Home / Nusantara / Wamenag RI: Penyuluh Agama Mesti Mencerahkan Masyarakat
Wamenag RI: Penyuluh Agama Mesti Mencerahkan Masyarakat
Wamenag RI, Zainut Tauhid. Foto Ist.
Semarang, katakabar.com - Menghadapi era keterbukaan informasi, para penyuluh agama punya peran yang signifikan dalam memberikan informasi keagamaan kepada masyarakat.
Penyuluh mesti mampu menyampaikan pengetahuan yang dimilikinya kepada masyarakat binaan. "Penyuluh harus dapat bertindak sebagai penetrasi agar masyarakat mendapat pencerahan," kata Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Zainut Tauhid, saat bertemu 600 orang penyuluh agama di Semarang, Jawa Tengah kemarin, seperti dikutip dari Situs Resmi Kemenag RI.
Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) ujar Wamenag RI, ujung tombak Kementerian Agama dalam pembinaan umat. Penting peran penyuluh dalam membangun moderasi beragama.
"Penyuluh yang berhadapan langsung dengan masyarakat, tidak cuma memahami moderasi beragama, penyuluh harus mampu meneruskan pemahamannya kepada masyarakat luas," tegasnya.
Pembinaan penyuluh agama kali ini, mengusung tema, "Membangun Moderasi Beragama Untuk Menangkal Radikalisme", dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Tokoh Agama, Pejabat eselon III pada Kanwil Kemenag Prov. Jawa Tengah, Kakankemenag se Jateng dan Kasi Bimas Islam se Jawa Tengah turut hadir.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaminkan Wamenag RI, sambut baik dan turut mendukung tercapainya masyarakat yang moderat di Jawa Tengah. Penyuluh harus peka terhadap perkembangan zaman dan dapat menyesuaikan diri dengan berinovasi dan berkreasi.
"Jadilah Penyuluh yang kekinian, biar apa yang disampaikan mudah diterima dan disenangi masyarakat," seru Ganjar.
Buatlah video penyuluhan yang menarik disesuaikan dengan issue-issue aktual, seperti video tentang kebersihan dan dimasukan ayat-ayat pendukung," jelasnya.








Komentar Via Facebook :