https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Nasional / Petani Swadaya Binaan SMAF Raih Sertifikasi RSPO

Petani Swadaya Binaan SMAF Raih Sertifikasi RSPO


Rabu, 22 November 2023 | 19:04 WIB  

Penulis : Sahdan
Editor : Sahdan
Petani Swadaya Binaan SMAF Raih Sertifikasi RSPO

Foto Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 31178 | Artikel Judul: Petani Swadaya Binaan SMAF Raih Sertifikasi RSPO | Tanggal: Rabu, 22 November 2023 - 19:04

Jakarta, katakabar.com - Perkumpulan Sejahtera Pelita Nusantara (PSPN), kelompok petani sawit yang beranggotakan 270 petani swadaya di Aceh Utara, Provinsi Aceh, berhasil meraih sertifikasi Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO).

PSPN asosiasi petani swadaya pertama di bawah naungan program Sawit Terampil yang dijalankan Sinar Mas Agribusiness and Food (SMAF), perusahaan agribisnis dan produsen minyak kelapa sawit terkemuka di dunia, mendapat RSPO.

Sertifikasi ini diberikan saat Konferensi Meja Bundar Tahunan RSPO tentang Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan (RT2023) pada 20 hingga 22 November 2023, di Jakarta.

Pencapaian ini menandai tonggak sejarah penting senagai upaya perusahaan meningkatkan transformasi rantai pasok dan mendorong praktik-praktik kelapa sawit yang berkelanjutan di antara para petani swadaya.

Sertifikasi RSPO membantu petani swadaya untuk meningkatkan hasil panen, mendapatkan akses ke pasar minyak kelapa sawit berkelanjutan bersertifikasi internasional, meningkatkan pendapatan petani, dan menurunkan risiko konversi lahan.

Program Sawit Terampil program pengembangan kapasitas yang komprehensif yang dirancang untuk memberikan petani swadaya pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan praktik-praktik keberlanjutan yang akan meningkatkan taraf hidup mereka.

Program ini memberdayakan petani swadaya melalui pembinaan kelompok dan bimbingan individu untuk membantu mereka menerapkan good agricultural practices (GAP) atau praktik pertanian yang baik dan mengelola perkebunan secara berkelanjutan.

Head of Smallholders Innovation Department SMAF, Helena Lumban Gaol lewat rilisnya, dilansir dari laman elaeis.co, pada Rabu (22/11) mengatakan, sertifikasi RSPO yang diterima PSPN bukti keberhasilan program Sawit Terampil dan komitmen kami untuk mendukung petani swadaya di Indonesia.

"Kami bangga dapat berperan dalam membantu para petani meraih pencapaian penting ini, dan kami terus berdedikasi untuk bekerja sama dengan mereka guna meningkatkan praktik keberlanjutan dan meningkatkan taraf hidup mereka,” ujar Helena.

Head of Supplier Transformation SMAF, Fauzan Kurniawan menimpali, petani swadaya memainkan peran penting rantai pasokan minyak kelapa sawit di Indonesia.

Indonesia punya 16,38 juta hektar perkebunan kelapa sawit. Lebih dari 40 persen diantaranya setara 4,5 juta dikelola lebih dari 2,7 juta petani swadaya.

Hal ini otomatis menjadikan petani swadaya sebagai bagian penting yang mendorong perubahan dan sejalan dengan tujuan kesepakatan global seperti Peta Jalan Sektor Pertanian menuju 1,5 derajat Celcius dan transformasi rantai pasok global untuk memenuhi persyaratan global seperti Undang-Undang Anti-Deforestasi Uni Eropa (EUDR).

“Meski kami merayakan pencapaian 270 petani yang mendapatkan sertifikasi ini, sangat penting untuk dicatat ini hanyalah permulaan. Kami bakal mendukung lebih banyak lagi petani swadaya untuk menjadi siap sertifikasi di masa mendatang," jelasnya.

Ke depan, ucap Fauzan, Sinar Mas Agribusiness and Food tetap berkomitmen untuk memperluas program Sawit Terampil. Perusahaan berupaya untuk meningkatkan inisiatif untuk mencapai total 10.000 petani yang dilatih di Subulussalam dan Singkil di Aceh, Langkat di Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan Barat pada 2025 mendatang.

"Perluasan ini sejalan dengan misi perusahaan untuk mendorong transformasi rantai pasokan dan memenuhi persyaratan keberlanjutan global," ulasnya.

"Sertifikasi RSPO, tetang Fauzan, standar yang diakui secara global yang menunjukkan minyak kelapa sawit telah diproduksi dengan cara yang berkelanjutan dan bertanggung jawab," tambahnya.

Guntur Cahyo Prabowo, Head of Smallholders, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menekankan, sertifikasi RSPO langkah penting menuju keberlanjutan dalam industri kelapa sawit.

"Sertifikasi ini tidak hanya sejalan dengan standar keberlanjutan global, tapi meningkatkan akses pasar dan daya saing bagi petani swadaya. Kami memuji komitmen dan dedikasi SMAF terhadap praktik-praktik keberlanjutan melalui program Sawit Terampil. Kami mendorong semua pelaku sektor kelapa sawit untuk terus memainkan peran penting dalam memajukan sektor ini menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," bebernya.

Ketua Koperasi PSPN Aceh Utara, Sudikan sampaikan terima kasih akhirnya bisa mendapatkan sertifikasi RSPO setelah mengikuti pelatihan melalui program Sawit Terampil.

"Pencapaian ini memotivasi kami untuk terus menerapkan praktik-praktik berkelanjutan. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi perkebunan kami, tapi berkontribusi pada industri kelapa sawit yang lebih berkelanjutan,” imbuhnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 31178 | Artikel Judul: Petani Swadaya Binaan SMAF Raih Sertifikasi RSPO | Tanggal: Rabu, 22 November 2023 - 19:04

TOPIK TERKAIT

# Petani Swadaya# Sawit# Binaan# SMAF# Serifikasi# RSPO
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sawit

    Disbun Riau Tetapkan Harga, TBS Sawit Perani Mitra Swadaya Naik 1,79 Persen

    Rabu, 22 Nov 2023 | 14:55 WIB
  • Nusantara

    Sepanjang 2023, Wilayah Disertifikasi RSPO Tumbuh 6 Persen di Indonesia

    Rabu, 22 Nov 2023 | 12:02 WIB
  • Sawit

    Catat! Ini Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma di Riau Sepekan ke Depan

    Rabu, 22 Nov 2023 | 10:25 WIB
  • Nasional

    Dorong Ekspansi Sawit, Masih Tersedia Seluas 158 Ribu Hektar di Gorontalo

    Selasa, 21 Nov 2023 | 20:28 WIB
  • Nasional

    Naker Kebun Kelapa Sawit Siap Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan di Kalteng

    Selasa, 21 Nov 2023 | 16:45 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :