https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Lingkungan / Longsor Tambang Emas, Tujuh Warga Meninggal Dunia di Solok Selatan

Longsor Tambang Emas, Tujuh Warga Meninggal Dunia di Solok Selatan


, 11 Mei 2021 | 11:50 WIB  

Penulis : Sahdan
Editor : Sahdan
Longsor Tambang Emas, Tujuh Warga Meninggal Dunia di Solok Selatan

Longsor Tambang Emas di Solok Selatan sebabkan 7 orang menunggal Dunia. Foto Ist.

www.katakabar.com | Artikel ID: 24795 | Artikel Judul: Longsor Tambang Emas, Tujuh Warga Meninggal Dunia di Solok Selatan | Tanggal: , 11 Mei 2021 - 11:50

Solok Selatan, katakabar.com - Total tujuh warga meninggal dunia dan satu masih dalam proses pencarian setelah terjadi longsor tambang emas di Kimbahan Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pada Senin (10/5).

Taka cuma itu, ada sembilan warga lainnya yang mengalami luka-luka atas peristiwa tersebut.

Dari laporan dari Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Fikri, peristiwa tanah longsor di lokasi tambang emas tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas yang tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak Minggu (9/5) sore hingga Senin (10/5) dini hari.

Setelah dapat laporan bencana tanah longsor tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok Selatan bersama unsur TNI, Polri dan masyarakat segera melakukan evakuasi para korban.

"Para korban telah dibawa dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju Puskesmas Bidar Alam," jelasnya.

Kata Fikri, kondisi medan setelah longsor menyulitkan giat evakuasi dari TKP menuju kendaraan pertolongan.

“Medan yang cukup sulit untuk evakuasi korban dari TKP ke mobil rescue,” ulas Fikri dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan laporan secara visual yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bebatuan berukuran besar, material tanah dan beberapa potongan batang kayu masih terlihat di lokasi kejadian.

Sebuah alat berat jenis eskavator yang diduga milik penambang terlihatnmasih ada di lokasi tersebut.

Kerawanan dan Potensi Prakiraan Cuaca Solok Selatan

Data InaRisk BNPB, Kabupaten Solok Selatan termasuk dalam wilayah yang memiliki potensi risiko bencana tanah longsor dalam indeks kategori sedang hingga tinggi.

Dalam catatan InaRisk, terdapat tujuh wilayah kecamatan yang masuk dalam Kawasan Risiko Bencana tanah longsor dengan luas bahaya mencakup hingga 208.764.

Sementara, dari hasil analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdapat aktivitas fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah Indonesia yang teramati bersamaan dengan aktifnya fenomena gelombang ekuatorial lainnya.

Menurut BMKG, kondisi tersebut dapat menimbulkan potensi hujan dengan indeks kategori sedang hingga lebat terhitung mulai 10-m hingga 17 Mei 2021.

Provinsi Sumatera Barat menjadi wilayah yang diperkirakan terdampak potensi cuaca tersebut. BMKG menambahkan, untuk tiga hari kedepan, dampak banjir bandang dengan kategori ‘waspada’ perlu diantisipasi khususnya untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Papua.



Sumber: Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati.

www.katakabar.com | Artikel ID: 24795 | Artikel Judul: Longsor Tambang Emas, Tujuh Warga Meninggal Dunia di Solok Selatan | Tanggal: , 11 Mei 2021 - 11:50

TOPIK TERKAIT

# Solok Selatan# Sumatera Barat
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Lingkungan

    'Ciuniang Nurantih' Dilepasliarkan

    , 01 Mar 2021 | 15:26 WIB
  • Politik

    DPRD Bengkalis Konsultasi Soal Perpres 33 2020 ke Bukittinggi

    , 21 Feb 2021 | 13:12 WIB
  • Politik

    Komisi III DPRD dan UMKM Kota Payakumbuh

    , 07 Feb 2021 | 20:36 WIB
  • Politik

    Pansus RIPPAR DPRD Bengkalis Stuban ke Lima Puluh Kota

    , 01 Feb 2021 | 11:33 WIB
  • Ekonomi

    Kisah Herawati Semalam di 'Kota Rendang'

    , 14 Nov 2020 | 20:42 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :