TJSL

Sorotan terbaru dari Tag # TJSL

Holding PTPN Dorong Pendidikan dan Ekonomi Rohul Lewat Program TJSL PTPN IV Regional III Riau
Riau
Kamis, 26 Maret 2026 | 17:20 WIB

Holding PTPN Dorong Pendidikan dan Ekonomi Rohul Lewat Program TJSL PTPN IV Regional III

Rokan Hulu, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional III salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PalmCo, secara konsisten perkuat kontribusi terhadap pembangunan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan telah menyalurkan bantuan dengan total mencapai Rp2,4 miliar. Program tersebut difokuskan pada penguatan sektor ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan infrastruktur sosial di wilayah sekitar operasional perusahaan. "Program TJSL kami dirancang untuk menyentuh kebutuhan mendasar dan mendukung potensi yang ada di masyarakat Rokan Hulu, khususnya di sekitar wilayah operasional kami. Fokusnya adalah pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pembangunan infrastruktur sosial," ujar Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional III, Andiansyah Hamdani dalam keterangannya, di penghujung Januari 2026 lalu. Data realisasi penyaluran dana TJSL menunjukkan, total bantuan tersebut merupakan akumulasi dari ratusan program yang dijalankan secara berkelanjutan selama satu dekade terakhir. Pada 2025 saja, tercatat 66 jenis program bantuan telah direalisasikan di berbagai kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama, di antaranya melalui pembangunan dan renovasi sekolah, pengadaan perangkat komputer yang dilengkapi akses internet gratis selama satu tahun untuk sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama, serta dukungan bagi peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. "Kami melihat pendidikan sebagai fondasi utama. Bantuan pengadaan komputer dan Mifi gratis selama setahun untuk lima sekolah, seperti SMPN 1 Kunto Darussalam dan SDN 003 Pagaran Tapah, adalah upaya kami memutus mata rantai ketertinggalan dalam mengakses teknologi digital bagi pelajar di daerah," paparnya. Selain sektor pendidikan, ulasnya, penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi pilar penting dalam program TJSL perusahaan. Berbagai program pemberdayaan dilakukan melalui bantuan budidaya ternak, bantuan usaha berupa bibit dan pakan ikan, pengadaan armada angkutan sampah untuk desa, hingga penyaluran paket sembako dalam skala besar guna mendukung ketahanan ekonomi keluarga. PTPN IV Regional III juga memberikan perhatian pada pembangunan infrastruktur sosial, antara lain melalui pembangunan dan revitalisasi fasilitas umum seperti sekolah, masjid, mushalla, ruang guru, lapangan olahraga, hingga perbaikan akses jalan. "Infrastruktur yang memadai adalah tulang punggung bagi aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Kami berupaya berkontribusi sesuai dengan kebutuhan yang diusung oleh masyarakat dan pemerintah setempat," ceritanya. Secara keseluruhan, sejak dimulai pada tahun 2015, program CSR/TJSL PTPN IV Regional III di Kabupaten Rokan Hulu telah melalui berbagai fase pengembangan. Pada tahap awal, bantuan lebih banyak difokuskan pada dukungan langsung kepada lembaga pendidikan dan keagamaan. Seiring waktu, program tersebut berkembang menjadi lebih beragam dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Data menunjukkan pada 2018 menjadi salah satu puncak penyaluran bantuan dengan total Rp255 juta untuk 24 program, yang didominasi bantuan bagi rumah ibadah, PAUD, TK, serta posyandu. Hal ini menunjukkan perhatian perusahaan terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini dan penguatan layanan kesehatan dasar. Di periode berikutnya, seperti tahun 2022 dan 2023, program bantuan semakin berkembang dengan menjangkau aspek yang lebih luas, mulai dari bantuan bagi korban bencana, dukungan usaha masyarakat, penyaluran hewan kurban dalam jumlah besar, hingga penyelenggaraan pasar murah paket sembako dalam rangka peringatan HUT BUMN. Penyaluran bantuan pada tahun 2024 dan 2025 juga semakin masif dan terstruktur dengan total nilai mencapai miliaran rupiah. Selain jumlah program yang meningkat, bantuan juga diarahkan untuk menjawab berbagai isu strategis, seperti konservasi lingkungan melalui gerakan penanaman pohon, bantuan bagi korban banjir, serta revitalisasi infrastruktur publik yang memiliki fungsi vital bagi masyarakat. Andiansyah Hamdani menjelaskan seluruh program TJSL disalurkan melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai lembaga terkait. "Kami tidak bekerja sendiri. Semua program dirumuskan bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan tepat sasaran, tepat guna, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku," terangnya. Ia menambahkan keberlanjutan program menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan TJSL perusahaan. Program-program seperti budidaya ikan dan kambing, penanaman pohon, serta bantuan peralatan usaha diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang sekaligus mendorong kemandirian masyarakat. Dengan total akumulasi dana yang disalurkan sejak 2015 hingga 2025 mencapai miliaran rupiah, PTPN IV Regional III berharap kontribusi tersebut dapat menjadi katalisator bagi kemajuan Kabupaten Rokan Hulu serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan. "Masyarakat yang sejahtera dan lingkungan yang terjaga adalah mitra terbaik bagi perusahaan kami. Investasi sosial ini adalah bentuk tanggung jawab kami dan keyakinan akan masa depan Rokan Hulu yang lebih baik," sebut Andiansyah Hamdani.

Peduli Pekerja Pendukung Layanan, KAI Salurkan 580 Paket Sembako Lewat TJSL Nasional
Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 | 18:09 WIB

Peduli Pekerja Pendukung Layanan, KAI Salurkan 580 Paket Sembako Lewat TJSL

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus perkuat komitmen hadirkan pelayanan prima ditopang kepedulian kepada seluruh elemen pekerja di lingkungan stasiun. Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KAI salurkan sebanyak 580 paket sembako kepada porter, dan petugas kebersihan bagian dari upaya berbagi dan apresiasi. Bantuan tersebut didistribusikan kepada porter di sejumlah stasiun, yakni Stasiun Pasar Senen sebanyak 180 paket, Stasiun Gambir 240 paket, dan Stasiun Jatinegara 60 paket. Selain itu, KAI juga menyalurkan 100 paket sembako kepada petugas kebersihan. Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan mencapai 580 paket sembako. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan para porter dan petugas kebersihan merupakan bagian penting dalam ekosistem pelayanan KAI yang berkontribusi langsung terhadap kenyamanan pelanggan. “KAI menyadari kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh operasional perjalanan kereta api, tetapi juga oleh peran para pekerja pendukung di stasiun. Melalui program TJSL ini, kami ingin menunjukkan KAI hadir tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai perusahaan yang peduli dan bertanggung jawab secara sosial,” kata Franoto. Menurutnya, KAI Daop 1 Jakarta secara konsisten menghadirkan berbagai program TJSL yang menyentuh langsung masyarakat dan pekerja di lingkungan operasional. Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan yang harmonis serta memberikan manfaat nyata. "KAI berharap langkah ini dapat memberikan semangat tambahan bagi para pekerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan," jelasnya.

PTPN IV Regional III Salurkan Rp2,4 Miliar Perkuat Ekonomi dan Pendidikan di Rohul Riau
Riau
Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:12 WIB

PTPN IV Regional III Salurkan Rp2,4 Miliar Perkuat Ekonomi dan Pendidikan di Rohul

Rokan Hulu, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara lewat entitas usahanya, yakni PTPN IV Regional III, secara konsisten perkuat kontribusi terhadap pembangunan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), entitas perkebunan plat merah di bawah Sub Holding PalmCo tersebut telah menyalurkan total bantuan mencapai Rp2,4 miliar dengan fokus utama pada penguatan sektor ekonomi dan pendidikan. "Program TJSL kami dirancang untuk menyentuh kebutuhan mendasar dan mendukung potensi yang ada di masyarakat Rokan Hulu, khususnya di sekitar wilayah operasional kami. Fokusnya adalah pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pembangunan infrastruktur sosial," ucap Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum, Andiansyah Hamndani dalam keterangan resmi, Senin (26/1/) lalu. Data realisasi penyaluran dana TJSL yang dirilis menunjukkan, total bantuan tersebut akumulasi dari ratusan program yang berlangsung secara berkesinambungan selama satu dekade terakhir. Pada 2025 lalu, terdapat 66 jenis dan program bantuan direalisasikan yang tersebar di berbagai kecamatan. Pendidikan satu dari program yang cukup menonjol, termasuk pembangunan dan renovasi sekolah, pengadaan komputer dengan internet gratis selama setahun untuk beberapa SD dan SMP, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. "Kami melihat pendidikan sebagai fondasi utama. Bantuan pengadaan komputer dan Mifi gratis selama setahun untuk lima sekolah, seperti SMPN 1 Kunto Darussalam dan SDN 003 Pagaran Tapah, adalah upaya kami memutus mata rantai ketertinggalan dalam mengakses teknologi digital bagi pelajar di daerah," terangnya. Selain pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat menjadi pilar penting. Budidaya hewan ternak, bantuan usaha bibit dan pakan ikan, pengadaan angkutan sampah untuk desa, serta pemberian paket sembako dalam skala besar. Hal ini bertujuan untuk menstimulasi produktivitas dan ketahanan ekonomi keluarga. Tidak ketinggalan, pembangunan infrastruktur sosial juga mendapat perhatian. Dana dialokasikan untuk pembangunan dan revitalisasi sekolah, masjid, mushalla, ruang guru, lapangan olahraga, hingga perbaikan jalan. "Infrastruktur yang memadai adalah tulang punggung bagi aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Kami berupaya berkontribusi sesuai dengan kebutuhan yang diusung oleh masyarakat dan pemerintah setempat," tuturnya. Secara keseluruhan, sejak dimulai pada 2015 silam, program CSR/TJSL PTPN IV Regional III di Rokan Hulu telah melalui berbagai fase. Awalnya, bantuan lebih terkonsentrasi pada bantuan langsung ke institusi pendidikan dan keagamaan. Seiring waktu, program berkembang menjadi lebih beragam dan bersifat pemberdayaan. Data menunjukkan, pada tahun 2018 menjadi puncak penyaluran dengan total Rp255 juta yang diarahkan untuk 24 program, didominasi bantuan untuk rumah ibadah, PAUD, TK, dan posyandu. Tren ini menunjukkan perhatian pada pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini dan kesehatan dasar. Di tahun-tahun berikutnya, seperti 2022 dan 2023, bantuan mulai menyentuh aspek yang lebih luas. Mulai dari bantuan korban bencana, bantuan usaha, bantuan hewan qurban dalam skala besar, hingga paket sembako pasar murah dalam rangka HUT BUMN. Hal ini mencerminkan respons perusahaan terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Penyaluran pada tahun 2024 dan 2025 semakin masif dan terstruktur, dengan total masing-masing mencapai miliaran rupiah. Bantuan tidak hanya banyak secara kuantitas tetapi juga menjawab isu spesifik seperti konservasi lingkungan melalui gerakan menanam pohon, bantuan banjir, dan revitalisasi infrastruktur publik yang vital. Andiansyah Hamdani mengungkapkan mekanisme penyaluran dilakukan melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait. "Kami tidak bekerja sendiri. Semua program dirumuskan bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan tepat sasaran, tepat guna, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku," jelasnya. Dia menambahkan keberlanjutan program menjadi prinsip utama. Bantuan seperti budidaya ikan dan kambing, penanaman pohon, serta bantuan peralatan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mendorong kemandirian masyarakat. Dengan total akumulasi dana yang disalurkan dari 2015 hingga 2025 mencapai miliaran rupiah, PTPN IV Regional III berharap kontribusinya dapat menjadi katalisator positif bagi kemajuan Rokan Hulu. Perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan wilayah sebagai bagian integral dari operasional bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. "Masyarakat yang sejahtera dan lingkungan yang terjaga adalah mitra terbaik bagi perusahaan kami. Investasi sosial ini adalah bentuk tanggung jawab kami dan keyakinan akan masa depan Rokan Hulu yang lebih baik," sebutnya.

PT RPN Lewat Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Nasional
Nasional
Senin, 26 Januari 2026 | 10:02 WIB

PT RPN Lewat Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui entitasnya, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Cabang Pusat Penelitian Karet, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial institusi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang telah menyebabkan terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi warga serta menimbulkan kebutuhan mendesak akan bantuan logistik dan dukungan sosial. Menyikapi kondisi tersebut, Pusat Penelitian Karet berinisiatif mengambil peran aktif dalam membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Kegiatan penyaluran bantuan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat korban banjir, meringankan beban sosial dan ekonomi, serta memperkuat hubungan dan solidaritas antara institusi dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Pusat Penelitian Karet dalam menjalankan peran sosial yang berkelanjutan. “Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak banjir serta menjadi bentuk kehadiran dan kepedulian Pusat Penelitian Karet di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Perwakilan Tim TJSL Pusat Penelitian Karet. Penyaluran bantuan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, antara lain aparat pemerintah daerah setempat, perangkat desa, relawan, serta perwakilan masyarakat terdampak. Seluruh kegiatan sepenuhnya didukung melalui Program TJSL Pusat Penelitian Karet. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara institusi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan bencana,” tambahnya. Meskipun dihadapkan pada sejumlah kendala seperti keterbatasan akses akibat genangan air hingga kondisi cuaca yang kurang mendukung, kegiatan tetap dapat terlaksana dengan baik melalui koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait di lapangan. Melalui pelaksanaan Program TJSL ini, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Pusat Penelitian Karet menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kepercayaan antara institusi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ke depan, PT Riset Perkebunan Nusantara sebagai bagian dari ekosistem Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berharap sinergi dan kolaborasi lintas pihak dapat terus terjalin secara berkelanjutan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, pemulihan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PTPN I Latih Pemandu Wisata TNGL Implementasi Program TJSL Holding Perkebunan Nusantara Wisata
Wisata
Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB

PTPN I Latih Pemandu Wisata TNGL Implementasi Program TJSL Holding Perkebunan Nusantara

Langkat, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Holding Perkebunan Nusantara terus perkuat kontribusi pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan konservasi. Di antaranya lewat pelatihan pemandu wisata profesional di Bukit Lawang, pintu gerbang utama Taman Nasional Gunung Leuser, yang digelar PTPN I Regional 1, di pekan kedua November 2025 lalu. Total 50 peserta, meliputi pemandu wisata lokal dan anggota Perhimpunan Pramuwisata Indonesia (PPI), mengikuti pelatihan angkat tema “Heroes of Hospitality: Menjaga Alam, Menyapa Dunia”. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan BenihBaik.com sebagai mitra pelaksana CSR tersertifikasi. Region Head PTPN I Regional 1, Wispramono Budiman membuka kegiatan sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. “Sinergi antara Perusahaan dengan lingkungan sekitar menjadi keharusan dan tugas moral Perusahaan. Untuk itu, kami merasa ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan potensi kawasan pariwisata di Kabupaten Langkat agar lebih baik lagi. Kita semua ingin masyarakat mendapat manfaat maksimal, tetapi alam lingkungan tetap lestari,” ujar Wispramono. Program pelatihan ini bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN I yang difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM sektor pariwisata. BenihBaik.com menyusun program pelatihan tiga materi utama, pertama, Etika Pariwisata dan Keramahan Lokal, disampaikan Gilang Ahmad Fauzi, pakar pariwisata inklusif. Kedua, Rescue dan Pertolongan Pertama (P3K), disampaikan oleh Azhar, praktisi keselamatan wisata, dan Fotografi Handphone untuk Promosi Pariwisata, untuk melatih peserta memanfaatkan smartphone dalam dokumentasi wisata. Wispramono menekankan ketiga materi tersebut merupakan elemen dasar yang wajib dimiliki pemandu wisata alam, terutama di kawasan berisiko tinggi seperti Taman Nasional Gunung Leuser. “Objek wisata di sini berbasis alam, sehingga masuk kategori risiko tinggi. Para pramuwisata harus paham betul penanganan keselamatan. Sedang fotografi handphone adalah keterampilan penting agar pemandu tidak gaptek dan mampu mendukung promosi wisata,” jelasnya. Investasi Keberlanjutan Lingkungan dan Ekonomi Direktur Utama PTPN I, Teddy Yarman Danas, menyampaikan inisiatif ini merupakan praktik nyata dari filosofi bisnis berkelanjutan yang dianut perusahaan. “Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, khususnya Bukit Lawang adalah aset alam luar biasa yang harus dijaga. Pelatihan ini bukan hanya sekadar program TJSL, tetapi investasi jangka panjang pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Dengan pemandu wisata yang profesional dan berwawasan konservasi, kita memastikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian alam dan ekosistem DAS sebagai warisan untuk generasi mendatang,” tegas Teddy. Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko, menimpali kegiatan ini perkuat pilar Environmental dan Social dalam strategi ESG yang diterapkan Holding Perkebunan Nusantara.

PLN Serahkan Bantuan Air Bersih di Kepulauan Meranti, H Asmar Minta Tambahan 100 Titik Sumur Bor Riau
Riau
Jumat, 14 November 2025 | 12:54 WIB

PLN Serahkan Bantuan Air Bersih di Kepulauan Meranti, H Asmar Minta Tambahan 100 Titik Sumur Bor

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti terima bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), berupa penyediaan air bersih dari PT PLN (Persero) UIP Sumatera Bagian Tengah. Serah terima berlangsung di Kantor Desa Banglas, Jumat (14/11). Kegiatan penyerahan bantuan dipimpin langsung Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, turut dihadiri Senior Manager P2K PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng, unsur Dinas PUPR, Dinas Kominfo, Camat Tebing Tinggi, serta para undangan. Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN, Osta Melano, menjelaskan program TJSL bertajuk “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh” wujud komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. “Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air tidak ada pertanian, kesehatan, dan keberlanjutan kehidupan itu sendiri,” kata Osta Melano. Ia memaparkan, PLN telah membangun 10 titik sumur bor dan 2 unit MCK yang tersebar di 8 desa dan kelurahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Fasilitas tersebut mencakup 620 penerima manfaat. Keberadaan sarana air bersih ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan siswa di sekolah yang menjadi lokasi pembangunan MCK. Program ini ujarnya, menjadi kontribusi PLN dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke 6, yakni penyediaan air bersih dan sanitasi layak. “Semoga pembangunan 10 titik sumur bor ini dapat membantu mengatasi persoalan air bersih, khususnya di wilayah gambut yang selama ini menghadapi tantangan kualitas air,” harapnya. Bupati Kepulauan Meranti, Asmar Apresiasi PLN, Usulkan Penambahan 100 Titik Sumur Bor. Ia sampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN UIP Sumbagteng. Menurutnya, penyediaan fasilitas air bersih sangat penting bagi masyarakat yang menghadapi kesulitan akses air atau terdampak kekeringan. “Bantuan ini sangat membantu masyarakat. Ini bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran daerah,” tegasnya. H Asmar berharap pemerintah desa, dan masyarakat dapat merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya berkelanjutan. Ia mendorong pembentukan kelompok pengelola untuk memastikan operasional dan pemeliharaan sumur bor berjalan baik. Di kegiatan itu, Bupati turut mengusulkan agar PLN menambah jumlah titik sumur bor pada program berikutnya. “Terima kasih kepada PLN UIP SBT atas 10 titik sumur bor yang diberikan. Ke depan, kami berharap PLN dapat membantu hingga 100 titik sumur bor untuk menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ucapnya. Ia mengajak perusahaan lain yang beroperasi di Meranti untuk berpartisipasi aktif menjalankan program TJSL pada berbagai sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi untuk Kepulauan Meranti Lebih Baik Program TJSL penyediaan air bersih dari PLN menjadi bukti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat.

PTPN IV PalmCo Salurkan Rp3 Miliar TJSL di Indragiri Hulu Sawit
Sawit
Kamis, 13 November 2025 | 09:54 WIB

PTPN IV PalmCo Salurkan Rp3 Miliar TJSL di Indragiri Hulu

Pekanbaru, katakabar.com - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus menunjukkan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Melalui Regional III yang beroperasi di Riau, perusahaan perkebunan negara tersebut salurkan dana lebih dari Rp3 miliar untuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Indragiri Hulu. Program tersebut menyasar berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu fokus utama tahun ini adalah membantu pemerintah daerah dalam penanganan stunting, yang masih menjadi persoalan serius di wilayah berjuluk 'Sri Gemilang' itu. Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin Angin, mengatakan pelaksanaan program TJSL bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dampak sosial yang berkelanjutan, sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan PalmCo. “Kami percaya, keberlanjutan perusahaan hanya bisa terwujud jika masyarakat di sekitar kami juga tumbuh dan sejahtera. Itu sebabnya, PTPN IV PalmCo berkomitmen menjalankan program sosial yang memberi manfaat langsung, mulai dari pemberdayaan ekonomi, peningkatan mutu pendidikan, hingga dukungan terhadap pemerintah dalam menekan angka stunting,” ujar Irwan. Kata Irwan, program TJSL yang disalurkan tidak hanya berfokus pada kegiatan bantuan, tetapi diarahkan untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk membangun ekonomi masyarakat pedesaan yang lebih kuat dan berdaya saing. “Kami ingin program ini menjadi contoh bahwa dunia usaha bisa menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan perubahan sosial. TJSL bukan sekadar tanggung jawab, tetapi investasi sosial jangka panjang,” jelasnya.

Kolaborasi untuk Kontribusi, TJSL Pelindo Semarakkan HUT ke 80 RI Nasional
Nasional
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 08:28 WIB

Kolaborasi untuk Kontribusi, TJSL Pelindo Semarakkan HUT ke 80 RI

Medan, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Ulang Tahun ke 80 Republik Indonesia, Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bidang nonpetikemas, PT Pelindo Multi Terminal atau SPMT berkolaborasi dengan Pelindo Regional 1 gelar rangkaian kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL yang melibatkan masyarakat, pelajar, dan pelaku usaha kecil menengah atau UKM di wilayah Medan. SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah menyampaikan, kegiatan ini bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. “Kami ingin semangat kemerdekaan dirasakan oleh semua pihak, salah satunya diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya. Finan menerangkan, rangkaian acara dimulai pada Rabu (13/8) dengan Edukasi Safety Riding di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan. Kegiatan ini diikuti 80 pengemudi ojek pangkalan dan becak motor di sekitar pelabuhan. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai keselamatan berkendara, menerima voucher ganti oli gratis, dan menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen untuk selalu tertib lalu lintas. Terus pada Kamis (14/8), digelar Port Visit di Pelabuhan Belawan dengan mengajak Siswa dari SD Negeri 060958 dan SD Perguruan Eria berkeliling untuk melihat langsung fasilitas pelabuhan, mulai dari gudang, tanker minyak, pipa penyalur, hingga area curah cair crude palm oil atau CPO. Selain tur, siswa mengikuti sesi pembelajaran interaktif mengenai peran pelabuhan dalam distribusi barang serta edukasi anti-bullying. Mereka juga menerima tas dan komik pelabuhan untuk memotivasi semangat belajar. Puncak kegiatan digelar pada Jumat (15/8), diawali dengan Jalan Sehat Kemerdekaan yang diikuti seluruh entitas Pelindo Group di wilayah Medan, dilanjutkan Bazaar UKM Kemerdekaan yang melibatkan sejumlah pelaku UMKM kuliner. Produk yang ditawarkan meliputi tekwan, lontong, martabak, lupis, dimsum, pisang keju, es krim puding, ketoprak, dan beragam makanan tradisional lainnya. "Pelindo Multi Terminal juga melaksanakan Penataan Lingkungan Kampung Pelindo di wilayah operasionalnya yakni Lhokseumawe. Penjurian dilakukan pada 15 hingga16 Agustus ini bertujuan untuk mengajak kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah setempat untuk menjaga kebersihan dan menata lingkungan, nantinya lingkungan yang memenangkan lomba ini akan menerima bantuan untuk pengembangan lingkungan," jelas Finan.

KAI Daop 1 Jakarta Salurkan Bantuan TJSL Lebih dari Rp900 Juta hingga Mei 2025 Nasional
Nasional
Rabu, 21 Mei 2025 | 10:28 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Salurkan Bantuan TJSL Lebih dari Rp900 Juta hingga Mei 2025

Jakarta, katakabar.com - KAI Daop 1 Jakarta terus perkuat peran sosialnya sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tapi peduli dan aktif dalam pembangunan berkelanjutan di tengah masyarakat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta telah menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL sebesar Rp921.184.000,00 hingga Mei 2025. Penyaluran dana ini bentuk komitmen KAI dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menuturkan, dana TJSL ini disalurkan ke berbagai sektor yang menjadi fokus prioritas perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. “Penyaluran dana TJSL ini adalah wujud nyata kepedulian KAI kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat, tidak hanya melalui layanan transportasi, tetapi juga melalui program sosial yang berdampak langsung,” ujar Ixfan.

Lewat TJSL Dorong Keberlanjutan dan Kesejahteraan KAI Salurkan Rp8,1 Miliar ke Masyarakat Nasional
Nasional
Senin, 12 Mei 2025 | 17:45 WIB

Lewat TJSL Dorong Keberlanjutan dan Kesejahteraan KAI Salurkan Rp8,1 Miliar ke Masyarakat

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya menciptakan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL. Lihat, sepanjang Januari hingga April 2025, KAI telah salurkan dana sebesar Rp8.146.190.013 untuk berbagai inisiatif sosial, lingkungan, dan pemberdayaan usaha mikro yang tersebar di berbagai wilayah operasional perusahaan. EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji menjelaskan, TJSL KAI tidak hanya menjadi bagian dari tanggung jawab korporasi, tapi strategi berkelanjutan untuk mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. “Sebesar Rp5.153.280.784 dari total dana tersebut digunakan untuk program bina lingkungan, termasuk di dalamnya berbagai inisiatif unggulan seperti KAI Quick Respon yang hadir tanggap dalam situasi darurat bencana dan krisis sosial. Melalui program ini, KAI hadir sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat terdampak,” jelas Agus. Di bidang kesehatan, kata Agus, program KAI Sehat Sejahtera menjadi salah satu ujung tombak KAI meningkatkan akses layanan kesehatan, baik melalui pengobatan gratis dengan Rail Clinic, penyuluhan kesehatan, hingga dukungan fasilitas sanitasi di wilayah pelosok. Begitu pula dukungan terhadap pendidikan berkelanjutan dijalankan melalui KAI EduFriend, sebuah program pendampingan dan pemberian bantuan pendidikan bagi anak-anak di sekitar jalur rel maupun wilayah binaan KAI. Hal ini turut menjawab SDG 4 atau Pendidikan Berkualitas secara konkret. Selain itu, KAI aktif meningkatkan kesadaran keselamatan perjalanan kereta api melalui program Sosialisasi Keselamatan PERKA dan kampanye anti pelecehan, dan kekerasan terhadap perempuan di atas KA, sejalan dengan upaya menciptakan transportasi publik yang aman dan inklusif (SDG 5 dan 11). “Lingkungan hidup menjadi prioritas dengan hadirnya program KAI Go Green dan Bersih-Bersih Lingkungan atau BBL. Aktivitas ini tidak hanya fokus pada penghijauan dan pengurangan emisi, namun juga pada pembentukan budaya ramah lingkungan di kalangan masyarakat dan Insan KAI,” tambah Agus. Pada aspek hubungan sosial, program KAI DungMas dan KAI Pling dirancang sebagai jembatan yang menguatkan koneksi antara KAI dan komunitas di sekitar wilayah operasional. Branding desa binaan pun menjadi bentuk konkrit KAI dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal.