https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Ekonomi / Sawit Masih Berkontribusi untuk Kenaikan NTP Riau Januari 2024, Begini Penjelasan BPS

Sawit Masih Berkontribusi untuk Kenaikan NTP Riau Januari 2024, Begini Penjelasan BPS


Jumat, 02 Februari 2024 | 11:27 WIB  

Editor : Bayu
Sawit Masih Berkontribusi untuk Kenaikan NTP Riau Januari 2024, Begini Penjelasan BPS

www.katakabar.com | Artikel ID: 32133 | Artikel Judul: Sawit Masih Berkontribusi untuk Kenaikan NTP Riau Januari 2024, Begini Penjelasan BPS | Tanggal: Jumat, 02 Februari 2024 - 11:27

Pekanbaru, katakabar.com - Kelapa sawit, yang merupakan komoditas unggulan dari Provinsi Riau ternyata masih berkontribusi positif untuk kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) di Januari 2024.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, NTP Riau Januari 2024 sebesar 156,59 atau naik sebesar 0,19 persen dibanding NTP Desember 2023 sebesar 156,29.

"Kenaikan NTP ini disebabkan oleh naiknya indeks harga yang diterima petani sebesar 0,39 persen yang relatif lebih besar dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,20 persen," kata Kepala BPS Riau, Asep Riyadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/2).

Asep menjelaskan, kenaikan NTP di Provinsi Riau pada bulan Januari 2024 terjadi pada 4 dari 5 subsektor penyusun NTP.

"Kenaikan NTP tertinggi terjadi pada subsektor Hortikultura yang naik sebesar 1,03 persen, diikuti oleh subsektor Peternakan yang naik sebesar 0,28 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang naik sebesar 0,18 persen, dan subsektor Perikanan yang naik sebesar 0,13 persen," ujarnya.

Sementara itu, NTP pada subsektor Tanaman Pangan mengalami penurunan sebesar 0,23 persen.

Khusus untuk Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat, kata Asep, mengalami kenaikan indeks sebesar 0,18 persen menjadi 168,85. Hal ini disebabkan oleh kenaikan indeks harga yang diterima sebesar 0,39 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani hanya mengalami kenaikan sebesar 0,22 persen.
"Kenaikan indeks harga yang diterima petani disebabkan oleh naiknya indeks harga kelompok Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 0,39 persen, khususnya karet, kelapa sawit, kelapa dan pinang," jelasnya.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan dan daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

"Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani," ujarnya

Asep melanjutkan pada Januari 2024, 8 dari 10 provinsi di Pulau Sumatera mengalami kenaikan NTP. Riau tercatat sebagai provinsi dengan kenaikan NTP terbesar ke-7.

Di mana kenaikan tertinggi terjadi di Lampung sebesar 1,90 persen, Jambi sebesar 1,75 persen, Bengkulu sebesar 1,08 persen, Sumatera Barat sebesar 0,98 persen, Bangka Belitung sebesar 0,86 persen, dan Aceh sebesar 0,26 persen.

www.katakabar.com | Artikel ID: 32133 | Artikel Judul: Sawit Masih Berkontribusi untuk Kenaikan NTP Riau Januari 2024, Begini Penjelasan BPS | Tanggal: Jumat, 02 Februari 2024 - 11:27

TOPIK TERKAIT

# Sawit# NTP# BPS# Nilai tukar petani# Daya beli petani
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    BPS Sulut : NTP Naik, Daya Beli Petani Makin Baik

    Kamis, 01 Feb 2024 | 19:08 WIB
  • Sawit

    Kala Petani Lada Beralih ke Tanaman Sawit di Berau

    Kamis, 01 Feb 2024 | 15:49 WIB
  • Sawit

    Harga TBS Disbun Naik, Tapi di Petani Kok Gak Berubah?

    Kamis, 01 Feb 2024 | 15:30 WIB
  • Ekonomi

    NTP Nasional Januari 2024 Naik, Tanaman Pangan dan Perkebunan Rakyat Paling Dominan

    Kamis, 01 Feb 2024 | 14:24 WIB
  • Sawit

    Berondolan Ternyata Lebih Menjanjikan, Harganya Pun Menggiurkan

    Kamis, 01 Feb 2024 | 12:46 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 19:06 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H

    Senin, 30 Mar 2026 | 13:44 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :