SDG'S

Sorotan terbaru dari Tag # SDG'S

Industri Sawit Topang Pencapaian SDGs Mitos dan Fakta
Mitos dan Fakta
Minggu, 23 Februari 2025 | 15:30 WIB

Industri Sawit Topang Pencapaian SDGs

katakabar.com - Kontribusi industri minyak sawit Indonesia sudah mencapai 16 tujuan dari 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang inisiasi Sustainable Development Goals (SDGs) platform pembangunan global pada 2015 lalu dengan target pencapaian selama periode tahun 2016-2030. Sebagai platform pembangunan global yang disepakati bersama, SDGs memiliki 17 tujuan besar dan 169 target yang dapat dikelompokkan pada tiga aspek utama, yakni aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. Lantas, seperti apa dukungan industri perkebunan sawit terhadap pencapaian SDGs global tersebut? Klasifikasi 17 Tujuan Besar SDGs Palm oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) dalam laporannya berjudul Kontribusi Industri Sawit Terhadap Pencapaian SDGs yang diterbitkan pada 2020 mengklasifikasi 17 tujuan SDGs ke dalam tiga aspek besar, meliputi ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagai berikut. Pertama, tujuan dalam aspek ekonomi yang mencakup delapan SDGs, meliputi: (a) menghapus kemiskinan berbagai bentuk dan seluruh tempat/SDG-1. (b) menghapus kelaparan, kekurangan gizi, dan membangun ketahanan pangan inklusif/SDG-2. (c) membangun energi yang berkelanjutan/SDG-7. (d) pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja yang inklusif/SDG-8. (e) infrastruktur dan industrialisasi dan inovasi/SDG-9. (f) pengurangan ketimpangan/SDG-10. (g) konsumsi dan produksi yang berkelanjutan/SDG-12 dan (h) kerja sama global pembangunan berkelanjutan/SDG-17. Kedua, tujuan dalam aspek sosial yang mencakup enam SDGs, yakni: (a) kesehatan dan kesejahteraan/SDG-3. (b) pendidikan berkualitas yang inklusif/SDG-4. (c) kesamaan gender/SDG-5. (d) ketersediaan air bersih dan sanitasi yang inklusif/SDG-6. (e) pembangunan kota dan desa (pemukiman) yang inklusif, aman, dan berkelanjutan/SDG-11,dan (f) perdamaian dan keadilan sosial yang inklusif/SDG-16. Ketiga, tujuan dalam aspek lingkungan yang mencakup tiga SDGs, yaitu: (a) mengatasi perubahan iklim global dan dampaknya/SDG-13. (b) konservasi dan pemanfaaran sumber daya perairan secara berkelanjutan/SDG-14, dan (c) pengelolaan biodiversitas, ekosistem daratan, dan hutan secara berkelanjutan/SDG-15.

The 1st Binus Summer School on AI 2024: Wujud Nyata Komitmen SDGs dan Kemanusiaan Pendidikan
Pendidikan
Jumat, 28 Juni 2024 | 14:09 WIB

The 1st Binus Summer School on AI 2024: Wujud Nyata Komitmen SDGs dan Kemanusiaan

Jakarta, katakabar.com - Binus University melalui Center of Excellence (CoE) of Humanitarian AI and Technology gelar The 1st Binus Summer School on Artificial Intelligence 2024. Acara ini digelar selama dua hari, dari 25 hingga 26 Juni 2024, berlokasi di BINUS @Kemanggisan-Campus Anggrek ini bertujuan untuk menghadirkan tren terkini dalam AI dan Generative AI serta kontribusinya yang signifikan terhadap beberapa isu SDG (Sustainable Development Goals). Rektor BINUS University, Dr. Nelly S.Kom., M.M.m CSCA menjelaskan, Summer School on AI ini inisiatif penting yang mencerminkan komitmen Binus University memajukan pendidikan dan penelitian di bidang kecerdasan buatan. “AI, atau kecerdasan buatan, bukan hanya sebuah teknologi masa depan, tapi sudah menjadi bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari. Melalui acara ini, diharap dapat membuka wawasan dan memberikan keterampilan yang diperlukan bagi generasi muda untuk menjadi pionir dan inovator di bidang AI,” ujar Dr. Nelly. Binus Summer School on Artificial Intelligence 2024 bahas lebih jauh teori fundamental, tren penelitian terkini, dan isu-isu etika AI yang diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa, dosen, peneliti dan praktisi terkait gambaran komprehensif AI dan Generative AI. Acara ini didukung narasumber ahli, tak hanya dari Binus University, tapi perguruan tinggi lain di dalam dan luar negeri seperti, University of Indonesia, Monash University Indonesia, National University of Singapore (NUS), University of Technology Sydney (UTS). The 1st BINUS Summer School on Artificial Intelligence 2024 diselenggarakan oleh Center of Excellence (CoE) of Humanitarian AI and Technology, yang memiliki fokus pada elaborasi potensi inovasi AI dan Teknologi dalam menangani berbagai isu SDGs (Sustainable Development Goals) dan kemanusiaan. Profesor bidang ilmu Kecerdasan Buatan Binus University, Prof. Dr. Ir. Widodo Budiharto, S.Si., M.Kom., IPM., SMIEEE, mengatakan, “(CoE) of Humanitarian AI and Tech memperkuat komitmen Binus University untuk mendukung SDGs dan Agenda Kemanusiaan Indonesia melalui solusi berbasis inovasi Teknologi dan AI. Komitmen kontribusi ini dilaksanakan melalui empat bidang utama, yakni Penelitian & Pengembangan, Literasi dan Pendidikan, Layanan Profesional, dan Pemberdayaan Masyarakat," ungkap Prof. Widodo. Acara ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang AI dan Generative AI, tapi memotivasi para peserta untuk berinovasi dan memberikan solusi nyata terhadap berbagai isu yang dihadapi masyarakat. Binus University akan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan SDGs (Sustainable Development Goals) dan kemanusiaan di Indonesia.

Binus University Tingkatkan Kapasitas Dosen Integrasi SDGs Lewat Lokakarya Internasional Pendidikan
Pendidikan
Selasa, 18 Juni 2024 | 18:23 WIB

Binus University Tingkatkan Kapasitas Dosen Integrasi SDGs Lewat Lokakarya Internasional

Jakarta, katakabar.com - Binus University gelar peningkatan kapasitas dosen dalam lokakarya UN SGDs Open Pedagogy Summit-ASIA Chapter, pada 4 hingga 5 Juni 2024 lalu di Binus University dan Montgomerry College. Kegiatan ini bentuk langkah proaktif mendorong Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Lebih dari 30 partisipan, meliputi dosen anggota Jejaring Perguruan Tinggi Nusantara (NUNI) serta Passage to Asean (P2A) berkesempatan untuk meningkatkan wawasan tentang praktik terbaik dalam mengintegrasikan SDGs melalui materi yang beragam hingga pendekatan kreatif untuk memberi ruang ekspresi bagi mahasiswa dalam mengerjakan tugas serta menekankan pentingnya kolaborasi antar disiplin. "Mengintegrasikan SDGs jadi bagian dari kurikulum sebaagai komitmen untuk meningkatkan kemampuan dosen kami dengan wawasan dan perangkat yang dapat mendorong kegiatan mengajar agar mampu menginspirasi mahasiswa menjadi kontributor aktif dalam agenda upaya Pembangunan berkelanjutan,” ujar Dr. Nelly, S.Kom., M.M., CSCA, Rektor Binus University. Peran dosen memberikan kualitas pendidikan terbaik salah satu komitmen utama Binus University, kata Nelly, agar mahasiswa dapat menyadari pentingnya praktik keberlanjutan untuk menghasilkan lulusan yang mampu memberi berkontribusi dan memberi dampak. Tindak lanjut yang dilakukan dosen merencanakan sejumlah tugas di Tahun Ajaran mendatang. Tim Binus University bersama Montgomerry College secara aktif mengajak dosen-dosen untuk melakukan refleksi tentang pengalaman mengimplementasikan hal ini di dalam kelas serta pengalaman mahasiswa. Mengintegrasikan SDGs tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga berkontribusi pada upaya global yang lebih besar untuk mencapai pembangunan berkelanjutan yang menjadi fokus dari Binus University untuk memberdayakan masyarakat dalam membangun bangsa. Kontak: Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: Ary Putra Emellyo Brand for BINUS Group 081280463736 Hamzah Ramadhan Engagement & Reputation Section Head BINUS University 08111161193