Apel peringatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Toba, serta Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Toba. Sejumlah pimpinan perangkat daerah juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain menjadi ruang penyampaian pesan tentang pembentukan karakter, peringatan Hari Pramuka ke-65 juga diisi dengan sejumlah agenda organisasi dan pemberian penghargaan kepada anggota maupun pembina.
Salah satu agenda ialah pelantikan Pengurus Saka POM Toba. 

Keberadaan satuan karya ini berkaitan dengan pembinaan anggota Pramuka dalam bidang pengawasan obat dan makanan, sekaligus membuka ruang sinergi dengan pihak terkait di daerah.

Panitia juga melaksanakan penyematan Lencana Purna Jambore Daerah Sumatera Utara Sibolangit 2026 serta penyematan lencana dan penyerahan piagam bagi peserta Jambore Nasional Cibubur 2026.

Penghargaan lainnya berupa penyematan Selendang Mahir diberikan kepada tiga penerima, yakni Ahmad Dalil Napitupulu, Dewi Sartika Sitepu, dan Ernawati Hadi Siregar.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengapresiasi keterlibatan anggota dan pembina dalam gerakan kepramukaan. Namun, tantangan berikutnya terletak pada bagaimana nilai dan pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan itu diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Melalui peringatan ini, Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang tidak hanya terampil dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki integritas serta tanggung jawab sosial.

Semangat tersebut dirangkum dalam slogan, “Satu Pramuka untuk Satu Indonesia,” yang menekankan persatuan dan pengabdian sebagai bagian dari peran generasi muda dalam kehidupan berbangsa.*