https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Politik / Isu Beasiswa Anak PKH Terus 'Digoreng', Ketum Relawan SAH: Jangan Baper, Seakan-akan Paling Tersakiti

Isu Beasiswa Anak PKH Terus 'Digoreng', Ketum Relawan SAH: Jangan Baper, Seakan-akan Paling Tersakiti


Kamis, 14 November 2024 | 14:28 WIB  

Penulis : Sahril
Editor : Sahril Ramadana
Isu Beasiswa Anak PKH Terus

www.katakabar.com | Artikel ID: 36234 | Artikel Judul: Isu Beasiswa Anak PKH Terus 'Digoreng', Ketum Relawan SAH: Jangan Baper, Seakan-akan Paling Tersakiti | Tanggal: Kamis, 14 November 2024 - 14:28

Siak, katakabar.com - Isu penghapusan beasiswa untuk anak program keluarga harapan (PKH) yang dituduhkan kepada calon petahana, Alfedri-Husni Merza terus dimunculkan jelang pemilihan kepala daerah Siak, 27 November 2024 ini.

Bahkan, isu tersebut terus 'digoreng' di media sosial sebagai aksi black campaign (kampanye negatif) kepada pasangan nomor urut 3 tersebut.

www.katakabar.com | Artikel ID: 36234 | Artikel Judul: Isu Beasiswa Anak PKH Terus 'Digoreng', Ketum Relawan SAH: Jangan Baper, Seakan-akan Paling Tersakiti | Tanggal: Kamis, 14 November 2024 - 14:28

Ketua Umum Relawan Sahabat Alfedri Husni (SAH) Zulfi Mursal pun sempat tersenyum mendengar kabar tersebut. Ia pun meluruskan dan menegaskan bahwa tidak pernah ada intimidasi soal apa pun.

"Tidak ada intimidasi apa pun soal beasiswa untuk anak PKH. Penafsiran mereka saja yang tidak benar," kata Zulfi kepada katakabar.com, Kamis (14/11).

Zulfi juga mengaku heran isu tersebut dijadikan sebagai komoditi politik untuk mencari kesalahan pasangan Alfedri-Husni. Sebab kata Zulfi tidak pernah terbesit sedikit pun untuk menciderai hati masyarakat.

"Jadi begini cerita awalnya, ketika kampanye, saya sampaikan ke masyarakat bahwa beasiswa untuk anak PKH merupakan kebijakan Pak Alfedri, dan satu-satunya di Provinsi Riau," kata Zulfi.

Terus, Zulfi menanyakan bagaimana dengan sikap masyarakat ketika tidak memilih pasangan Alfedri-Husni padahal mendapatkan bantuan tersebut.

"Nah, masyarakat jawab cabut bantuan itu dan pindahkan ke orang lain. Itu penghianat kata masyarakat. Jadi, di mana intimidasinya. Itu kata masyarakat. Kita pun kalau pindahkan bukan ke Pak Alfedri atau Pak Husni, tapi diberikan ke masyarakat juga," ujarnya.

"Para calon lainnya jangan terlampau baper (bawa perasaan). Jangan baper kali dalam berpolitik. Saya juga heran, ada calon lain yang bilang, program beasiswa untuk anak PKH akan dilanjutkan kalau dia terpilih. Dulu mereka bilang program beasiswa untuk anak PKH punya pusat. Bukan program bupati. Tiba-tiba sepakat lanjutkan. Ini kan membingungkan," ujarnya.

Mestinya, kata Zulfi, sebagai calon pemimpin harus punya pendirian. Tidak terkesan paling peduli sama masyarakat, namun hanya bualan semata.

"Jangan seakan-akan terkesan paling tersakiti. Dulu ente kemana. Apa yang diperbuat untuk anak Siak selama ini. Jangan hanya dapat merusak sistem," jelasnya.

Sebab, menurutnya, selama ini yang dikleim telah memberesken perhutanan sosial itu, awalnya sudah dimulai pemerintah daerah, tinggal melanjutkan namun dikleim atas keberhasilan sendiri.

"Itu tinggal melanjutkan. Tapi setelah berhasil dikleim kerja sendiri. Parahnya ada yang diurus tanpa rekomendasi pemerintah daerah. Itu tandanya tidak menghargai pemerintah daerah," ujarnya.

"Katanya tidak mau sejengkal pun tanah Siak bermasalah. Selama 10 tahun di kementerian, berapa yang sudah dibereskan. Kalau di Rantau Bertuah, ada campur tangan pemerintah daerah. Bukan keberhasilan sendiri. Tapi dikleim keberhasilannya. Terus kalau memang bisa sendiri, kenapa yang lain tidak bisa. Contoh Mempura, kenapa tidak bisa. Apa karena bermasalah dengan perusahaan besar," jelas Zulfi.

Zulfi mengingatkan agar sebagai calon pemimpin harus berpikir cerdas tanpa mencari-cari kesalahan orang lain.

"Masyarakat sudah cerdas. Sampai-sampai ada surat terbuka di media sosial. Anehnya, surat itu dibuat oleh tim dan pendukungnya. Bukan penerima beasiswa anak PKH. Jujur, yang bikin masyarakat takut itu, cara mereka berpolitik. Bukan cara Pak Alfedri-Husni," kata mantan Ketua DPRD Siak ini.


TOPIK TERKAIT

# Pilkada Siak 2024# Alfedri-Husni Merza# Berita Siak# Pasangan Alfedri-Husni Merza
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Orang Minang di Tualang Kompak Dukung Alfedri-Husni, Pastikan Hanya Segelintir ke Calon Lain

    Minggu, 10 Nov 2024 | 21:02 WIB
  • Politik

    Terik Matahari Menerpa, Ratusan Warga Candrawasih Tetap 'Menyala' Dukung Alfedri-Husni

    Minggu, 10 Nov 2024 | 17:45 WIB
  • Politik

    Setiap Titik Kampanye Alfedri Terpasang Spanduk Calon Lain di Tualang, Relawan SAH: Tak Perlu Panik, Nomor 3 Menang!

    Minggu, 10 Nov 2024 | 14:48 WIB
  • Politik

    Biar Paham! Kadis tak Punya Visi-Misi, Yang Ada Bupati

    Selasa, 05 Nov 2024 | 00:41 WIB
  • Politik

    Bandingkan dengan Sumut, Parlin Silitonga Akui Pelayanan Publik di Siak Lebih Baik, Tak Perlu Pakai Duit

    Senin, 04 Nov 2024 | 17:20 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :