https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Nasional / Kisah 3 Mahasiswa Ubah Tantangan Desa Leuwimalang Jadi Inovasi Pengembangan Literasi Digital

Trio Go Through

Kisah 3 Mahasiswa Ubah Tantangan Desa Leuwimalang Jadi Inovasi Pengembangan Literasi Digital


Senin, 30 Desember 2024 | 15:47 WIB  

Editor : Sahdan
Kisah 3 Mahasiswa Ubah Tantangan Desa Leuwimalang Jadi Inovasi Pengembangan Literasi Digital

Foto Ilustrasi Net/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 36900 | Artikel Judul: Kisah 3 Mahasiswa Ubah Tantangan Desa Leuwimalang Jadi Inovasi Pengembangan Literasi Digital | Tanggal: Senin, 30 Desember 2024 - 15:47

Jakarta, katakabar.com - Kevin Erlangga Satriagung, mahasiswa Teknik Informatika dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, bersama timnya, Trio Go Through berhasil meraih juara tiga Hackathon MSIB Maxy Academy.

Ajang ini mempertemukan talenta mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyelesaikan studi kasus nyata dari desa-desa di Indonesia.

Tim Trio Go Through terdiri dari Kevin Erlangga Satriagung (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya), I Love Shollakhuddin Kurniawan (Universitas PGRI Ronggolawe), dan Abrar Adyasakha (Universitas Pendidikan Indonesia).

Kevin menceritakan awal pembentukan timnya yang dilakukan secara daring. Menurutnya, setelah sesi Zoom, kami dibebaskan memilih tim. Saya melihat ada peserta yang membutuhkan anggota, jadi saya langsung menghubunginya dan bergabung.

Meski berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka memulai brainstorming melalui Google Meet untuk mendiskusikan solusi studi kasus desa Leuwialang. Dalam waktu empat hari, tim berhasil menentukan ide dan memulai proses pengembangan.

Studi kasus yang diberikan di ajang Hackathon MSIB Maxy Academy ini berfokus pada dua isu utama yang relevan di Desa Leuwimalang, yaitu kesadaran kebersihan lingkungan dan literasi digital.

Tim Trio Go Through memilih untuk mengembangkan sebuah solusi inovatif berbasis website Learning Management System (LMS) yang tidak hanya menawarkan materi pembelajaran tetapi juga mengintegrasikan fitur interaktif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Website ini dirancang untuk menyediakan materi edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan keterampilan literasi digital masyarakat desa.

Salah satu fitur unggulannya adalah sistem penukaran poin. Melalui fitur ini, pengguna yang telah menyelesaikan materi pembelajaran dapat mengumpulkan poin yang dapat ditukar dengan produk UMKM lokal. Ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi desa sekaligus memotivasi warga untuk aktif belajar.

Selain itu, platform ini dilengkapi dengan forum diskusi online. Forum ini memungkinkan warga desa untuk berbagi ide, berdiskusi, dan saling mendukung dalam mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Shollakhuddin, yang bertugas sebagai pengembang Frontend, menyoroti bagaimana fitur ini dapat menjadi ruang kolaborasi digital yang bermanfaat.

"Forum diskusi kami rancang agar mudah diakses oleh semua kalangan, bahkan bagi mereka yang baru mengenal teknologi," ulasnya.

Abrar, desainer UX/UI dalam tim menekankan pentingnya desain yang intuitif.

"Kami ingin website ini bisa digunakan dengan mudah oleh masyarakat desa tanpa memerlukan pelatihan khusus. Semua elemen dirancang untuk mendukung pengalaman pengguna yang optimal," tutunya.

Dengan pendekatan ini, tim berharap platform mereka dapat menjadi solusi jangka panjang yang relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Leuwimalang.

Kevin dan tim harus mengatasi berbagai tantangan selama proses pengembangan, termasuk koordinasi anggota tim yang sibuk dengan kegiatan kampus. Namun, semangat dan kerja sama mereka membuahkan hasil.

“Kami tidak menyangka bisa lolos hingga final dan meraih juara tiga. Itu benar-benar di luar ekspektasi kami,” kata Kevin.

Di tahap final, tim mempresentasikan proyek mereka di depan juri. Meski sempat gugup, Kevin sebagai perwakilan tim berhasil memberikan pitching yang lancar.

“Setelah melihat performa tim lain, kami sempat pesimis. Tapi saat diumumkan sebagai juara tiga, kami semua sangat terkejut dan bersyukur,” kenangnya.

Kevin menyampaikan apresiasinya kepada panitia, mentor, dan peserta lain atas pengalaman berharga ini.

“Kegiatan ini melatih kami untuk bekerja di bawah tekanan dan mengembangkan proyek nyata. Kami juga mendapat masukan berharga dari mentor yang sangat berpengalaman,” ucapnya.

Trio Go Through berharap proyek mereka dapat diimplementasikan di Desa Leuwimalang dan desa-desa lainnya.

“Kami ingin solusi ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran kebersihan lingkungan,” harap Kevin.

Isaac Munandar, CEO dan Co-Founder Maxy Academy turut memberikan apresiasi atas dedikasi tim Trio Go Through dalam ajang ini.

“Saya sangat terinspirasi oleh kerja keras dan kreativitas yang ditunjukkan oleh tim Trio Go Through. Mereka tidak hanya berhasil mengidentifikasi masalah yang relevan, tetapi juga menciptakan solusi inovatif yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Leuwimalang. Hal ini menunjukkan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang luar biasa," ujar Isaac.

Isaac sampaikan harapannya terhadap tim ini. “Saya berharap proyek mereka dapat diimplementasikan di lapangan dan menjadi inspirasi bagi tim-tim lain. Keberhasilan mereka di ajang Hackathon ini membuktikan bahwa inovasi yang berkelanjutan dan relevan dapat memberikan dampak sosial yang signifikan," imbuhnya.

Selamat kepada Trio Go Through atas pencapaian mereka yang luar biasa ini, sebut Isaac, kalian adalah bukti nyata dari potensi besar generasi muda Indonesia dalam menciptakan solusi untuk masa depan yang lebih baik. Semoga perjalanan ini menjadi langkah awal dari kesuksesan yang lebih besar lagi.

Kontak: Sepriandi, Alferli Maxy Academy +628111025854

www.katakabar.com | Artikel ID: 36900 | Artikel Judul: Kisah 3 Mahasiswa Ubah Tantangan Desa Leuwimalang Jadi Inovasi Pengembangan Literasi Digital | Tanggal: Senin, 30 Desember 2024 - 15:47

TOPIK TERKAIT

# Trio Go Through# Mahasiswa# Ubah# Tantangan# Leuwmalang# Inovasi# Literasi# Digital
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Soroti Komunikasi Gen Z, Mahasiswa Diajak Bangun Relasi Interpersonal Lewat Webinar

    Sabtu, 28 Des 2024 | 21:07 WIB
  • Lifestyle
    Hasil Evaluasi Smart City Tahap II Kementerian Komunikasi dan Digital

    Batang Hari Peringkat Delapan Nasional, Tertinggi di Pulau Sumatera 

    Jumat, 27 Des 2024 | 13:36 WIB
  • Nasional

    Pitching Day FST UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Gali Inovasi Sosial Berbasis Riset

    Jumat, 27 Des 2024 | 08:22 WIB
  • Ekonomi

    Ini 4 Alasan Mulai Gunakan Dompet Crypto Indonesia Kelola Aset Digital

    Rabu, 25 Des 2024 | 12:08 WIB
  • Lifestyle

    Perjalanan Panjang Gadis Sumatera Bawa Inovasi Masa Depan Desa Wisata

    Selasa, 24 Des 2024 | 10:20 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 19:06 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H

    Senin, 30 Mar 2026 | 13:44 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :