jumat, 17 Nov 2023 | 15:20 WIB
  • Nasional

    Nyanyian Nelangsa Petani Kelapa Sawit di Aceh

    Kamis, 16 Nov 2023 | 16:22 WIB
  • Sawit

    Sumringah, Petani Sawit di Benteng Dapat Bantuan Bibit dan Waring

    Rabu, 15 Nov 2023 | 10:43 WIB
  • Tekno

    BRIN dan UGM Teliti Aerosol Karbon Limbah Sawit Untuk Diagnosa Penyakit Paru

    Selasa, 14 Nov 2023 | 21:32 WIB
  • Riau

    Potensi Perkebunan Besar, M Azmir: Pemkab Hadir Tingkatkan Kapasitas Kebun Petani 'Bermasa'

    Senin, 13 Nov 2023 | 14:09 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 19:06 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :