Pekanbaru, katakabar.com - Ketua Koperasi Mahligai Mayang Riau (MMR), Sri Mekka, mengaku seangan, dan bangga, serta apresiasi atas hadirnya gelaran pelatihan bagi pengrajin batik di Riau

Batik berbahan kelapa sawit di Provinsi Riau rencananya akan dilaunching di awal bulan Mei 2026 mendatang. Salah satu koleksi yang akan dipamerkan hasil dari gelaran Workshop Praktek dan Produksi Batik Sawit yang diprakarsai oleh Elaeis Media Group (EMG) bersama BPDP.

Menurut Sri, gelaran itu menjadi wadah para pengrajin rumahan untuk menambah wawasan dalam menghasilkan produk batik yang berkualitas.

"Kita sangat berterima kasih, hadirnya kegiatan ini tentu memotivasi para pengrajin batik untuk kembali semangat menghasilkan produk- produk batik," terangnya.

Bukan hanya menambah wawasan mengenai seluk beluk membuat batik, ucap Sri, peserta dalam kegiatan itu juga disuguhkan inovasi baru yakni 'malam' berbahan dasar dari kelapa sawit. Ini katanya juga dapat menambah terobosan baru di pasar batik.

"Batik sawit adalah inovasi baru di dunia Batik. Ini bisa jadi daya tarik tersendiri," imbuhnya.

Batik sawit sendiri, produk yang juga belum banyak diketahui masyarakat. Ini justru menjadi peluang usaha, peluang pasar bagi para pelaku UMKM batik sawit.

"Kita sangat mendukung pelatihan yang ditaja EMG ini. Harapan kita tentu kegiatan serupa dapat dilaksanakan di kabupaten-kabupaten yang ada di Riau. Apalagi, 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Riau memiliki berbagai motif batik yang unik di setiap kabupaten yang ada.

"Riau ini memiliki berbagai suku. Bahkan setiap kabupatennya memiliki corak motif tersendiri. Ini menjadi daya tarik yang unik dan tentu dapat bersaing hingga pasar dunia," tegasnya.