https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Internasional / OTC 2026, PHR Dorong Ekspansi MNK Jadi Game Changer Ketahanan Energi Nasional

OTC 2026, PHR Dorong Ekspansi MNK Jadi Game Changer Ketahanan Energi Nasional


Rabu, 08 April 2026 | 18:45 WIB  

Editor : Sahdan
OTC 2026, PHR Dorong Ekspansi MNK Jadi Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Direktur Utama PT PHR, Muhamad Arifin saat memberikan materi di ajang OTC Asia 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (2/4). Foto: Ist/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 44722 | Artikel Judul: OTC 2026, PHR Dorong Ekspansi MNK Jadi Game Changer Ketahanan Energi Nasional | Tanggal: Rabu, 08 April 2026 - 18:45

Jakarta, katakabar.com - Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin, menjelaskan sebagai langkah strategis PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dorong ekspansi (pengembangan) Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi.

"Hal ini berpotensi menjadi game changer memperkuat portofolio masa depan Pertamina sekaligus menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan lapangan migas konvensional yang semakin menua (mature fields)," ujarnya di ajang Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (2/4) lalu.

Pada paparannya, Muhamad Arifin, menekankan pengembangan MNK menjadi salah satu solusi kunci untuk menjawab tantangan penurunan produksi dari lapangan konvensional.

"Dengan kondisi produksi lapangan tua yang terus menurun, pengembangan migas non-konvensional bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan strategis. MNK berpotensi menjadi game changer dalam memperkuat portofolio energi masa depan Pertamina sekaligus menjaga ketahanan energi nasional," kupas Arifin.

Menurutnya, PHR mengidentifikasi potensi besar pada sub-cekungan North Aman yang diperkirakan memiliki sumber daya mencapai 11,3 miliar barel minyak di tempat (BBO). Potensi ini menjadi peluang signifikan yang selama ini belum pernah tergarap  di Indonesia.

Sejalan dengan upaya tersebut, ucap Arifin, PHR telah mencatatkan progres penting dalam pengembangan MNK di Wilayah Kerja Rokan. Pada struktur sub-basin North Aman mencakup Gulamo dan Kelok, "PHR berhasil membuktikan keberadaan hidrokarbon melalui sumur eksplorasi yang telah dilakukan single frac  horizontal dan uji alir (flowback test), menjadikannya sebagai salah satu tonggak awal pengembangan MNK di Indonesia," tuturnya.

Selanjutnya melalui proses Appraisal, sambung Arifin, PHR tengah melanjutkan perencanaan pengeboran horizontal dan dilanjutkan dengan multi-stage fracturing horizontal sebagai tonggak awal tahapan pengembangan migas non-konvensional di Rokan.

"Struktur North Aman ini memang salah satu struktur penting sebagai fondasi penting dalam membuka potensi MNK yang luas pada sub-basin lainnya di Blok Rokan seperti South Aman, Rangau dan Balam," ulasnya.

Tetapi, Arifin menegaskan tantangan utama pengembangan MNK tidak hanya terletak pada aspek bawah permukaan (subsurface), tetapi juga faktor di atas permukaan (above ground).

“Tantangan terbesar MNK justru berada pada aspek above ground, mulai dari biaya investasi yang masih tinggi, dukungan regulasi dan fiskal yang kompetitif, hingga kesiapan infrastruktur dan penguatan kemampuan dan pengalaman. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan," imbuhnya.

Untuk mencapai skala ekonomis, PHR menekankan pentingnya sinergi dalam ekosistem pengembangan MNK, yang melibatkan Pemerintah sebagai pembuat regulasi, operator sebagai pengelola asset, serta mitra strategis yang memiliki teknologi, kapabilitas operasi MNK dan atau kapasitas finansial.

PHR juga telah menetapkan peta jalan pengembangan MNK secara bertahap, dimulai dari target pemberian kontrak bagi hasil ( Production Sharing Contract/PSC) pada kuartal II 2026, dilanjutkan dengan pengeboran sumur appraisal pada kuartal IV 2026. Produksi awal ditargetkan mulai pada 2028, dengan pengembangan skala besar pada 2030 ke atas dan proyeksi puncak produksi pada 2037.

“Kami optimistis Indonesia siap beralih dari tahap pilot menuju pengembangan MNK yang terukur dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat, MNK akan menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan energi nasional di masa depan,” sebut Arifin.

Partisipasi Grup Pertamina dalam OTC Asia 2026 juga diperkuat oleh kehadiran sejumlah pembicara lainnya. Direktur Utama Pertamina Hulu Energi, Awang Lazuardi yang tampil dalam sesi Leadership Dialogue. Ia menyoroti energi berbasis hidrokarbon masih menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan energi dunia yang terus meningkat.

Tetapi, tekanan global untuk menurunkan emisi karbon juga tidak bisa diabaikan. Sebagai respons atas tantangan tersebut, PHE mengusung strategi pertumbuhan ganda atau dual growth strategy. Pendekatan ini menggabungkan penguatan bisnis hulu migas dengan pengembangan energi rendah karbon.

Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi, Mery Luciawaty, turut berbagi pandangan mengenai strategi pengembangan bisnis hulu migas, transformasi menuju energi berkelanjutan, serta peran Pertamina Hulu Energi dalam mendukung transisi energi di tingkat regional.

Tak kalah menarik, Manager Bidding & Business Performance Pertamina Drilling Services Indonesia, Ahmad Burhan Noviaris, memaparkan materi bertajuk “Pertamina Drilling Capabilities Through Integrated Project Management”. 

Ia menyoroti penerapan konsep Integrated Project Management (IPM) untuk meningkatkan efisiensi operasi, didukung kapabilitas 57 rig dan lebih dari 110 layanan pengeboran.

Melalui forum ini dan komitmen pada inovasi, PHR menegaskan perannya sebagai motor penggerak transformasi sektor hulu migas nasional, sekaligus mendorong optimalisasi sumber daya energi.

Pengembangan MNK menjadi salah satu solusi kunci untuk menjawab tantangan penurunan produksi dari lapangan konvensional.

Untuk itu, PHR telah menetapkan peta jalan pengembangan MNK secara bertahap, dengan pengembangan skala besar pada 2030 ke atas dan proyeksi puncak produksi pada 2037 mendatang.



 

www.katakabar.com | Artikel ID: 44722 | Artikel Judul: OTC 2026, PHR Dorong Ekspansi MNK Jadi Game Changer Ketahanan Energi Nasional | Tanggal: Rabu, 08 April 2026 - 18:45

TOPIK TERKAIT

# OTC 2026# Malaysia# PHR# Dorong# Ekspansi MNK# Game Changer# Ketahanan# Nasional
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Lingkungan

    TP PKK Binjai Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Sayur

    Selasa, 07 Apr 2026 | 17:35 WIB
  • Ekonomi

    Tokocrypto Dorong Penerimaan Pajak Kripto Nasional hingga Rp1,96 Triliun

    Sabtu, 04 Apr 2026 | 19:20 WIB
  • Hukrim

    Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia, Sita Sabu dan Ekstasi Senilai Rp31 Miliar

    Senin, 30 Mar 2026 | 20:11 WIB
  • Nasional

    Arus Balik di Daop 2 Bandung Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Faktor Pendorong

    Senin, 30 Mar 2026 | 07:41 WIB
  • Nusantara

    Periode Mudik Lebaran 2026 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen

    Minggu, 29 Mar 2026 | 20:30 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Gempar Dugaan 'Mafia BOS!' Plt Kadisdik Alreza Ahyu Blokir Wartawan Rapat Tertutup Bareng 'Pak Rio'

    Senin, 13 Apr 2026 | 07:59 WIB
  • Dugaan Pungli Pelantikan 22 Kepala Sekolah SD di Labuhanbatu, Setoran Capai Rp60 Juta

    Senin, 13 Apr 2026 | 19:47 WIB
  • Luncurkan Beasiswa Rp20 Juta, Gerak Tumbuh Indobesia Komitmen Perlindungan Data

    Jumat, 10 Apr 2026 | 13:12 WIB
  • Irdas Muswar Siap Majukan Bumi Siak Pusako

    Jumat, 10 Apr 2026 | 16:01 WIB
  • Tambang Ilegal di Bantaran Sungai: PT SRS Diduga Eksploitasi Sirtu Tanpa Izin

    Sabtu, 11 Apr 2026 | 12:33 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :