Gerakan
Sorotan terbaru dari Tag # Gerakan
Air Lebih Pasti! Warga Lebih Tenang: Gerakan 2.000 Toren Buat Jakarta
Jakarta, katakabar.com - Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan air minum yang merata dan berkeadilan, PAM JAYA kembali melanjutkan program pembagian toren air gratis bagi warga Jakarta. Program ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara TP PKK Provinsi DKI Jakarta dan Daya Wanita PAM JAYA tentang Bantuan Sosial Kemasyarakatan untuk Warga Jakarta. Kegiatan peninjauan dan penyerahan toren ini dihadiri Ketua TP PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung dan Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Rano Karno, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program yang berorientasi langsung pada kebutuhan dasar masyarakat. Program ini targetkan pembagian 2.000 toren air gratis pada tahun 2026 yang akan didistribusikan secara bertahap di seluruh wilayah Jakarta. Tujuannya sederhana namun berdampak besar: membantu memastikan ketersediaan air berkualitas di setiap rumah pelanggan, khususnya bagi warga yang berada di titik-titik yang jauh dari suplai air atau memiliki tekanan air yang terbatas. Tahap awal program telah merealisasikan pembagian 100 toren di wilayah Padamulya, Angke, Jakarta Barat. Saat ini, sebanyak 150 toren kembali dibagikan kepada warga di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Distribusi akan terus berlanjut ke wilayah lain secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Adapun penerima program ini adalah pelanggan PAM JAYA kategori 2A1 dan 2A2 dengan luas bangunan kurang dari 70 meter persegi, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dukungan fasilitas penyimpanan air. “Kami merasa terbantu karena tidak perlu membeli toren. Ini sangat berguna bagi keluarga kami. Terima kasih atas perhatian Ibu Gubernur, PAM JAYA, dan aparat pemerintah daerah,” ujar Sri, salah satu warga penerima bantuan toren. Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyampaikan program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan dari sisi pelanggan. “Kami memahami akses air tidak hanya soal jaringan perpipaan, tetapi juga tentang bagaimana air itu bisa tersimpan dan dimanfaatkan dengan baik di rumah warga. Melalui program toren gratis ini, kami sangat terbantu dengan adanya kerja sama dengan TP PKK ini sehingga kami bisa membantu keluarga-keluarga di Jakarta agar memiliki cadangan air yang lebih aman dan stabil, khususnya di wilayah yang jauh dari suplai. Begitu pun dengan program sambungan baru gratis untuk pelanggan 2A1 dan 2A2 dengan tujuan mempermudah akses air bagi setiap warga. Target 2.000 toren pada 2026 adalah bentuk komitmen kami agar manfaatnya dirasakan lebih luas dan merata,” cerita Arief. Melalui kolaborasi bersama TP PKK, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan berbagai unsur kewilayahan, PAM JAYA berharap program ini tidak hanya menjadi bantuan fisik, tetapi juga bagian dari penguatan ketahanan air di tingkat rumah tangga serta mendukung kualitas hidup warga Jakarta secara berkelanjutan.
Holding PTPN Perkuat Budaya ESG lewat Gerakan Penanaman Pohon IKBI PT RPN
Bogor, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus dorong penguatan budaya keberlanjutan di seluruh entitas grup. Komitmen tersebut tercermin melalui kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) di halaman Kantor Direksi PT RPN, sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi keluarga besar PTPN Group dalam menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, bersih, lestari, dan berkelanjutan. Penanaman pohon juga sejalan dengan komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini usaha. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua IKBI PT RPN, Ira Iman Yani Harahap, beserta jajaran. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan dan penuh semangat sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan alam. Pada kesempatan tersebut, Ketua IKBI PT RPN menegaskan pohon memiliki peran vital dalam menopang kehidupan dan menjaga keseimbangan ekosistem. “Pentingnya fungsi pohon untuk kehidupan bukan hanya untuk manusia, tetapi juga untuk makhluk hidup lainnya,” ujar Ira Iman Yani Harahap. Selain itu, penanaman pohon dinilai memiliki manfaat jangka panjang dalam menjaga ketersediaan sumber daya air. “Pohon membantu penyerapan air ke dalam tanah sehingga dapat menjaga ketersediaan sumber air tanah di masa mendatang,” kata Ira. Ia menjelaskan pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan dan kualitas udara. Melalui proses fotosintesis, pohon menyerap karbondioksida yang dihasilkan dari aktivitas manusia dan makhluk hidup lainnya, serta menghasilkan oksigen yang dibutuhkan untuk bernapas. “Oksigen yang kita hirup setiap hari dihasilkan oleh pohon, sementara karbondioksida yang kita keluarkan diserap kembali oleh pohon melalui proses fotosintesis,” jelasnya. Melalui kegiatan penanaman pohon ini, IKBI PT RPN berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan hidup. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh insan PTPN Group dan masyarakat luas untuk terus melakukan aksi nyata dalam mendukung pelestarian alam. Holding Perkebunan Nusantara menilai peran organisasi istri karyawan seperti IKBI sebagai bagian penting dalam memperkuat budaya keberlanjutan perusahaan. Organisasi IKBI PT RPN pun menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan sebagai kontribusi nyata dalam mewujudkan keberlanjutan dan masa depan yang lebih hijau.
Pemkab Kepulauan Meranti Dorong Gerakan Literasi Lewat Lomba Bertutur Siswa SD dan MI
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Asmar, melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Kepulauan Meranti, Drs. M. Mahdi, membuka pergelaran Lomba Bertutur tingkat Kecamatan Tebingtinggi, di Gedung Perpustakaan Daerah, Jalan Perumbi, Selatpanjang, Senin (27/10). Ia sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepulauan Meranti, atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan para siswa SD dan MI se Kecamatan Tebingtinggi tersebut. “Lomba ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi wadah pembelajaran untuk menumbuhkan budaya membaca, berbahasa yang baik, serta berani mengungkapkan gagasan dengan sopan dan bermakna,” ujarnya. Ia menilai, di tengah derasnya arus digitalisasi, anak-anak perlu dibekali kemampuan menyaring informasi, memahami bacaan, dan mengungkapkannya kembali dengan bahasa sendiri. “Melalui lomba bertutur, kita menanamkan kecerdasan literasi yang tidak hanya membaca teks, tapi juga memahami makna dan nilai-nilai kehidupan di dalamnya,” jelasnya. Sementara, Bunda Literasi Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun, mengatakan lomba bertutur sarana untuk menumbuhkan minat baca, kemampuan berbahasa, serta kecintaan terhadap budaya literasi dan cerita rakyat nusantara. “Kegiatan seperti ini penting membentuk karakter anak-anak yang berani, kreatif, komunikatif, dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan bertutur, mereka belajar menyampaikan pesan moral dan mengenal kekayaan budaya bangsa,” harapnya. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti, Atan, M.Pd, menuturkan kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan minat baca, melatih keberanian, serta meningkatkan kemampuan bertutur dan berbahasa dengan baik dan benar. “Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi untuk mencari peserta terbaik yang akan mewakili kecamatan di tingkat kabupaten dan provinsi,” jelasnya. Lomba bertutur diikuti sebanyak 31 peserta dari Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) se Kecamatan Tebingtinggi, dengan kategori peserta dari kelas IV dan V.
Gerakan Pangan Murah Polsek Merbau Salurkan Beras ke Masyarakat Harga Terjangkau
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sebagai upaya antisipasi kelangkaan pangan, utamanya beras, Polres Kepulauan Meranti gelar giat Gerakan Pangan Murah Untuk Masyarakat atau GPM Beras Bulog SPHP, di Mako Polsek Merbau, Kamis (21/8) kemarin. Kegiatan GPM Beras Bulog SPHP berkat sinergi antara Polres Kepulauan Meranti, dan Bulog Cabang Kepulauan Meranti bertujuan untuk menjaga kestabilan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Beras SPHP yang akan didistribusikan di wilayah Kecamatan Merbau berjumlah sebanyak 3 ton atau 600 karung dan akan dibagikan untuk 1 Kelurahan, dan 9 Desa yang ada di Kecamatan Merbau. Sedang, di Kecamatan Tasik Putri Puyu jumlah beras yang didistribusikan berjumlah 400 karung. Dari kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat di Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu Kepulauan Meranti merasa terbantu, dan mendukung penuh Gerakan Pangan Murah yang digelar ini. Distribusi beras yang disalurkan oleh Bulog bekerja sama dengan Polres Kepulauan Meranti sebagai bagian dari program pemerintah untuk menjaga ketersediaan beras di pasar, dan memastikan harganya sesuai atau di bawah Harga Eceran Tertinggi atau HET di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH menyampaikan, kegiatan ini wujud kerja sama Polres Kepulauan Meranti dengan Perum Bulog, guna mengatasi kelangkaan pangan beras di tengah masyarakat Kepulauan Meranti
PTPN Group Siap Distribusikan Beras SPHP di 300 Titik se Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mendukung penuh langkah Pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan nasional melalui partisipasinya dalam program Gerakan Pangan Murah atau GPM. Program ini sasar distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) langsung ke masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Melalui koordinasi bersama Perum Bulog dan Kementerian Pertanian, PTPN dapat amanah untuk mendistribusikan beras SPHP di 300 titik, termasuk melalui Kantor Regional dan unit-unit usaha PTPN I, PTPN IV serta PT Sinergi Gula Nusantara atau SGN. Tahap pertama program rencananya dimulai pada 18 Juli 2025, dengan peluncuran di 20 titik awal yang tersebar di berbagai wilayah strategis, dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai target nasional. Mekanisme distribusi yang diterapkan adalah PTPN mengambil langsung beras dari gudang Bulog yang sudah ditentukan dan selanjutnya menjualnya kepada masyarakat sesuai harga eceran yang ditetapkan pemerintah berdasarkan zonasi wilayah. Beras didistribusikan dalam kemasan 5 kilogram dan setiap pembeli dibatasi maksimal 2 pack per transaksi. Transaksi dilakukan secara digital, disertai pencatatan identitas pembeli guna menjamin akuntabilitas distribusi. Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna menyampaikan, PTPN siap memperkuat kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui sinergi BUMN. “Sebagai BUMN yang selama ini dikenal sebagai penghasil gula dan komoditas perkebunan, PTPN Group siap memperluas kontribusi nyata demi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Gerakan #SadarRisiko Indonesia: Mengenal Dimas Syailendra Ranadireksa
katakabar.com - Di tengah dinamika dan keberagaman Indonesia, kesadaran akan risiko menjadi kunci penting demi mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan bersama. Bersama Dimas Syailendra R., Ketua Masyarakat Sadar Risiko (MASINDO), kami mengajak Sobat #SadarRisiko untuk mengubah cara pandang terhadap risiko, melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi lintas sektoral MASINDO yang bertujuan untuk menanamkan budaya #SadarRisiko di setiap lapisan masyarakat. Di tengah dinamika dan keberagaman Indonesia, kesadaran akan risiko menjadi kunci penting demi mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan bersama. Bersama Dimas Syailendra R., Ketua Masyarakat Sadar Risiko (MASINDO), kami mengajak Sobat #SadarRisiko untuk mengubah cara pandang terhadap risiko, melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi lintas sektoral MASINDO yang bertujuan untuk menanamkan budaya #SadarRisiko di setiap lapisan masyarakat. Misi sederhana namun kuat ini semakin mendorong berbagai inisiatif MASINDO melalui berbagai cara dan di seluruh Indonesia.
Gerakan Hijau Komunitas Mangrove Kendal Pulihkan Ekonomi Pesisir
Semarang, katakabar.com - Di pesisir utara Kabupaten Kendal, sebuah komunitas warga yang dipimpin Wasito, seorang petani sekaligus penggiat lingkungan, terus berupaya menghijaukan kawasan pantai yang sebelumnya kritis akibat abrasi dan penebangan liar. Melalui penanaman mangrove yang konsisten sejak 2015 silam, Komunitas Mangrove Kendal bukan hanya memulihkan ekosistem pesisir, tapi menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sejak lebih dari satu dekade lalu, pesisir Kendal menghadapi tekanan ekologis serius. Konversi lahan tambak yang masif, penebangan mangrove, dan peningkatan aktivitas industri menyebabkan rusaknya garis pantai dan hilangnya habitat pesisir. Menghadapi kondisi tersebut, Wasito dan sejumlah warga Desa Kartikajaya memutuskan untuk bertindak. "Kami dulu sering kebanjiran, tanah hilang karena abrasi. Sekarang dengan mangrove, laut jadi lebih tenang, dan banyak jenis ikan kembali datang," ujar Wasito, pendiri Komunitas Mangrove Kendal. Upaya mereka perlahan membuahkan hasil. Lebih dari 20 ribu bibit mangrove telah ditanam secara gotong royong. Program rehabilitasi ini melibatkan kalangan muda, kelompok perempuan, serta pelajar dalam kegiatan edukatif dan aksi nyata penanaman pohon. Tak hanya berdampak ekologis, gerakan ini membuka peluang ekonomi alternatif bagi warga. Beberapa warga kini mengembangkan usaha olahan hasil laut berkelanjutan, budidaya kepiting bakau, dan menjadi pemandu ekowisata edukatif. Komunitas jmmendapat penguatan dari berbagai pihak, termasuk organisasi lingkungan dan platform kolaboratif seperti LindungiHutan yang memfasilitasi kampanye penghijauan dan kemitraan berbasis masyarakat.
'Pulih Bersama' Jilid 2: Mahasiswa dan Masyarakat Lanjutkan Aksi Nyata Pemulihan dan Perubahan
Pekanbaru, katakabar.com -Gerakan Pasca Banjir “Pulih Bersama” Jilid 2 kembali digelar mahasiswa bersama masyarakat di RW 11, RT 1 dan RT 2, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Di jilid kedua ini, mahasiswa dan warga bergotong royong secara massal, membersihkan lingkungan sebagai bentuk kesiapan bersama menghadapi proses fogging yang direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan dan semangat untuk pulih, tidak hanya secara fisik, tapi secara sosial dan bathiniah. Selain gotong royong, mahasiswa menghadirkan layanan cek kesehatan gratis yang disertai dengan pembagian obat-obatan dan vitamin bagi masyarakat. Ini upaya menjaga kesehatan kelompok rentan, mahasiswa turut menyalurkan bantuan susu gratis sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pada kondisi gizi anak-anak dan lansia pasca banjir. Kehadiran mahasiswa bukan hanya membawa bantuan, tapi membawa harapan. Bersama masyarakat, mereka menginventarisir berbagai persoalan yang muncul, sebagai bagian dari upaya menyuarakan keluhan dan kebutuhan warga kepada para pengambil kebijakan. Semua temuan dan aspirasi yang dihimpun dituangkan dalam bentuk naskah aspirasi, yang akan diserahkan dan disuarakan langsung ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru.
Gerakan Sporadis Perangi Penyakit Ganoderma Musuh Kelapa Sawit
Jakarta, katakabar.com - Gerakan sporadis pengendalian ganoderma diserukan di seluruh pelaku perkebunan kelapa sawit. Meski gerakan bersifat terpadu sepertinya penyakit ini belum tentu bisa diatasi lantaran penularannya lewat kontak akar di dalam tanah. "Kalau mau perang melawan ganoderma, setiap pelaku usaha sawit harus kenali musuh lebih dulu," kata Ketua Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia atau MAKSI, Darmono Taniwiryono, dilansir dari laman Media Indonesia, Selasa (10/9).
Dukung Program Pemerintah, PT Musim Mas Salurkan Ribuan Liter Migor
Pelalawan, katakabar.com - PT Musim Mas menyalurkan ribuan liter Minyak Goreng (Migor) di kegiatan gerakan pangan murah yang ditaja Pemerintah Kabupaten Pelalawan, di halaman Kantor Bupati Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci, pada Rabu (6/3). Perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit menyalurkan Migor kemasan telah subsidi dari harga biasa ini, bagian dari mendukung program pemerintah menangani stabilitas harga jelang bulan suci ramadhan 1445 hijiriyah tahun 2024 masehi. "Kita dari PT Musim Mas ikut partisipasi gerakan pangan murah, guna menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan yang ditaja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan lewat Dinas Ketahanan Pangan tanaman pangan dan holtikultura (DKPTPH)," ujar Malinton Purba,Manager Humas PT Musim Mas melalui Hadika Purba Asisten Humas, kepada katakabar.com, di Pangkalan Kerinci. Kata Hadika, keikutsertaan PT Musim Mas untuk menangani stabilitas harga minyak goreng di pasaran kemungkinan harga tidak stabil lantaran bakal memasuki bulan puasa dan idul fitri 1445 hijiriyah. Menurutnya, PT Musim Mas mentribusikan sebanyak 5000 liter atau 5 ton minyak goreng merek Sanco, di mana pe linternya Rp15,000 ribu dengan harga normalnya Rp18.000 ribu per liter. "Dengan adanya harga minyak goreng subsidi dari PT Musim Mas, hendaknya dapat membantu masyarakat Kabupaten Pelalawan menekan kenaikan harga di pasaran saat ini," harapnya. Bupati Kabupaten Pelalawan, H Zukri melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (DKPTPH) Kabupaten Pelalawan, Zulkifli menyatakan, pihaknya (Pemkab) menargetkan tingkat inflasi yang disumbangkan dari pangan atau volatile food tahun ini direntang 3 hingga 5 persen. Apalagi, setiap momentum hari besar keagamaan tingkat inflasi biasanya mengalami kelonjakan. ”Untuk menekan harga kebutuhan pokok yang mengalami peningkatan di saat menjelang ramadhan, kita membuat program dengan misi sinergi dan inovasi untuk stabilitas harga dan ketahanan pangan. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan gerakan pangan murah, kerja sama antara daerah dan mempererat koordinasi guna mengantisipasi lonjakan inflasi," jelasnya. Kegiatan gerakan pangan murah ini, sebut Zulkifli, bertujuan untuk pengendalian inflasi daerah yang cendrung meningkat, kenaikan harga, dan kenaikan harga terus menerus bersifat umum dan menyeluruh. "Berbagai kebutuhan komoditas masyarakat seperti sembako dan aneka hasil sayuran dari kelompok tani yang tersebar di wilayah Kabupaten Pelalawan dijual di program gerakan pangan murah," ucapnya. Dasar pelaksanaan gelar pangan murah ini, ulas Zulkifli, surat edaran dari Pemerintah Pusat. "Kegiatan ini kita bekerja sama dengan Bukit, kelompok wanita tani, dan salah satu perusahaan PT Musim Mas," tandasnya.