Sanggau, katakabar.com - Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) rela jadi tenaga pengajar (Guru) di daerah penugasan Desa Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Itu dilakukan personel Satuan Tugas (Satgas) Pamtas Yonarmed 19 105 TRK Bogani bentuk kepedulian di bidang pendidikan anak bangsa di wilayah perbatasan RI-Malaysia.
"Personel Satgas Pamtas Yonarmed 19 105 TRK Bogani jadi tenaga pengajar bantu mengajar siswa SD Negeri 25 Perimpah di Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kata Dansatgas Pamtas Yonarmed 19 105 TRK Bogani, Letkol Arm. Edi Yulian Budiargo, lewat rilis tertulisnya di Makotis Badau, pada Rabu (30/11) lalu.

"Kegiatan belajar mengajar dilakukan personel Satgas Yonarmed 19 105 TRK Bogani Pos Sei Tekam, Serda Rahmad dan 3 personel lainnya dengan materi pelajaran Matematika," jelasnya.
Menurut Dansatgas, tujuan dari kegiatan menjadi tenaga pendidik di sekolah untuk meningkatkan motivasi dan semangat belajar generasi muda di wilayah perbatasan. Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah untuk mencerdaskan generasi muda yang cerdas, sehat, dan berkarakter, ujarnya.
Kepala Satuan Pendidikan SDN 25 Perimpah, Sutejo sampaikan terima kasih kepada prajurit Satgas Pamtas Pos Sei Tekam sudah mau membantu mengajar siswa-siswi di sekolahnya.
"Kami sangat berterima kasih kehadiran TNI dari Satgas Pamtas sudah ikut membantu mencerdaskan generasi muda di wilayah lerbatasan," sebutnya.
Personel TNI Rela Jadi Guru Matem Demi Anak Bangsa di Wilayah Perbatasan
Diskusi pembaca untuk berita ini