Kehadiran

Sorotan terbaru dari Tag # Kehadiran

Krakatau Steel Dorong Kehadiran Negara Hadapi Distorsi Pasar Baja Global Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 25 Februari 2026 | 07:09 WIB

Krakatau Steel Dorong Kehadiran Negara Hadapi Distorsi Pasar Baja Global

Jakarta, katakabar.com - Struktur pasar baja global kian menunjukkan ketimpangan yang sistemik. Konsentrasi pasokan bahan baku di sisi hulu, kelebihan kapasitas produksi di berbagai negara, serta intervensi kebijakan yang agresif telah menjauhkan industri baja dari asumsi persaingan yang setara. Dalam kondisi ini, mekanisme pasar murni tidak lagi cukup untuk menjaga keberlanjutan industri nasional. Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji dari Steel dan Mining Insights, menegaskan dominasi segelintir perusahaan tambang global atas pasokan bijih besi telah melemahkan posisi tawar produsen baja di banyak negara. “Ketika struktur pasar global terdistorsi, sikap negara yang sepenuhnya pasif justru berisiko membiarkan industri domestik tergerus secara struktural,” tulis Widodo. Pembelajaran Global: Konsolidasi sebagai Instrumen Kebijakan Widodo menyoroti langkah Pemerintah Tiongkok membentuk China Mineral Resources Group (CMRG) sebagai respons kebijakan terhadap kegagalan mekanisme pasar dalam menghadapi dominasi tambang global. Melalui konsolidasi pengadaan bahan baku strategis, Tiongkok berupaya mengoreksi ketimpangan posisi tawar yang selama ini membebani industri bajanya. Kebijakan tersebut, menurut Widodo, bukan untuk menggantikan mekanisme pasar, melainkan mengoreksi kegagalan pasar yang bersifat struktural. Pengalaman ini menjadi rujukan penting bagi negara-negara lain dalam merumuskan kebijakan daya saing industri yang lebih kontekstual. Tantangan Industri Baja Nasional Dalam konteks Indonesia, tekanan struktural industri baja tidak hanya datang dari sisi bahan baku, tetapi juga dari derasnya arus impor produk baja yang terdistorsi. Kondisi ini menekan utilisasi kapasitas industri dalam negeri, melemahkan kepastian pasar, serta meningkatkan risiko investasi jangka panjang. Widodo menilai bahwa persoalan daya saing industri nasional tidak dapat disederhanakan sebagai masalah efisiensi perusahaan semata. Tanpa penataan struktur pasar, perbaikan internal hanya akan memberikan dampak yang terbatas. Krakatau Steel: Negara Hadir Jaga Ketahanan Industri PT Krakatau Steel (Persero)/Tbk. Krakatau Steel Group memandang pentingnya kehadiran negara yang presisi dalam menata struktur pasar baja nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian industri, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan industri baja nasional membutuhkan persaingan pasar yang sehat agar mampu tumbuh berkelanjutan. “Penataan pasar domestik dan pengelolaan arus impor baja yang terukur menjadi kunci untuk menjaga ketahanan industri nasional dan memastikan industri baja Indonesia mampu bersaing secara sehat,” kata Dr. Akbar Djohan, sekaligus Chairman Indonesia Iron & Steelk9l Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). Menata Arah Kebijakan Baja ke Depan Krakatau Steel Group menilai bahwa pengalaman internasional, termasuk kebijakan Tiongkok, tidak perlu ditiru secara mekanis. Namun, logika kebijakan di baliknya, yakni kehadiran negara untuk mengoreksi distorsi pasar, relevan untuk Indonesia.

Indonesia Blockchain Week 2025 Catat Rekor Kehadiran 10.000+ Peserta Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 18 Desember 2025 | 10:13 WIB

Indonesia Blockchain Week 2025 Catat Rekor Kehadiran 10.000+ Peserta

Jakarta, katakabar.com - Indonesia Blockchain Week 2025 sukses digelar pada 10 hingga 11 Desember 2025 lalu, di Jakarta International Convention Center dengan kehadiran lebih dari 10.000 peserta dari lebih 25 negara. Sebagai edisi terbesar sejak pertama kali digelar pada 2019 silam, IDBW 2025 menghadirkan 75+ pembicara, 15 side events, serta didukung oleh 250+ sponsor dan mitra. Pencapaian ini menegaskan peran Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan blockchain dan Web3 paling aktif di Asia Tenggara. usung tema “Indonesia 4.0: AI, Blockchain, and Tokenized Solutions for Inclusive Growth”, IDBW 2025 menghadirkan 75+ pembicara, 15 side events, partisipasi dari 25+ negara, serta dukungan 250+ sponsor dan mitra. IDBW 2025 terselenggara melalui kolaborasi strategis empat co-host, yakni D3 Labs, Tokocrypto, Saison Capital, dan Arktivak, yang memiliki visi bersama untuk mendorong adopsi blockchain dan Web3 secara berkelanjutan di Indonesia dan kawasan regional. Co-Founder & Chairman IDBW 2025, Adytia Raflein, menilai pencapaian ini sebagai refleksi kematangan ekosistem. “IDBW bermula dari pertemuan kecil dengan visi besar. Hari ini, kehadiran lebih dari 10.000 peserta menunjukkan bahwa ekosistem blockchain Indonesia semakin matang, solid, dan kolaboratif. IDBW bukan sekadar konferensi, tetapi sebuah gerakan yang mempertemukan energi, tujuan, dan keyakinan yang sama,” ujar Raflein. Dari sisi teknologi dan pengembangan ekosistem, Lai Chung Ying, Co-Founder & Co-CEO D3 Labs, menekankan peran IDBW sebagai penghubung antara inovasi dan kebutuhan ekonomi nyata. “IDBW 2025 menjadi titik temu antara Web3 dan real economy. Indonesia memiliki potensi besar, dan konferensi ini mempertemukan founder, regulator, serta investor untuk membangun solusi yang relevan dan berkelanjutan,” jelas Chung Ying. Pandangan serupa disampaikan Calvin Kizana, CEO Tokocrypto, yang menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi di luar sekadar perdagangan aset digital. “Melalui IDBW, kami ingin menegaskan bahwa blockchain dan AI bukan hanya tren jangka pendek. Teknologi ini dapat digunakan untuk menciptakan solusi nyata, mulai dari sistem pembayaran, pendanaan, hingga efisiensi bisnis,” ucap Calvin. Dari perspektif investasi regional, Looi Qin En, Partner Saison Capital, menilai Indonesia memiliki keunggulan dari sisi talenta dan komunitas. “Indonesia memiliki komunitas dan talenta Web3 yang sangat kuat. IDBW membuka koneksi strategis antara builder lokal dan ekosistem global, khususnya dalam pengembangan infrastruktur dan tokenisasi aset,” timpal Qin En. Sementara, Kevin Susanto, Co-Founder dan Partner Arktivak, menyoroti peran IDBW sebagai ruang kolaborasi yang mempercepat realisasi inovasi. “IDBW menyatukan builder, investor, dan regulator dalam satu percakapan agar inovasi Web3 tidak berhenti di konsep, tetapi berkembang menjadi use case nyata yang mendorong ekonomi digital yang lebih inklusif,” tutur Kevin lagi. Dukungan regulator menjadi salah satu perhatian IDBW 2025, terutama bagaimana inovasi bisa tumbuh secara bertanggung jawab dan memberi dampak nyata. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Bapak Hasan Fawzi, menyoroti pentingnya penguatan tata kelola serta kesiapan ekosistem untuk memasuki fase adopsi yang lebih institusional. “Fokus kami adalah memastikan inovasi berjalan seiring dengan integritas pasar, perlindungan konsumen, dan stabilitas sistem keuangan. Dengan ekosistem berizin, mulai dari bursa, kustodian, hingga penyelenggara pasar, Indonesia punya landasan untuk mendorong pengembangan tokenisasi dan aset keuangan digital yang lebih kredibel dan terukur,” jelasnya. Ia menambahkan, tahap berikutnya adalah memperkuat kolaborasi lintas pelaku, industri, institusi keuangan, dan mitra global agar peluang penerbitan aset keuangan digital bisa dipahami, diuji, dan diadopsi melalui mekanisme yang tepat. “Targetnya bukan sekadar pertumbuhan, tetapi kualitas: use case yang jelas, tata kelola yang kuat, dan kolaborasi yang konsisten. Dengan kombinasi pasar domestik yang besar dan meningkatnya minat institusi, Indonesia berpeluang membangun jalur menuju hub regional penerbitan aset keuangan digital,” bebernya. Panel Strategis dan Partisipasi Global Selama dua hari penyelenggaraan, IDBW 2025 menghadirkan puluhan panel dan keynote yang membahas masa depan investasi Web3 di Asia, pengembangan infrastruktur blockchain, tokenisasi aset dunia nyata, serta arah regulasi industri kripto di Indonesia. Sejumlah tokoh global dan regional turut hadir sebagai pembicara, termasuk Justin Sun (TRON), Samuel Christian (OKX), Eddy Christian Ng (Tether), Neha Mittal (AWS), Charles Kok (UOB Venture Management), dan Takashi Hayashida (Taisu Ventures), bersama perwakilan dari berbagai proyek Web3 terkemuka. Kesuksesan IDBW 2025 juga didukung oleh 250+ sponsor dan mitra, termasuk OKX Wallet, Binance Academy, GRVT, Tether, Mobee, AWS, ATT, Durianpay, Numine, Sumsub, Rapidz, Blu by BCA Digital, Koinsayang, Venus, Bitget VIP, dan MEXC Ventures. Dukungan ini mencerminkan tingginya kepercayaan industri global terhadap potensi Indonesia sebagai pasar strategis blockchain dan Web3. Dengan partisipasi lintas sektor dan dukungan regulator, IDBW 2025 dinilai menjadi momentum penting untuk mempercepat adopsi blockchain yang berdampak nyata bagi ekonomi dan masyarakat. “Tantangan ke depan adalah memastikan inovasi yang lahir dari forum ini benar-benar diterjemahkan menjadi solusi nyata,” tandasnya.

Bermitra dengan RLI, AnyMind Group Perkuat Kehadiran E commerce Brand di Berbagai Platform Internasional
Internasional
Selasa, 25 November 2025 | 21:33 WIB

Bermitra dengan RLI, AnyMind Group Perkuat Kehadiran E commerce Brand di Berbagai Platform

Jakarta, katakabar.com - AnyMind Group, perusahaan enablement commerce end-to-end, umumkan kemitraan strategis dengan PT Rohto Laboratories Indonesia (RLI), perusahaan kesehatan dan kecantikan terkemuka, guna memperkuat operasional e-commerce Rohto di Indonesia di berbagai platform utama termasuk Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan Lazada. Lewat kemitraan ini, AnyMind Group bakal sediakan rangkaian lengkap solusi e-commerce enablement untuk Rohto, mencakup operasional toko, manajemen kampanye e-commerce dan marketing, customer engagement, serta optimalisasi performa berbasis data. Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan pengalaman belanja online yang lebih seamless sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi Rohto di pasar digital Indonesia. Untuk meningkatkan efisiensi dan visibilitas, toko online Rohto dikelola melalui AnyX & AnyChat platform manajemen e-commerce milik AnyMind. AnyX memungkinkan brand untuk mengonsolidasikan dan mengelola berbagai kanal e-commerce dalam satu tempat, menyediakan insight performa secara real-time, manajemen inventaris lintas platform, serta analitik lanjutan untuk mengoptimalkan operasional harian dan performa penjualan. “Kami sangat senang menyambut Rohto Laboratories Indonesia sebagai salah satu partner kami. Kemitraan ini menunjukkan komitmen kami dalam memberdayakan brand melalui solusi berbasis teknologi yang menyederhanakan operasional e-commerce dan mempercepat performa di berbagai platform,” ujar Tatum Kembara, Managing Director of E-Commerce Enablement, AnyMind Group, lewat keterangan resmi Selasa sore.

Tim Raga Patroli, Wakapolres Kepulauan Meranti: Polri Hadir simbol Perlindungan dan Harapan Masyarakat Riau
Riau
Minggu, 25 Mei 2025 | 12:55 WIB

Tim Raga Patroli, Wakapolres Kepulauan Meranti: Polri Hadir simbol Perlindungan dan Harapan Masyarakat

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Tim Raga Polres Kepulauan Meranti gelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan atau KRYD, dan Blue Light Patrol, Giat ini menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas di wilayah hukumnya, Sabtu, (24/5) malam. Kegiatan ini sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi tindak premanisme serta kejahatan jalanan, laka lantas khususnya kejahatan C3 atau pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor)di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika beri arahan sebelum pelaksanaan patroli, Kapolres menegaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Ia mengingatkan seluruh personel agar bertindak profesional, humanis, dan selalu kedepankan pendekatan persuasif saat bertugas. Selain itu, kata Kompol Maitertika, Tim Raga meliputi personel terlatih ini dilepas untuk melaksanakan patroli malam dengan pendekatan preventif. Tak hanya untuk menekan angka kejahatan, tapi menunjukkan kehadiran Polri sebagai simbol perlindungan dan harapan masyarakat. Menurutnya, patroli yang dilaksanakan sesuai dengan pasal 14 undang-undang nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian RI, Polri melaksanakan kegiatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas, dan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan masyarakat. Kegiatan ini sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, serta upaya preventif untuk menekan angka laka lantas di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Selanjutnya, Polres Kepulauan Meranti, dan jajarannya melaksanakan patroli secara serentak di Wilayah hukum masing-masing dengan menggunakan kendaraan dinas dan menyalakan lampu rotator biru sebagai tanda kehadiran polisi, personel menyusuri titik-titik rawan, termasuk titik pusat keramaian. Sasaran patroli kali ini, meliputi beberapa titik rawan dan lokasi keramaian, seperti Aksi premanisme, Curat, Curas dan Curanmor, Laka Lantas Serta Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Kepulauan Meranti.