https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / Wuih! Karantina Wilayah Sumatera Dorong Ekspor Bungkil Sawit Ke New Zealand

Wuih! Karantina Wilayah Sumatera Dorong Ekspor Bungkil Sawit Ke New Zealand


Kamis, 17 Oktober 2024 | 21:53 WIB  

Editor : Sahdan
Wuih! Karantina Wilayah Sumatera Dorong Ekspor Bungkil Sawit Ke New Zealand

Foto Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 35806 | Artikel Judul: Wuih! Karantina Wilayah Sumatera Dorong Ekspor Bungkil Sawit Ke New Zealand | Tanggal: Kamis, 17 Oktober 2024 - 21:53

Palembang, katakabar.com - Sebanyak enam UPT Karantina Wilayah Sumatera berkumpul di Palembang, Sumatera Selatan ikuti Focus Group Discussion (FGD) standarisasi pelayanan karantina dalam mendorong ekspor bungkil inti sawit atau palm kernel expeller (PKE) tujuan New Zealand.

Keenam UPT tersebut, masing-masing Karantina Sumsel, Karantina Sumatera Utara, Karantina Riau, Karantina Jambi, Karantina Kepulauan Bangka Belitung, dan Karantina Lampung.

Direktur Standar Karantina Tumbuhan Badan Karantina Indonesia Dr AM Adnan, sekaligus jadi narasumber yang buka FGD ini, diikuti Kepala Karantina Sumsel, Kostan Manalu MM, Kepala Karantina Jambi, Sudiwan Situmorang, Kepala Karantina Kepulauan Bangka, Belitung Hasim, dan Kepala Karantina Lampung, Donni Muksydayan. Hadir pula tim karantina Sumatera Utara, Bengkulu, dan Pekanbaru, serta 17 pelaku usaha yang bergerak di bidang PKE.

Selaku tuan rumah, Kepala Karantina Sumsel, Kostan Manalu menyampaikan, dengan digelarnya FGD ini, diharapkan seluruh perusahaan yang bergerak di bidang PKE dapat melaksanakan standar yang sama sesuai dengan aturan ekspor ke New Zealand.

"Acara ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret dalam peningkatan kualitas PKE dan volume ekspor PKE dari Indonesia khususnya ke New Zealand," ujarnya.

Sebagai upaya mendorong lebih banyak ekspor PKE menuju New Zealand, kata Kostan, kami terus melakukan pendampingan dan sosialisasi. Salah satunya gelar FGD untuk memberikan informasi secara lengkap kepada calon eksportir terkait persyaratan yang dibutuhkan untuk mengirim PKE, dan menggali informasi untuk mengetahui kendala yang ada di lapangan,” terangnya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman EMG, Kamis (17/10).

Menurutnya, kurun 2022-2024 Karantina Sumsel mencatat ekspor PKE menunjukkan tren peningkatan. Pada 2022 beratnya mencapai 157.000 ton, lalu meningkat menjadi 169.000 ton dan tahun ini sudah terkirim sebanyak 41.000 ton.

"Bungkil atau ampas dari minyak kelapa sawit saat ini pasar ekspornya terbuka lebar ke New Zealand untuk bahan baku pakan ternak," bebernya.

Dia menekankan, ekspor ke New Zealand harus memenuhi standar karantina tumbuhan tertentu sesuai dengan perjanjian antara Badan Karantina Indonesia dengan New Zealand. Bungkil sawit/PKE hanya boleh diekspor dari fasilitas ekspor yang telah diregistrasi.

"Fasilitas ekspor PKE harus standar dan terpadu mulai dari tempat pengumpulan produk hingga pengeluaran atau kapal yang mengangkut ke negara tujuan," imbuhnya.

"Proses ekspor harus berjalan dengan sistem dan standar baku untuk meminimalisir hambatan dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional," sahut Adnan.

Produk turunan sawit ini memang cukup laris, ucap Adnan, diminati pasar global. Beberapa negara yang menjadi importir PKE, yakni Australia, China, Prancis, Jerman, India, Jepang, dan Belanda.

Tapi, tujuan utama ekspor PKE Indonesia saat ini adalah New Zealand. Sepanjang 2023 ekspor ke negara itu mencapai 26 juta ton setara 74 persen dari total ekspor PKE Indonesia sebanyak 36,9 juta ton.

"Tapi persyaratan sesuai kesepakatan antara MPI New Zealand dengan MoA Indonesia yang telah berjalan sejak 2013 lalu wajib dipenuhi oleh perusahaan sawit yang mau mengekspor PKE ke sana. Ada standar yang harus dipenuhi, misalnya suhu harus sekian dan sebagainya sesuai dengan arrangement atau kesepakatan yang sudah dibuat,” tandasnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 35806 | Artikel Judul: Wuih! Karantina Wilayah Sumatera Dorong Ekspor Bungkil Sawit Ke New Zealand | Tanggal: Kamis, 17 Oktober 2024 - 21:53

TOPIK TERKAIT

# Karantina# Wilayah# Sumatera# Dorong# Ekspor# Bungkil# Sawit
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sumut

    KAI Divre I Sumut Gelar Aksi Bersih Lintas di Sepanjang Jalur Medan-Bandar Kalipah

    Kamis, 17 Okt 2024 | 17:21 WIB
  • Sawit

    BPDPKS FGD Susun Kajian Program Pengembangan SDM Perkebunan Sawit

    Kamis, 17 Okt 2024 | 11:37 WIB
  • Hukrim

    Coreng Nama Baik Polri, Oknum Polisi Maling Sawit di Rohul Hanya Dikenakan Pasal Tipiring

    Selasa, 15 Okt 2024 | 11:23 WIB
  • Lifestyle
    Kisah eks warga Transmigrasi Desa Sari galuh

    Dari Pekerja Serabutan Jadi Ketua KUD

    Minggu, 29 Sep 2024 | 15:04 WIB
  • Hukrim

    Dugaan Kriminalisasi Petani Sawit di Inhu, Sengketa HGU PT ASL Disorot

    Senin, 14 Okt 2024 | 14:48 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :