TJSL

Sorotan terbaru dari Tag # TJSL

Kolaborasi TJSL Antar BUMN, Sucofindo Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Literasi Negeri di NTT Nasional
Nasional
16 jam yang lalu

Kolaborasi TJSL Antar BUMN, Sucofindo Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Literasi Negeri di NTT

Manggarai Timur, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) inisiasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema “Literasi Negeri” sebagai upaya mendorong pemerataan akses pendidikan dan peningkatan literasi digital di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Untuk memperluas manfaat program, PT Sucofindo (Persero) berkolaborasi dengan PT Nindya Karya dan PT Pertamina Patra Niaga salurkan bantuan sarana pendidikan berupa revitalisasi perpustakaan, pemberian laptop, peningkatan daya listrik di SDK Buti, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Program kolaboratif antar-BUMN ini merupakan wujud nyata komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Inisiatif tersebut juga sejalan dengan komitmen PT Sucofindo (Persero) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tentang Pendidikan Berkualitas, Berkurangnya Kesenjangan, serta Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Direktur Sumber Daya Manusia PT Sucofindo (Persero), Budi Utomo, mengatakan pendidikan fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sehingga perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak. “Sucofindo meyakini investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Melalui Program Literasi Negeri, kami ingin menghadirkan akses pembelajaran yang lebih inklusif dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah 3T. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan membuka peluang yang lebih besar bagi generasi muda untuk berkembang dan meraih cita-citanya,” kata Budi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan PT Sucofindo (Persero), Sekar D. Setyani, bersama perwakilan PT Nindya Karya dan PT Pertamina Patra Niaga kepada Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas. Hadir pula Wakil Bupati Manggarai Timur, dan jajarannya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta civitas akademika SDK Buti. Andreas Agas mengapresiasi keterlibatan PT Sucofindo (Persero) bersama para BUMN mendukung kemajuan pendidikan di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran Program Literasi Negeri menjadi bukti nyata kepedulian BUMN terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda di daerah 3T. “Kami berterima kasih atas terselenggaranya program ini sehingga anak-anak SDK Buti dapat merasakan pendidikan dengan fasilitas yang memadai. Dukungan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Manggarai Timur dan mempersiapkan generasi yang mampu bersaing di masa depan,” ucapnya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur, Winsensius Tala, menyampaikan program ini hadir pada waktu yang sangat tepat dan memberikan dukungan berarti bagi penguatan sektor pendidikan di daerah. “Kolaborasi yang dibangun melalui Program Literasi Negeri menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami mengapresiasi komitmen PT Sucofindo (Persero), dan para BUMN yang telah berkontribusi dalam memperkuat kualitas pendidikan di Manggarai Timur, khususnya melalui peningkatan akses pembelajaran berbasis teknologi. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah kami,” tutur Winsensius Tala. Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Sucofindo (Persero), Nuri Hidayat, menjelaskan Manggarai Timur dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena termasuk wilayah 3T yang masih membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam penguatan sektor pendidikan. “Program ini disusun dan didiskusikan secara detail bersama pemerintah kabupaten Manggarai Timur agar dapat menjawab kebutuhan pendidikan yang ada di daerah setempat, khususnya di SDK Buti. Sucofindo tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai bisnis, tetapi juga berkomitmen menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program Literasi Negeri merupakan bagian dari kontribusi kami dalam mendukung pencapaian SDGs melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kolaborasi lintas sektor,” sebutnya.

CS Forum Sukses: PHR dan Mitra Kerja Selaraskan Visi Penerapan Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan Riau
Riau
Jumat, 12 Juni 2026 | 11:34 WIB

CS Forum Sukses: PHR dan Mitra Kerja Selaraskan Visi Penerapan Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan

Duri, katakabar.com - Berkomitmen penuh mewujudkan operasional hulu migas aman, andal, produktif, dan berkelanjutan, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) lewat tim Production Sumatra Light (SL) North secara sukses gelar Contractor Synergy Forum, Selasa (9/6) lalu. Forum strategis ini dihadiri pimpinan operasi area utara beserta seluruh pimpinan mitra kerja operasional sebagai wadah koordinasi, evaluasi, serta penyelarasan visi untuk perkuat implementasi kebijakan keselamatan kerja, kesehatan, dan perlindungan lingkungan hidup yang sesuai dengan regulasi baku Health, Safety, and Environment (HSE) Zona Rokan. Sebagai wujud nyata dari sinergi tersebut, seluruh pihak resmi sepakati dan tandatangani piagam komitmen bertajuk Komitmen Penguatan Kepemimpinan dan Sinergi atau KOMPAS-PSLN. Dokumen ini menegaskan kesepakatan bersama untuk menempatkan keselamatan kerja serta pelestarian fungsi lingkungan di atas target operasional lainnya dengan memegang teguh prinsip tanpa kecelakaan kerja di seluruh wilayah kerja. Melalui komitmen kolektif ini, budaya keselamatan serta tanggung jawab lingkungan tidak hanya berhenti di level manajemen atau tataran administratif formal, melainkan diinternalisasi secara menyeluruh dan dipraktikkan secara konsisten hingga level pekerja garda terdepan di lapangan. Senior Manager Production SL North, Tomi Ihwanto, menegaskan landasan utama dari terciptanya lingkungan kerja yang aman dan lestari senantiasa berakar pada arahan, keteladanan nyata, serta konsistensi yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan. Menurut Tomi, pimpinan perusahaan dan mitra kerja wajib hadir secara langsung di tengah-tengah lapangan untuk menunjukkan kepemimpinan yang terlihat jelas guna berdialog, menyerap aspirasi, serta membangun empati mendalam terhadap kondisi nyata para pekerja. “Kehadiran aktif pihak manajemen tersebut sangat kritikal demi menjamin bahwa setiap prosedur keselamatan dipahami secara seragam, ketersediaan sumber daya manusia serta peralatan kerja yang kompeten terpenuhi dengan standar tertinggi, dan kepatuhan penuh terhadap tata kelola perusahaan yang bersih tetap terjaga di setiap lini keputusan operasional,” ujarnya. Dalam paparannya, Tomi Ihwanto, menyatakan budaya keselamatan yang kokoh di area kerja hanya dapat terbangun apabila pimpinan mampu menjadi teladan sejati yang mengintegrasikan aspek perlindungan lingkungan dan keselamatan ke dalam setiap keputusan operasional perusahaan. Ia menggarisbawahi kontribusi paling mulia bagi industri ini bukan sekadar pencapaian produksi yang optimal, melainkan kepastian bahwa seluruh aktivitas berjalan ramah lingkungan tanpa merusak ekosistem sekitar, serta kepastian bahwa setiap pekerja dapat pulang kembali ke rumah bersama keluarga dalam kondisi yang selamat dan sehat. Selain memperkuat peran kepemimpinan, forum sinergi ini juga melahirkan kesepakatan krusial mengenai penanaman keberanian di kalangan pekerja untuk melakukan intervensi keselamatan secara langsung di lapangan melalui optimalisasi hak penghentian kerja (Stop Work Authority) apabila ditemukan kondisi maupun tindakan yang dinilai membahayakan manusia atau lingkungan sekitar. Guna menindaklanjuti kesepakatan tersebut secara aplikatif, sejumlah mitra kerja strategis segera merumuskan dan melaksanakan program penguatan keselamatan yang komprehensif, seperti penataan ulang logistik peralatan kerja guna menekan potensi bahaya fisik, pengelolaan kotak peralatan kerja yang diperiksa secara berkala, hingga perbaikan penempatan fasilitas pengujian sumur demi mengeliminasi risiko tergelincir bagi para teknisi operasional. Lebih jauh lagi, kepedulian terhadap lingkungan kerja di era modern ini turut diimplementasikan secara inklusif melalui program pemeliharaan kesehatan mental pekerja guna mengantisipasi risiko penurunan konsentrasi akibat kelelahan atau tekanan kerja ekstrem yang dapat memicu insiden fatal. Sejalan dengan akselerasi teknologi, forum ini juga menyepakati perluasan pemanfaatan platform pemantauan digital secara seketika guna mempercepat proses identifikasi deviasi prosedur kerja, mempermudah pelacakan tren isu keselamatan, serta memastikan setiap temuan potensi bahaya dapat ditindaklanjuti secara sistematis, terbuka, dan tuntas agar tidak terjadi pengulangan insiden di masa mendatang melalui proses pembelajaran organisasi yang sehat. Pada penutupan piagam komitmen bersama, Production SL North dan mitra kerja juga mempertegas komitmen sosial dan lingkungan mereka untuk senantiasa menghormati nilai-nilai kebudayaan setempat, menjaga keharmonisan hubungan dengan para pemangku kepentingan lokal, serta berkontribusi aktif dalam menyukseskan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui sinergi komunikasi yang harmonis, pelaksanaan evaluasi kendala operasi yang terukur, serta penerapan perbaikan operasional secara berkelanjutan, aliansi strategis ini optimis mampu menciptakan ekosistem industri energi yang efisien, berintegritas tinggi, patuh terhadap regulasi pemerintah, serta mampu menjaga keseimbangan alam demi keberlangsungan masa depan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:05 WIB

PTPN I Regional Pererat Silaturahmi dengan Warga Po’ona Lewat Program TJSL

Morowali Utara, katakabar.com - Setelah sebelumnya sapa warga di Desa Lembobelala, langkah kepedulian PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 8 kini berlanjut ke Desa Po’ona, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), anak usaha Holding Perkebunan Nusantara ini kembali hadir di tengah masyarakat menyalurkan bantuan bagi lansia, rumah ibadah, hingga institusi pendidikan, di pekan keempat April 2026 lalu. Suasana di Gedung BUMDes Po’ona siang itu terasa hangat saat Region Head PTPN 1 Regional 8 Makassar, Misran, menyerahkan langsung bantuan kepada para penerima manfaat. Dalam balutan silaturahmi yang akrab, dua rumah ibadah yakni GKST Bukit Moria Po’ona dan GSJA Rajawali Po’ona masing-masing menerima bantuan dana sebesar Rp25 juta. Dukungan juga mengalir ke sektor pendidikan, di mana TK Bina Kasih Po’ona, SDN Po’ona, dan SMPN 2 Lembo Raya masing-masing menerima bantuan senilai Rp5 juta guna menunjang operasional sekolah. Kehadiran jajaran manajemen didampingi oleh Manager PTPN 1 Regional 8 Unit Beteleme, Rizwan Marzuki, serta Kepala Desa Po’ona, Dionisius Ngongo Moza, bukan sekadar urusan seremonial belaka. Bagi Misran, momen ini adalah jembatan untuk memperkuat ikatan persaudaraan antara perusahaan dengan warga yang berada di wilayah lingkar perkebunan. Ia menegaskan bahwa komitmen ini lahir dari keinginan tulus untuk membangun komunikasi yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat setempat. “Kehadiran kami di sini murni untuk membangun silaturahmi dan persaudaraan yang lebih baik dengan masyarakat yang ada di Po’ona,” terang Misran di hadapan perwakilan unsur Tripika, tokoh agama, dan para tenaga pendidik yang hadir. Pernyataan ini sekaligus menjadi penegas bahwa setiap bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan untuk tumbuh bersama lingkungan sosialnya. Di sela-sela kegiatan, Misran juga memberikan penjelasan terbuka mengenai berbagai aspirasi yang tengah diperjuangkan oleh masyarakat Po’ona saat ini. Ia menekankan pemberian bantuan tersebut tidak memiliki kaitan dengan permasalahan administratif yang sedang berproses. Menurutnya, pihak perusahaan bersama Bupati Morowali Utara dan Kepala Desa terus bekerja intensif mendorong penyelesaian masalah tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan di Jakarta. Dukungan terhadap perjuangan masyarakat Po’ona, lanjut Misran, tetap menjadi perhatian serius yang disikapi secara positif oleh perusahaan. Meski kewenangan akhir berada di tangan Pemerintah Pusat, PTPN 1 Regional 8 berkomitmen untuk terus mengawal proses tersebut sembari memastikan hubungan baik di tingkat tapak tetap terjaga. Penyerahan bantuan ini pun ditutup dengan pembagian sembako bagi para lansia, sebuah simbol sederhana namun bermakna bahwa di tengah dinamika yang ada, kemanusiaan dan kebersamaan tetap menjadi prioritas utama.

Holding PTPN Dorong Pendidikan dan Ekonomi Rohul Lewat Program TJSL PTPN IV Regional III Riau
Riau
Kamis, 26 Maret 2026 | 17:20 WIB

Holding PTPN Dorong Pendidikan dan Ekonomi Rohul Lewat Program TJSL PTPN IV Regional III

Rokan Hulu, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional III salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PalmCo, secara konsisten perkuat kontribusi terhadap pembangunan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan telah menyalurkan bantuan dengan total mencapai Rp2,4 miliar. Program tersebut difokuskan pada penguatan sektor ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan infrastruktur sosial di wilayah sekitar operasional perusahaan. "Program TJSL kami dirancang untuk menyentuh kebutuhan mendasar dan mendukung potensi yang ada di masyarakat Rokan Hulu, khususnya di sekitar wilayah operasional kami. Fokusnya adalah pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pembangunan infrastruktur sosial," ujar Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional III, Andiansyah Hamdani dalam keterangannya, di penghujung Januari 2026 lalu. Data realisasi penyaluran dana TJSL menunjukkan, total bantuan tersebut merupakan akumulasi dari ratusan program yang dijalankan secara berkelanjutan selama satu dekade terakhir. Pada 2025 saja, tercatat 66 jenis program bantuan telah direalisasikan di berbagai kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama, di antaranya melalui pembangunan dan renovasi sekolah, pengadaan perangkat komputer yang dilengkapi akses internet gratis selama satu tahun untuk sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama, serta dukungan bagi peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. "Kami melihat pendidikan sebagai fondasi utama. Bantuan pengadaan komputer dan Mifi gratis selama setahun untuk lima sekolah, seperti SMPN 1 Kunto Darussalam dan SDN 003 Pagaran Tapah, adalah upaya kami memutus mata rantai ketertinggalan dalam mengakses teknologi digital bagi pelajar di daerah," paparnya. Selain sektor pendidikan, ulasnya, penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi pilar penting dalam program TJSL perusahaan. Berbagai program pemberdayaan dilakukan melalui bantuan budidaya ternak, bantuan usaha berupa bibit dan pakan ikan, pengadaan armada angkutan sampah untuk desa, hingga penyaluran paket sembako dalam skala besar guna mendukung ketahanan ekonomi keluarga. PTPN IV Regional III juga memberikan perhatian pada pembangunan infrastruktur sosial, antara lain melalui pembangunan dan revitalisasi fasilitas umum seperti sekolah, masjid, mushalla, ruang guru, lapangan olahraga, hingga perbaikan akses jalan. "Infrastruktur yang memadai adalah tulang punggung bagi aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Kami berupaya berkontribusi sesuai dengan kebutuhan yang diusung oleh masyarakat dan pemerintah setempat," ceritanya. Secara keseluruhan, sejak dimulai pada tahun 2015, program CSR/TJSL PTPN IV Regional III di Kabupaten Rokan Hulu telah melalui berbagai fase pengembangan. Pada tahap awal, bantuan lebih banyak difokuskan pada dukungan langsung kepada lembaga pendidikan dan keagamaan. Seiring waktu, program tersebut berkembang menjadi lebih beragam dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Data menunjukkan pada 2018 menjadi salah satu puncak penyaluran bantuan dengan total Rp255 juta untuk 24 program, yang didominasi bantuan bagi rumah ibadah, PAUD, TK, serta posyandu. Hal ini menunjukkan perhatian perusahaan terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini dan penguatan layanan kesehatan dasar. Di periode berikutnya, seperti tahun 2022 dan 2023, program bantuan semakin berkembang dengan menjangkau aspek yang lebih luas, mulai dari bantuan bagi korban bencana, dukungan usaha masyarakat, penyaluran hewan kurban dalam jumlah besar, hingga penyelenggaraan pasar murah paket sembako dalam rangka peringatan HUT BUMN. Penyaluran bantuan pada tahun 2024 dan 2025 juga semakin masif dan terstruktur dengan total nilai mencapai miliaran rupiah. Selain jumlah program yang meningkat, bantuan juga diarahkan untuk menjawab berbagai isu strategis, seperti konservasi lingkungan melalui gerakan penanaman pohon, bantuan bagi korban banjir, serta revitalisasi infrastruktur publik yang memiliki fungsi vital bagi masyarakat. Andiansyah Hamdani menjelaskan seluruh program TJSL disalurkan melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai lembaga terkait. "Kami tidak bekerja sendiri. Semua program dirumuskan bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan tepat sasaran, tepat guna, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku," terangnya. Ia menambahkan keberlanjutan program menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan TJSL perusahaan. Program-program seperti budidaya ikan dan kambing, penanaman pohon, serta bantuan peralatan usaha diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang sekaligus mendorong kemandirian masyarakat. Dengan total akumulasi dana yang disalurkan sejak 2015 hingga 2025 mencapai miliaran rupiah, PTPN IV Regional III berharap kontribusi tersebut dapat menjadi katalisator bagi kemajuan Kabupaten Rokan Hulu serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan. "Masyarakat yang sejahtera dan lingkungan yang terjaga adalah mitra terbaik bagi perusahaan kami. Investasi sosial ini adalah bentuk tanggung jawab kami dan keyakinan akan masa depan Rokan Hulu yang lebih baik," sebut Andiansyah Hamdani.

Peduli Pekerja Pendukung Layanan, KAI Salurkan 580 Paket Sembako Lewat TJSL Nasional
Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 | 18:09 WIB

Peduli Pekerja Pendukung Layanan, KAI Salurkan 580 Paket Sembako Lewat TJSL

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus perkuat komitmen hadirkan pelayanan prima ditopang kepedulian kepada seluruh elemen pekerja di lingkungan stasiun. Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KAI salurkan sebanyak 580 paket sembako kepada porter, dan petugas kebersihan bagian dari upaya berbagi dan apresiasi. Bantuan tersebut didistribusikan kepada porter di sejumlah stasiun, yakni Stasiun Pasar Senen sebanyak 180 paket, Stasiun Gambir 240 paket, dan Stasiun Jatinegara 60 paket. Selain itu, KAI juga menyalurkan 100 paket sembako kepada petugas kebersihan. Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan mencapai 580 paket sembako. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan para porter dan petugas kebersihan merupakan bagian penting dalam ekosistem pelayanan KAI yang berkontribusi langsung terhadap kenyamanan pelanggan. “KAI menyadari kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh operasional perjalanan kereta api, tetapi juga oleh peran para pekerja pendukung di stasiun. Melalui program TJSL ini, kami ingin menunjukkan KAI hadir tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai perusahaan yang peduli dan bertanggung jawab secara sosial,” kata Franoto. Menurutnya, KAI Daop 1 Jakarta secara konsisten menghadirkan berbagai program TJSL yang menyentuh langsung masyarakat dan pekerja di lingkungan operasional. Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan yang harmonis serta memberikan manfaat nyata. "KAI berharap langkah ini dapat memberikan semangat tambahan bagi para pekerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan," jelasnya.

PTPN IV Regional III Salurkan Rp2,4 Miliar Perkuat Ekonomi dan Pendidikan di Rohul Riau
Riau
Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:12 WIB

PTPN IV Regional III Salurkan Rp2,4 Miliar Perkuat Ekonomi dan Pendidikan di Rohul

Rokan Hulu, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara lewat entitas usahanya, yakni PTPN IV Regional III, secara konsisten perkuat kontribusi terhadap pembangunan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), entitas perkebunan plat merah di bawah Sub Holding PalmCo tersebut telah menyalurkan total bantuan mencapai Rp2,4 miliar dengan fokus utama pada penguatan sektor ekonomi dan pendidikan. "Program TJSL kami dirancang untuk menyentuh kebutuhan mendasar dan mendukung potensi yang ada di masyarakat Rokan Hulu, khususnya di sekitar wilayah operasional kami. Fokusnya adalah pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pembangunan infrastruktur sosial," ucap Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum, Andiansyah Hamndani dalam keterangan resmi, Senin (26/1/) lalu. Data realisasi penyaluran dana TJSL yang dirilis menunjukkan, total bantuan tersebut akumulasi dari ratusan program yang berlangsung secara berkesinambungan selama satu dekade terakhir. Pada 2025 lalu, terdapat 66 jenis dan program bantuan direalisasikan yang tersebar di berbagai kecamatan. Pendidikan satu dari program yang cukup menonjol, termasuk pembangunan dan renovasi sekolah, pengadaan komputer dengan internet gratis selama setahun untuk beberapa SD dan SMP, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. "Kami melihat pendidikan sebagai fondasi utama. Bantuan pengadaan komputer dan Mifi gratis selama setahun untuk lima sekolah, seperti SMPN 1 Kunto Darussalam dan SDN 003 Pagaran Tapah, adalah upaya kami memutus mata rantai ketertinggalan dalam mengakses teknologi digital bagi pelajar di daerah," terangnya. Selain pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat menjadi pilar penting. Budidaya hewan ternak, bantuan usaha bibit dan pakan ikan, pengadaan angkutan sampah untuk desa, serta pemberian paket sembako dalam skala besar. Hal ini bertujuan untuk menstimulasi produktivitas dan ketahanan ekonomi keluarga. Tidak ketinggalan, pembangunan infrastruktur sosial juga mendapat perhatian. Dana dialokasikan untuk pembangunan dan revitalisasi sekolah, masjid, mushalla, ruang guru, lapangan olahraga, hingga perbaikan jalan. "Infrastruktur yang memadai adalah tulang punggung bagi aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Kami berupaya berkontribusi sesuai dengan kebutuhan yang diusung oleh masyarakat dan pemerintah setempat," tuturnya. Secara keseluruhan, sejak dimulai pada 2015 silam, program CSR/TJSL PTPN IV Regional III di Rokan Hulu telah melalui berbagai fase. Awalnya, bantuan lebih terkonsentrasi pada bantuan langsung ke institusi pendidikan dan keagamaan. Seiring waktu, program berkembang menjadi lebih beragam dan bersifat pemberdayaan. Data menunjukkan, pada tahun 2018 menjadi puncak penyaluran dengan total Rp255 juta yang diarahkan untuk 24 program, didominasi bantuan untuk rumah ibadah, PAUD, TK, dan posyandu. Tren ini menunjukkan perhatian pada pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini dan kesehatan dasar. Di tahun-tahun berikutnya, seperti 2022 dan 2023, bantuan mulai menyentuh aspek yang lebih luas. Mulai dari bantuan korban bencana, bantuan usaha, bantuan hewan qurban dalam skala besar, hingga paket sembako pasar murah dalam rangka HUT BUMN. Hal ini mencerminkan respons perusahaan terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Penyaluran pada tahun 2024 dan 2025 semakin masif dan terstruktur, dengan total masing-masing mencapai miliaran rupiah. Bantuan tidak hanya banyak secara kuantitas tetapi juga menjawab isu spesifik seperti konservasi lingkungan melalui gerakan menanam pohon, bantuan banjir, dan revitalisasi infrastruktur publik yang vital. Andiansyah Hamdani mengungkapkan mekanisme penyaluran dilakukan melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait. "Kami tidak bekerja sendiri. Semua program dirumuskan bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan tepat sasaran, tepat guna, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku," jelasnya. Dia menambahkan keberlanjutan program menjadi prinsip utama. Bantuan seperti budidaya ikan dan kambing, penanaman pohon, serta bantuan peralatan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mendorong kemandirian masyarakat. Dengan total akumulasi dana yang disalurkan dari 2015 hingga 2025 mencapai miliaran rupiah, PTPN IV Regional III berharap kontribusinya dapat menjadi katalisator positif bagi kemajuan Rokan Hulu. Perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan wilayah sebagai bagian integral dari operasional bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. "Masyarakat yang sejahtera dan lingkungan yang terjaga adalah mitra terbaik bagi perusahaan kami. Investasi sosial ini adalah bentuk tanggung jawab kami dan keyakinan akan masa depan Rokan Hulu yang lebih baik," sebutnya.

PT RPN Lewat Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Nasional
Nasional
Senin, 26 Januari 2026 | 10:02 WIB

PT RPN Lewat Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui entitasnya, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Cabang Pusat Penelitian Karet, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial institusi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang telah menyebabkan terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi warga serta menimbulkan kebutuhan mendesak akan bantuan logistik dan dukungan sosial. Menyikapi kondisi tersebut, Pusat Penelitian Karet berinisiatif mengambil peran aktif dalam membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Kegiatan penyaluran bantuan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat korban banjir, meringankan beban sosial dan ekonomi, serta memperkuat hubungan dan solidaritas antara institusi dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Pusat Penelitian Karet dalam menjalankan peran sosial yang berkelanjutan. “Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak banjir serta menjadi bentuk kehadiran dan kepedulian Pusat Penelitian Karet di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Perwakilan Tim TJSL Pusat Penelitian Karet. Penyaluran bantuan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, antara lain aparat pemerintah daerah setempat, perangkat desa, relawan, serta perwakilan masyarakat terdampak. Seluruh kegiatan sepenuhnya didukung melalui Program TJSL Pusat Penelitian Karet. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara institusi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan bencana,” tambahnya. Meskipun dihadapkan pada sejumlah kendala seperti keterbatasan akses akibat genangan air hingga kondisi cuaca yang kurang mendukung, kegiatan tetap dapat terlaksana dengan baik melalui koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait di lapangan. Melalui pelaksanaan Program TJSL ini, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Pusat Penelitian Karet menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kepercayaan antara institusi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ke depan, PT Riset Perkebunan Nusantara sebagai bagian dari ekosistem Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berharap sinergi dan kolaborasi lintas pihak dapat terus terjalin secara berkelanjutan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, pemulihan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PTPN I Latih Pemandu Wisata TNGL Implementasi Program TJSL Holding Perkebunan Nusantara Wisata
Wisata
Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB

PTPN I Latih Pemandu Wisata TNGL Implementasi Program TJSL Holding Perkebunan Nusantara

Langkat, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Holding Perkebunan Nusantara terus perkuat kontribusi pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan konservasi. Di antaranya lewat pelatihan pemandu wisata profesional di Bukit Lawang, pintu gerbang utama Taman Nasional Gunung Leuser, yang digelar PTPN I Regional 1, di pekan kedua November 2025 lalu. Total 50 peserta, meliputi pemandu wisata lokal dan anggota Perhimpunan Pramuwisata Indonesia (PPI), mengikuti pelatihan angkat tema “Heroes of Hospitality: Menjaga Alam, Menyapa Dunia”. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan BenihBaik.com sebagai mitra pelaksana CSR tersertifikasi. Region Head PTPN I Regional 1, Wispramono Budiman membuka kegiatan sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. “Sinergi antara Perusahaan dengan lingkungan sekitar menjadi keharusan dan tugas moral Perusahaan. Untuk itu, kami merasa ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan potensi kawasan pariwisata di Kabupaten Langkat agar lebih baik lagi. Kita semua ingin masyarakat mendapat manfaat maksimal, tetapi alam lingkungan tetap lestari,” ujar Wispramono. Program pelatihan ini bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN I yang difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM sektor pariwisata. BenihBaik.com menyusun program pelatihan tiga materi utama, pertama, Etika Pariwisata dan Keramahan Lokal, disampaikan Gilang Ahmad Fauzi, pakar pariwisata inklusif. Kedua, Rescue dan Pertolongan Pertama (P3K), disampaikan oleh Azhar, praktisi keselamatan wisata, dan Fotografi Handphone untuk Promosi Pariwisata, untuk melatih peserta memanfaatkan smartphone dalam dokumentasi wisata. Wispramono menekankan ketiga materi tersebut merupakan elemen dasar yang wajib dimiliki pemandu wisata alam, terutama di kawasan berisiko tinggi seperti Taman Nasional Gunung Leuser. “Objek wisata di sini berbasis alam, sehingga masuk kategori risiko tinggi. Para pramuwisata harus paham betul penanganan keselamatan. Sedang fotografi handphone adalah keterampilan penting agar pemandu tidak gaptek dan mampu mendukung promosi wisata,” jelasnya. Investasi Keberlanjutan Lingkungan dan Ekonomi Direktur Utama PTPN I, Teddy Yarman Danas, menyampaikan inisiatif ini merupakan praktik nyata dari filosofi bisnis berkelanjutan yang dianut perusahaan. “Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, khususnya Bukit Lawang adalah aset alam luar biasa yang harus dijaga. Pelatihan ini bukan hanya sekadar program TJSL, tetapi investasi jangka panjang pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Dengan pemandu wisata yang profesional dan berwawasan konservasi, kita memastikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian alam dan ekosistem DAS sebagai warisan untuk generasi mendatang,” tegas Teddy. Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko, menimpali kegiatan ini perkuat pilar Environmental dan Social dalam strategi ESG yang diterapkan Holding Perkebunan Nusantara.

PLN Serahkan Bantuan Air Bersih di Kepulauan Meranti, H Asmar Minta Tambahan 100 Titik Sumur Bor Riau
Riau
Jumat, 14 November 2025 | 12:54 WIB

PLN Serahkan Bantuan Air Bersih di Kepulauan Meranti, H Asmar Minta Tambahan 100 Titik Sumur Bor

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti terima bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), berupa penyediaan air bersih dari PT PLN (Persero) UIP Sumatera Bagian Tengah. Serah terima berlangsung di Kantor Desa Banglas, Jumat (14/11). Kegiatan penyerahan bantuan dipimpin langsung Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, turut dihadiri Senior Manager P2K PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng, unsur Dinas PUPR, Dinas Kominfo, Camat Tebing Tinggi, serta para undangan. Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN, Osta Melano, menjelaskan program TJSL bertajuk “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh” wujud komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. “Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air tidak ada pertanian, kesehatan, dan keberlanjutan kehidupan itu sendiri,” kata Osta Melano. Ia memaparkan, PLN telah membangun 10 titik sumur bor dan 2 unit MCK yang tersebar di 8 desa dan kelurahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Fasilitas tersebut mencakup 620 penerima manfaat. Keberadaan sarana air bersih ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan siswa di sekolah yang menjadi lokasi pembangunan MCK. Program ini ujarnya, menjadi kontribusi PLN dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke 6, yakni penyediaan air bersih dan sanitasi layak. “Semoga pembangunan 10 titik sumur bor ini dapat membantu mengatasi persoalan air bersih, khususnya di wilayah gambut yang selama ini menghadapi tantangan kualitas air,” harapnya. Bupati Kepulauan Meranti, Asmar Apresiasi PLN, Usulkan Penambahan 100 Titik Sumur Bor. Ia sampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN UIP Sumbagteng. Menurutnya, penyediaan fasilitas air bersih sangat penting bagi masyarakat yang menghadapi kesulitan akses air atau terdampak kekeringan. “Bantuan ini sangat membantu masyarakat. Ini bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran daerah,” tegasnya. H Asmar berharap pemerintah desa, dan masyarakat dapat merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya berkelanjutan. Ia mendorong pembentukan kelompok pengelola untuk memastikan operasional dan pemeliharaan sumur bor berjalan baik. Di kegiatan itu, Bupati turut mengusulkan agar PLN menambah jumlah titik sumur bor pada program berikutnya. “Terima kasih kepada PLN UIP SBT atas 10 titik sumur bor yang diberikan. Ke depan, kami berharap PLN dapat membantu hingga 100 titik sumur bor untuk menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ucapnya. Ia mengajak perusahaan lain yang beroperasi di Meranti untuk berpartisipasi aktif menjalankan program TJSL pada berbagai sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi untuk Kepulauan Meranti Lebih Baik Program TJSL penyediaan air bersih dari PLN menjadi bukti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat.

PTPN IV PalmCo Salurkan Rp3 Miliar TJSL di Indragiri Hulu Sawit
Sawit
Kamis, 13 November 2025 | 09:54 WIB

PTPN IV PalmCo Salurkan Rp3 Miliar TJSL di Indragiri Hulu

Pekanbaru, katakabar.com - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus menunjukkan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Melalui Regional III yang beroperasi di Riau, perusahaan perkebunan negara tersebut salurkan dana lebih dari Rp3 miliar untuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Indragiri Hulu. Program tersebut menyasar berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama tahun ini adalah membantu pemerintah daerah dalam penanganan stunting, yang masih menjadi persoalan serius di wilayah berjuluk 'Sri Gemilang' itu. Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin Angin, mengatakan pelaksanaan program TJSL bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dampak sosial yang berkelanjutan, sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan PalmCo. “Kami percaya, keberlanjutan perusahaan hanya bisa terwujud jika masyarakat di sekitar kami juga tumbuh dan sejahtera. Itu sebabnya, PTPN IV PalmCo berkomitmen menjalankan program sosial yang memberi manfaat langsung, mulai dari pemberdayaan ekonomi, peningkatan mutu pendidikan, hingga dukungan terhadap pemerintah dalam menekan angka stunting,” ujar Irwan. Kata Irwan, program TJSL yang disalurkan tidak hanya berfokus pada kegiatan bantuan, tetapi diarahkan untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk membangun ekonomi masyarakat pedesaan yang lebih kuat dan berdaya saing. “Kami ingin program ini menjadi contoh bahwa dunia usaha bisa menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan perubahan sosial. TJSL bukan sekadar tanggung jawab, tetapi investasi sosial jangka panjang,” jelasnya.