BHL

Sorotan terbaru dari Tag # BHL

Buruh Panen Sawit Mogok Kerja Lantaran Keberatan Sistem Diterapkan Perusahaan Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 21 Januari 2024 | 23:02 WIB

Buruh Panen Sawit Mogok Kerja Lantaran Keberatan Sistem Diterapkan Perusahaan

Singkil, katakabar.com - Sebanyak lima belas pemanen berstatus Buruh Harian Lepas (BHL) di perkebunan sawit PT Delima Makmur di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, gelar aksi mogok kerja, di pekan kedua Januari 2024. Para BHL keberatan dengan sistem kerja yang diberlakukan manajemen perusahaan. Dari surat pemberitahuan mogok kerja yang dilayangkan ke Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Singkil, para pekerja protes delapan kebijakan manajemen yang dinilai merugikan. Pertama, pemaksaan mengejar output kerja panen melebihi basis panen dan kemampuan pekerja. Apabila output yang diminta tidak dipenuhi, maka BHL diancam dipecat. Kedua, BHL dialihkan pekerjaan atau dirumahkan sebagai pemanen dengan alasan buah restan dan pekerjaan tunasan. Ketiga, apabila BHL tidak membawa kernet panen atau helper (anak dan istri), maka tidak boleh bekerja dengan alasan tidak dapat output. Keempat, mekanisme pengangkatan karyawan yang tidak ada kejelasan. Bahkan nama yang sudah diusulkan diangkat, bisa dibatalkan. Kelima, soal absensi, apabila izin tidak bekerja 2 hari, maka kepada BHL akan diberlakukan sanksi skor 5 hingga 6 hari kerja. Keenam, apabila pemanen tidak hadir bekerja maka istrinya tidak diperbolehkan bekerja sebagai tenaga rawat tanaman. Ketujuh, jika saat memanen tiba-tiba kernet atau helper sakit, maka pemanen disuruh pulang dan tidak dicatat kerjanya walaupun sudah ada hasil panennya. Kedelapan, BHL hanya mendapat jatah kerja paling banyak 20 hari kerja dalam 1 bulan. Para pemanen BHL tuntut perusahaan membuat perjanjian kerja yang jelas dan mengikat biar ada aspek perlindungan kepada pekerja. Mereka menginginkan ada peraturan kerja bersama biar ada peraturan yang jelas mengenai hak dan kewajiban. Selain itu, para pemanen minta agar diatur organisasi kerja yang jelas sehingga mandor di lapangan tidak semena-mena kepada karyawan. Terus, mereka meminta manajemen perusahaan untuk memutasi atau memindahkan Mandor Panen Afdeling III (Kariaman Gulo), Asisten Afdeling III Parianto Sirait), Manager Kebun (Usman Harahap) lantaran gagal dalam mengatur organisasi dan keharmonisan kerja di perusahaan. Para pekerja menegaskan aksi mogok kerja ini tetal dilakukan hingga permasalahan selesai. Humas PT Delima Makmur, Rahmatullah, membantah tudingan manajemen telah melakukan intimidasi kepada buruh panen. "Perusahaan menerapkan aturan kepada pekerja dengan parameter yang sama di seluruh unit kebun. Narasi adanya intimidasi dan hal negatif lain yang dituduhkan kepada pihak perusahaan, itu tidak benar," tegasnya, dilansir dari laman elaeis.co, pada Ahad (21/1). Kepada para pemanen, imbau Rahmatullah, tidak melupakan tujuan awal masuk ke perusahaan. "Mereka mohon diberi pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan posisi yang tersedia. Setelah masuk kemudian bersikap dan berperilaku yang menimbulkan kegaduhan, saya kira itu sangat tidak baik," sebutnya.

Personel Polres Meranti Tekankan Sejumlah Hal Penting ke BHL di 'Minggu Kasih' Serba Serbi
Serba Serbi
Senin, 06 November 2023 | 11:39 WIB

Personel Polres Meranti Tekankan Sejumlah Hal Penting ke BHL di 'Minggu Kasih'

Meranti, katakabar.com - Personel Polres Kepulauan Meranti gelar giat rutin 'Minggu Kasih' di Pelabuhan Pelindo jalan Tanjung Harapan Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, pada Minggu (5/11) kemarin. Para buruh harian lepas saban hari mengais rezeki di pelabuhan Pelindo Selatpanjang yang diajak duduk bersama. Personel seragam coklat sampaikan sejumlah hal yang dianggap penting bagi perkembangan situasi Kamtibmas dan lainnya. KBO Satres Narkoba, Ipda Ferdinan Butar-Butar didampingi Ps Kanit Turjawali Sat Samapta, Aipda Ferdinan Marcos, Ps Kasi Dokkes, Bripka Choki Freddy Simangunsong, Ursikespol Sidokkes, Briptu Ricky Tindaon SKep, Ba Si Humas, Bripda Stevanus D Tobing, Ba Sat Samapta, Bripda Ryan Jean Saragi, Bripda Yohand Saputra Simanjuntak dan Bripda Aurelio Zogota Daeli, yang gelar giat. KBO Sat Narkoba, Ipda Ferdinan yang mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG, dalam pertemuan itu menekankan kegiatan "Minggu Kasih'program rutin dari Polri yang bertujuan untuk menginformasikan update terbaru terkait situasi Kamtibmas. "Lewat kegiatan ini, Polres Kepulauan Meranti memberikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif dan menjaga kerukunan antara pemeluk," ujarnya. Dari 19 Oktober 2023 lalu, kata Ferdinan, Polres Kepulauan Meranti sudah memulai operasi Mantap Brata dalam mengamankan setiap tahapan Pemilu. "Untuk itu, mari masyarakat untuk bersama menjaga dan mencegah potensi gangguan kamtibmas melalui cooling system agar situasi politik jelang Pemilu 2024 dapat terkendali dengan baik," serunya. Salah seorang warga menuturkan, masyarakat mendukung upaya kepolisian menjaga dan memelihara Kamtibmas. Sisi lain, Polri khususnya Polres Kepulauan Meranti diharapkan terus menindak pelaku penyalahgunaan narkotika. Mengingat, perbuatan itu sangat merusak generasi muda. "Kami siap membantu memberikan informasi, apabila mencurigai adanya dugaan kegiatan peredaran narkotika. Kami dukung Polri untuk menjaga situasi yang kondusif dalam setiap rangkaian atau tahapan Pemilu di daerah ini," jelas perwakilan buruh harian lepas.