https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Ekonomi / Dari Emas ke Minyak, Bitcoin Diprediksi Bakal Geser Komoditas Lama!

Dari Emas ke Minyak, Bitcoin Diprediksi Bakal Geser Komoditas Lama!


Senin, 04 November 2024 | 13:00 WIB  

Editor : Sahdan
Dari Emas ke Minyak, Bitcoin Diprediksi Bakal Geser Komoditas Lama!

Foto Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 36082 | Artikel Judul: Dari Emas ke Minyak, Bitcoin Diprediksi Bakal Geser Komoditas Lama! | Tanggal: Senin, 04 November 2024 - 13:00

Jakarta, katakabar.com - Bitcoin semakin diakui sebagai aset yang mampu bersaing dengan komoditas utama seperti emas dan minyak. Menurut sejumlah pakar, permintaan Bitcoin (BTC) bakal terus meningkat dalam waktu dekat, dan nilainya diperkirakan mencapai level enam digit.

Erik Voorhees, CEO ShapeShift dan pendukung Bitcoin, menyebut Bitcoin memiliki potensi tinggi untuk menjadi aset utama, melebihi emas, minyak, dan bahkan dolar AS.

Bitcoin Aset Langka Lampaui Komoditas Lain

Keunggulan Bitcoin terletak pada jumlahnya yang terbatas. Berbeda dengan emas yang produksinya dapat ditingkatkan atau dolar AS yang bisa dicetak tanpa batas, Bitcoin hanya memiliki total 21 juta koin yang dapat ditambang.

Batasan ini membuat Bitcoin menjadi aset yang sangat berharga, terutama ketika permintaan meningkat. Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin, merancang mata uang ini dengan aturan yang ketat, menjadikannya aset yang tahan inflasi.

Voorhees menegaskan, pasokan Bitcoin yang terbatas memberi BTC posisi unik di pasar. Saat permintaan untuk komoditas seperti emas dan minyak naik, produksinya bisa ditingkatkan. Namun, hal ini tidak berlaku pada Bitcoin. 

Atribut ini menjadikan Bitcoin sebagai aset yang semakin diminati oleh investor global yang mencari alternatif investasi selain komoditas tradisional.

Hubungan Antara Bitcoin dan Emas

Max Keiser, seorang pendukung Bitcoin lainnya, menyoroti adanya korelasi antara harga emas dan Bitcoin. Keiser memperkirakan setiap kenaikan $1 pada harga emas akan menyebabkan kenaikan sekitar $20 pada harga Bitcoin. Dengan harga emas yang terus melonjak mencapai rekor tertinggi, Bitcoin juga berpotensi mengalami lonjakan harga signifikan.

Dalam beberapa minggu terakhir, komunitas kripto semakin memperhatikan pergerakan kurs BTC. Erik Voorhees bahkan mengajak para investor untuk bersiap, karena menurutnya, harga Bitcoin akan terus naik seiring meningkatnya permintaan global.

Potensi Bitcoin Menuju Enam Digit

Para pakar memperkirakan Bitcoin akan mencapai harga enam digit dalam waktu dekat, didukung oleh permintaan yang terus bertambah.

 Data terbaru menunjukkan lebih dari 19 juta BTC telah ditambang dan kini berada di pasar, angka tertinggi dalam sejarah kripto. Sebagian besar dari BTC ini disimpan di "dompet dingin," yang mengurangi ketersediaan BTC di pasar dan semakin meningkatkan nilainya.

Kesimpulannya, dengan karakteristik langka dan potensi pertumbuhannya, Bitcoin diperkirakan akan menjadi pilihan investasi utama yang mampu menggeser komoditas tradisional seperti emas dan minyak. 

Jadi, masih ragu untuk investasi dan beli Bitcoin? 

www.katakabar.com | Artikel ID: 36082 | Artikel Judul: Dari Emas ke Minyak, Bitcoin Diprediksi Bakal Geser Komoditas Lama! | Tanggal: Senin, 04 November 2024 - 13:00

TOPIK TERKAIT

# Emas# Minyak# Bitcoin# Geser# Komoditas# Lama
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Lifestyle

    Dibanding Cash, Emas Ternyata Lebih Efektif untuk Tabungan Haji

    Rabu, 30 Okt 2024 | 12:09 WIB
  • Sawit

    Perdana, Raksasa Sawit ini Ekspor Produk Minyak Sawit Lewat Dasbor Nasional

    Minggu, 27 Okt 2024 | 22:17 WIB
  • Sawit

    Dosen Polije Produksi Minyak Sawit Merah Upaya Maksimalkan Fungsi Kebun Tefa

    Sabtu, 26 Okt 2024 | 19:31 WIB
  • Ekonomi

    ETF Bitcoin: Peluang dan Risiko Mesti Diketahui Investor

    Rabu, 16 Okt 2024 | 20:20 WIB
  • Ekonomi

    Whale Bitcoin 'Kuno' Tiba-tiba Pindahkan BTC dari 2009! Lo Kok Bisa!

    Jumat, 11 Okt 2024 | 14:16 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
  • Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H

    Senin, 30 Mar 2026 | 13:44 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :