Home / Hukrim / Polres Bengkalis Pilih Terminal AKAP Jadi Arena Atasi Aksi Balap Liar di Duri
Polres Bengkalis Pilih Terminal AKAP Jadi Arena Atasi Aksi Balap Liar di Duri
Terminal AKAP Duri dijadikan arena balap liar oleh Polres Bengkalis. Foto Ist.
Duri, katakabar.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bengkalis berbagai upaya, dan terus bekerja keras atasi aksi balapan liar cukup meresahkan masyarakat di perkotaan Duri, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis.
Berbagai upaya dan kerja keras atasi aksi balap liar tersebut mulai menemui titik terang dengan disepakatinyabterminal AKAP di simpang lima Desa Petani menjadi arena untuk mengalihkan aksi balap liar di jalan raya.
Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro kepada wartawan lewat siaran persnya, pada Senin (6/3) mengatakan, terminal AKAP disepakati jadi arena penyaluran bakat dan hobi remaja bekerja sama dengan pemuda setempat, dan tokoh masyarakat Desa Petani.
"Kita giring dan alihkan penggila balap liar di perkotaan Duri untuk menjajal lintasan di kawasan terminal AKAP Duri simpang Lima Desa Petani. Remaja penggil balap liar pakai safety khusus balapan di bawah pengawalan ketat," ujarnya.
Menurut AKBP Setyo Bimo, dengan digiring dan dialihkan ke terminal AKAP jari arena balap, tidak ada lagi namanya balapan liar sangat berbahaya di tengah kota
"Dalam menyalurkan bakat dan hobu tidak seenak hati. Ada aturan main, salah satunya dengan mengenakan pakaian safety khusus balapan dan penyesuaian waktu," tegasnya.
Ketua Pemuda Simpang Lima, Desa Petani, Rinal menimpali, aksi balapan telah disepakati aturan mainnya. Kalau tujuannya positif, pemuda setuju sama-sama menjaga dan melaksanakan peraturan yang sudah dibuat.
Soal untung rugi dialihkannya aksi balap liar ke terminal AKAP lanjut Rinal, warga yang berprofesi sebagai pedagang sekitar terminal bakal ketiban rezeki.
"Sejauh ini belum ada keluhan dari warga, seperti suara berisik atau tindak kriminal lainnya. Justru pedagang sekitar lokasi ketiban rezeki dengan ramainya orang membeli dagangan," tuturnya.
Tokoh masyarakat setempat sekaligus anggota DPRD Bengkalis, Rianto mendukung relokasi balap liar sebagai ajang pencarian bakat nantinya bakal jadi pembalap profesional yang dapat mengharumkan nama daerah.
"Jika tidak melanggar aturan, ya monggo. Enggak masalah, selagi tujuannya positif, kita dukung," sebutnya.








Komentar Via Facebook :