Home / Sumut / Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan
Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan
Demo BRI Medan
Medan, katakabar.com – Ratusan buruh yang tergabung dalam Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sumatera Utara menggeruduk kantor PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kanwil Medan, di Jalan Putri Hijau, Jumat (27/3/2026).
Aksi ini dipicu dugaan tidak dibayarkannya pesangon terhadap 34 eks karyawan yang di-PHK pada 31 Maret 2025 oleh PT BRI Kanwil Medan bersama mitranya, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) Cabang Medan.
Para buruh menilai PHK dilakukan sepihak tanpa diikuti pemenuhan hak pekerja sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021.
Kuasa hukum buruh dari LBH KSBSI Sumut, Thomas Sipayung, mengatakan pihaknya telah menempuh jalur bipartit dan tripartit. Hasilnya, Dinas Ketenagakerjaan Sumut mengeluarkan surat anjuran agar perusahaan segera membayar pesangon.
“Anjuran sudah jelas, perusahaan diminta menyelesaikan hak 34 pekerja. Tapi sampai sekarang belum dijalankan,” ujar Thomas di lokasi aksi.
Menurutnya, sikap perusahaan yang mengabaikan anjuran Disnaker mencerminkan lemahnya kepatuhan terhadap aturan.
Ia bahkan menyebut kondisi ini sebagai ironi. “Seolah-olah pemerintah melawan pemerintah, karena BRI sebagai BUMN tidak menjalankan rekomendasi Disnaker,” tegasnya.
Dalam aksi tersebut, buruh menyampaikan dua tuntutan utama:
Mendesak BRI Kanwil Medan dan PT PKSS membayar penuh pesangon 34 eks karyawan.
Meminta pimpinan BRI Kanwil Medan mundur dari jabatannya.
Massa yang berjumlah lebih dari 100 orang itu juga menyoroti cara PHK yang dinilai tidak manusiawi, karena dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting.
“Banyak dari mereka sudah bekerja puluhan tahun, tapi diberhentikan tanpa kejelasan dan tanpa hak,” tambah Thomas.
Usai aksi, pihak manajemen disebut telah membuka ruang dialog. Pertemuan lanjutan dijadwalkan pada 10 April 2026 untuk mencari penyelesaian.
“Kami beri waktu. Kalau tidak ada realisasi, aksi lanjutan dengan massa lebih besar akan digelar,” pungkasnya.
Aksi ini turut dikawal jajaran KSBSI Sumut, termasuk Ketua Koordinator Wilayah Donald P. Sitorus dan Sekretaris Herwin Gandatua Pasaribu.*







Komentar Via Facebook :