Rumah Digital Silsilah Keluarga: Solusi Modern Menjaga Silsilah dan Cerita Leluhur Anda Serba Serbi
Serba Serbi
Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Rumah Digital Silsilah Keluarga: Solusi Modern Menjaga Silsilah dan Cerita Leluhur Anda

Jakarta, katakabar.com - Lestarikan Kekerabatan keluarga di Era Digital, SilsilahKeluarga.id Resmi Meluncur sebagai Platform Pohon Silsilah Keluarga yang Kolaboratif & Privat Di tengah percepatan era digital, catatan sejarah keluarga besar sering kali masih bergantung pada memori lisan sesepuh atau tumpukan kertas usang yang rentan hilang ditelan waktu. Menjawab tantangan tersebut, SilsilahKeluarga.id meluncurkan aplikasi web (web app) pencatatan silsilah keluarga modern yang dirancang khusus untuk memenuhi dinamika dan adat kekerabatan masyarakat Indonesia.

Duluin dan BTN Sinergi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia Nasional
Nasional
Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

Duluin dan BTN Sinergi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Duluin menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) guna perkuat layanan payroll, pengelolaan tenaga kerja, serta kesejahteraan finansial pekerja di Indonesia. Kolaborasi ini menggabungkan kapabilitas perbankan BTN dengan solusi teknologi yang dikembangkan.  Duluin hadir untuk mendukung kebutuhan perusahaan dan karyawan secara lebih terintegrasi. Dalam kerjasama yang berlaku secara nasional tersebut, Duluin dan BTN akan berkolaborasi dalam lingkup API serta layanan nasabah BTN dengan ekosistem digital Duluin seperti Duluin Gajian (Earned Wages Access), Workin by Duluin (Human Resource Management System), dan Margin by Duluin (Accounting Software).   Melalui integrasi API, Duluin akan memanfaatkan infrastruktur perbankan BTN untuk mendukung proses penyaluran dana pada ekosistem perusahaan yang menggunakan layanan Duluin. Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses transaksi sekaligus mendukung kebutuhan operasional perusahaan dalam skala yang lebih luas.  Chief Executive Officer Duluin, Isa Nuruddin Ahmad, menyampaikan kerja sama dengan BTN merupakan bagian dari langkah perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan sekaligus membangun ekosistem yang relevan dengan kebutuhan perusahaan dan pekerja saat ini. “Kebutuhan perusahaan saat ini semakin terhubung. Pengelolaan payroll, administrasi tenaga kerja, dan kesejahteraan finansial karyawan perlu didukung oleh sistem yang mampu bekerja secara selaras. Kolaborasi dengan BTN menjadi langkah penting bagi Duluin untuk memperluas akses terhadap solusi tersebut kepada lebih banyak perusahaan dan pekerja di Indonesia,ˮ ujar Isa.  Menurut Isa, kolaborasi antara kekuatan infrastruktur dan layanan perbankan BTN dengan teknologi yang dikembangkan Duluin dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dalam mengelola kebutuhan tenaga kerjanya. “BTN memiliki kapabilitas perbankan dan jaringan yang luas, sementara Duluin memiliki solusi teknologi melalui Duluin Gajian, Workin by Duluin dan Margin by Duluin. Kami melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk menghadirkan layanan yang lebih terhubung dan memberikan manfaat nyata, baik bagi perusahaan maupun pekerja,ˮ ucapnya.  Dengan cakupan kerja sama secara nasional, kolaborasi ini membuka peluang bagi Duluin dan BTN untuk menjangkau perusahaan dari berbagai sektor industri serta menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Bagi Duluin, kemitraan bersama BTN juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas kolaborasi dengan institusi keuangan nasional sekaligus memperkuat penetrasi Duluin Gajian dan Workin di pasar korporasi. Ke depan, Duluin dan BTN akan terus mengeksplorasi pengembangan kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan pekerja, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem layanan finansial dan teknologi di Indonesia.

Vritimes Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026 Tekno
Tekno
Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Vritimes Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026

Jakarta, katakabar.com - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi blockchain yang kian berfokus pada dampak nyata, tantangan terbesar bagi para inovator Web3 kini bukan lagi sekadar membangun teknologi, melainkan membangun kepercayaan publik serta visibilitas yang valid di ruang digital. Menjawab tantangan tersebut, platform distribusi siaran pers berbasis SaaS, Vritimes, hadir membuka booth interaktif dalam gelaran Indonesia Blockchain Week (IBW) 2026 Summit yang berlangsung pada 12 hingga 13 Agustus 2026 di Jakarta. Sejalan dengan tema utama konferensi "Turning Infrastructure into Impact", Vritimes membawa narasi baru tentang bagaimana strategi publikasi berita yang tepat dapat mengubah infrastruktur teknis yang rumit menjadi reputasi digital yang kuat, tepercaya, dan berdampak nyata. Melalui keikutsertaannya di IBW 2026, Vritimes memperagakan bagaimana narasi perusahaan dapat diolah menjadi aset komunikasi terpadu yang mendongkrak Brand Awareness, SEO (Search Engine Optimization), hingga AIO (Artificial Intelligence Optimization). Dengan mendistribusikan siaran pers ke ratusan media massa berotoritas tinggi, VRITIMES membantu proyek blockchain dan startup teknologi menembus batas pasar konvensional untuk membangun Brand Awareness secara luas di mata publik maupun investor. Jejak publikasi di media tersebut secara otomatis menghasilkan backlink yang memperkuat performa SEO dan peringkat kata kunci organik di mesin pencari Google. Manajemen Vritimes Inc. mengungkapkan bahwa di era pencerapan informasi berbasis AI saat ini, siaran pers telah bertransformasi menjadi infrastruktur reputasi digital yang menentukan apakah suatu merek diakui dan direferensikan secara akurat oleh algoritma masa depan. Antusiasme tinggi terlihat di booth Vritimes sepanjang acara, di mana puluhan pendiri Web3, pengembang teknologi, dan eksekutif pemasaran melakukan konsultasi strategi PR digital serta menguji langsung dasbor platform. Kehadiran perusahaan asal Tokyo ini di IBW 2026 menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi transformasi industri teknologi Indonesia melalui solusi komunikasi yang efisien, terukur, dan siap menghadapi lanskap pencarian masa depan.

Pemadaman Listrik Berulang di Selatpanjang, Mahasiswa Desak PLN Terbuka Penyebab dan Beri Solusi Jangka Panjang Riau
Riau
Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:33 WIB

Pemadaman Listrik Berulang di Selatpanjang, Mahasiswa Desak PLN Terbuka Penyebab dan Beri Solusi Jangka Panjang

Kepulajan Meranti, katakabar.com -  Pemadaman listrik kembali terjadi berulang di Selatpanjang, dan sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menuai sorotan dari mahasiswa dan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius sebab berdampak terhadap aktivitas warga, pelayanan publik hingga operasional pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Kamis (13/8). Aspirasi tersebut disuarakan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kepulauan Meranti bersama Ikatan Pemuda Pemudi Selatpanjang (IPPS), mahasiswa STKIP Kepulauan Meranti serta mahasiswa Universitas Terbuka (UT). Mereka mempertanyakan kesiapan sistem kelistrikan sekaligus transparansi informasi dari PLN ULP Selatpanjang setiap kali terjadi pemadaman. Mahasiswa menilai masyarakat sebagai pelanggan berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai penyebab gangguan, wilayah terdampak, estimasi waktu pemulihan hingga langkah yang dilakukan PLN agar gangguan serupa tidak terulang lagi ke depan. Persoalan pemadaman listrik di Kepulauan Meranti sendiri bukan hal baru. Pada Oktober 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti pernah melakukan rapat koordinasi bersama pihak PLN setelah masyarakat mendatangi Kantor ULP PLN Selatpanjang untuk meminta kejelasan terkait pemadaman yang terjadi berulang. Memasuki 2026, keluhan serupa kembali muncul. Pemadaman yang terjadi dari waktu ke waktu membuat masyarakat mempertanyakan apakah gangguan tersebut hanya bersifat teknis atau berkaitan dengan persoalan yang lebih mendasar pada sistem kelistrikan. Mahasiswa berharap PLN memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat setiap kali terjadi gangguan. Menurut mereka, informasi yang perlu disampaikan antara lain penyebab pemadaman, cakupan wilayah terdampak, estimasi waktu listrik kembali menyala serta tindakan penanganan yang sedang dilakukan. Pemadaman tanpa pemberitahuan yang memadai dinilai menyulitkan masyarakat, terutama pelaku usaha yang sangat bergantung pada pasokan listrik. Bagi UMKM, listrik bagian penting kegiatan operasional. Sejumlah usaha menggunakan mesin produksi, lemari pendingin, freezer, komputer, mesin kasir dan berbagai perangkat elektronik lainnya. Pemadaman mendadak, dan berlangsung dalam waktu yang tidak pasti dapat menyebabkan aktivitas usaha terhenti, produktivitas menurun hingga berpotensi menimbulkan kerugian, khususnya bagi usaha yang menyimpan bahan atau produk yang membutuhkan suhu tertentu. Lantaran itu, masyarakat berharap peningkatan keandalan pasokan listrik berjalan beriringan dengan keterbukaan informasi kepada pelanggan. Mahasiswa dan masyarakat meminta Manager PLN ULP Selatpanjang, Roni Saputra, memberikan penjelasan terbuka mengenai sejumlah persoalan. Pertama, penyebab pemadaman yang terjadi berulang dari pagi, siang hingga malam. Kedua, kepastian perbaikan dan stabilisasi jaringan agar pemadaman tidak terus berulang. Ketiga, pemberitahuan kepada pelanggan apabila pemadaman merupakan bagian dari pemadaman terencana. Keempat, informasi mengenai estimasi waktu pemulihan ketika terjadi gangguan. Kelima, evaluasi terhadap kualitas pelayanan kelistrikan di Selatpanjang dan wilayah sekitarnya. Keenam, kemungkinan kompensasi atau bentuk pertanggungjawaban pelayanan apabila kondisi pemadaman memenuhi ketentuan yang berlaku. Ketujuh, jaminan tindak lanjut dan solusi konkret, bukan sekadar pemberitahuan bahwa sedang terjadi gangguan. Kedelapan, penyediaan saluran pengaduan yang responsif bagi pelanggan. Menanggapi kondisi tersebut, Manager PLN ULP Selatpanjang, Roni Saputra, mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran terhadap penyebab gangguan. “Sistem black out, penyebab masih ditelusuri,” kata Roni saat memberikan keterangan terkait kondisi kelistrikan. Roni menjelaskan, pihak PLN Selatpanjang saat ini juga tengah melakukan evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab gangguan sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah tersebut. Meski demikian, mahasiswa dan masyarakat berharap proses evaluasi dan perbaikan tersebut disertai informasi yang terbuka sehingga masyarakat mengetahui perkembangan penanganan gangguan listrik. Pimpinan Cabang IMM Kepulauan Meranti bersama mahasiswa STKIP Meranti dan UT menyatakan masih menunggu klarifikasi resmi dari PLN ULP Selatpanjang. Sebagai bentuk keterbukaan dan memberikan ruang hak jawab kepada pihak PLN, mereka meminta PLN menyampaikan video klarifikasi resmi paling lambat Senin, 17 Agustus 2026. Klarifikasi tersebut diharapkan dapat menjawab sejumlah pertanyaan masyarakat, mulai dari penyebab pemadaman, kondisi sistem kelistrikan, kesiapan kapasitas pembangkit dan jaringan, langkah penanganan yang telah dilakukan hingga solusi jangka panjang. Mahasiswa menegaskan permintaan klarifikasi tersebut bukan bertujuan untuk menghakimi PLN, melainkan sebagai upaya memperoleh informasi dan kepastian mengenai pelayanan listrik yang diterima masyarakat. Mahasiswa dan masyarakat mengakui gangguan teknis dapat terjadi dalam sistem kelistrikan. Namun, pemadaman yang berulang dan berlangsung tanpa informasi yang memadai dinilai perlu mendapatkan evaluasi lebih serius. Masyarakat tidak hanya membutuhkan penjelasan setiap kali listrik padam, tetapi juga membutuhkan kepastian bahwa terdapat langkah nyata untuk mencegah persoalan serupa terus berulang. Itu sebabnya, mereka berharap PLN dapat menghadirkan solusi jangka panjang untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kepulauan Meranti. Pemerintah Kabupaten (Pemka Kepulauan Meranti juga diharapkan ikut mengawal aspirasi masyarakat dan mendorong adanya koordinasi bersama PLN terkait peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan. Pada akhirnya, masyarakat berharap persoalan pemadaman listrik tidak lagi menjadi masalah yang berulang dari tahun ke tahun. Keandalan pasokan listrik dinilai penting bukan hanya untuk kenyamanan warga, tetapi untuk menjaga aktivitas ekonomi dan keberlangsungan usaha masyarakat di Kepulauan Meranti.

POST Hadir Solusi POS untuk Operasional Restoran Serba Serbi
Serba Serbi
Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:05 WIB

POST Hadir Solusi POS untuk Operasional Restoran

Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya kebutuhan operasional restoran yang serba cepat, sistem POS membantu mengelola transaksi, dapur, dan laporan bisnis dalam satu platform, sehingga operasional menjadi lebih efisien dan terukur. Industri makanan dan minuman terus berkembang dengan tuntutan layanan yang semakin cepat. Restoran kini tidak hanya melayani pelanggan makan di tempat, tetapi juga pesanan takeaway, delivery, hingga pembayaran digital. Di tengah operasional yang semakin kompleks, banyak pelaku usaha mulai mengadopsi sistem POS restoran untuk membantu mengelola transaksi dan operasional secara lebih efisien. Berbeda dari mesin kasir konvensional, POS restoran mengintegrasikan proses pemesanan, pengelolaan meja, dapur, pembayaran, hingga laporan penjualan dalam satu sistem. Pendekatan ini membantu mengurangi kesalahan pencatatan sekaligus mempercepat pelayanan, terutama pada jam operasional yang padat. Tantangan Operasional Restoran Modern Restoran menghadapi berbagai tantangan setiap hari, mulai dari menjaga akurasi pesanan, mempercepat rotasi meja, hingga memastikan koordinasi antara kasir dan dapur berjalan lancar. Seiring meningkatnya penggunaan pembayaran digital dan layanan pesan antar, operasional juga harus mampu mengelola berbagai kanal penjualan secara bersamaan. Jika masih mengandalkan proses manual, risiko kesalahan pesanan, antrean panjang, maupun keterlambatan laporan akan semakin besar dan dapat memengaruhi pengalaman pelanggan. Digitalisasi Bantu Tingkatkan Efisiensi Melalui aplikasi kasir restoran atau POS F&B, proses operasional dapat berjalan lebih terintegrasi. Pesanan dapat diteruskan langsung ke dapur, pembayaran diproses melalui berbagai metode termasuk QRIS, sementara data penjualan dan stok diperbarui secara otomatis. Selain mempercepat layanan, sistem POS juga menyediakan laporan bisnis yang membantu pemilik restoran mengetahui menu terlaris, jam operasional tersibuk, hingga performa setiap outlet. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyusun strategi promosi, mengoptimalkan operasional, maupun merencanakan pengembangan bisnis. Solusi untuk Restoran Ingin Bertumbuh Seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi di industri F&B, penggunaan sistem POS menjadi salah satu investasi operasional yang semakin penting. Dengan proses yang terhubung dalam satu platform, restoran dapat mengurangi pekerjaan manual dan mengambil keputusan bisnis berdasarkan data yang lebih akurat. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, POST menghadirkan solusi POS berbasis cloud yang dirancang bagi bisnis restoran dan F&B. Melalui satu dashboard, pelaku usaha dapat mengelola transaksi, pesanan, pembayaran QRIS, laporan penjualan, hingga operasional multi-outlet secara lebih praktis. Dengan sistem yang terintegrasi, pemilik restoran dapat lebih fokus meningkatkan kualitas layanan dan mengembangkan bisnis.

Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

POS Retail untuk Solusi Kelola Penjualan, Stok dan Multi-Outlet

Jakarta, katakabar.com - Sistem POS retail memudahkan pengelolaan multi-outlet melalui satu dasbor terpusat yang menyinkronkan data penjualan dan stok secara real-time, sehingga operasional lebih efisien dan keputusan bisnis dapat diambil lebih cepat. Pertumbuhan bisnis retail di Indonesia mendorong semakin banyak pelaku usaha untuk membuka cabang baru, memperluas penjualan ke marketplace, hingga memanfaatkan media sosial sebagai kanal penjualan. Tetapi di balik peluang tersebut, muncul tantangan operasional yang semakin kompleks, mulai dari sinkronisasi stok antar cabang, pengelolaan harga yang konsisten, hingga pemantauan performa penjualan secara real-time. Ketika bisnis masih beroperasi dalam satu toko, pencatatan manual mungkin masih dapat dilakukan. Namun, saat jumlah outlet bertambah dan transaksi berasal dari berbagai kanal, cara kerja tersebut sering kali tidak lagi memadai. Keterlambatan pembaruan stok, laporan penjualan yang tersebar, hingga perbedaan harga antar cabang dapat memengaruhi efisiensi operasional sekaligus pengalaman pelanggan. Tren Retail Dorong Digitalisasi Operasional Perubahan perilaku konsumen turut mendorong transformasi operasional bisnis retail. Pelanggan kini mengharapkan pengalaman belanja yang lebih fleksibel, baik melalui toko fisik, marketplace, website, maupun social commerce. Kondisi ini membuat pelaku usaha membutuhkan sistem yang mampu menghubungkan seluruh aktivitas penjualan dalam satu platform. Point of Sale (POS) modern kini tidak lagi berfungsi sebagai alat kasir semata, tetapi telah berkembang menjadi pusat pengelolaan operasional bisnis. Dengan sistem yang terintegrasi, pemilik usaha dapat memantau transaksi, stok, hingga performa setiap outlet dari satu dashboard tanpa harus menunggu rekap manual. Tantangan Semakin Kompleks Seiring Pertumbuhan Bisnis Semakin besar skala bisnis, semakin besar pula tantangan operasional yang harus dihadapi. Beberapa kendala yang paling umum dialami bisnis retail antara lain: - Data stok yang tidak sinkron antar cabang. - Kesulitan memantau penjualan secara real-time. - Perbedaan harga dan promosi di setiap outlet. - Risiko overselling akibat penjualan dari berbagai kanal. - Proses retur dan stock opname yang memakan waktu. - Sulitnya mengevaluasi performa setiap cabang berdasarkan data yang akurat. Tanpa sistem yang terintegrasi, berbagai proses tersebut biasanya masih dilakukan secara manual sehingga meningkatkan risiko kesalahan sekaligus memperlambat pengambilan keputusan bisnis. Sistem POS Bantu Satukan Operasional Bisnis Untuk menjawab tantangan tersebut, banyak bisnis retail mulai mengadopsi sistem POS yang mampu mengintegrasikan seluruh aktivitas operasional. Melalui sistem yang terhubung, setiap transaksi yang terjadi di cabang akan langsung memperbarui data stok secara otomatis. Pemilik usaha juga dapat memantau ketersediaan barang di seluruh outlet, melakukan transfer stok antar cabang, hingga mengelola harga dan promosi secara terpusat. Pendekatan ini membantu bisnis mengurangi risiko kehabisan stok di satu lokasi, sekaligus menghindari penumpukan barang di cabang lain. Omnichannel Menjadi Standar Baru Bisnis Retail Selain mengelola toko fisik, banyak bisnis kini juga menjual produk melalui marketplace, website, maupun media sosial. Kondisi ini membuat sinkronisasi data menjadi semakin penting. Dengan sistem POS yang mendukung omnichannel, transaksi dari seluruh kanal dapat tercatat dalam satu sistem yang sama. Stok akan diperbarui secara otomatis setiap kali terjadi transaksi sehingga risiko overselling maupun selisih inventaris dapat diminimalkan. Integrasi ini juga membuka peluang menghadirkan pengalaman belanja yang lebih fleksibel, seperti pembelian online dengan pengambilan barang di toko atau pengiriman dari cabang yang memiliki stok tersedia. Data Jadi Dasar Pengambilan Keputusan Selain mempermudah operasional harian, sistem POS juga menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Pemilik usaha dapat melihat produk terlaris, performa setiap cabang, efektivitas promosi, hingga perilaku pelanggan berdasarkan riwayat transaksi. Informasi tersebut membantu bisnis mengambil keputusan yang lebih cepat dan terukur, mulai dari perencanaan stok hingga strategi ekspansi outlet berikutnya. Digitalisasi Operasional Mendukung Pertumbuhan Bisnis Seiring berkembangnya bisnis retail, digitalisasi operasional menjadi salah satu investasi yang semakin penting. Sistem yang mampu menghubungkan transaksi, inventaris, laporan penjualan, hingga pengelolaan banyak cabang dalam satu platform dapat membantu bisnis bekerja lebih efisien sekaligus memberikan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten. Bagi pelaku usaha yang ingin mengelola bisnis retail dengan lebih praktis, POST menyediakan solusi POS berbasis cloud yang mendukung pengelolaan multi-outlet, sinkronisasi stok secara real-time, laporan penjualan terpusat, hingga pembayaran QRIS dalam satu aplikasi. Dengan operasional yang lebih terintegrasi, pemilik bisnis dapat lebih fokus mengembangkan usaha tanpa terbebani proses administrasi manual.

Guru dan Siswa Dilema Tanpa LKS Kontradiktif Antara Aturan Pemerintah, Disdik Rohul Diminta Cari Solusi Pendidikan
Pendidikan
Senin, 20 Juli 2026 | 12:31 WIB

Guru dan Siswa Dilema Tanpa LKS Kontradiktif Antara Aturan Pemerintah, Disdik Rohul Diminta Cari Solusi

Rokan Hulu, katakabar.com - Di balik aturan yang melarang pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) di sejumlah sekolah Kabupaten Rokan Hulu, Riau tersimpan keluhan mendalam dari guru, siswa, maupun orang tua. Dilema antara tujuan meringankan beban biaya pendidikan, justru kini berbalik menyulitkan proses belajar mengajar sehari-hari. Selama puluhan tahun, LKS menjadi teman setia anak-anak Rokan Hulu. Bukan sekadar lembaran berisi soal, ia panduan terstruktur untuk mengulang pelajaran di rumah, acuan bagi guru memberikan tugas, dan jembatan sederhana bagi orang tua yang sibuk bekerja untuk tetap mendampingi proses belajar anaknya. Tetapi kini, benda itu nyaris tak terlihat lagi di tas sekolah. Seorang guru di wilayah Rokan Hulu tidak mau ditulis  namanya menceritakan kenyataan pahit di lapangan. Tanpa LKS, jam belajar di rumah sering kali terbuang sia-sia. Anak-anak bingung harus mengerjakan apa, sementara kecenderungan alami mereka lebih condong untuk bermain ketika tidak ada panduan yang jelas. "Kami selaku tenaga pengajar terpaksa hanya bisa tegak pada aturan yang berlaku. Jika melanggar, kami siap dikenai sanksi. Tetapi faktanya, siswa dan orang tualah yang paling menanggung dampaknya. Tidak ada pedoman yang pasti untuk mengulang pembelajaran di rumah. Kami berusaha melakukan yang terbaik sebisa kami, tapi keterbatasan nyata terasa," tuturnya saat berbincang dengan katakabar.com, Senin (20/7). Pihak sekolah dan guru sebenarnya tidak menolak upaya menjadikan pendidikan lebih terjangkau. Tetapi, aturan yang melarang pembelian LKS dirasa belum sepenuhnya mempertimbangkan kenyataan di lapangan. Biaya satu kali pembelian LKS untuk satu semester dinilai jauh lebih ringkas dibandingkan harus memfotokopi materi dan soal secara berkala yang belum tentu lengkap dan terurut sesuai kurikulum. "Sekolah seolah disandera, seolah keinginan memiliki LKS itu semata kepentingan kami. Padahal ini murni kebutuhan anak didik kami. Dilemanya tepat di situ, kami mengerti maksud kebijakan, tapi tak berani mengambil langkah lain di luar aturan yang ditetapkan," ceritanya. Berbagai upaya penggantian telah dicoba. Mengubah metode belajar menjadi bermain peran (role play) untuk mata pelajaran Sejarah, IPS, atau Bahasa, misalnya. Tujuannya sederhana: menyalurkan semangat bermain anak ke dalam materi pelajaran. Di mana hasilnya belum sepenuhnya efektif menggantikan fungsi LKS sebagai sarana latihan pemahaman yang sistematis. Memang benar, pemerintah telah menyalurkan anggaran pendidikan terbesar dalam sejarah APBN, mulai dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP), hingga beragam beasiswa. Dana BOS dialokasikan untuk modul utama yang dipakai bertahun-tahun bergantian antar siswa, sedangkan PIP sejatinya bisa dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan alat tulis maupun buku pendukung bagi siswa yang membutuhkan. Di era digital pun, sumber belajar tak lagi terbatas pada lembar kertas. Buku elektronik, video pembelajaran, hingga kecerdasan buatan dapat diakses kapan saja. Bagi banyak keluarga di pelosok Rohul, LKS tetap memegang peran yang tak tergantikan: materi soal yang sudah disusun berurutan sesuai kompetensi kelas, terjamin relevansinya, dan paling sederhana digunakan bersama anak di rumah tanpa perlu koneksi internet atau keahlian khusus mencari referensi. LKS bukanlah satu-satunya kunci keberhasilan pendidikan, dan bukan pula kitab suci yang tak boleh diganggu gugat. Tetapi, melarang keberadaannya secara mutlak sama saja mengabaikan fungsi praktis yang telah terbukti membantu ribuan keluarga di daerah ini. Lantaran itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rokan Hulu diharapkan segera turun ke lapangan, mendengar keluhan nyata ini secara langsung, dan merumuskan solusi yang adil. Tak sekadar mematuhi aturan pusat, namun juga menjawab kebutuhan mendesak siswa, guru, dan orang tua di daerah: bagaimana memastikan proses latihan belajar tetap berjalan teratur, tanpa membebani biaya berlebihan bagi masyarakat. Solusi yang tepat waktu dan bijak adalah kunci agar aturan yang dibuat tak berbalik menjadi penghambat bagi masa depan pendidikan anak-anak Rokan Hulu. Antara Tekhnologi dan Non-tekhnologi Harus Seimbang Sistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi suatu keharusan di zama sekarang ini. Tetapi hendaknya jangan meninggalkan sistem pembelajaran non-tekhnologi di mana guru dan siswa masih sangat membutuhkan buku paket, LKS, dan buku tulis, serta lainnya. Untuk itu, pelaksanaan sistem pembelajaran  harus seimbang. Saat ini perkembangan tekhnologi cukup pesat khususnya di bidang sains tetapi perlu dipahami sekolah adalah ruang pembelajaran harus mengedepankan keseimbangan agar lahir generasi penerus bangsa melek tekhnologi tanpa melupakan apalagi meninggalkan sistem pembelajara offline dianggak sudah ketinggalan zaman. Bercermin kepada Norwegia, salah satu negara yang telah puluhan tahun lamanya memanfaatkan kemajuan tekhnologi untuk kegiatan pembelajaran. Tetapi, konon katanya pada 2026 ini pemerintahan Norwegia kembali melaksanakan sistem pembelajaran offline seperti dulu. Pemerintahan tersebut kembali membeli buku-buku untuk kepentingan pembelajaran di sekolah yang menyebar di Norwegia. Antara sistem pembelajaran memanfaatkan tekhnologi dan sistem pembelajaran memanfaatkan buku dan pena, pensil, dan lainnya ada plus minusnya. Lantaran itu, keseimbangan sistim pembelajaran harus dibangun untuk mewujudkan generasi siap bersaing di masa datang.

Barantum, Solusi Vendor Call Center Bisnis Indonesia Tekno
Tekno
Selasa, 14 Juli 2026 | 16:48 WIB

Barantum, Solusi Vendor Call Center Bisnis Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API satu dashboard. Hal ini guna memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Dan hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Layanan call center masih menjadi salah satu garda terdepan menjaga kepuasan pelanggan. Tetapi, seiring meningkatnya volume panggilan dan ekspektasi pelanggan, banyak bisnis mulai mencari solusi yang lebih efisien untuk mengelola komunikasi. Lantaran itu, memilih vendor call center Indonesia yang tepat menjadi langkah penting agar operasional berjalan lebih lancar sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis. Mengapa Layanan Call Center Masih Menjadi Tantangan bagi Banyak Bisnis? Mengelola call center bukan hanya tentang menerima dan melakukan panggilan. Bisnis juga perlu memastikan setiap interaksi tercatat dengan baik, mudah dipantau, dan dapat ditindaklanjuti oleh tim yang tepat. Tanpa sistem yang terintegrasi, koordinasi antar tim menjadi lebih sulit, produktivitas menurun, dan kualitas layanan pelanggan berpotensi tidak konsisten. Kondisi ini dapat berdampak pada kepuasan pelanggan maupun peluang penjualan. Bagaimana Memilih Vendor Call Center Dukung Pertumbuhan Bisnis? Vendor call center yang tepat tidak hanya menyediakan sistem telepon, tetapi juga mampu mendukung operasional bisnis secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi beberapa aspek sebelum menentukan pilihan. Beberapa kriteria yang dapat dipertimbangkan antara lain: ● Memiliki pengalaman implementasi di berbagai industri. ● Terintegrasi secara otomatis dengan CRM. ● Menyediakan layanan dan dukungan teknis yang responsif. ● Menawarkan nomor telepon bisnis atau nomor cantik. ● Memiliki sistem yang mudah dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis. ● Menyediakan biaya yang transparan dan kompetitif. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, bisnis dapat memperoleh solusi call center yang lebih efektif sekaligus siap mendukung pertumbuhan perusahaan. Mengapa Banyak Bisnis Memilih Barantum Call Center? Sebagai penyedia solusi komunikasi bisnis, Barantum menghadirkan Barantum Call Center yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola panggilan pelanggan secara lebih efisien. Solusi ini telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dari beragam industri dan terintegrasi secara otomatis dengan CRM untuk memudahkan pengelolaan data pelanggan. Keunggulan Barantum Call Center meliputi: ● Berpengalaman menangani implementasi call center untuk berbagai kebutuhan bisnis. ● Dipercaya oleh perusahaan seperti Pegadaian, BRI Insurance, AnterAja, dan SiCepat. ● Tarif yang kompetitif dan transparan. ● Menyediakan nomor telepon bisnis serta nomor cantik. ● Integrasi otomatis dengan CRM untuk memudahkan pemantauan riwayat pelanggan. ● Implementasi cepat dalam 3-7 hari kerja, dengan dukungan tim lokal yang responsif. Barantum juga telah mendapatkan rating 4,9/5 dari 1.242 ulasan di Google Business per 24 Juni 2026, yang mencerminkan tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan dan solusi yang diberikan. Selain didukung pengalaman implementasi di berbagai perusahaan, Barantum juga terus menghadirkan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Dengan sistem yang terintegrasi dan layanan yang responsif, Barantum menjadi pilihan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kualitas layanan pelanggan melalui solusi call center yang modern.

Lagi Cari Solusi AI Agent? Coba Demo AI Agent Barantum Tekno
Tekno
Senin, 13 Juli 2026 | 08:00 WIB

Lagi Cari Solusi AI Agent? Coba Demo AI Agent Barantum

Jakarta, katakabar.com - Barantum telah satukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API satu dashboard. Ini untuk memudahkan bisnis kelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Dan hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Sejalan dengan itu, kian banyak perusahaan kini mengadopsi AI Agent untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan sekaligus mempercepat waktu respons. Tetapi, menentukan solusi AI yang tepat tidak bisa hanya berdasarkan daftar fitur atau penawaran harga saja. Setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda. Lantaran itu, mencoba demo AI Agent sebelum membeli menjadi langkah penting untuk memastikan solusi yang dipilih benar-benar sesuai dengan proses bisnis. Apa Tantangan Memilih AI Agent untuk Bisnis? Banyak bisnis kesulitan menentukan AI Agent yang paling sesuai karena setiap vendor menawarkan fitur, skema penggunaan, hingga metode implementasi yang berbeda. Tanpa melakukan evaluasi, bisnis berisiko memilih solusi yang kurang optimal atau membutuhkan penyesuaian yang lebih besar di kemudian hari. Selain itu, tidak semua AI Agent dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah digunakan perusahaan. Hal ini dapat memengaruhi efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan. Mengapa Demo AI Agent Penting Sebelum Mengambil Keputusan? Melalui demo AI Agent, bisnis dapat melihat secara langsung bagaimana solusi bekerja pada kebutuhan nyata perusahaan. Proses ini membantu tim memahami kemampuan AI sekaligus mengevaluasi apakah solusi tersebut sesuai dengan alur kerja yang ada. Sebelum memutuskan menggunakan AI Agent, lakukan beberapa langkah berikut: ● Pahami use case AI Agent sesuai kebutuhan bisnis. ● Uji alur percakapan dan otomatisasi respons. ● Pastikan AI Agent dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah digunakan. ● Evaluasi hasil otomatisasi untuk melihat manfaatnya terhadap operasional. Dengan pendekatan tersebut, keputusan investasi menjadi lebih tepat karena didasarkan pada hasil evaluasi, bukan sekadar spesifikasi produk. Mengapa Memilih AI Agent Barantum untuk Bisnis? Melalui AI Agent Barantum, bisnis dapat mencoba solusi AI sebelum melakukan implementasi penuh. Pendekatan ini membantu perusahaan memahami cara kerja AI sekaligus memastikan solusi yang dipilih sesuai dengan kebutuhan operasional. Beberapa keunggulan yang ditawarkan meliputi: ● Demo online terjadwal setiap Selasa dan Kamis. ● Tersedia sesi demo offline langsung di kantor perusahaan. Saat ini layanan demo offline tersedia untuk area Jabodetabek. ● Fasilitas free trial untuk mencoba kemampuan AI Agent. ● Konsultasi implementasi sesuai kebutuhan bisnis. ● Pendampingan dari tim selama proses evaluasi hingga implementasi. Mencoba demo adalah langkah awal yang baik sebelum memilih AI Agent. Sebagai bahan pertimbangan, Barantum telah memperoleh rating 4,9/5 dari 1.224 ulasan di Google Bisnis (per 24 Juni 2026), yang menunjukkan kepercayaan pelanggan terhadap solusi dan kualitas layanannya.