Kepala Desa
Sorotan terbaru dari Tag # Kepala Desa
Berlaku 1 Oktober 2025, Warga Banglas Lunasi Dulu PBB-P2 Baru Bisa Urus Administrasi
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Desa Banglas , Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, berlakukan kebijakan baru mengenai pelayanan administrasi masyarakat. Berlaku 1 Oktober 2025, setiap warga yang mengajukan permohonan pelayanan administrasi di Kantor Desa Banglas diwajibkan melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun berjalan. Ketentuan itu menambah persyaratan selain dokumen standar dan surat pengantar dari RT/RW. Adapun Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 tahun 2025 sudah terbit dan sedang proses pemilahan di kantor kelurahan sebelum didistribusikan ke masing-masing RT. Meski demikian, warga yang belum menerima SPPT tetap bisa membayar PBB-P2 melalui berbagai kanal resmi, seperti Bank BJB, OVO, LinkAja, Artpay, Indomaret, Bukalapak, Traveloka, Tokopedia, maupun langsung di Kantor Kantor Desa Banglas hanya dengan menyebutkan Nomor Objek Pajak (NOP). Selain itu, bagi masyarakat Desa Banglas yang ingin mengurus pajak, kini tidak perlu jauh-jauh. Pelayanan pengurusan dan pembayaran PBB-P2 sudah resmi dibuka di Kantor Desa Banglas, sehingga warga bisa lebih mudah dan cepat melunasi kewajibannya. Pihak Desa menegaskan, aturan ini bukan untuk mempersulit pelayanan masyarakat, melainkan untuk meningkatkan realisasi penerimaan PBB-P2. Dana hasil pajak tersebut nantinya akan kembali ke masyarakat dalam bentuk program pembangunan, baik fisik maupun pemberdayaan. Kepala Desa Banglas, Abdul Zaid, menilai langkah ini justru memudahkan masyarakat pengurusan pajak. “Dengan adanya pengurusan PBB di kantor desa, masyarakat lebih mudah melakukan pembayaran. Harapan saya, kebijakan ini bisa menjadi keringanan sekaligus terus berlanjut setiap tahunnya,” ujar Zaid. Masyarakat diharapkan semakin disiplin membayar pajak, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang bersumber dari PBB-P2, dengan adanya aturan baru ini.
Camat Tebing Tinggi Buka Rembuk Stunting untuk Konvergensi PS dan Perendes
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Desa Alahair gelar rembuk stunting untuk konvergensi pencegahan stunting, dan perencanaan Desa Tahun 2025, di Kantor Desa Alahair, Kamis (4/9) kemarin. Di kegiatan itu hadir Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak, Pj Kepala Desa Alahair, Tauhid Yusro, Kabid dinas PMD, Bidan Desa, Pendamping Desa, Pendamping Pertanian, Pendamping PKH, Ketua BPD Desa Alahair, Ketua LPMD Alahair, Ketua RW, Ketua RT, dan Kader Posyandu Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak, yang buka rembuk stunting untuk konvergensi pencegahan stunting dan perencanaan Desa Tahun 2025. Menurut Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak, kami dari Kecamatan Tebing Tinggi berharap banyak dari kegiatan rembuk setanting Desa Alahair ini setidaknya ada perubahan. "Ini program nasional. Untuk itu, kami berharap setanting bisa jalankan dengan baik walaupun tidak bisa diciptakan dengan 100 persen," ujarnya. Dijelaskan Husni, kita minimal mencegah. Makanya kita perlu pembelajaran para kader Posyandu agar ke depan mereka tahu yang disebut stunting itu, bagimana tidak semu anak yang bisa dikatakan stunting bisa jadi dari sebagian masyarakat Desa Alahair anak-anaknya itu cerdas. "Selesaikan penerapan stunting kepada para kader yang di Desa Alahair, dan Posyandu di Kecamatan Tebing Tinggi," ucapnya. Pj Kepala Desa Alahair menimpali, rembuk stunting ini salah satu bagian program Desa yang diatur Kementrian Pusat. Jadi, kita harus melaksanakan program ini, dan kita harus melihat kondisi balita, serta laporkan bagaiman progres stunting.
Resmi Dilantik Jadi Kades Tanjung Bunga, Ini Janji Hasan!
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Resmi dilantik jadi Kepala Desa Tanjung Bunga,Hasan berjanji lanjutkan program-program pembangunan yang telah direncanakan untuk kemajuan desa. Menurut Hasan, selepas dilantikan saya lebih dulu memberikan pencerahan kepada seluruh Staf dan Lembaga Desa. "Atas nama pribadi, dan selaku kepala desa, saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten. sudah di berikan amanah untuk kembali memimpin Desa Tanjung Bunga. Terima kasih pula kepada seluruh panitia, pejabat pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah sukseskan proses pelantikan ini, ujar Hasan. Saya tegaskan, terang Hasan, bakal melanjutkan, dan melaksanakan program-program pembangunan yang telah direncanakan demi kemajuan desa. "Harapan says agar tidak ada lagi perbedaan antar pendukung calon, melainkan satu kesatuan masyarakat desa yang maju dan bersatu," ucapnya. "Saya mohon doa, dan dukungan untuk menjalankan amanah yang diemban," tambahnya. Diketahui, acara prosesi pelatikan Kepala Desa Tanjung Bunga, Hasan digelar di Kantor Desa Tanjung Bunga Kecamatan Pulau Merbau, Sabtu (23/8).
Kukuhkan Perpanjangan Jabatan Kades, Ini Petuah Bupati Rohul
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Bupati Kabupaten Rokan Hulu, H Sukiman secara resmi kukuhkan perpanjangan jabatan kepala desa. Kegiatan ini untuk tindaklanjuti perpanjangan masa jabatan Kepala Desa atau Kades sesuai undang-undang nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, pasal 39 yang mengatur mengenai masa jabatan kepala desa diubah. Di mana kepala desa memegang jabatan selama delapan tahun terhitung sejak tanggal pelantikan dan dapat menjabat paling banyak dua kali masa jabatan secara berturut-turut atau tidak secara berturut-turut, pada pasal 118 huruf b dan huruf c, menyatakan kepala desa yang masih menjabat pada periode pertama dan periode kedua, guna menyelesaikan sisa masa jabatannya sesuai dengan ketentuan undang-undang ini, dapat mencalonkan diri satu periode lagi, dan untuk kepala desa yang masih menjabat pada periode ketiga, menyelesaikan sisa masa jabatannya sesuai dengan yang telah ditetapkan undang-undang ini.
Studi Tiru Desa Digital, Kepala Desa se Kepulauan Meranti Temui Menteri Desa RI
Jakarta, katakabar.com - Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) Kabupaten Kepulauan Meranti gelar Kunjungan Kerja atau Kunker, dan Studi Tiru Desa Digital ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi atau DPDTT, Jakarta. Rombongan yang dipimpin Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar diterima Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Prof Dr Abdul Halim Iskandar diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian DPDTT, Taufik Madjid SSos MSi, di Aula Kementerian DPDTT, Jakarta Pusat, pada Selasa (11/6). Kepada Sekjend Kementerian DPDTT, Plt Bupati Asmar paparkan program sekaligus meminta dukungan khusus Kementerian DPDTT terkait hal alokasi anggaran maupun program bagi Pemkab Kepulauan Meranti. "Sebagai daerah tertinggal, terdepan dan terluar, sesungguhnya banyak potensi daerah yang belum bisa kami maksimalkan, sebab keterbatasan yang ada. Untuk itu, kami mohon dukungan Kementerian DPDTT baik alokasi anggaran maupun program bagi desa di Kepulauan Meranti," jelasnya. Menyambut paparan Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, Sekjend Kementerian DPDTT, Taufik Madjid menyatakan, pihaknya telah berkomitmen membangun dan memajukan desa sesuai nawacita Presiden RI, Jokowi. "Kementerian Desa, sesuai nawacita Presiden RI, yakni Pembangunan Dimulai Dari Desa, telah berkomitmen melaksanakan amanat membangun desa di seluruh wilayah NKRI, selama masih kewenangan kami, tentunya harapan Pak Bupati akan coba ditindaklanjuti," terangnya. Desa harus mampu memanfaatkan konektifitas digital, kata Taufik, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. "Digitalisasi desa dipercaya mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi desa ke tingkat yang belum pernah tercapai sebelumnya. Jadi, desa harus mampu memanfaatkan konektivitas digital untuk membuka pelayanan, akses informasi, pendidikan hingga peluang bisnis demi peningkatan kualitas hidup masyarakat perdesaan," tuturnya. Sebelumnya, kegiatan Studi Tiru Desa Digital tersebut dibuka Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar di Ballroom Azana Hotel Cengkareng, Senin (10/6) malam. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Asroruddin, selaku pengawas kegiatan menerangkan kunjungan kerja dan studi tiru ini diikuti 96 kepala desa perwakilan se Kabupaten Kepulauan Meranti. "Banyak sekali masukan dan arahan yang kita dapat dari kunjungan kerja ini, mudah-mudahan upaya memajukan desa dapat terus dilakukan melalui koordinasi yang baik ini," harapnya. Studi tiru desa digital tidak sampai di situ, rencananya dilakukan ke Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, salah satu desa rujukan nasional digitalisasi pengelolaan desa. Diketahui, konsep desa digital mengacu pada dasar kebijakan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Permendesa nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, serta Permendesa Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan dan Pemberdayaan Desa. Di pertemuan tersebut, Sekretaris Dirjen Pembangunan Pedesaan, Dr Ivanovich Agusta SP MSi, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa, Teguh Hadi S Ip, dan Direktur Bali Cerdas Indonesia, Lilik Astuti, turut hadir.
Gubernur Bengkulu Tekankan Minta Kades Lebih Peduli Petani Sawit
Bengkulu, katakabar.com - Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengakui sering dapat laporan banyak petani kelapa sawit tidak dibimbing setelah dapat bantuan. "Saya sudah sering dapat laporan, banyak petani kelapa sawit tidak dibimbing setelah dapat bantuan. Itu sebabnya, bantuan tidak maksimal," jelas Rohidin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Selasa (10/10). Untuk itu, tegas Guburnur Bengkulu mengimbau agar para Kepala Desa (Kades) melakukan pendampingan kepada setiap petani kelapa sawit yang mendapatkan bantuan dari pusat. "Bantuan dari pusat itu, seperti bantuan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di mana petani kelapa sawit yang dapat bantuan kerap terlupakan oleh pemerintah desa," kata Rohidin. Menurutnya, bantuan tidak hanya dari pusat, tapi bantuan Pemprov bagi petani kelapa sawit melalui Baznas harus didampingi. Apalagi, progam bantuan yang diberikan lumayan banyak, seperti bedah rumah, alat bantu kesehatan kursi roda, tongkat bantu jalan dan alat bantu pendengar. “Bantuan bedah rumah misalnya, kalau bisa saya minta Pak Kades damping pelaksanaannya. Jangan dilepaskan begitu saja, harus dikelola dengan baik dan budidayakan gotong royong,” serunya. Wakil Bupati Bengkulu Selatan, H Rifai Tajuddin sampaikan terima kasih kepada Pemprov lantaran telah memberikan bantuan untuk petani sawit di daerahnya. "Kita meminta agar kepala desa bergerak untuk mengusulkan apa yang dibutuhkan warganya. Setelah bantuan diberikan, tolong didampingi," sebutnya.