https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Hukrim / Komisi II DPRD Riau Cek Lahan, Warga: Ada Apa Alat Berat 'Pejabat' Tak Diamankan

Sengkarut Lahan di HPT Rangau

Komisi II DPRD Riau Cek Lahan, Warga: Ada Apa Alat Berat 'Pejabat' Tak Diamankan


, 17 Februari 2023 | 10:06 WIB  

Penulis : Sahdan
Editor : Sahdan
Komisi II DPRD Riau Cek Lahan, Warga: Ada Apa Alat Berat

Komisi II DPRD Riau saat tinjau lahan sengketa di HPT Rangau Desa Petani. Foto Sah.

www.katakabar.com | Artikel ID: 29176 | Artikel Judul: Komisi II DPRD Riau Cek Lahan, Warga: Ada Apa Alat Berat 'Pejabat' Tak Diamankan | Tanggal: , 17 Februari 2023 - 10:06

Duri, katakabar.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau, perwakilan Gakkumdu, KPH Rokan, TNI dan Polri, Pemerintah Desa Petani dan Kelompok Tani Hutan Tunas Baru Lubuk Linong tinjau lokasi lahan bersengketan di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Rangau, pada Selasa (7/2) lalu.

Sebelum turun kelokasi lahan tersebut lebih dulu digelar pertemuan di aula Kantor Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan Jalan Rangau kilometer 10 di hari yang sama.

Komisi II DPRD Riau bersama pihak terkait, Pemerintah Desa Petani, dan Kelompok Tani Hutan Tunas Baru Lubuk Linong meninjau lokasi lahan bersengketa di kawasan HPT Rangau tersebut diketahui dari video berdurasi 1,28 menit yang diterima katakabar.com pada Minggu (12/2) lalu.

Di dalam video itu warga menceritakan kepada Komisi II DPRD Riau tentang kronologi terjadinya sengketa lahan yang menyebabkan seorang warga dilaporkan ke pihak berwajib.

Kelompok Tani Hutan Tunas Baru Lubuk Linong menggarap lahan menyewa alat berat, tiba-tiba pihak berwajib mengamankan alat berat sedang beraktivitas. Sementara, ada alat berat orang lain, yakni oknum pejabat sama-sama beraktivitas menggarap lahan posisinya tidak jauh dari lokasi tak diamankan pihak berwajib.

Ada apa! Kenapa cuma alat berat yang disewa Kelompok Tani Hutan Tunas Baru yang diamankan?

Kalau ada yang melapor makanya alat berat diamankan pihak berwajib. Kami hingga saat ini tidak tahu siapa yang melaporkan, tegas seorang warga di video.

Masalah penjualan lahan ujar warga, masyarakat diberi surat dan disuruh tanda tangan terus dikasih uang. Sedang, masyarakat yang tanda tangan surat dan dikasih uang hingga saat ini tidak tahu di mana lokasi lahan tersebut.

Diketahui, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau kunjungan kerja ke Desa Petani Kecamatan Mandau, pada Selasa (7/2) lalu.

Kunker sekaligus pertemuan tersebut terkait pengaduan Kelompok Tani Hutan Tunas Baru Lubuk Linong soal sengkarut lahan di kawasan HPT Rangau ke Komis II DPRD Provinsi Riau.

Perwakilan Gakkumdu, KPH Rokan, TNI dan Polri, serta pihak berwenang lainnya turut hadir di pertemuan digelar di aula kantor Desa Petani Jalan Rangau kilometer 10.

"Kita mau pastikan apakah lahan benar ada atau tidak, dan bagaimana mekanisme cara pengelolaan HPT. Apakah masyarakat boleh atau tidak mengelola. Ini terkait adanya korban warga sudah menjadi tahanan pihak kepolisian disebabkan persoalan ini. Sementara ada pihak-pihak lain yang berada di dalam kawasan HPT. Mereka harus diminta pertanggungjawabannya oleh pihak kepolisian, tidak cuma masyarakat Kelompok Tani Hutan saja," Wakil Ketua Komisi II Provinsi Riau, Zulfi Mursal kepada wartawan selepas pertemuan.

www.katakabar.com | Artikel ID: 29176 | Artikel Judul: Komisi II DPRD Riau Cek Lahan, Warga: Ada Apa Alat Berat 'Pejabat' Tak Diamankan | Tanggal: , 17 Februari 2023 - 10:06

TOPIK TERKAIT

# Duri# Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Lingkungan

    Kabupaten Bengkalis Peringkat Lima Tertinggi Kasus Perceraian, Ini Pemicunya

    , 16 Feb 2023 | 15:25 WIB
  • Hukrim

    Polisi Gagalkan Skenario Peredaran Sabu 24,68 Gram di Lintas Duri-Dumai Km 4

    , 16 Feb 2023 | 09:16 WIB
  • Hukrim

    Polisi Borgol Wanita Paruh Baya Diduga Edarkan Sabu di Ukui

    , 15 Feb 2023 | 20:59 WIB
  • Hukrim
    Sikat Pelaku TP Perdagangan Orang

    Kapolres Bengkalis: Modusnya Bujuk dan Janjikan Pekerjaan Pakai Paspor Wisata

    , 15 Feb 2023 | 15:40 WIB
  • Politik

    Bawaslu Pelalawan Gelar Apel Siaga Setahun Menuju Pemilu 2024

    , 15 Feb 2023 | 10:45 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :