https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / Kelapa Sawit Solusi Kebutuhan Minyak Nabati Global di Masa Depan

Kelapa Sawit Solusi Kebutuhan Minyak Nabati Global di Masa Depan


Jumat, 12 Desember 2025 | 23:07 WIB  

Editor : Sahdan
Kelapa Sawit Solusi Kebutuhan Minyak Nabati Global di Masa Depan

Foto: Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42745 | Artikel Judul: Kelapa Sawit Solusi Kebutuhan Minyak Nabati Global di Masa Depan | Tanggal: Jumat, 12 Desember 2025 - 23:07

katakabar.com - Meningkatkan produktivitas minyak sawit solusi terbaik guna memenuhi kebutuhan minyak nabati global di masa depan

Kebutuhan minyak nabati dunia di masa datang diprediksi bakal terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan ekonomi global.

Data FAO-OECD (2015) menunjukkan, konsumsi minyak nabati dunia mencapai 19 kilogram per kapita. Konsumsi di Uni Eropa telah mencapai 24 kilogram per kapita, China 22 kilogram per kapita, Amerika Serikat 39 kilogram per kapita, dan India sekitar 15 kilogram per kapita.

Jika diasumsikan konsumsi minyak nabati dunia pada tahun 2050 meningkat menjadi 26 kilogram per kapita dengan populasi global diproyeksikan mencapai 10 miliar jiwa maka kebutuhan minyak nabati pada masa tersebut diperkirakan mencapai 260 juta ton. Jumlah tersebut berarti terjadi tambahan sekitar 70 juta ton apabila dibandingkan dengan produksi tahun 2020.

Sementara, jurnal PASPI Monitor (2021) berjudul Industri Minyak Sawit Hemat Deforestasi Dunia, mengatakan solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati dunia pada tahun 2050 mendatang tanpa menyebabkan deforestasi adalah dengan cara meningkatkan produktivitas minyak sawit. Hal itu berdasarkan studi Corley (2015) dan PASPI (2015) yang menyusun berbagai skenario penyediaan minyak nabati global untuk masa mendatang.

Pada Skenario S2 atau business as usual (BAU), keempat tanaman minyak nabati utama diasumsikan tetap berekspansi secara proporsional untuk memenuhi peningkatan konsumsi menuju tahun 2050. Keempat minyak nabati utama dunia tersebut adalah minyak sawit, minyak kedelai, minyak rapeseed, dan minyak biji bunga matahari. Pangsa keempat minyak nabati tersebut mencapai 85-90 persen dari total konsumsi minyak nabati dunia.

Dalam Skenario S2 untuk periode periode 2020–2050, luas areal kedelai meningkat dari 127 juta hektare menjadi 180 juta hektare. Luas areal rapeseed meningkat dari 35,5 juta hektare menjadi 50 juta hektare; bunga matahari dari 27,6 juta hektare menjadi 39 juta hektare; dan kelapa sawit dari 25 juta hektare menjadi 34 juta hektare.

Jadi, bila BAU terus berlangsung hingga tahun 2050 mendatang maka akan terjadi deforestasi tambahan seluas 89 juta hektare untuk ekspansi keempat tanaman minyak nabati dunia. Kondisi tersebut jelas bukan pilihan terbaik, terutama bagi masyarakat internasional yang menghendaki penghentian deforestasi.

Apabila masyarakat dunia berkomitmen untuk tidak lagi melakukan deforestasi dalam penyediaan minyak nabati global maka Skenario S3 menjadi alternatif yang paling dapat diterima untuk memenuhi peningkatan konsumsi.

Dalam skenario tersebut, luas lahan untuk keempat tanaman minyak nabati dipertahankan, tetapi produktivitas kelapa sawit harus ditingkatkan menjadi 6,5 ton per hektare pada tahun 2050 mendatang.

Potensi peningkatan produktivitas kelapa sawit masih terbuka luas (Corley, 1998). Produktivitas rata-rata global baru mencapai sekitar 4,3 ton minyak per hektare pada tahun 2020, sementara potensi varietas unggul yang telah dikembangkan dapat melebihi delapan ton per hektare. Peningkatan tersebut dapat dicapai melalui penerapan good agricultural practices (GAP), perbaikan teknik budidaya, serta pemanfaatan varietas bibit unggul.

Produktivitas kedelai, rapeseed, dan bunga matahari juga masih dapat ditingkatkan, meskipun kenaikannya diperkirakan tidak signifikan. Ketiga tanaman tersebut tidak dapat dijadikan sumber utama pertumbuhan produksi minyak nabati global pada masa mendatang.

Itu sebabnya, pemenuhan kebutuhan minyak nabati dunia secara berkelanjutan tanpa menambah deforestasi hanya dapat dicapai melalui peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit di tingkat global.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42745 | Artikel Judul: Kelapa Sawit Solusi Kebutuhan Minyak Nabati Global di Masa Depan | Tanggal: Jumat, 12 Desember 2025 - 23:07
Sumber : BPDP

TOPIK TERKAIT

# Solusi# Kelapa Sawit# Kebutuhan# Minyak Nabati# Global# Masa Depan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Respon Cepat Bitcoin Atas Kebijakan Global, Peluang Pertumbuhan dan Strategi Investasi Cerdas

    Kamis, 11 Des 2025 | 16:00 WIB
  • Internasional

    Inovasi Mahasiswa Computer Science Global Class Binus University Diakui di HDC 2025

    Kamis, 11 Des 2025 | 14:32 WIB
  • Internasional

    Morgan Stanley Turunkan Rating Tesla: Dampak pada Saham, AI dan Masa Depan EV

    Kamis, 11 Des 2025 | 11:30 WIB
  • Ekonomi

    Jasa Video Profesional: Solusi Konten Berkualitas Tinggi Branding Bisnis

    Kamis, 11 Des 2025 | 10:18 WIB
  • Nasional

    Posisi Global AAC dan Strategi ASEAN

    Rabu, 10 Des 2025 | 11:00 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :