Bagi warga, bantuan sederhana itu terasa berarti di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih. Rina (42), salah seorang korban banjir, mengaku belum sempat makan sejak pagi karena beras dan kompor di rumahnya basah.

“Bersyukur kali ada kepedulian dari Bapak Direktur membawa bubur ini. Dari pagi perut kami kosong, mau masak kompor sama beras basah semua,” tuturnya.

Selain membagikan makanan, Doni mengingatkan warga agar menjaga kebersihan diri dan lingkungan setelah banjir. Sisa lumpur dan air yang tercemar dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk penyakit kulit dan diare.