Home / Riau / Ribuan Pegawai Pemprov Riau Tes Urine Dadakan
Ribuan Pegawai Pemprov Riau Tes Urine Dadakan
Wagub Riau Edy Nasution tinjau tes urine pegawai
Pekanbaru, katakabar.com - Sekitar 1.084 pegawai di Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perumahan Permukiman (Perkim) Provinsi Riau diperiksa urine oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Senin (16/12).
Kepala BNN Provinsi Riau, Brigjen Untung Subagyo mengatakan, untuk hasil tesnya sudah bisa langsung diketahui hari ini juga. Namun, pihak BNNP tidak langsung memberitahukan hasilnya karena laporan hasil tes akan diberikan secara keseluruhan nantinya.
"Hasilnya baru akan diketahui dalam minggu ini. Kalau tidak Rabu, Kamis sudah keluar hasilnya," ujar Untung.
Nantinya, bagi mereka yang hasilnya positif akan dilakukan assesment terlebih dahulu. Sebab hasil tes urine yang menunjukkan di posisi positif belum tentu menggunakan narkoba.
"Bisa saja malamnya ada minum obat untuk penyembuhan penyakit, yang mengandung metavitami, itu kita lihat kadar sejauh mana, kalau memang minum obat mana obatnya, mana resepnya dari dokter, atau bekas obatnya," katanya.
Tes urine ini sengaja dilakukan dan menyasar para pegawai sebagai bentuk deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba. "Jangan sampai para ASN yang ada di Pemprov Riau ini terkontaminasi narkoba. Makanya hari ini kita lakukan tes urine secara dadakan," ujarnya.
Tes urine di lingkungan pegawai pemerintahan ini dilakukan karena besarnya peluang oknum ASN yang terkontaminasi narkoba. Sehingga harus dilakukan tes urine untuk mengetahuinya.
"Banyak sekali peluang oknum BNN,Polri dan ASN yang terkontaminasi," katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution menuturkan, tes ini sengaja dilakukan secara mendadak untuk mengetahui apakah adanya keterlibatan pegawai Pemprov Riau dalam penyalahgunaan narkoba.
Sebab, setelah dilakukan pengecekan ke 3 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Riau yakni, Rohil, Bengkalis dan Meranti, 80 persen penghuninya terjerat kasus narkoba.
"Ini Program yang saya dingin lakukan kepada para ASN Kita, Jauh sebelum ini saya sudah ingatkan, bahwa suatu saat kami bersama BNN akan melakukan tes urine untuk pegawai kita," kata Edy saat melakukan peninjauan langsung.
Edy mengatakan, jika nanti dari hasil tes urin ada pegawai yang positif menggunakan narkoba, maka akan diberikan sanksi berat hingga tidak segan-segan dipecat. Seperti 7 pegawai Dispora yang kedapatan terlibat narkoba.
"Saya berharap tidak ada yang terkena, tapi kalau kita ingatkan ternyata tidak juga, berarti kesadarannya tidak ada, kita akan laporkan ke Pak Gubernur, bisa saja kita lakukan pemecatan," tegasnya. (Ica)



Komentar Via Facebook :