Kehadiran jajaran pimpinan daerah dan tokoh olahraga ini menegaskan komitmen serta dukungan penuh pemerintah terhadap ekosistem esports di Sumatera Utara.

​Dalam ajang ini, para peserta memperebutkan gelar juara di lima nomor pertandingan populer, yakni Mobile Legends Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile (PUBGM), Free Fire, dan Honor of Kings (HOK) untuk kategori beregu, serta E-Football/PES untuk kategori individu maupun ganda.

Sebelum menembus panggung Grand Final, ratusan atlet ini telah melewati fase kualifikasi online yang ketat pada 11-13 September lalu.

Ketua Umum ESI Sumut, Brigjen TNI M. N. Nasution, menegaskan bahwa Kejurprov merupakan implementasi dari tanggung jawab ESI Sumut dalam membina olahraga esports secara berjenjang. Ia menyebut ajang ini sebagai momentum strategis untuk pemantauan bakat (talent scouting) yang terukur dan objektif.

​"Kejuaraan ini menjadi sarana untuk menyaring, mengidentifikasi, dan memetakan atlet-atlet potensial dari ESI Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara sebagai bagian dari persiapan utama kita menuju ajang PORWIL XII Tahun 2027 mendatang," ujar Brigjen TNI M. N. Nasution.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran sponsor yang telah berkolaborasi menyukseskan gelaran Kejurprov ESI Sumut 2026, di antaranya PLN, Agrinas Palma Nusantara, Inalum, Pertamina, Telkomsel, PTPN, dan Bank Mandiri.

​Melalui kompetisi yang terstruktur dan dukungan dari berbagai pihak ini, ESI Sumut menargetkan lahirnya atlet-atlet esports berprestasi yang siap mengharumkan nama Sumatera Utara, tidak hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga di kancah internasional.