Home / Hukrim / Polres Meranti Kerahkan Personel Cegah Gangguan Kamtibmas di Selatpanjang Kota
Polres Meranti Kerahkan Personel Cegah Gangguan Kamtibmas di Selatpanjang Kota
Personel Polres Kepulauan Meranti cegah gangguan Kamtibmas di Selatpanjang. Foto Bombom.
Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor Kabupaten Kepulauan Meranti untuk kesekian kalinya kerahkan puluhan personel gabungan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di seputaran ibukota kabupaten Selatpanjang.
Kali ini, kegiatan patroli Blue Light dilaksanakan Ton Siaga Regu II Polres Kepulauan Meranti, dipimpin Kasat Lantas Polres, AKP Deswandi bersama KBO Satsamapta, Herry Juana Putra, KBO Satreskrim, Ipda Rupman Ricardo Purba, Kanit Binpolmas Satbinmas, Ipda Susetio Supriyadi, dan personel Ton Siaga II Polres sebanyak 25 orang, pada Sabtu (5//2) malam.
"Puluhan personel diturunkan untuk melakukan pengecekan di seputaran kota Selatpanjang. Sasarannya, yakni premanisme, narkoba, miras, sajam saat masyarakat melaksanakan kegiatan di malam minggu, serta ibadah Imlek," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG SH yang diteruskan Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranrti, AKP Deswandi.
Selain itu kata Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti ini, keberadaan polisi untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kemacetan, dengan meningkatkan kewaspadaan para pengendara yang melintas di daerah rawan laka lantas.
"Kita mau daerah ini tetap kondusif sebagaimana harapan seluruh masyarakat. Untuk itu, secara rutin dilakukan patroli guna mengantisipasi potensi terjadinya gangguan Kamtibmas, seperti curas, curat, dan curanmor (C3) serta termasuk aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat," jelasnya.
Pada giat tersebut sambungnya, imbauan tentang disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) Covid 19 disampaikan dan disosialisasikan oleh personel polisi pada pelaksanaan ibadah Imlek maupun kegiatan masyarakat lainnya.
"Intinya, bagaimana masyarakat merasa aman dan nyaman dengan kehadiran Polri di dalam mengantisipasi berbagai gangguan dan kejahatan lainnya. Terlebih saat ini sedang berlangsung perayaan Imlek oleh warga Tionghoa," sebutnya.








Komentar Via Facebook :