https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Nasional / PTPN I Regional 2 Kembangkan 600 Ha Kebun Kopi di Gunung Halu dan Rongga

PTPN I Regional 2 Kembangkan 600 Ha Kebun Kopi di Gunung Halu dan Rongga


Sabtu, 08 November 2025 | 16:00 WIB  

Editor : Sahdan
PTPN I Regional 2 Kembangkan 600 Ha Kebun Kopi di Gunung Halu dan Rongga

Foto: katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42133 | Artikel Judul: PTPN I Regional 2 Kembangkan 600 Ha Kebun Kopi di Gunung Halu dan Rongga | Tanggal: Sabtu, 08 November 2025 - 16:00

Bandung Barat, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 2 terus perkuat komitmennya terhadap program hilirisasi perkebunan nasional sebagaimana menjadi fokus utama pemerintahan Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Unit usaha yang beroperasi di wilayah Bandung Barat ini tengah menyiapkan konversi lahan seluas 600 hektare di Kebun Montoya, kawasan Gunung Halu dan Rongga, untuk dijadikan perkebunan kopi berkualitas tinggi.

Langkah strategis tersebut disampaikan oleh Manajer Kebun Montoya, Ahmad Budi Santoso, menegaskan proses kajian dan persetujuan telah diselesaikan oleh manajemen regional.

“Keputusan ini diambil setelah kami melakukan kajian mendalam tentang potensi dan prospek komoditas. Proposal kami telah disetujui oleh regional office, dan ini menjadi tindak lanjut dari kebijakan Presiden melalui Kementerian Pertanian mengenai hilirisasi komoditas perkebunan. Tahun depan kami mulai dengan 50 hektare, dan secara bertahap hingga 2027 akan mencapai 600 hektare,” ujar Ahmad Budi Santoso, di pekan ketiga Oktober 2025 lalu.

Ia menjelaskan pemilihan komoditas kopi didasarkan pada nilai ekonomi yang tinggi dan permintaan pasar global yang stabil.

“Kopi merupakan komoditas dengan nilai jual yang kuat dan daya saing internasional. Konversi ini sekaligus menjadi langkah pemulihan areal kebun sebagai pondasi untuk memperkuat kinerja bisnis PTPN I,” jelasnya.

Menurut Ahmad, PTPN I Regional 2 berkomitmen untuk mendukung hilirisasi kopi secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Setelah kebun kopi mulai berproduksi, perusahaan berencana mendirikan pabrik pengolahan kopi di bekas pabrik teh CTC di Rongga.

“Ini akan menjadi game changer bagi rantai nilai kopi di PTPN I Regional 2 dan memastikan produk kami memiliki nilai tambah yang maksimal,” tegasnya.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, membenarkan rencana tersebut dan menegaskan bahwa hilirisasi menjadi fokus utama dalam arah kebijakan perusahaan. Ia menyebut bahwa PTPN I, sebagai Subholding Supporting Company di bawah Holding Perkebunan PTPN III (Persero), mendukung penuh agenda hilirisasi yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia.

“PTPN I sepenuhnya mendukung program hilirisasi yang diinisiasi Pemerintah, terutama melalui kolaborasi dengan Kementerian Pertanian. Kami melihat ini bukan hanya peluang bisnis, tetapi misi nasional untuk memperkuat struktur ekonomi dari hulu ke hilir,” ucap Teddy.

Menurut Teddy, hilirisasi merupakan salah satu pilar transformasi ekonomi yang memiliki manfaat luas, mulai dari penciptaan nilai tambah komoditas, penyerapan tenaga kerja di sektor perkebunan, hingga pengentasan kemiskinan di pedesaan.

“Program ini tidak hanya tentang peningkatan efisiensi industri, tetapi juga tentang menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah perkebunan,” terangnya.

Teddy menyebut PTPN I telah menyiapkan investasi strategis untuk mempercepat hilirisasi di berbagai komoditas unggulan seperti karet, kopi, kakao, kelapa, dan tembakau. “Regulasi yang kini lebih progresif membuka ruang bagi kami untuk lebih kreatif. Dulu kami hanya memproduksi barang setengah jadi, sekarang kami ditantang untuk hilirisasi penuh. Kami sudah membuktikan dengan produk cerutu Golden Djawa di Jember, dan kini kami memperluas fokus ke kelapa serta kopi,” imbuhnya.

Menurut Teddy, langkah konversi lahan teh menjadi kebun kopi di Montoya bukan hanya keputusan bisnis, tetapi juga bagian dari transformasi berkelanjutan untuk meningkatkan kemandirian industri perkebunan nasional.

“Program hilirisasi ini ibarat sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui. Industri tumbuh, ekonomi daerah bergerak, tenaga kerja terserap, dan kemiskinan berkurang. Inilah semangat PTPN sebagai agent of development dan agent of change yang kami bawa sejak awal berdiri,” sebutnya.

Dengan langkah ini, PTPN I Regional 2 menegaskan perannya sebagai pionir hilirisasi komoditas strategis di sektor perkebunan, sekaligus mendukung visi besar Holding Perkebunan PTPN III (Persero) untuk menjadikan Indonesia bukan hanya produsen bahan mentah, tetapi juga pemain utama dalam industri pengolahan produk perkebunan bernilai tambah tinggi di tingkat global.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42133 | Artikel Judul: PTPN I Regional 2 Kembangkan 600 Ha Kebun Kopi di Gunung Halu dan Rongga | Tanggal: Sabtu, 08 November 2025 - 16:00

TOPIK TERKAIT

# Kembangkan# Kebun Kopi# Gunung Halu# Rongga# PTPN I Regional 2
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Pendidikan

    Binus @Malang Kembangkan Inovasi Teknologi Atasi Penyakit dan Hama Apel Manalagi

    Jumat, 31 Okt 2025 | 11:30 WIB
  • Sawit

    IPB Kembangkan Inkubator dan Teknologi Murah Lantaran Ekosistem UMKM Sawit Dinilai Masih Rapuh

    Minggu, 26 Okt 2025 | 20:00 WIB
  • Sawit

    Tim Peneliti USM Indonesia Kembangkan Sistem Pengolahan Limbah Cair Sawit Basis Nanoteknolog dan IoT

    Selasa, 07 Okt 2025 | 16:00 WIB
  • Wisata
    Dukung Jegeg Bagus Bali 2025,

    Cross Hotels dan Resorts Komit Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Pelestarian Budaya Bali

    Senin, 29 Sep 2025 | 09:29 WIB
  • Sawit

    Di Muhammadiyah Jogja Expo 2025, BPDP Hadir Dorong dan Kembangkan UMKM

    Selasa, 16 Sep 2025 | 18:05 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :