Nanovest

Sorotan terbaru dari Tag # Nanovest

Nanovest Ekspansi ke Pasar Global, Sepakati Kerja Sama Strategis Dengan Fasset Internasional
Internasional
Sabtu, 25 April 2026 | 11:10 WIB

Nanovest Ekspansi ke Pasar Global, Sepakati Kerja Sama Strategis Dengan Fasset

Jakarta, katakabar.com - Nanovest kerja sama strategis dengan global crypto exchange Fasset, perusahaan aset digital berbasis di Uni Emirat Arab. Kerja sama ini langkah strategis untuk memperluas bisnis ke pasar Dubai sekaligus membangun konektivitas transaksi aset digital lintas negara. Melalui langkah ini, Nanovest dan Fasset menyatukan kekuatan untuk menghadirkan infrastruktur yang memungkinkan pengguna mengakses, memindahkan, dan berinvestasi dalam aset digital secara lebih global, cepat, dan efisien. Kolaborasi ini berfokus pada tiga hal utama, yakni integrasi infrastruktur untuk mendukung transaksi lintas negara, distribusi dan pertukaran aset digital di kedua platform, serta pengembangan produk berbasis tokenisasi ke depannya. Dengan mengintegrasikan sistemnya ke dalam infrastruktur Fasset, Nanovest akan memanfaatkan jaringan dan teknologi global Fasset untuk mempermudah aliran dana internasional dan meningkatkan akses pengguna terhadap peluang investasi di berbagai pasar. Raafi Hossain, Co-Founder & CEO Fasset, mengatakan kami sangat antusias untuk bermitra dengan Nanovest seiring dengan ekspansi di Asia Tenggara. "Dengan menggabungkan kekuatan lokal Nanovest dan infrastruktur global Fasset, kami dapat menghadirkan penyelesaian lintas batas yang lebih cepat dan memperluas akses ke aset yang di tokenisasi bagi pengguna di berbagai pasar," ujar Raafi. Di saat yang sama, kerja sama ini juga membuka peluang distribusi aset digital secara lebih luas. Aset yang tersedia di Nanovest berpotensi menjangkau pengguna global melalui platform Fasset, sementara proyek tokenisasi global dari Fasset juga dapat diakses oleh pengguna Nanovest di Indonesia. Ke depan, kedua perusahaan akan terus mengeksplorasi pengembangan aset berbasis tokenisasi untuk menghadirkan lebih banyak instrumen investasi yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar global. Billy Surya Jaya, Direktur Utama Nanovest, menambahkan kerja sama strategis ini langkah nyata Nanovest percepat ekspansi global. "Melalui kehadiran di pasar UAE hingga global dan kolaborasi dengan Fasset, kami ingin menghadirkan akses investasi yang lebih luas, didukung oleh teknologi yang lebih kuat, serta pengalaman yang lebih seamless bagi pengguna, baik di Indonesia maupun di pasar internasional," jelasnya. Nanovest platform crypto exchange asal Indonesia yang beroperasi sesuai dengan regulasi OJK dan berfokus pada penyediaan akses investasi yang aman, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat. Sementara, Fasset platform aset digital dan teknologi blockchain berskala internasional yang menyediakan infrastruktur dan solusi keuangan digital untuk mendukung akses global terhadap aset digital.

Nanovest Resmi Jadi Crypto Exchange Pertama Persetujuan OJK Layanan ETH Staking di Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 21 Desember 2025 | 13:36 WIB

Nanovest Resmi Jadi Crypto Exchange Pertama Persetujuan OJK Layanan ETH Staking di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Nanovest resmi mencatatkan tonggak penting dalam industri keuangan digital sebagai crypto exchange pertama di Indonesia yang memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan layanan staking Ethereum (ETH). Persetujuan ini memperkuat posisi Nanovest sebagai pelopor inovasi produk kripto yang teregulasi, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan menghadirkan layanan yang aman dan sesuai dengan kerangka regulasi yang berlaku. Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat OJK No. S-327/IK.11/2025 tertanggal 18 Desember 2025. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis terhadap dokumen yang disampaikan, OJK menyetujui rencana aktivitas lain Nanovest, berupa layanan staking yang berasal dari aset kripto berbasis mekanisme Proof of Stake. Staking sendiri proses penguncian aset kripto berbasis Proof of Stake untuk mengaktifkan validator di jaringan blockchain. Validator berperan menyimpan data, memproses transaksi, serta menambahkan blok baru ke dalam blockchain. Mekanisme ini menjadi pondasi penting dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan jaringan Ethereum, sekaligus memberikan insentif berupa reward dalam bentuk ETH kepada para staker. Pada ekosistem Ethereum, staking secara mandiri umumnya memerlukan kepemilikan sebesar 32 ETH untuk menjalankan satu validator penuh. Persyaratan tersebut kerap menjadi hambatan bagi investor ritel untuk berpartisipasi langsung dalam proses staking. Melalui peran exchange seperti Nanovest, staking Ethereum kini dapat diakses dengan lebih inklusif, memungkinkan pengguna untuk ikut serta dalam pengamanan jaringan Ethereum dan memperoleh imbal hasil tanpa harus memenuhi batas minimum 32 ETH. Dengan demikian, setiap pengguna, dengan jumlah ETH berapa pun, dapat berkontribusi dalam menjaga jaringan sekaligus memperoleh reward. Sebagai salah satu jaringan blockchain terbesar di dunia, Ethereum memiliki skala ekosistem yang signifikan. Hingga saat ini, total ETH yang di-stake telah mencapai lebih dari 35,6 juta ETH dengan jumlah validator hampir menembus satu juta. Tingkat imbal hasil tahunan atau annual percentage rate (APR) berada di kisaran 2,9 persen, sementara kapitalisasi pasar Ethereum tercatat sekitar US$342,8 miliar. Data tersebut mencerminkan besarnya tingkat kepercayaan global terhadap Ethereum sebagai infrastruktur utama blockchain dan aset kripto dengan nilai fundamental yang kuat. Melalui layanan staking di Nanovest, pengguna dapat memperoleh imbal hasil dari aset Ethereum yang dimiliki dengan tetap mempertahankan fleksibilitas dalam mengelola portofolio. Nanovest menghadirkan skema “flexible staking” yang memungkinkan pengguna memperoleh reward staking tanpa adanya periode penguncian, sehingga ETH yang di-stake dapat ditarik atau diperdagangkan kapan saja. Skema ini dinilai lebih sesuai bagi trader aktif maupun investor jangka pendek yang membutuhkan likuiditas tinggi. Secara umum, estimasi imbal hasil tahunan atau annual percentage yield (APY) dari layanan staking Ethereum di Nanovest berada di kisaran 2 hingga 4 persen, menyesuaikan dengan kondisi jaringan Ethereum. Meski menawarkan potensi imbal hasil, Nanovest menegaskan staking aset kripto tetap memiliki risiko, terutama terkait dengan fluktuasi harga ETH di pasar. Itu sebabnya, perusahaan menempatkan transparansi informasi dan edukasi pengguna sebagai bagian penting dari implementasi layanan staking agar investor dapat mengambil keputusan secara lebih terinformasi. Billy Surya Jaya, Direktur Utama Nanovest, menyampaikan persetujuan OJK ini menjadi milestone penting bagi perusahaan sekaligus industri kripto di Indonesia. Persetujuan dan izin tersebut membuka ruang bagi inovasi produk kripto yang tetap berada dalam koridor regulasi dan perlindungan konsumen. "Nanovest akan selalu berkomitmen untuk menghadirkan layanan staking yang aman, bertanggung jawab, dan relevan dengan kebutuhan investor Indonesia," ujarnya. Ke depan, Nanovest berencana untuk memperluas layanan staking tidak hanya terbatas pada Ethereum. Perusahaan tengah mempersiapkan pengembangan staking untuk aset kripto lain berbasis Proof of Stake, seperti Solana (SOL) dan blockchain lainnya, seiring dengan perkembangan regulasi dan ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat memperkaya pilihan produk investasi aset digital yang teregulasi serta mendorong pertumbuhan ekosistem kripto nasional secara berkelanjutan.

Rekor ATH di Berbagai Kelas Aset  Sepanjang 2025, Nilai Transaksi Pengguna Nanovest Capai 95 Persen Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 12 Desember 2025 | 14:33 WIB

Rekor ATH di Berbagai Kelas Aset Sepanjang 2025, Nilai Transaksi Pengguna Nanovest Capai 95 Persen

Jakarta, katakabar.com - Sepanjang 2025, kepercayaan diri investor Indonesia meningkat signifikan seiring dengan kondisi pasar global yang bergerak menuju level all-time high (ATH) di berbagai kelas aset terutama saham Amerika Serikat, aset kripto, hingga emas digital. Momentum positif ini membuat aktivitas investor kembali bergairah, terlihat dari pertumbuhan volume transaksi Nanovest yang mencapai 95 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini menegaskan semakin banyak investor yang merasa yakin memanfaatkan peluang di tengah penguatan pasar, sekaligus memperkuat posisi Nanovest sebagai platform investasi pilihan yang terpercaya dengan akses yang mudah, aman, dan terjangkau. Chief Marketing Officer Nanovest, Jovita Widjaja, menyampaikan pencapaian tahun ini menunjukkan perubahan positif pada partisipasi investor digital di Indonesia. “Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Nanovest lonjakan hampir dua kali lipat pada volume trading menunjukkan bahwa semakin banyak investor Indonesia yang percaya pada potensi pasar global untuk diadopsi di Indonesia. Kami bangga menjadi platform yang memudahkan akses investasi terhadap saham AS, aset kripto, dan emas digital dalam satu aplikasi. Ke depan, kami akan terus memperkuat program edukasi dan inklusi serta menghadirkan pengalaman investasi yang lebih seamless untuk seluruh pengguna,” ujarnya. Dapat dilihat dari pergerakan pasar saham Amerika yang mencatat reli kuat dengan S&P 500, Nasdaq Composite, dan Dow Jones Industrial Average di mana berulang kali mencapai ATH baru sepanjang 2025, didorong oleh euforia tecknologi dan kinerja Nvidia (NVDA) serta Palantir (PLTR) yang juga menciptakan rekor harga tertinggi baru. Dari sisi aset kripto juga turut bersinar saat Bitcoin (BTC) menyentuh ATH >US$126.000 di Q3-2025, sementara emas sebagai safe-haven mencapai harga US$4.381/troy ounce di Oktober 2025. Di Indonesia, IHSG tak kalah gemilang, tembus ATH 8.616 poin (naik 45% dari level terendah 5.987 di bulan April 2025), menciptakan volume transaksi tinggi di platform Nanovest. Di balik euforia tersebut, aset digital dan ekosistem kecerdasan buatan (AI) menjadi katalis utama yang mengubah lanskap investasi menciptakan peluang luar biasa sekaligus tantangan baru bagi pelaku pasar. “2025 bukan sekadar tahun rekor harga, melainkan tahun ketika aset tradisional (emas, saham) dan aset digital (Bitcoin, AI-related equities) berlari beriringan menuju puncak baru. Hal ini membuktikan bahwa diversifikasi modern tak lagi harus memilih salah satu, melainkan menggabungkan keduanya untuk hasil yang lebih optimal," sebut Bryan Oskar, Senior Market Analyst Nanovest. Memasuki tahun 2026, pasar global masih berpeluang melanjutkan tren bullish jika bank sentral dunia terus melonggarkan moneter dan sektor teknologi-AI mempertahankan momentum inovasinya. Namun, valuasi saham AS khususnya saham AI dengan P/E (Price-to-Earnings ratio) jauh melampaui puncak dot-com 2000, memicu kekhawatiran “AI Bubble” ditambah dengan bayang-bayang utang nasional Amerika >US$38 triliun yang menjadikan emas tetap sebagai safe-haven favorit dengan potensi rekor baru. Sementara, di akhir tahun 2025 aset kripto Bitcoin yang kini diperdagangkan di harga sekitar <US$100.000 setelah terkoreksi dari nilai ATH di angka US$126.000, diprediksi kondisi ini akan masuk dalam fase bear jangka pendek. Minat institusional terus meningkat melalui strategi Digital Asset Treasury (DAT) seiring regulasi aset kripto yang semakin matang di AS dan Eropa serta berpotensi diadopsi negara lain. Dengan lanskap penuh peluang sekaligus risiko tinggi ini, tahun 2026 akan menjadi tahun yang sangat dinamis. Kunci sukses investor terletak hanya pada disiplin money & risk management, tetapi juga diversifikasi portofolio yang cermat antara aset tradisional, teknologi terpilih, dan aset digital yang kini semakin terlegitimasi. Nanovest terus memperkuat komitmennya dengan menawarkan pilihan aset digital yang beragam serta akses investasi fleksibel mulai dari Rp5.000, antarmuka aplikasi yang mudah digunakan diharapkan dapat membantu lebih banyak pengguna mengambil langkah awal ke dunia investasi global.

Nanovest Soroti Risiko Sentralisasi RUU P2SK, Minta Regulasi Kripto Lebih Adil dan Transparan Ekonomi
Ekonomi
Senin, 08 Desember 2025 | 10:00 WIB

Nanovest Soroti Risiko Sentralisasi RUU P2SK, Minta Regulasi Kripto Lebih Adil dan Transparan

Jakarta, katakabar.com - Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memfinalisasi revisi terbaru Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) yang kini memuat pengaturan komprehensif mengenai Lembaga Jasa Keuangan Aset Kripto (LJK Aset Kripto). Tetapi, kekhawatiran muncul ketika melihat isi dari ketentuan Pasal 312A huruf c, yang memberikan ruang bagi bursa yang seharusnya menjadi pengawas untuk juga melakukan perdagangan jual-beli aset kripto layaknya exchange. Dual-role ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, ketidakseimbangan ekosistem, hingga persaingan yang tidak sehat bagi pelaku industri kripto lokal. “Ketentuan ini membuka ruang bagi pihak yang seharusnya menjadi pengawas untuk sekaligus menjadi pelaku perdagangan, sehingga dapat mengganggu fairness dan merugikan pelaku industri seperti Nanovest,” ujar Billy Surya Jaya, Direktur Utama Nanovest. Kekhawatiran serupa terlihat pada Pasal 215A, yang memberikan bursa kewenangan sangat luas sebagai “gatekeeper” industri. Bursa memiliki peran untuk memberikan rekomendasi bagi pedagang, lembaga kliring, dan kustodian yang ingin masuk ke ekosistem, sekaligus mengawasi standar teknis, keamanan transaksi, hingga validasi operasional pelaku lainnya. Kewenangan yang terpusat ini menimbulkan risiko overpower dan berpotensi menciptakan struktur monopoli, karena bursa dapat mengatur sekaligus mengendalikan hampir seluruh rantai industri kripto Indonesia. Jika tidak diawasi ketat, peran dominan ini dapat menghambat inovasi, membatasi kompetisi, dan memperlambat pertumbuhan industri secara keseluruhan. “Kami memandang perlu adanya kajian lebih mendalam agar regulasi ini tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga memastikan ekosistem tetap kompetitif dan inklusif,” tambah Billy. Untuk itu, transparansi dan pengawasan dari OJK menjadi sangat penting untuk mencegah konsentrasi kekuasaan yang berlebihan dan menjaga keseimbangan ekosistem kripto nasional. Seluruh lembaga yang menjalankan aktivitas terkait aset keuangan digital juga diwajibkan mendapatkan izin dari OJK sesuai dengan lingkup usahanya. Revisi RUU ini memperjelas pengaturan mengenai pedagang aset kripto, yang diperbolehkan menerima konsumen baik individu maupun non individu, serta mewajibkan seluruh aktivitas teknologi sistem keuangan terdesentralisasi (ITSK) dilakukan melalui pedagang yang telah berizin. Regulasi ini diharapkan untuk mengurangi risiko operasional di sektor aset digital sekaligus memperkuat perlindungan konsumen. Sebaliknya, revisi RUU P2SK menetapkan batasan rangkap jabatan bagi direksi LJK Aset Kripto dan sanksi administratif untuk mencegah pelanggaran. Ini dilakukan untuk menjaga tata kelola yang sehat dan menghindari konflik kepentingan. Bursa aset kripto kini ditetapkan sebagai pihak utama yang wajib memperoleh persetujuan OJK sebelum dapat beroperasi. Revisi RUU P2SK juga memperkenalkan tanggung jawab pribadi bagi pihak utama bursa apabila terbukti melakukan tindakan yang menyebabkan kerugian bagi LJK Aset Kripto. Ketentuan ini memperkuat prinsip akuntabilitas, sekaligus menempatkan bursa sebagai aktor yang memiliki peran strategis dalam pengaturan, pengawasan, serta penjaminan keamanan transaksi kripto di Indonesia. Secara keseluruhan, revisi RUU P2SK terbaru memberikan fondasi yang lebih kuat bagi regulasi aset kripto di Indonesia melalui pembagian peran yang jelas, peningkatan standar tata kelola, dan akuntabilitas yang lebih tegas. Namun, keseimbangan antara pengawasan yang ketat dan kompetisi yang sehat harus dijaga agar ekosistem aset digital Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan tanpa mengorbankan inovasi maupun kesempatan bagi pelaku baru.

Dukung Hangtuah Jakarta di Playoff IBL 2025, Nanovest Dorong Pertumbuhan Atlet dan KBI Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 21 Juni 2025 | 07:30 WIB

Dukung Hangtuah Jakarta di Playoff IBL 2025, Nanovest Dorong Pertumbuhan Atlet dan KBI

Jakarta, katakabar.com - Nanovest resmi umumkan kolaborasinya dengan Hangtuah Jakarta sebagai sponsor utama dalam menuju babak Playoff IBL 2025. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat dukungan kemajuan atlet Indonesia sekaligus memperluas edukasi finansial di kalangan atlet Indonesia. Sebagai platform investasi yang aman dan terpercaya, Nanovest melihat kesamaan nilai dengan Hangtuah Jakarta dalam hal semangat untuk terus berkembang dan berkomitmen pada keunggulan. Kolaborasi ini didasari keyakinan bersama akan pentingnya konsistensi dan keberanian dalam menghadapi tantangan. Sinergi yang terjalin pun diharapkan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi performa tim di lapangan, tetapi juga bagi komunitas untuk terus tumbuh dan semakin solid. "Sama seperti yang tertera dalam salah satu core values NanoWays, yakni keunggulan, kami berkomitmen untuk unggul dan menyelesaikan segala sesuatunya sampai tuntas, dan #MakeitHappen. Lantaran itu, kerja sama dengan Hangtuah Jakarta ini diharapkan bisa membuat kedua belah pihak menjadi yang terdepan," ujar Jovita Widjaja, Chief Marketing Officer Nanovest. Kata Jovita, Nanovest turut bangga dapat mendukung Hangtuah Jakarta sebagai salah satu klub basket profesional Indonesia yang terus berkomitmen membangun ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan inspiratif. Bagi Nanovest, ulasnya, kolaborasi ini bukan sekadar sponsorship, tetapi wujud nyata dari semangat bersama untuk tumbuh, berkembang, dan memberikan dampak positif bagi komunitas dan para atlet Indonesia. "Kami berterima kasih kepada Nanovest atas kepercayaannya mendampingi perjalanan Hangtuah Jakarta musim ini. Dukungan ini menjadi bagian penting dari semangat kami untuk terus #MakeItHappen baik di lapangan maupun sebagai klub yang membawa perubahan positif bagi basket Indonesia," timpal Managing Director Hangtuah Jakarta, Musab Mochammad. Menurut Pilar Hangtuah Jakarta, Shabazz Muhammad, kami memiliki target tinggi pada babak playoff IBL 2025. Kami ingin memberikan prestasi tertinggi untuk tim ini, yakni menjadi juara. Kini saatnya kami fokus dan bekerja keras untuk mencapai target tersebut. Dengan semangat yang sejalan, ucapnya, Nanovest percaya untuk terus mendukung Hangtuah Jakarta dalam perjalanannya menuju babak playoff IBL. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi para pendukung, komunitas, serta perkembangan olahraga basket di Indonesia. Nanovest turut untuk mendorong para generasi indonesia untuk memperluas edukasi mengenai finansial khususnya investasi, platform yang telah berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari OJK ini menyediakan banyak pilihan investasi, seperti Saham AS, Aset Kripto, dan Emas Digital.

Tahun Baru 2025,  Bitcoin Belum Stabil dan Cenderung Alami Penurunan Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 03 Januari 2025 | 10:45 WIB

Tahun Baru 2025, Bitcoin Belum Stabil dan Cenderung Alami Penurunan

Jakarta, katakabar.com - Harga Bitcoin dan aset kripto teratas lainnya menunjukkan pergerakan yang seragam, di penghujung Desember 2024 lalu. Lagi, mayoritas aset kripto terkemuka berada di zona merah, menunjukkan tren penurunan yang terus berlanjut. Data dari Coinmarke tcap menunjukkan, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin atau BTC, masih mengalami tekanan jual yang signifikan. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin turun sebesar 1,17 persen, menambah kekhawatiran di kalangan investor. Tidak hanya jangka pendek, Bitcoin mencatatkan penurunan yang lebih besar dalam sepekan terakhir, yakni sebesar 2,41 persen. Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih negatif terhadap aset kripto utama menjelang akhir tahun 2024. Banyak analis mengaitkan penurunan ini dengan berbagai faktor, termasuk ketidakpastian regulasi dan fluktuasi pasar global yang mempengaruhi keseluruhan ekosistem kripto. Kondisi ini membuat investor berhati-hati dan memilih untuk menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum melakukan langkah signifikan di pasar kripto.

Kebijakan The Fed Sukses Lawan Inflasi, Pemangkasan Suku Bunga Jadi Opsi Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 21 Desember 2024 | 09:09 WIB

Kebijakan The Fed Sukses Lawan Inflasi, Pemangkasan Suku Bunga Jadi Opsi

Jakarta, katakabar.com - Komite Pasar Terbuka Federal, atau FOMC, telah gelar rapat di awal November 2024 lalu. Di rapat tersebut diputuskan pemangkasan suku bunga acuan di AS sebesar 25 bps, menjadi 4,75 persen. Kebijakan ini sesuai dengan harapan pelaku pasar yang ingin suku bunga berada di level yang lebih bersahabat sejak kebijakan suku bunga tinggi ini bertahan selama lebih dari 1 tahun. Maka di konferensi pers setelah pertemuan FOMC ini, Jerome Powell menegaskan, jika proses penurunan suku bunga langkah awal yang tepat dan perlu diambil guna mengkalibrasi ulang kebijakan moneter mengingat kondisi ekonomi yang terus berkembang. Artinya komponen makro ekonomi saat ini menunjukan tanda-tanda perbaikan dibandingkan 2 tahun yang lalu ketika kebijakan suku bunga tinggi diambil. The Fed menilai inflasi sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan dan menuju ke angka target inflasi The Fed yakni 2 persen. The Fed menggarisbawahi risiko bakal timbul jika suku bunga ditahan lebih lama. The Fed terlihat ingin menyeimbangkan stabilitas harga, penyerapan dan pertumbuhan gaji tenaga kerja dengan kebijakan moneter AS.

Nanovest Sukses Tutup Rangkaian Program CSR 'Nanovest Untuk Masyarakat' 2024 Nasional
Nasional
Rabu, 18 Desember 2024 | 11:19 WIB

Nanovest Sukses Tutup Rangkaian Program CSR 'Nanovest Untuk Masyarakat' 2024

Jakarta, katakabar.com - Nanovest tutup rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) 2024 bertajuk “Nanovest Untuk Masyarakat”. Program ini telah berjalan sejak bulan Juni 2024 menjadi bukti nyata komitmen Nanovest mendukung kesejahteraan dan pengembangan komunitas lokal khususnya di RPTRA Rusun Benhil 2. Sebanyak enam kegiatan telah terlaksana dengan berbagai fokus, mulai dari pembangunan komunitas, pembangunan greenhouse, kegiatan sosial, hingga kegiatan edukatif yang dikemas dalam konsep belajar sambil bermain. Selly Feransa, Head of HR Nanovest mengatakan, keseluruhan rangkaian ini dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik komunitas, dengan memberikan dampak langsung maupun membangun pondasi jangka panjang bagi keberlanjutan hidup mereka baik dari sisi pendidikan, kesehatan serta membangun kemandirian ekonomi. Sepanjang program ini, Nanovest telah memberikan manfaat kepada lebih dari 300 masyarakat di Rusun Benhil 2 dan sekitarnya, dari mulai anak, remaja, ibu rumah tangga dan lansia. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengembangan budidaya tanaman kaktus, kegiatan belajar untuk anak-anak, pemeriksaan gizi balita dan para lansia, hingga pengecekan kesehatan gigi anak.

Komitmen Jadi Aplikasi Kripto Terlengkap, Nanovest Rilis Banyak Koin Rare Lifestyle
Lifestyle
Kamis, 16 Mei 2024 | 11:22 WIB

Komitmen Jadi Aplikasi Kripto Terlengkap, Nanovest Rilis Banyak Koin Rare

katakabar.com - Tahun ini waktu yang sangat dinantikan para investor di seluruh dunia, fenomena Bitcoin Halving yang mempengaruhi kebanyakan harga aset kripto membuat Nanovest berkomitmen menjadi aplikasi investasi pertama yang selalu merilis koin-koin rare atau langka dengan minat yang tinggi setiap minggunya. Data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) menunjukkan terdapat 19,75 juta investor aset kripto hingga Maret 2024, pertumbuhan investor kripto ini meningkat sebesar 11,7 persen dibandingkan Januari 2023 tahun lalu. Hal ini berkaitan erat dengan masa Bitcoin Halving Day yang ditunggu oleh kebanyakan investor Bitcoin selama 4 tahun sekali dimana imbalan atas penambang Bitcoin dipotong setengahnya, sehingga sedikitnya pasokan dan banyaknya permintaan meningkatkan minat akan aset kripto. "Melihat arus pasar kripto ke depan, momentum halving saat ini diprediksi akan tetap berlanjut hingga kuartal pertama tahun 2025. Bitcoin halving pada tahun 2024 kali ini berbeda dengan momen sebelumnya, ini lantaran masuknya arus investasi lebih besar yang berasal dari investor institusional, yang membuat demand terhadap Bitcoin tidak hanya berasal dari retail saja, tapi mencakup skala yang lebih besar," kata M Yusuf Musa, Head of Strategy Nanovest. Di momen bitcoin halving ini dapat terlihat gairah pasar, ujar Yusuf, terhadap aset kripto alternatif seperti ETH dan SOL, karena naiknya intensitas investor untuk masuk ke aset kripto lebih tinggi dari sebelum bitcoin halving. Berbagai aset kripto kini menjadi incaran banyak investor, tuturnya, terutama aset kripto yang sedang hype seperti ORDI, CFG, ONDO, yang mempunyai fundamental baik pada market aset kripto tetapi aset tersebut kebanyakan belum listing di platform investasi yang tersedia di Indonesia. Makanya, Nanovest sebagai aplikasi investasi dengan aset kripto terlengkap di Indonesia bisa menjadi salah satu pilihan terbaik untuk segera mendapatkan koin tersebut. "Nanovest memberikan kemudahan bagi penggunanya agar dapat mengakses lebih banyak jenis koin kripto yang sulit untuk didapatkan serta selalu menjadi aplikasi pertama yang mengupayakan untuk merilis koin kripto terbaru setiap minggunya," jelas Yusuf. "Meningkatnya trend kripto setiap tahunnya bikin kami terus berupaya untuk memberikan yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan pengguna. Dengan selalu menjadi yang pertama dalam merilis koin kripto yang sedang hype ataupun rare, para pengguna tidak akan FOMO lagi karena semua sudah ada di Nanovest," timpal Jovita Widjaja, Chief Marketing Officer Nanovest. Keuntungan Nanovest Bagi Investor Pemula Memiliki tampilan yang sangat simple & mudah untuk digunakan, Nanovest utamakan kenyamanan untuk para investor pemula. Tidak hanya itu, cukup dengan biaya yang kecil para pengguna bisa membeli berbagai jenis aset digital mulai dari 5000 rupiah saja tanpa harus dikenakan biaya transaksi. Fitur lainnya yang juga menjadi keunggulan Nanovest, yakni Flexible Staking dengan yield tertinggi kepada setiap pengguna. Nanovest memberikan komitmen bagi pengguna untuk berkesempatan mendapatkan yield hingga 5 persen Nett per tahun hanya dengan cara melakukan top-up saldo di Nanovest. Bagi para investor yang ingin memulai investasi tidak perlu khawatir lantaran aset yang kamu miliki terjamin perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari resiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Kontak: Cindy Claudia Yunefi Senior Marketing Communication 0813 7273 8935 | cindy.yunefi@nanovest.io